
tapi mereka tidak memiliki alasan lain untuk tidak mengatakannya kepada pangeran Satya. itu adalah urusan terakhir. mau pangeran Satya percaya atau tidak yang pasti mereka telah menemukan bukti mengenai hal itu.
"mohon maafkan kami pangeran. di dalam tubuh para pengawal itu kami menemukan sebuah token, token ini adalah melambangkan dari pengawal bayangan yang berasal dari kediaman menteri keuangan." tutur mereka sambil mengeluarkan sebuah token kebesaran kediaman itu. kemudian mereka menyerahkannya kepada pangeran Satya.
pangeran Satya yang mendengar penuturan tersebut pun mengerutkan keningnya. Dia pikir ini adalah sebuah konspirasi yang diciptakan oleh orang lain untuk menjebak menteri keuangan.
"Apakah kamu yakin seperti itu..?" tanya pangeran Satya tidak percaya. pasalnya pangeran Satya mengetahui seluk beluk dan watak dari menteri keuangan. Iya adalah orang yang jujur dalam segala hal karena itu Raja Erlangga mempercayakan pengurusan keuangan istana kepadanya.
"benar yang mulia pangeran. Token itu kami temukan di dalam tubuh mereka." ucap pengawal Mahesa lagi meyakinkan pangeran saja dengan apa yang mereka temukan.
pasalnya ketiga pengawal bayangan itu terlalu yakin, kalau mereka pasti akan bisa menjalankan misi ini dengan mulus tanpa ada kendala apapun. Begitu juga dengan Putri Anaya, Iya yakin bahwa para pengawal bayangannya ini akan menyelesaikan misi mereka dengan baik tanpa tertangkap sedikitpun.
"kalau begitu cepat selidiki kediaman itu. laporkan apa saja yang menurut kalian mencurigakan. ingat aku tidak ingin ada kesalahan apapun." ucap pangeran Satya lagi menekankan kepada ksatria Juno dan pengawal bayangan mahesa. keduanya pun membungkuk memberi hormat.
__ADS_1
"baik yang mulia pangeran. segera akan kami laksanakan." tutur mereka. saat mereka hendak meninggalkan pangeran Satya di kediaman itu. pangeran Satya langsung mencegah kesatria Juno untuk pergi.
"ksatria Juno. sebaiknya penyelidikan ini biar dilakukan oleh Mahesa. dan kamu tetap di sini bersamaku." tutur pangeran Satya dan langsung dianggukkan kepala oleh mereka berdua. setelah itu, pengawal Mahesa pun langsung meninggalkan kediaman pangeran Satya dan kembali melakukan perintah yang diberikan kepadanya.
saat itu juga, dayang Cici datang menghadap pangeran Satya mengabarkan kalau Nona Ayu telah selesai dibersihkan.
"Maaf pangeran, Nona Ayu telah selesai kami bersihkan." ujar dayang Cici memberitahu kepada pangeran Satya.
"kalian semua silakan tunggu di luar dulu." ucap pangeran Satya. sontak saja semuanya berhenti di depan pintu kamar Ayu. sementara pangeran Satya melanjutkan langkah kakinya masuk ke dalam kamar.
di dalam sana, pangeran Satya melihat wajah Ayu yang begitu tenang ketika terlelap. Iya entar tidur telungkup karena bagian belakang lehernya terluka akibat tebasan waktu itu. pangeran Satya berjalan mendekat ke arah Ayu sambil bibirnya menyunggingkan senyum miris. sesampainya di tepi tempat tidur, pangeran Satya mendudukkan tubuhnya di samping tempat tidur itu sambil tangannya mengusap lembut wajah ayu.
pangeran Satya benar-benar tidak rela jika harus merelakan Ayu kembali ke dunianya. namun Ia juga tidak boleh egois dengan membiarkan Ayu tetap berada di sini. tempat ini sangatlah berbahaya untuknya.
__ADS_1
"ay... bolehkah aku memiliki sifat egois. Aku benar-benar tidak ingin kamu meninggalkanku. sangat tidak ingin. tapi aku juga tidak rela Jika kamu harus bertaruh nyawa di sini."
"mungkin untuk sementara waktu aku akan mengantarmu pulang ke duniamu. dan kita akan berpisah sementara waktu. jika aku bisa meninggalkan duniaku, maka aku akan datang menemuimu kembali.
berat rasanya bagi pangeran Satya untuk merelakan Ayu kembali ke dunianya. memikirkannya saja ia tidak sanggup apalagi sampai hal itu terjadi. tapi mau bagaimana lagi, beginilah yang harus mereka rasakan ketika terciptanya cinta di antara dunia yang berbeda.
"setelah ini. Aku harap kamu bahagia.." ucap pangeran Satya dengan lirih. setelah mengatakan hal itu, pangeran Satya langsung menenggelamkan satu kecupan hangat di kening Ayu. pangeran Satya mengecup kening itu sangat lama dan saling menghayati. Iya berperang dalam hatinya karena mungkin tidak akan bertemu lagi untuk selamanya.
***selesai***
Maaf ya teman-teman. seperti biasa novel author tidak menyediakan bonus chapter lagi. tapi terima kasih ya, sudah ikut stand by di novel author. 🙏🙏🙏
sampai jumpa lagi.
__ADS_1