
Bagaimana ini apa yg harus aku lakukan untuk ngasih tau miko kalau aku udah di jodohkan sama ayah_Batin jiya
"Sayang kok malah nglamun sih"ucap miko
"Nggak kok aku nggak nglamun"ucapku
"Kamu ini kanapa hmm, apa kamu ada masalah ayo cerita aja siapa tau aku bisa bantu".ucap miko
"Nggak kok aku nggak ada masalah, cuma mikirin tugas dari dosen aja"_Ucapku
"Hmmm yasudah masuk gih nanti kalau pulang aku anter"_ucap miko
"Tapi aku bawa mobil sendiri"_Jawabku
"Nanti aku suruh orangku nganterin mobil kamu gimana"_miko
"oke"_Ucapku sambil tersenyum
Setelah keluar dari kelas jiya langsung menuju parkiran untuk bertemu dengan miko
"Mik... "ucapku terhenti saat ada sesorang yg sedang memegang tanganku
"Ikut aku" ucapnya seraya menarik tanganku
"Kamu siapa"ucapku dengan nada tinggi
"Ikut aku, aku Andreas anak dari pak wijaya, papah nyuruh aku jemput kamu"_Andreas
__ADS_1
"Tapi mau kemana"ucapku sambil terus berjalan mengikuti langkah andreas
"Hei.. hei... kanapa malah diam bukannya jawab juga"ucaku sambil cemberut karena dari tadi nanya nggak ada jawaban
"ANDREASSS!!!!! "ucap ku sambil berteriak
"BRISSSIIIKKKK"Sahutnya tak mau kalah
"Kita mau kemana?? "tanyaku sekali lagi
"Udah ikut aja"jawabnya
Jiya terpaksa mengikuti kata andreas karena sedari tadi jiya bertanya dengan andreas tidak mendapat jawaban, suasana di dalam mobilpun hening dikarenan tidak ada yg mau memulai percakapan, sampai ponsel jiya berdering untuk memecah keheningan di dalam mobil tersebut
jiya pun segera meraih ponsel yg ada di dalam tas nya dan segera mengangkat telpon dari miko karena tadi dia lupa bilang sama miko kalau dia sudah pergi
"Hallo"ucapku
"Iya aku nggk papa kok sayang"ucapku sambil melirik andreas yg sedari tadi fokus menyetir dan kelihatannya dia juga nggk peduli
"Tadi aku ada urusan mendadak jadi aku nggk dateng ke parkiran, mending kamu sekarang pulang aja gih, maaf ya"jelasku
"Oh gitu, yaudah aku pulang dulu, Assalamualaikum "miko
"waalaikumsalam"jawabku
oh jadi wanita ini sudah mempunyai kekasih baguslah_Batin andreas
__ADS_1
Setelah menempu waktu kurang lebih 30 menit kini mereka telah sampai di depan butik terkenal di kota XX
" Turunlah"ucap andreas
"Hmm"jawabku
Jiya kemudian turun dari mobil andreas dan di ikuti andreas yg berada tepat di belakang nya dan langsung bergegas masuk ke butik tersebut karna tadi kata andreas tante silvi(mama andreas) sudah menunggu sedari tadi
"Kalian sudah datang, ayo masuk.... oh ya jiya tadi mama sudah menyiapkan gaun untuk pernikahan kalian dan kamu juga bisa memilih gaun yg lainnya jika kamu tidak suka gaun pilihan mama"ucap silvi
"iya ma dimana gaun nya biar jiya lihat terlebih dahulu"tanyaku
"Putri mana gaun yg tadi saya pilih tolong ambilkan dan berikan pada calon menantu saya"ucap silvi
Kemudian Putri bergegas mengambil gaun pilihan silvi dan setelah menunggu beberapa menit nampak Putri membawa gaun pernikahan yg sangat canti
"Ini mbak"ucap Putri sambil memberikan gaun pada jiya
"Terimakasih, waaahhh gaun nya cantik sekali ma jiya suka dengan gaun nya"ucapku yg terpukau dengan gaun pernikahan pilihan mama silvi
"Baguslah kalau kamu suka pergilah ke ruang ganti dan cobalah gaun ini"ucap silvi
"Hmm baiklah"jawaku sambil berjalan menuju ruang ganti dan setelah selesai memakai gaun pernikahan ku aku segera keluar dan menuju mama silvi berada
"Waaaahhhhh kamu cantik sekali jiya mama nggak salah memilih calon menantu buat pendamping andreas"ucap silvi
"Andreas lihatlah calon istrimu cantik bukan"ucap silvi sambil melihat andreas yg sedari tadi sibuk membaca majalah tanpa memperdulikan jiya sedikitpun
__ADS_1
Dan di saat dia menoleh ke arahku dia nampak terkejut dengan kecantikan ku dan menatapku tanpa berkedip
"Cantik"lirihnya yg masih bisa di dengar silvi dan jiya