BINTANG DARI SURGA

BINTANG DARI SURGA
Kehidupan Sesungguhnya Dimulai


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Dante sedang menatap dirinya di pantulan cermin yang ada di kamarnya, terlihat gagah dengan batik lengan panjang yang ia kenakan sekarang.


Dante yang akan menghadiri acara pernikahan Bintang itu merasa tidak semangat, pria berkulit putih itu pun menarik nafasnya.


Tidak lama kemudian, Evan dan Kinan sudah mengetuk pintu kamarnya, Dante pun keluar dengan tersenyum yang ia paksakan.


Sekarang, semua orang termasuk zack sudah ada di rumah Sean. Lucunya, Sean sangat ingin sekali menjadi wali nikah, tentu sisa Evan menertawakannya dan sudah pasti Evan lah wali nikahnya, Bintang merasa senang melihat perdebatan itu karena dengan itu ia menjadi tau kalau semua orang menyayanginya.


Sekarang, pengantin prianya sudah datang..


Dan Bintang masih ada di kamar bersama adik dan dua sahabatnya.


****


Lalu, seseorang memanggil Brian yang sudah duduk di depan penghulu dan orang itu adalah Yura yang berdiri di pintu dengan menggendong bayinya.


"Yura," lirih Brian seraya menatap mantan kekasihnya itu.


"Ini anak kita, Brian. Padaku saja kamu tidak tanggung jawab, lalu, kamu akan memulai hidup baru dengannya?" tanya Yura dan Brian segera bangun dari duduk.


Brian berjalan keluar menghampiri Yura dan Brian yang kesal dan malu itu menyeretnya.


"Urusan kita sudah selesai dan bukankah kamu bilang sudah menggugurkan kandunganmu?" tanya Brian dengan begitu kesalnya dan Yura yang menangis itu tersenyum smirk. Brian yang akan menjelaskan pada calon keluarga barunya itu segera berbalik badan dan seketika Brian mendapatkan tinju dari Dante.


"Bajingan, ini yang kau sebut memantaskan diri?" tanya Dante seraya menarik kerah pengantin itu.


Brian menyingkirkan lengannya dan mendorong Dante.


"Ini urusanku dan Bintang akan memaafkanku apapun kesalahanku, ingat itu!" kata Brian seraya menunjuk wajah Dante, sementara itu, Bintang yang sempat mendengar suara keributan pun segera keluar dari kamar dan sekarang Bintang sudah berlinang air mata, ia merasa malu dan sangat kecewa pada Brian.


Bintang pun segera masuk ke kamarnya dan Brian yang berusaha mengejar Bintang harus berhadapan dengan Dante dan Ibu Brian meminta untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.


Dan akhirnya, pernikahan yang seharusnya digelar untuk Bintang kini menjadi pernikahan Brian dan Yura.


Ya, semua orang meminta pada Brian untuk bertanggung jawab.


Karena itu, Bintang pun tak mau keluar dari kamar, ia merasa dipermalukan oleh Brian dan Yura.


Lalu, Bintang keluar dengan makeup yang sudah hancur dan sudah berganti pakaian.

__ADS_1


Bintang mengusir Brian dan Yura dari rumahnya.


Walau sudah begitu, Brian masih saja mengejar Bintang dan memohon padanya untuk memaafkan.


Lalu, Zack yang kesal pada Brian menyingkirkannya dari hadapan Bintang.


Dan sebenarnya bukan hanya Zack, tapi semua orang apalagi Ayah dan Dady Bintang, mereka sedang menahan amarah dan Dante yang duduk di tengah antara keduanya itu mengepalkan tangannya dan merasa beruntung karena Yura datang tepat waktu sehingga pernikahan Bintang dan Brian pun tak terlaksana.


Lalu, Dante bangun dari duduk, ia ingin menggantikan posisi Brian untuk menikahi Bintang, tetapi, Dante kalah cepat oleh Zack yang sekarang memeluk Bintang di depan semua orang.


"Jangan menangis, aku akan memperbaiki semua keadaan, aku akan melamarmu dan memberikan cinta yang semestinya," ujarnya dan Bintang merasa tersentuh dengan apa yang Zack katakan dan Bintang pun menatapnya.


Namun, apa yang Zack katakan itu bak petir di siang bolong bagi Dante.


Dante segera mengatakan pendapatnya dan menatap Zack tajam. "Kita tidak bisa percaya padanya, jika dia lebih buruk dari Brian bagaimana?" tanya Dante seraya menatap Sean dan Evan secara bergantian.


"Sebenarnya, aku sudah lama menyukai Bintang, tapi, aku sadar diri karena dia sudah ada calon suami dan aku merasa kalau ini adalah waktu yang tepat untukku mengungkapkan isi hati," kata Zack seraya menatap Dante.


"Bukankah seorang gadis akan bahagia jika hidup bersama dengan pria yang mencintainya?" tanya Zack pada semua orang.


Evan dan Sean pun berdiskusi dan merasa kalau Zack ada benarnya.


Zack segera berlutut di hadapan Bintang, ia mengatakan kalau dirinya akan menjadi obat sakit hati dan rasa malu yang saat ini mereka rasakan, Zack melamar Bintang saat ini juga dan Bintang yang tengah hancur dan malu itu menerimanya.


Hari ini di rumah Bintang Zack mengucapkan ijab kabulnya dan setelah itu, semua orang ke hotel untuk melanjutkan resepsinya.


Sementara itu, di hotel sudah banyak tamu undangan yang menunggu dan mereka bertanya-tanya kenapa pengantinnya belum juga datang.


Tidak lama kemudian, rombongan pengantin pun datang dan pesta berjalan dengan lancar. Evan dan Sean mengucapkan terima kasih pada Zack karena telah menyelamatkannya dari rasa malu.


****


Di rumah Brian, ia sedang mengamuk dan bayi yang ada di gendongan Yura itu menangis.


Yura mencoba menenangkan bayinya dan Ibu Brian hanya menatapnya.


"Sudah besar tapi hanya bisa membuat malu!" ujarnya.


Setelah itu, wanita berkebaya soft pink tersebut segera masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Dan Brian menatap Yura yang masih berdiri di hadapannya.


"Apakah ini caramu untuk mempermalukanku?" tanya Brian dengan menatapnya tajam.


"Ya, aku sudah menunggu lama untuk ini, Brian. Kamu harus bertanggung jawab, lihat putri kita, dia sangat cantik," jawab Yura seraya menunjukkan wajah cantik putrinya.


"Aku tidak percaya kalau itu anakku, kamu adalah wanita murahan yang mudah tidur dengan siapapun!"


Mendengar itu Yura menitikkan air mata dan Yura memastikan kalau itu adalah putrinya dan Brian pun menantang untuk tes DNA.


Dengan senang hati Yura mengiyakan dan Brian tidak berhenti di situ, ia mengatakan kalau bayi itu bukan keturunannya Brian akan menceraikan Yura saat itu juga.


"Ya, aku sangat siap dengan itu, tapi, ketika hasil sudah keluar ku harap kamu tidak akan mengelak dan menerima putri kita," kata Yura dan Brian menatapnya datar.


****


Siang telah berlalu dan sekarang Bintang sedang diboyong Oleh Zack ke rumahnya.


Sean beserta keluarga besar pun ikut mengantar, di sana, Sean dan Evan mempercayai Zack dan berharap Zack benar-benar dengan ucapannya.


Tepat pukul sepuluh malam, Sean beserta keluarga besarnya itu pamit dan Nina merasa berat hati untuk meninggalkan Bintang sendirian di rumah itu.


Kemudian, Nina teringat saat Zack menyelamatkan putrinya dan itu membuat Nina sedikit mempercayainya.


Setelah semua orang pergi, inilah hidup Bintang yang sesungguhnya.


"Hidup barumu dimulai, Bintang," kata Zack seraya melepaskan jasnya, pria itu melemparkannya ke sofa yang ada di kamar.


Bintang mengucapkan terima kasih karena telah menyelamatkan keluarganya dari rasa malu dan Bintang mengatakan kalau akan belajar mencintai Zack.


Dan Zack menjawab ucapan Bintang dengan menertawakannya.


Bingung, Bintang menjadi bingung, ia merasa ada yang salah dengan ucapannya, tetapi, sebenarnya bukan itu.


Lalu, apa yang salah?


Bersambung.


Dukung authornya, ya. Dengan like dan komen, jangan lupa difavoritkan juga, ya.

__ADS_1


Yang baik hati boleh kasih bintang lima dan vote/giftnya. Terima kasih yang sudah mendukung.


__ADS_2