Bride Of Choice

Bride Of Choice
BOC BAB 54 - Makan Malam


__ADS_3

Aileen dan Havana keluar dari dalam kamar ketika Hansel memanggil mereka untuk makan malam bersama.


Sebelum turun ke lantai 1, Aileen berlari dulu menuju kamarnya sendiri dan meletakkan paper bag pemberian sang adik ipar. Lalu kembali menghampiri Hansel dan Havana di dekat tangga.


"Itu tadi apa?" tanya Hansel, dia membimbing langkah, Aileen dan Havana mengikuti.


"Kado dari Havana," jawab Aileen.


"Sebuah lingerie?"


"Ha!" Aileen dan Havana sama terkejutnya, bagaimana bisa Hansel bisa tahu isi di dalam paper bag itu.


"Ba-bagaimana kak Hansel bisa tahu?" Havana yang bertanya.


"Otak mu sudah bisa ku tebak." Jawab Hansel, dia lalu menjitak kening Havana hingga sang adik gaduh kesakitan.


Sementara Aileen hanya mengerucutkan bibir, merasa hadiahnya nanti jadi tidak spesial lagi.

__ADS_1


Kedekatan mereka bertiga dapat dilihat jelas oleh Robin dan Angeline yang sudah lebih dulu sampai di meja makan dan menunggu.


Angeline sangat kesal, namun berusaha keras untuk terlihat baik-baik saja. Dia tersenyum menyambut Ketiga orang itu .


Bahkan malam ini Angeline berdandan sangat cantik dan terlihat lebih seksi daripada biasanya, dia ingin menarik perhatian Hansel dan membuat malam pertama Hansel dan Aileen jadi kacau.


Angeline akan membuat Hansel terus terbayang wajahnya yang cantik saat bersama dengan istri buruk rupanya itu.


"Kak, aku duduk sendiri ya? tidak mau di pangku," ucap Aileen, hingga membuat semua orang menganga. Havana bahkan langsung tergelak dan sangat ingin menepuk kepala Aileen, tapi tentu saja tidak dia lakukan Karena kini Aileen adalah kakak iparnya.


"Iya, duduk di samping ku," jawab Hansel, dia tidak terganggu sedikitpun dengan ucapan polos sang istri. Malah tersenyum dan mengelus puncak kepala Aileen dengan sayang. Juga menarik kursi dan mempersilahkan Aileen untuk duduk di sampingnya.


Sementara Robin tersenyum menahan tawa, mulai merasa jika keberadaan Aileen di rumah ini akan membuat suasana jadi lebih hangat.


Akan memperbaiki hubungannya dengan Hansel dan Havana yang masih renggang.


Makam malam berlangsung, sesekali Havana dan Aileen terlibat cekcok masalah sepele.

__ADS_1


Kedua gadis itu seolah asik sendiri, sampai tidak peduli jika wajah Angeline sudah berubah jadi muram.


Berulang kali Angeline melirik Hansel, namun pria itu tidak sekalipun melihat ke arahnya.


Angeline sungguh benci keadaan seperti ini. Karena di rumahnya sendiri dia justru diperlakukan seperti orang asing.


"Aileen, kamu sekarang sudah menikah. Apa masih ingin melanjutkan kuliah?" tanya Angeline setelah mereka semua selesai makan malam.


Ditanya seperti itu Aileen menoleh pada Hansel, mendadak Aileen pun jadi bingung.


Tapi Hansel diam saja, dia hanya membalas tatapan Aileen itu dengan tatapan yang teduh, juga menggenggam erat tangan Aileen di atas meja.


Apapun jawaban Aileen tidak ada masalah bagi Hansel.


"Em iya Ma, aku akan tetap kuliah." Jawab Aileen sedikit ragu.


"Tentu saja Aileen harus kuliah, dia nanti akan jadi pemimpin Clarke Super Mall. Dia itu bukan orang sembarangan." Havana ikut menimpali, lengkap dengan tatapan menghina ke arah ibu tiri nya itu.

__ADS_1


"Benar, pendidikan itu sangat penting. Menikah itu bukan halangan, asalkan masih ada niat dalam diri kita untuk melanjutkan pendidikan." Timpal Robin pula.


Hingga membuat Angeline benar-benar mati kutu, niat hati ingin menyudutkan Aileen kini malah dia yang merasa tersudut.


__ADS_2