Bring Me To Life

Bring Me To Life
Episode 12


__ADS_3

Posisi yg tengah duduk santai sambil berbincang-bincang Krn rasa letih usai bermain basket, Bayu pun terkejut Krn ada yg memanggil nama nya ia pun menoleh ke arah suara itu dgn posisi berdiri.


Sementara itu Adila pun melangkah untuk menghampiri Eny.


" Mamah,,,, mamah akhirnya kesini juga ? Kok ga ajak papah sekalian ?" Ucap Adila sambil tersenyum


Tiba-tiba tamparan yg cukup keras mendarat di pipi halus nya Adila


'plaaakkkkk'


Adila pun terkejut Krn mendapat perlakuan tsb,


Bayu & Rezky pun serta kawan-kawan rezky melihat nya dengan jelas penuh heran.


Bayu pun menghampiri ibu nya


" Mah, mamah keterlaluan sudah menampar ka Dila, apa salah ka Dila ?" Ucap Bayu setengah emosi


" Berani nya kau mengajari Bayu untuk berbohong padaku, apa kau ingin menghasut Bayu untuk membenci ku ? " tunjuk Eny pada Adila dgn amarah


" Berbohong ??? Maksud mamah apa aku ga ngerti " ucap Adila sambil memegang pipi nya serta menahan air mata


" Halaahhhh,,,, kau jgn pura-pura tidak tau " balas Eny sambil menjambak rambut Adila


" Aaauuu,,, sakit mah" ucap Adila mengiris yg menahan rambut nya kesakitan


Rezky pun khawatir dgn keadaan Adila ia pun segera menolong Adila


" Cukup Tante,,, Tante ga sepantasnya melakukan ini pada anak Tante sendiri" pinta Rezky yg penuh emosi


" Apaaaa,,,, aku memang ibu nya tapi tidak melahirkan dia " ucap Eny dgn sorotan mata yg tajam


" Sudah mah,,, jangan buat keributan disini, malu nanti diliat nya" sambung Bayu dgn nada tinggi


" Bayu kamu bilang kesini atas izin mamah ternyata kamu berbohong sama ka Dila, kakak sangat kecewa sama kamu


Tau begini mending kakak ga usah izinin kamu menginap di sini" perjelas Adila sambil menitikkan air mata, sementara Rezky hanya menatap Adila sambil memegang bahu Adila guna untuk menenangkan nya


" Aku minta maaf ka. aku hanya kangen sama kakak kalo aku izin ketempat kakak pasti mamah ga akan izinin. Ini semua salah ku.


Mah,,, jangan salahin ka Dila tapi salahin lah Bayu mah" balas Bayu dgn wajah sedih sambil melihat ke arah Adila & Eny


" Mamah udah gak ada waktu lagi Bayu, ayo sekarang kita pulang " ucap Eny dgn nada tinggi


" Tapi mah Bayu masih ingin disini"


" Kamu harus nurut sama mamah Bayu. Sekarang juga kamu pulang ka Dila akan ambilkan barang-barang kamu di kamar" ucap Adila dgn nada tinggi sambil melangkah ke arah kamar asramanya.


" Mamah itu jahat ga boleh liat Bayu senang sedikit dgn ka Dila" ucap Bayu dgn emosi


" Jadi kamu nyalahin mamah ? Ternyata kamu lebih belain kakak tiri mu itu dibanding dgn ibu kandung mu sendiri "


Tak lama Adila pun datang sambil membawa tas ransel milik Bayu ia pun langsung memberi nya


" Ka dila maafin Bayu ya . Kakak jangan marah sama Bayu " pinta Bayu sambil memegang tangan adila, tetapi Adila melepaskan pegangan tangan Bayu Krn masih kecewa.


" Pulang lah kamu. Jangan pedulikan kakak" ucap Adila sambil meninggalkan Bayu dan berjalan ke arah kamar nya .


Bayu pun hanya menunduk sambil melangkah untuk pulang, tak lupa ia pun berpamitan kepada Rezky & kawan-kawan rezky .


" terima kasih ka udah mau tanding dengan ku, tolong perhatikan ka Dila ya " pinta Bayu pada Rezky, Rezky pun hanya mengangguk.


-----


Adila pun menangis dikamar nya Krn perlakuan ibu tiri nya tadi, yg berani dilakukan di hadapan Bayu & teman-teman Rezky


" tok,,,tok,,,tok,," terdengar ketukan pintu kamar Adila dari luar, Adila pun tak menghiraukan


'tok,,,,tok,,,tok'


" Adila tolong buka ini aku Rezky" ucap Rezky dibalik pintu kamar Adila


" untuk apa kamu kesini ?" ucap nya lirih


" tolong Adila buka kan pintu nya "


sambil mengusap air mata Adila terpaksa membuka kan pintu kamar nya


" ada apa ???" tanya Adila dgn suara berat khas menangis


" sudah kamu jangan sedih lagi " ucap Rezky sambil meraih pipi Adila yg basah Krn air mata


Adila pun membalikkan badan nya lalu melangkah ke arah tempat tidur, sementara itu Rezky menutup pintu kamar adila.


" bagaimana aku ga sedih, berani nya ibu tiri ku menampar ku bahkan menjambak ku di hadapan Bayu & teman-teman kamu. disaat itu lah aku merasa benar-benar di rendahkan oleh nya." balas Adila sambil menangis segugukan

__ADS_1


Rezky pun hanya menatap wajah Adila dengan perasaan sedih ia pun langsung memeluk Adila yg tengah menangis guna untuk menenangkan hati nya.


Adila pun sedikit terkejut kerena dipeluk oleh Rezky ia pun membiarkan Rezky memeluk tubuh nya Krn Adila merasa tenang didalam pelukan nya.


" sekarang aku mengerti, ini alasan kamu tidak pulang kerumah saat sedang libur sekolah yg cukup panjang, aku akan menemani mu Adila & aku akan slalu berada disamping mu"


" hiks,,hiks,,hiks,,, kau tak perlu repot menemani ku apalagi slalu berada disamping ku "


" sebagai teman Adila, Krn sebagai teman harus menjaga & memberikan senyuman terhadap nya " balas Rezky dengan menatap wajah adila.


Adila pun hanya mengangguk lalu melepaskan pelukan rezky, ia pun sedikit melangkah dan duduk dibawah tempat tidur milik nya.


" 13 tahun yg lalu ibu kandung ku meninggalkan ku, sebelum beliau meninggal dunia aku ini orang yang sangat ceria berteman dengan siapa saja, bahkan aku tak pernah jahat dengan orang lain, tak lama ayah ku menikahi ibu nya Bayu awal nya dia memang baik tapi semakin lama aku pun tau ternyata kebaikan nya itu hanya di depan ayah ku, hiks hiks hiks" ujar Adila sambil menangis


Bayu pun mendekati Adila sambil duduk disamping nya " berarti selama ini ayah mu itu tidak tau kelakuan ibu tiri mu terhadap mu, kenapa tak kau adukan saja"


" percuma ayah ku sekarang lebih percaya kepada nya, cuma bayu lah yang baik dengan ku "


" apa Bayu tau tingkah ibu nya terhadap mu"


" Bayu tau,,, bahkan tadi pertama kali nya Bayu melihat tindakan ibu kandung nya terhadap ku, dan itu yang membuat ku sangat sedih nanti apa yg di pikiran Bayu melihat ibu nya seperti itu "


" tenang lah adila, apa pun masalah mu tolong ceritakan lah kepada ku. aku turut prihatin atas yg menimpa dirimu" ucap rezky sambil memeluk Adila & menghapus air mata nya


" terima kasih rezky kamu sudah menenangkan aku" ucap Adila sambil membalas pelukan rezky.


entah kenapa aku merasa tenang didalam dekapan mu rez. 'gumam adila'


tenang saja Dil, aku akan slalu menjaga mu dan menjauhkan mu dari orang jahat aku tidak akan tinggal diam melihat orang yg aku sayangi seperti ini. 'gumam rezky'


tak lama kemudian Adila pun tertidur di dekapan Rezky kemudian Rezky sedikit memiringkan badan nya & mengangkat tubuh Adila guna memindahkan nya di tempat tidur.


" tidur lah sayang semoga mimpi indah" ucap Rezky sambil mengecup kening Adila


" sudah 2kali aku melihat mu tertidur dgn wajah manis " ujar Rezky sambil tersenyum


ia pun melangkah mengitari meja belajar Adila lalu melihat beberapa koleksi buku Adila yg terlihat sangat penting dan sangat asing terlihat oleh Rezky, lalu di pegang lah buku tersebut


*buku apa ini ?? ini kan buku tentang kedokteran, dan kebetulan buku ini diluar dari pelajaran sekolah & sama sekali tidak di ajarkan disekolah ini.


apa mungkin Adila kedepan nya ingin menjadi dokter 'gumam rezky'


bersambung*....


Posisi yg tengah duduk santai sambil berbincang-bincang Krn rasa letih usai bermain basket, Bayu pun terkejut Krn ada yg memanggil nama nya ia pun menoleh ke arah suara itu dgn posisi berdiri.


Sementara itu Adila pun melangkah untuk menghampiri Eny.


" Mamah,,,, mamah akhirnya kesini juga ? Kok ga ajak papah sekalian ?" Ucap Adila sambil tersenyum


Tiba-tiba tamparan yg cukup keras mendarat di pipi halus nya Adila


'plaaakkkkk'


Adila pun terkejut Krn mendapat perlakuan tsb,


Bayu & Rezky pun serta kawan-kawan rezky melihat nya dengan jelas penuh heran.


Bayu pun menghampiri ibu nya


" Mah, mamah keterlaluan sudah menampar ka Dila, apa salah ka Dila ?" Ucap Bayu setengah emosi


" Berani nya kau mengajari Bayu untuk berbohong padaku, apa kau ingin menghasut Bayu untuk membenci ku ? " tunjuk Eny pada Adila dgn amarah


" Berbohong ??? Maksud mamah apa aku ga ngerti " ucap Adila sambil memegang pipi nya serta menahan air mata


" Halaahhhh,,,, kau jgn pura-pura tidak tau " balas Eny sambil menjambak rambut Adila


" Aaauuu,,, sakit mah" ucap Adila mengiris yg menahan rambut nya kesakitan


Rezky pun khawatir dgn keadaan Adila ia pun segera menolong Adila


" Cukup Tante,,, Tante ga sepantasnya melakukan ini pada anak Tante sendiri" pinta Rezky yg penuh emosi


" Apaaaa,,,, aku memang ibu nya tapi tidak melahirkan dia " ucap Eny dgn sorotan mata yg tajam


" Sudah mah,,, jangan buat keributan disini, malu nanti diliat nya" sambung Bayu dgn nada tinggi


" Bayu kamu bilang kesini atas izin mamah ternyata kamu berbohong sama ka Dila, kakak sangat kecewa sama kamu


Tau begini mending kakak ga usah izinin kamu menginap di sini" perjelas Adila sambil menitikkan air mata, sementara Rezky hanya menatap Adila sambil memegang bahu Adila guna untuk menenangkan nya


" Aku minta maaf ka. aku hanya kangen sama kakak kalo aku izin ketempat kakak pasti mamah ga akan izinin. Ini semua salah ku.


Mah,,, jangan salahin ka Dila tapi salahin lah Bayu mah" balas Bayu dgn wajah sedih sambil melihat ke arah Adila & Eny

__ADS_1


" Mamah udah gak ada waktu lagi Bayu, ayo sekarang kita pulang " ucap Eny dgn nada tinggi


" Tapi mah Bayu masih ingin disini"


" Kamu harus nurut sama mamah Bayu. Sekarang juga kamu pulang ka Dila akan ambilkan barang-barang kamu di kamar" ucap Adila dgn nada tinggi sambil melangkah ke arah kamar asramanya.


" Mamah itu jahat ga boleh liat Bayu senang sedikit dgn ka Dila" ucap Bayu dgn emosi


" Jadi kamu nyalahin mamah ? Ternyata kamu lebih belain kakak tiri mu itu dibanding dgn ibu kandung mu sendiri "


Tak lama Adila pun datang sambil membawa tas ransel milik Bayu ia pun langsung memberi nya


" Ka dila maafin Bayu ya . Kakak jangan marah sama Bayu " pinta Bayu sambil memegang tangan adila, tetapi Adila melepaskan pegangan tangan Bayu Krn masih kecewa.


" Pulang lah kamu. Jangan pedulikan kakak" ucap Adila sambil meninggalkan Bayu dan berjalan ke arah kamar nya .


Bayu pun hanya menunduk sambil melangkah untuk pulang, tak lupa ia pun berpamitan kepada Rezky & kawan-kawan rezky .


" terima kasih ka udah mau tanding dengan ku, tolong perhatikan ka Dila ya " pinta Bayu pada Rezky, Rezky pun hanya mengangguk.


-----


Adila pun menangis dikamar nya Krn perlakuan ibu tiri nya tadi, yg berani dilakukan di hadapan Bayu & teman-teman Rezky


" tok,,,tok,,,tok,," terdengar ketukan pintu kamar Adila dari luar, Adila pun tak menghiraukan


'tok,,,,tok,,,tok'


" Adila tolong buka ini aku Rezky" ucap Rezky dibalik pintu kamar Adila


" untuk apa kamu kesini ?" ucap nya lirih


" tolong Adila buka kan pintu nya "


sambil mengusap air mata Adila terpaksa membuka kan pintu kamar nya


" ada apa ???" tanya Adila dgn suara berat khas menangis


" sudah kamu jangan sedih lagi " ucap Rezky sambil meraih pipi Adila yg basah Krn air mata


Adila pun membalikkan badan nya lalu melangkah ke arah tempat tidur, sementara itu Rezky menutup pintu kamar adila.


" bagaimana aku ga sedih, berani nya ibu tiri ku menampar ku bahkan menjambak ku di hadapan Bayu & teman-teman kamu. disaat itu lah aku merasa benar-benar di rendahkan oleh nya." balas Adila sambil menangis segugukan


Rezky pun hanya menatap wajah Adila dengan perasaan sedih ia pun langsung memeluk Adila yg tengah menangis guna untuk menenangkan hati nya.


Adila pun sedikit terkejut kerena dipeluk oleh Rezky ia pun membiarkan Rezky memeluk tubuh nya Krn Adila merasa tenang didalam pelukan nya.


" sekarang aku mengerti, ini alasan kamu tidak pulang kerumah saat sedang libur sekolah yg cukup panjang, aku akan menemani mu Adila & aku akan slalu berada disamping mu"


" hiks,,hiks,,hiks,,, kau tak perlu repot menemani ku apalagi slalu berada disamping ku "


" sebagai teman Adila, Krn sebagai teman harus menjaga & memberikan senyuman terhadap nya " balas Rezky dengan menatap wajah adila.


Adila pun hanya mengangguk lalu melepaskan pelukan rezky, ia pun sedikit melangkah dan duduk dibawah tempat tidur milik nya.


" 13 tahun yg lalu ibu kandung ku meninggalkan ku, sebelum beliau meninggal dunia aku ini orang yang sangat ceria berteman dengan siapa saja, bahkan aku tak pernah jahat dengan orang lain, tak lama ayah ku menikahi ibu nya Bayu awal nya dia memang baik tapi semakin lama aku pun tau ternyata kebaikan nya itu hanya di depan ayah ku, hiks hiks hiks" ujar Adila sambil menangis


Bayu pun mendekati Adila sambil duduk disamping nya " berarti selama ini ayah mu itu tidak tau kelakuan ibu tiri mu terhadap mu, kenapa tak kau adukan saja"


" percuma ayah ku sekarang lebih percaya kepada nya, cuma bayu lah yang baik dengan ku "


" apa Bayu tau tingkah ibu nya terhadap mu"


" Bayu tau,,, bahkan tadi pertama kali nya Bayu melihat tindakan ibu kandung nya terhadap ku, dan itu yang membuat ku sangat sedih nanti apa yg di pikiran Bayu melihat ibu nya seperti itu "


" tenang lah adila, apa pun masalah mu tolong ceritakan lah kepada ku. aku turut prihatin atas yg menimpa dirimu" ucap rezky sambil memeluk Adila & menghapus air mata nya


" terima kasih rezky kamu sudah menenangkan aku" ucap Adila sambil membalas pelukan rezky.


entah kenapa aku merasa tenang didalam dekapan mu rez. 'gumam adila'


tenang saja Dil, aku akan slalu menjaga mu dan menjauhkan mu dari orang jahat aku tidak akan tinggal diam melihat orang yg aku sayangi seperti ini. 'gumam rezky'


tak lama kemudian Adila pun tertidur di dekapan Rezky kemudian Rezky sedikit memiringkan badan nya & mengangkat tubuh Adila guna memindahkan nya di tempat tidur.


" tidur lah sayang semoga mimpi indah" ucap Rezky sambil mengecup kening Adila


" sudah 2kali aku melihat mu tertidur dgn wajah manis " ujar Rezky sambil tersenyum


ia pun melangkah mengitari meja belajar Adila lalu melihat beberapa koleksi buku Adila yg terlihat sangat penting dan sangat asing terlihat oleh Rezky, lalu di pegang lah buku tersebut


*buku apa ini ?? ini kan buku tentang kedokteran, dan kebetulan buku ini diluar dari pelajaran sekolah & sama sekali tidak di ajarkan disekolah ini.


apa mungkin Adila kedepan nya ingin menjadi dokter 'gumam rezky'

__ADS_1


bersambung*....


__ADS_2