
Pagi-pagi rupa nya Adila sudah beranjak ke dapur karena ia ingin membantu membuatkan sarapan untuk anak-anak panti, sebenarnya para pengurus panti tak enak hati kalau Adila sampai terjun ke dapur & ikut masak bagaimana pun juga Adila itu tamu dan tamu itu harus diperlakukan layak nya raja.
Tetapi Adila menolak nya ia terus saja kekeh untuk membantu masak apalagi Adila itu cukup pandai memasak duuhh,,, benar-benar wanita idaman deh sudah pintar disekolah, cantik & pintar masak lagi, Laki-laki mana coba yang ga terpincut pada tipe wanita seperti itu.
Setelah selesai masak mereka pun segera menyiapkan hidangan sarapan berupa nasi goreng spesial, beberapa potong ayam goreng madu, beberapa toples ukuran cukup besar untuk kerupuk serta tak lupa minuman teh manis hangat.
Sudah 15menit Rezky menunggu bersama anak-anak panti sambil duduk berkumpul yang beralaskan tikar karena tak sabar ingin segera menyantap makanan.
" Maaf sudah menunggu lama nak rezky " ucap ketua pengurus panti yang merasa tidak enak hati Krn sudah ditunggu dengan yang punya panti.
" Tidak apa-apa bu. Ayo anak-anak semuanya maupun para bapak dan ibu pengurus kita segera sarapan" ajak rezky
"Aayoooooo" ucap serentak anak panti.
" Eits,,, sebelum makan kita harus berdoa dulu ya" ucap salah satu pengurus panti laki-laki.
Akhir nya mereka semua pun berdoa dan melahap makanan dengan pelan-pelan.
Disaat sedang menikmati sarapan nya Rezky pun berbicara " yummm,,, nasi goreng & ayam goreng madu nya sangat enak. Kalian para pengurus panti ini memang hebat selain mengurus panti dengan benar, masakan kalian juga enak"
Para pengurus panti pun saling lirik-melirik yang sedikit bingung karena yang mereka tahu proses masak nya dilakukan oleh Adila sisanya mereka hanya membantu saja agar masak nya cepat selesai, lalu ketua pengurus pun angkat bicara
" Maaf nak rezky yang masak semua ini ada lah nak Adila kita sebagian hanya membantu saja"
Adila yang mendengar hal itu langsung menunduk malu karena ia mengira sudah membuat kerepotan di dapur.
Sementara Rezky merasa senang bahwa semua makanan terasa lezat berkat campur tangan orang yang ia cintai.
" Benar kah kamu Dil yang memasak semua ini ?" tanya Rezky
" Iya rez, tapi mereka juga ikut membantu ku kok " jawab Adila sambil sedikit tertunduk karena malu
" Maafkan kami semua nak Rezky padahal Adila sudah kita larang untuk terjun kedapur bagaimana pun dia tamu, sangat tidak sopan jika ia ikut masak" sambung nya oleh salah satu pengurus panti laki-laki
" Maafin Adila bapak-ibu pengurus panti sama sekali Adila ga ngerepotin kalian, justru Adila ingin membantu karena Adila sudah terbiasa masak sendiri" ujar Adila dengan perasaan yang tak enak hati.
" Ngerepotin bagaimana justru kami berterima kasih padamu, berkat campur tangan mu masakan ini sangat enak ditambah lagi seperti nya nak Rezky ketagihan tuh dengan masakan kamu" Goda ketua pengurus panti sambil melirik ke arah rezky yang tengah menikmati sarapan nya.
" Wahhh,,, Dil kalo masakan ini buat mu aku pasti nambah terus Dil" ucap Rezky yang tengah menikmati makanan nya dengan lahap
" nak Adila itu memang wanita idaman nak Rezky benar-benar tidak salah pilih dengan orang yang di taksir hehe" goda salah satu pengurus panti namun Rezky hanya merespon dengan senyum tipis sambil menatap ke arah Adila.
mendengar perkataan itu tentu membuat jantung Adila berdegup kencang yang sekian kali nya karena perasaan senang ia pun sambil mengalihkan pandangannya ke sisi lain.
------
kini Adila pun tak ingin tertinggal kan waktu nya dengan anak-anak panti makanya ia seru-seruan bermain bersama mereka, macam-macam permainan pun sudah mereka coba hingga mereka benar-benar menikmati nya.
sementara itu datang lah Rezky sambil membawa papperbag yang berisi baju yang akan diberikan kepada Adila.
" anak-anak kalian main di arah sana dulu ya. ka Rezky ingin membicarakan hal penting dengan ka Adila " pinta Rezky kepada puluhan anak panti dengan kode seolah ia tak ingin mereka tahu dengan pembicaraan Rezky dan Adila, lalu para anak panti itu pun menurut dan menghindari mereka berdua.
__ADS_1
Adila pun yang mendengar nya disamping rezky mulai bertanya-tanya & sedikit penasaran.
" nih buat kamu Dil, nanti pas pulang kamu pakai ini ya" ucap Rezky sambil menyodorkan papperbag ke arah Adila
Adila pun terlihat penasaran lalu ia hanya mengintip papperbag itu dari ujung nya tanpa melihat dengan jelas " ini baju apa rez ?"
" itu baju buat ke pantai, dan kebetulan warna nya couple dengan punya ku" balas Rezky dengan senyum
" memang kita mau mampir kepantai ?" tanya Adila dengan heran
" iya, setelah pulang dari sini. Kebetulan cuma 30menit kok jarak nya dan rasa nya hari ini aku ingin melihat sunset "
memang jarak 30menit adalah jarak tercepat yang di tempuh Rezky normal nya adalah dengan jarak 1 jam, tak di herankan lagi untuk kemampuan Rezky dalam berkendara dengan menempuh jarak cepat.
" dan satu lagi kamu ga boleh nolak, dan kamu harus pakai baju itu dan juga temenin aku lihat sunset" sambung Rezky yang seakan sedikit memberi ancaman
" oke baiklah. kalo begitu aku lanjut bermain dengan anak-anak dulu ya dan terima kasih atas baju nya" ucap Adila dengan senyum.
Rezky pun hanya mengangguk
"kamu ga ikut bermain dengan mereka ?" tanya Adila yang seakan ingin mengajak Rezky
" kamu duluan saja nanti aku menyusul" balas Rezky dengan senyum.
Tak lama Adila pun pergi dari hadapan nya & kembali bermain bersama anak-anak panti.
Karena sebelum mereka izin pamit dari panti Adila ingin puas-puas kan dulu bermain dengan nya .
------
Adila & Rezky pun lekas pamit untuk pulang meskipun sangat berat hati untuk meninggalkan nya apalagi dengan Adila ia sudah menganggap tempat ini seperti keluarga bagi nya yang memberi suasana nyaman & damai.
Lalu Adila pun tak kuasa menitikkan air mata dan berterima kasih kepada para pengurus panti serta anak-anak panti yang telah menyambut nya dengan ramah, kini sementara mereka harus berpisah mungkin dilain waktu mereka akan berjumpa kembali.
Adila & Rezky pun menuju masuk mobil sementara para penghuni panti sangat sedih dengan kepergian mereka berdua, mereka hanya berdoa akan bisa di pertemuan kembali.
mobil pun melaju pelan & Adila melambaikan tangan nya ke arah mereka semua, lambat laun mobil itupun melaju kencang dan kini sudah tak terlihat lagi pandangan pengurus panti serta anak-anak panti.
-------
Di pantai
Rupanya Rezky senang baju pemberian dari nya di pakai oleh yang ia cintai ternyata Adila sungguh mempesona memakai dress itu padahal dress nya simpel hanya berwarna putih tapi dikenakan oleh Adila sungguh cocok.
melihat keindahan pantai tak kuasa Adila ingin segera bermain diantara desiran ombak, ia pun menikmati nya sambil berjalan riang dan bermain pasir.
Tak sengaja desiran ombak itu mengenai lapisan luar panjang pada pergelangan dress nya, Adila pun membuka luaran lapisan dress tersebut agar berjaga-jaga tidak kotor & terkena air.
Kini penampilan Adila hanya terlihat dress yang melewati lutut & bagian pundak halus milik nya terlihat, Adila pun tak menyadari bahwa penampilan nya kini diliat dari kejauhan oleh Rezky seakan kedua mata Rezky terus menatap ke arah nya karena kagum atas pesona keindahan yang terpancar pada diri nya
__ADS_1
Tapi lihat lah Rezky juga penampilan nya tak kalah keren, ia pun memakai setelan pantainya dengan warna yang sama dengan nya
Rezky pun terlihat senang melihat tingkah Adila yang tengah bermain pasir sekaligus bermain desiran ombak yang ia percikkan ke atas dengan tangan nya, tak lama ia pun menghampiri Adila.
" kamu seperti nya seneng sekali Dil, padahal kan aku lho yang niat ke pantai, sampai sini jadi kamu yang asik & heboh sendiri" sahut Rezky
" habis sudah lama aku ga main kepantai, sekali nya kesini jadi asik sendiri deh hehe"
jawab Adila sambil memercikan air kearah Rezky.
sontak saja Rezky pun terkejut dengan percikan air dari Adila, lalu Rezky pun segara membalas dengan percikan ombak.
mereka pun saling serang menyerang dengan percikan ombak sambil di ikuti dengan lari-lari kecil yang menyusuri pantai.
Rezky pun tak mau kalah ia pun mengejar Adila dari belakang Adila pun hanya tertawa sambil meledek Rezky
" awaasss ya kamu Dil, berani nya sudah meledek preman sekolah" canda Rezky yang sambil mengejar
" coba aja sini kalo bisa nangkap, masa preman sekolah takut air sih hiiihhhh" ejek Adila yang sambil berlari kecil.
seperti nya zaman SD mereka belum terselesaikan sampai-sampai main kejar-kejaran dipantai seperti anak-anak saja.
disaat Adila tengah berlari lalu langkah kakinya pun berhenti karena dihadapan nya terdapat sebuah batu karang, hampir saja Adila menabrak nya bisa celaka kaki nya kalau sampai menabrak nya.
Tiba-tiba tangan kiri Adila pun diraih oleh Rezky yang ada di belakang nya, lalu dengan replek tubuh Adila ikut kearah belakang dan kepala nya mengenai bidang dada milik rezky.
'daakkkk'
Adila pun terkejut
kini mereka pun saling menatap sekitar jarak 1 jengkal, melihat tatapan Rezky ia tak bisa memaling wajah nya lagi
Ya Tuhan,,,, lagi lagi tatapan mata itu dan senyum khas milik nya yang dilengkapi dengan 2 tahi lalat yang ada dibawah bibir seakan terlihat sangat manis sekali 'gumam adila'
Rezky pun menatap tajam kedua mata Adila
hati nya pun mulai berdegup kencang dengan keindahan pesona Adila yang sangat dekat dengan wajah nya.
semakin ceria wajah mu semakin terpancar aura kecantikan mu Dil, seperti nya hati ku benar-benar telah dicuri oleh mu , kini kamu harus tanggung jawab Dil ,aku ingin kamu segera menjadi milik ku karena kamu lah wanita kedua yang aku cintai setelah ibu ku.
'gumam Rezky'
Rezky pun mulai lebih mendekatkan lagi wajah nya dengan wajah Adila tanpa sepatah kata pun ia langsung mengecup lembut bibir Adila.
Dengan perlakuan rezky secara tiba-tiba membuat Adila sangat terkejut ia pun hanya terpaku & terpana dengan tatapan nya.
__ADS_1
apaaaa ,,,,, ia mengecup bibir ku tentu saja ini adalah ciuman pertama ku dan Rezky lah orang yang pertama mengambil ciuman pertama ku 'gumam adila'
Bersambung......