
Liburan semester sekolah pun telah usai kini para siswa kembali kerutinitas nya seperti semua, terlihat seluruh siswa STM PENABUR yang sedang melaksanakan upacara Krn kegiatan itu merupakan hal yang wajib dilakukan setiap hari senin.
" Ya ampun,, sudah telat 30 menit " Adila kaget melihat jam dinding nya di angka sudah di angka 07.30 ia pun bergegas ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi ia buru-buru memakai seragam serta meminum susu yg berada di lemari es sambil terburu-buru, rupa nya jam sudah menunjuk 07.55 bergegas iapun langsung keluar dari asrama nya.
------
Dari kejauhan Rezky melihat Adila yg sedang berlari tergesa-gesa
Pantas saja tadi waktu upacara aku tidak melihat Adila, rupa nya dia terlambat 'gumam rezky'
Adila pun mulai berjalan pelan di area kelas nya sontak saja ia di buat kaget dgn guru olahraga yg killer
" Ehemm,,, ehemm,,, Adila " panggil nya dari arah belakang badan Adila yg suara tegas
Adila pun menoleh & sedikit perasaan takut
" Eh bapak"
" Sudah jam brapa ini, upacara sudah bubar dari tadi kau baru datang ke sekolah" ucap pak guru dgn nada tinggi
" Maaf pak saya kesiangan dan juga lupa pasang alarm nya. Saya mengakui kesalahan saya & saya siap menerima hukuman nya" balas Adila dgn wajah yg menunduk
" Baiklah kalau kau siap menerima hukuman nya ikut saya keruang guru"
Adila pun mengikuti langkah pak guru di belakang nya.
Disaat pak guru sedang menuju ruang guru tiba-tiba ia melihat rezky di depan sambil berjalan
Pelan.
" Pagi pak" ucap Rezky dgn senyum
" Rezky, kenapa kamu masih luar ? jam pelajaran kan sudah mulai" balas pak guru dgn nada tinggi
" Maaf pak tadi saya lapar belum sarapan jadi setelah upacara saya langsung pergi ke kantin"
" Kau ini selalu saja membuat masalah, sudah berapa kali ku bilang kalo sebelum berangkat sekolah baiknya sarapan dahulu"
" Iya pak tapi tadi engga ada waktu untuk sarapan"
" Ya sudah kalau begitu kau ikut saya keruang guru bersama Adila"
------
" Rezky kau push up selama 50 kali dan kau Adila skortjump 50 kali"
Pinta nya dgn tegas
" Baik pak" ucap Adila & Rezky berbarengan
__ADS_1
Mereka pun melaksanakan hukuman nya masing-masing guna sebagai peringatan bagi yg melanggar nya.
Beberapa waktu kemudian pak guru killer olahraga pun memerintahkan mereka untuk keluar dari ruangan guru Krn hukuman mereka sudah selesai.
Adila pun berjalan ke kelas nya mendadak ia pun mengeluarkan air mata nya
" Kau kenapa menangis adila ?" Tanya Rezky heran
" Hiks,,,hiks,,,hiks,,, kamu tau ga rez ini tuh pertama kalinya aku di hukum di sekolah " ucap nya lirih
Memang patut di acungi jempol untuk Adila selain siswi yang pintar dari TK ia pun salah satu murid teladan yang tak pernah membuat masalah di sekolah.
" Hehehe,,, kirain aku kamu menangis karena hal lain, rupa nya Krn di hukum disekolah" ejek Rezky
" Ihhh,,, kamu itu orang aku serius malah di bercandaan"
" Habis kamu lucu banget menangis Krn dihukum, aku sih udah jadi makanan sehari-hari kalo dihukum hehehe"
" Itu kan kamu berbeda dengan ku"
Rezky pun langsung mengusap air mata yg jatuh di pipi nya & itu membuat perasaan Adila campur aduk serta jantung nya berdetak kencang
" sudah kamu jangan menangis lagi, nanti wajah manis mu hilang Krn tersapu air mata" goda rezky
" tuh kan mulai deh gombal "
" kamu tau ga ? sebenernya juga aku berbohong sama guru killer tadi ."
" berbohong apa maksud nya " tanya Adila
mendengar penjelasan Rezky membuat Adila merasa kagum Pd perlakuan rezky
" tapi kan tadi kamu sudah dihukum tanpa melakukan kesalahan lagi"
" itu sih ga masalah yang penting aku bisa menemani kamu pada saat kamu di hukum tadi" ujar Rezky sambil tersenyum menatap wajah Adila
Adila pun menatap Rezky dengan penuh makna & tersenyum pada nya
" terima kasih ya rez kamu memang teman yg baik & setia kawan"
Rezky pun hanya membalas senyum dgn senyum manis nya, akhir nya ia pun senang melihat wajah Adila yg tersenyum kembali
kau bilang kita teman Dil, tapi aku menganggap nya lebih dari teman tapi tak masalah buat ku di respon baik dengan mu pun membuat ku merasa senang 'gumam rezky'
-------
ESOK HARI
Adila pun berjalan menuju ruang kelas nya kini ia datang lebih awal, menurut nya lebih baik datang lebih awal daripada datang terlambat Krn ia tidak mau kejadian kemarin terulang lagi, dan juga Adila sejak dulu sudah terbiasa menghargai setiap detik waktu yg berjalan.
disaat Adila telah sampai di pintu kelas nya tiba-tiba Bobi sudah berdiri sambil menunggu kedatangan nya.
__ADS_1
" Adila " panggil nya
" ya Bob ada apa ?"
" bisakah kita bicara sebentar "
Adila pun melihat jam tangan yg melekat pada tangan kiri nya & menaikan sedikit alis nya, seperti nya jam menunjukkan 25 menit bel sekolah masuk
" bisa Bob, mau bicara apa ?"
" tapi engga disini dil, malu di lihat orang"
" selain disini kamu mau bicara dimana ?"
" bisa ga kita bicara nya di belakang sekolah saja biar sedikit tenang"
" memang nya kenapa kalo disini"
" ayo lah dil, aku mohon ini sangat penting banget" pinta Bobi
" oke baik lah"
Adila pun menuruti kemauan Bobi sekitar 50 meter untuk menuju belakang sekolah
-----
" kita sudah sampai kamu mau bicara apa?" tanya Adila dengan penasaran
" to the point aja ya Dil, se--se--sebenar nya aku sudah menyukai kamu Dil, dari awal aku mulai memberanikan diri untuk mengucap kan nya sekarang, jujur saja aku sangat cemburu saat kamu dekat dgn Rezky apalagi kamu tau sendiri Rezky itu adalah musuh bebuyutan ku. aku ga bisa menahan nya terlalu lama lagi Dil Krn, aku harap kamu bisa menerima ku sebagai pacar mu " jelas Bobi dengan wajah yg sedikit menunduk
" jadi kamu bawa aku kesini untuk bicara hal itu ?"
" iya dil, ja-ja-jadi jawaban kamu apa ?"
" sebelumnya terima kasih ya Bob kamu sudah menyukai ku, aku senang denger nya tapi maaf ya Bob untuk saat ini aku belum bisa Nerima kamu Krn aku pun hanya menganggap ku sbg teman biasa aja"
" kenapa Dil kamj ga menerima ku ? apa Rezky lebih dulu menyatakan perasaan nya & kalian sudah berpacaran ?" tanya dgn wajah yg sedikit murung
" kita ga pacaran kok, aku juga hanya menganggap Rezky sebagai teman, lagi pula tidak ada dibenak ku untuk pilih kamu atau pun dia"
" baik lah kalo sudah memutuskan nya, tapi kita bisa berteman baik kan Dil ?"
" tenang saja kita masih bisa berteman kok bob" balas Adila seraya tersenyum
" maaf Dil udah merepotkan kamu untuk bicara disini "
" tidak apa-apa kok bob. oh ya aku mohon kamu jangan bermusuhan lagi ya dengan Rezky kalian berteman lah dengan damai " pinta Adila
" kalo untuk urusan itu aku gatau ya Dil ke depan nya seperti apa, tapi aku akan usahain kok demi kamu " ucap Bobi dgn senyum
" makasih ya Bob" balas Adila dgn lega
__ADS_1
Tak lama bel masuk pun berbunyi Adila bergegas berjalan ke arah kelas nya.
Bersambung......