
Tepat nya jam 21.30 Adila sedang bersantai diruang tv, tidak seperti biasa nya Adila jarang sekali menonton tv karena kegiatan ia sebagai dokter rupa nya tak ada waktu luang untuk menyaksikan tontonan di televisi.
Dengan adanya berita Rezky yang mulai muncul di televisi kerap ia pun mencari channel adanya informasi tersebut, namun sayang sedari tadi tak ada satu pun berita Rezky di televisi.
Sementara itu datang lah Bayu sambil membawa 5 box martabak pesanan Adila, padahal Adila memesan nya hanya 1 box saja namun karena Bayu terlalu sayang dengan nya maka ia membeli nya 5 box.
" ini ya pesanan kakak,silahkan di nikmati " ucap Bayu sambil meletakkan 5 box martabak di meja yang tak jauh dari sofa yang diduduki Adila.
Adila pun menatap heran beberapa box martabak pesanan nya " Lho,,, banyak sekali kakak kan pesan nya cuma 1"
" Gapapa biar ka Dila gemuk hehe" balas nya.
" huhh kamu ini. Kalo sebanyak ini kan ga habis dan mubazir tau"
" yaudah nanti aku bantu habisin deh" ujar Bayu.
" Yakin bisa habis ?" Tanya Adila sambil menaikan alis nya.
" Engga sih hehe,,, ya sudah kalo ga habis nanti aku kasih ke Bi Ina aja deh".
Adila pun mulai melahap martabak nya begitu juga dengan Bayu ikut melahap nya.
" Kak Dila tahu ga ? Sepulang Bayu menemui client di hotel bintang 5 Bayu bertemu dengan teman kakak waktu STM yang bernama Rezky " ucap Bayu sambil mengerutkan dahi nya.
Adila pun yang sedang mengunyah makanan nya sontak saja dibuat kaget oleh nya, " apaaa ??? Kamu bertemu Rezky kok bisa ?" Tanya Adila yang tak percaya.
__ADS_1
Perlu di ketahui selama ini lah Adila selalu menunggu kehadiran Rezky kembali, dengan datang nya Rezky ke tanah air cukup membuat diri nya senang, namun karena Rezky sekarang orang yang sibuk apalagi ia sudah dikenal banyak orang.
Adila pun berhenti melahap martabak nya lalu ia fokus kan untuk membahas Rezky, " belum lama ini kakak melihat tayangan di televisi bahwa Rezky sekarang sudah sukses menjadi seorang pembalap yang hebat & terkenal, mungkin saja ia sudah lupa dengan kakak karena sudah 10 tahun ini kakak tidak berjumpa dengan nya " ucap Adila dengan lirih, batin nya pun tidak yakin bahwa Rezky akan berjumpa dengan nya lagi.
" Kakak salah,,, justru ka Rezky lah yang masih berharap dengan kakak" balas Bayu dengan penuh keyakinan.
Lalu Bayu menceritakan kepada Adila tentang pertemuan nya tadi dengan Rezky, Adila pun mendengarkan nya dengan jelas dalam hati nya Adila merasa bahagia karena sosok Rezky tak pernah melupakan nya .
******
Pagi hari di sebuah hotel berbintang 5 tepat nya di ruangan VVIP disitu lah Rezky tinggal sementara waktu guna untuk mencari tahu keberadaan sepupu nya yang pergi dari Amerika, yang ia tahu bahwa sepupunya itu sudah menetap di Amerika & tidak tertarik untuk kembali ke Indonesia .
Rezky yang sarapan di lounge lalu di hampiri oleh asisten nya,
" Tuan, ada kabar bagus untuk anda ?" Ucap nya pada Rezky
" Saya sudah menemukan keberadaan tuan Devan, ia tinggal di sebuah apartemen yang cukup elite di kota ini. Lalu saya juga menemukan berita tentang nona Adila yang selama ini anda cari, rupa nya ia berkerja di rumah sakit SENTOSA kabar nya rumah sakit itu yang terbesar di indonesia yang berada di kota ini juga " perjelas nya.
Menyimak isi berita dari asistennya Rezky pun menyudahi sarapan nya .
Adila,,,, sudah selama ini aku tidak berjumpa dengan mu rasa nya rindu sekali ingin bertemu dengan mu, sekarang aku tidak akan menyia-nyiakan waktu kita lagi ' ucap Batin nya '
" kalau begitu, hari ini kau antarkan aku ke apartemen nya Devan " balas rezky dengan wajah datar .
" Baik tuan " ucap asisten tersebut sambil merunduk dan membungkuk kan kedua bahu nya.
__ADS_1
--------
DI APARTEMEN DEVAN
' Ting,, tong,,, Ting,,, tong,,,'
( Bunyi suara bel pintu )
Devan pun mendengar bunyi bel tersebut ia pun melangkah kan kaki nya untuk membukakan pintu.
Pikir nya suara bel itu adalah pengantar makanan restoran yang sering memesan nya untuk ia makan, namun siang ini ia belum memesan makanan apapun dari restoran langganan nya.
' jegrekkk,,,'
Devan pun membuka kan pintu nya ia pun sedikit kaget karena yang datang di apartemen bukan lah seorang pengantar makanan melainkan Rezky sepupu nya.
" Rezky ,,,,," ucap nya dengan raut wajah yang bingung
" kenapa kau kaget ya dengan kedatangan ku" balas nya dengan tersenyum tipis
" kenapa Lo bisa tau gua ada di sini ?" tanya nya dengan nada sedikit kesal
Rezky pun memberikan isyarat kepada asisten nya untuk meninggalkan mereka berdua, lalu asisten itu pun mengangguk mengerti dan pergi dari hadapan mereka.
Devan belum mempersilahkan nya masuk namun rezky sudah melangkah kan kaki untuk memasuki apartemen milik sepupu nya itu.
__ADS_1
Ia pun mulai mengamati ruangan disekelilingnya, Devan yang berdiri dibelakang nya dengan jarak 5 meter menatap tajam ke arah rezky dengan sorot mata nya, seperti nya ia tidak suka dengan kedatangan Rezky di kediamannya .
bersambung,,,,