Bring Me To Life

Bring Me To Life
Episode 46


__ADS_3

Setelah memeriksa seorang pasien paruh baya yang berjenis kelamin wanita, Adila pun memberikan beberapa resep obat pada nya.


"Untuk saat ini usahakan ibu banyak minum air putih, hindari makanan pedas & asam. Jika ibu tidak pantang makanan nanti magh nya kambuh lagi" ucap Adila dengan lantang .


"Baik dokter" jawab nya.


"Semoga lekas sembuh ya Bu"


"Terimakasih kasih dokter" balas nya dengan senyum.


Pasien paruh baya tersebut keluar dari ruangan Adila.


Jam sudah menunjukkan waktu pukul 6 petang sekaligus mengakhiri pekerjaan Adila pada hari itu, ia pun bergegas untuk segera pulang.


Ting...Tong...Ting...Tong....


Ponsel Adila pun berdering yg masih tersimpan didalam tas nya, melihat panggilan masuk dari mamah nya di layar ponsel tak lama kemudian ia pun menjawab.


"Iya mah, ada apa ?" Tanya Adila sambil berjalan pelan menuju arah lobby parkir mobil.


"Dil, kamu sudah pulang ?" Evi pun bertanya balik.


"Ini baru saja mau pulang mah. Ada apa memang nya ?"


"Sebenarnya mamah mau minta tolong sama kamu, tapi takut kamu keberatan" balas Evi yang tak enak hati.


"Minta tolong apa mah ? Dila ga keberatan kok".


"Mamah jadi ga enak sama kamu, soalnya ini mendadak sekali, kebetulan hari ini mamah lagi ga enak badan. Tolong kamu mampir ke mall ACCD tepat di lantai 3 ada store jam tangan, soalnya Minggu lalu mamah sudah PO jam tangan yg mamah pesan dan sebelumnya sudah bayar jadi kamu tinggal ambil barang nya saja " perjelas Evi .


"Baik mah nanti Dila langsung kesana" jawab nya sambil membuka pintu mobil.


"Sekali lagi mamah ucapkan terima kasih sama kamu maaf terlalu ngerepotin".


"Dila ga merasa di repotin kok mah, lagian mamah kan lagi ga enak badan lebih baik istirahat saja nanti sepulang ambil jam tangan Dila langsung periksa keadaan mamah" seru Adila .


"Terimakasih Dil, sudah membantu mamah kamu hati-hati dijalan ya".


Tak lama kemudian pembicaraan mereka di ponsel pun berakhir, bergegas Adila menuju mall yang tak jauh dari lokasi rumah sakit.


****


15 menit sudah ia tiba di mall tersebut, sebelumnya Adila sudah berganti pakaian biasa dari seragam yg ia kenakan sebelumnya.


Tepat dilantai 3 Adila menemukan store jam tangan.

__ADS_1


"Selamat datang, ada yang bisa kami bantu ?" Sambut salah satu SPG jam tersebut.


"Mba, saya ingin mengambil pesanan jam tangan atas nama ibu Evi" jawab Adila.


"Ibu Evi. Pesanan nya waktu kapan ya kak ?"


"Minggu kemarin mba",


"Oke, mohon tunggu sebentar ya ka. Saya akan Carikan dulu pesanan atas nama ibu EVi".


Tidak sampai 10 menit Adila menunggu pesanan jam tangan nya pun sudah di genggam nya.


Kemudian Adila pun menelpon Evi untuk memberitahu bahwa jam tangan milik nya sudah ada pada diri nya, di saat sedang asyik menelpon tiba-tiba bagian tubuh Adila menabrak sesuatu.


'bruukkkkkk'


Dengan wajah terkejut sambil menatap beberapa barang-barang yang terjatuh di lantai karena tidak sengaja tersenggol oleh tubuh Adila.


"Maaf mas, saya ga sengaja" ucap Adila sambil berjongkok & menunduk dengan perasaan tidak enak hati serta mengambil beberapa barang yang terjatuh.


"Lain kali kalau jalan itu lihat-lihat dong" balas nya dengan nada sinis.


"Maaf saya gak tahu"


Haduuhhh,,,, ini orang minta maaf saja masih disalahin pake nada nya sinis banget sih, ini pasti perilaku nya sombong 'gumam Adila'


Lalu Adila berdiri dari jongkok nya serta menoleh ke arah orang tersebut yang mengenakan topi, dan ternyata orang yang ia tabrak secara tak sengaja itu adalah Devan.


Sebenarnya Devan sudah tahu bahwa yang menabrak diri nya itu Adila namun ia ingin mengerjai nya.


"Devan" ucap Adila.


"Mmmm, kenapa ? Kaget ya ?"


" Huhf,,, aku kira orang lain yg sudah aku tabrak" ujar nya dengan raut wajah yg sedikit lega.


"Fokus nelpon aja sih, makanya jadi nabrak kan hehe" ejek Devan


"Iya maaf aku kan ga sengaja" balas nya dengan raut wajah sedikit kesal terhadap nya.


Tak lama kemudian mereka pun berjalan bersama sambil mengobrol.


Tepat di lantai 1 area food court Devan menawarkan makan bersama dengan nya, awalnya Adila menolak namun Devan tetap memaksa nya, jujur perut Adila pun mulai lapar karena sejak dari siang ia belum sempat makan karena melayani pasien yang lumayan banyak.


Akhirnya ia pun memutuskan untuk makan malam bersama Devan karena ia tidak mau sakit, jikalau ia sakit maka iya tidak bisa menolong pasien-pasien nya.

__ADS_1


Mereka pun memesan menu makanan yang dipilih masing-masing.


15 menit sudah menunggu rupa nya Adila sudah tidak sabar untuk melahap makanan karena perut nya sudah terasa lapar.


Sabar,,, sabar Dila makanan nya akan segara datang kok 'gumam nya '


Melihat reaksi wajah Adila yang aneh Devan pun bertanya,


"Kamu kenapa Dil ?"


"Emmgh..Gak apa-apa kok" ujar Adila dengan senyum sambil menutupi rasa lapar nya.


Lalu datang lah 2 waiters sambil membawa makanan pesanan mereka.


Tanpa basa-basi Adila langsung melahap makanan, sementara membuat Devan merasa heran sekaligus tertawa melihat tingkah lucu Adila saat sedang melahap makanan nya.


Ia pun tak menggubris tertawa dari Devan karena ia lebih fokus pada makanan nya.


"Pelan-pelan dong Dil, makan nya" ujar Devan


"Ini udah pelan-pelan kok" sahut nya sambil mengunyah.


"Maklum dari tadi siang aku belum sempat makan karena harus mengurus pasien" sambung nya lagi.


Kasian sekali dia sampai-sampai harus mengabaikan kondisi nya, bagaimana kalau dia telat makan lalu sakit.


'gumam Devan dengan penuh perhatian'


Kemudian ia mengambil 2 lembar tissu dan di arahkan pada bibir Adila yang telah ternodai oleh bumbu makanan.


Kunyahan Adila pun terhenti disaat Devan membersihkan area bibir nya.


Pikir Adila mungkin ia di perlakukan seperti itu agar menjaga sikap saat sedang makan, tapi tidak untuk Devan ia melakukan itu untuk memberi rasa perhatian lebih terhadap nya.


"Maaf, silakan lanjutkan makan nya" ujar nya Devan sedikit gugup.


Adila pun hanya mengangguk dan kembali menikmati makanan nya.


Bersambung....


######


Mohon maaf untuk para readers sudah menunggu karya author yang lumayan lama, karena author banyak kesibukan di dunia nyata 🙏🙏🙏


slalu stay di novel ku yaaa dengan alur yang lebih seru dan greget pasti nya

__ADS_1


__ADS_2