
-------
Bel pulang pun berbunyi para siswa mulai berhamburan untuk pulang ke asrama & ada pula yang pulang kerumah nya masing-masing. Di tengah suasana itu terlihat Rezky berjalan dgn pelan sambil di iringi para murid yg hendak pulang
" akh sial lagi-lagi nilai ulangan ku slalu jelek" ucap Rezky dengan kesal sambil meremas kertas ulangan nya & langsung membuang nya kesembarang arah.
Rupa nya dari arah belakang yang tak jauh dari arah rezky Adila pun memperhatikan nya dia pun bertanya dlm hati isi secarik kertas itu yg dibuang oleh Rezky, tepat dihadapan nya kertas itu berada langsung di ambil lah oleh adila & di masukan nya ke dalam saku rok miliknya.
" Rezky sekarang kamu ikut saya ke ruang guru ada hal penting yg perlu saya bicarakan pada mu" ucap sang wali kelas nya
" Baik pak " Rezky pun mengikuti nya dari belakang
Melihat Rezky mengikuti langkah wali kelas nya ke arah ruang guru diam-diam Adila pun mengikuti nya dgn melangkah penuh hati-hati guna biar tak ketahuan oleh Rezky serta wali kelas nya.
Tiba di ruang guru Rezky pun masuk, namun Adila hanya berdiri dekat jendela guna untuk mengetahui keadaan Rezky
Kenapa dia di panggil lagi ke ruang guru ? Akankah ia di hukum lagi Krn ulah nya ? 'gumam adila'
" Kamu tau kenapa saya panggil ke ruang saya ?"
" Mungkin Krn saya sering berbuat ulah pak." Jawab nya dgn lirih
" Itu pun termasuk salah satu nya, dan juga dgn nilai kamu masih banyak yg minus" ucap wali kelas dgn jelas
Rezky pun hanya diam sambil menunduk.
" Kamu tau resiko nya, jika kelakuan kamu masih blm bisa dirubah dari sekarang maka bisa dinyatakan kamu tdk akan bisa lulus sekolah"
Rupa dgn pernyataan wali kelas nya itu membuat Adila mendengar nya dari luar jendela Kebetulan ruang wali kelas Rezky yg pd saat itu jendela nya sedang terbuka Adila pun bisa mendengar nya dgn jelas.
" saya sebagai wali kelas kamu tidak bisa berbuat apa-apa lagi, saya sudah banyak membantu mu, banyak para guru yg lapor kepada saya Krn tingkah mu itu yg sering sekali berbuat masalah ditambah lagi dgn prestasi mu yg minim"
Mendengar hal itu Rezky pun tersadar sambil mencerna kata-kata wali kelas nya.
" Sebelumnya nya maaf pak sudah merepotkan. Untuk ke depan nya saya akan perbaiki kesalahan saya" ucap Rezky dgn lirih
Setelah perbincangan nya selesai Rezky pamit & keluar dari ruang guru ia pun melangkah dgn penuh rasa sedikit penyesalan Krn kelakuan nya selama ini
Bagaimana kalo suatu saat nanti gua ga lulus sekolah. Pasti gua ga akan bisa mengejar cita-cita gua jadi seorang pembalap mobil kalo prestasi gua nya aja slalu jelek ' gumam nya'
Di tengah langkah kaki dgn lamunan nya ia pun mendengar ada yg memanggil nama nya, ternyata Adila lah yg memanggil nya dari belakang Rezky pun menoleh dgn tersenyum kaku & wajah raut wajah Rezky pun bisa terbaca oleh adila.
__ADS_1
" Aku kira kamu sudah sampai di asrama Dil " ucap Rezky sembari melangkah bersama
" Belum rez tadi aku ada urusan sebentar"
" Ohh,,," balas Rezky singkat
Adila pun berpikir tidak biasa nya rezky memasang wajah masam
" kamu sedang tidak enak rez seperti nya hari ini kamu terlihat murung" ucap Adila yg khawatir terhadap Rezky
" aku engga apa-apa kok Dil" balas Rezky dgn senyum kaku
sudah ku duga ia akan menyembunyikan nya. Apalah arti nya kalau kita berteman jika tdk ada rasa sikap terbuka pun sedikit ' gumam Adila'
" ku harap kamu akan baik-baik saja rez. Rez kalo terjadi suatu pada mu apapun hal itu tolonglah bercerita sedikit kepada ku. Krn aku kan juga teman mu" pinta Adila yg penuh harap
" kamu bisa lihat sendiri kan selama ini aku selalu fine" balas Rezky melempar senyum nya disaat hatinya yg resah.
" baik lah kalo gitu aku masuk ke asrama ku ya " ucap Adila sambil melangkah ke asrama nya , Rezky pun hanya mengangguk
maaf Dil aku tidak bisa cerita masalah ku yg satu ini, aku takut kalo kamu tahu kamu akan kecewa terhadap ku apalagi sampai mengetahui prestasi ku yg sangat minim aku takut kamu akan menjauhi ku & menyesal berteman dgn pria bodoh seperti ku ini ' gumam Rezky '
------
disaat itu pula Adila sedang sibuk mengerjakan PR sekaligus belajar mengenai tentang buku panduan kedokteran ditengah belajar nya ia mengingat dgn secarik kertas milik rezky yg dibuang yg masuk tersimpan di saku rok milik Adila.
Adila pun segera mencari rok sekolah nya guna mengambil secarik kertas, perlahan ia membentangkan secarik kertas itu dgn keadaan yg lecek ia pun melihat dgn seksama kertas tsb ternyata itu hanya sebuah nilai ulangan milik rezky.
" selama ini Rezky cukup membantu ku kini aku harus membantu ia kembali, ternyata aku kangen juga dgn tingkah konyol Rezky baru kali ini aku melihatnya dgn wajah nya murung rasanya terlihat aneh"
------
" Rezky " panggil Adila dari arah belakang badan nya, Rezky pun membalikkan badan & membalas dgn senyum.
" maaf ya Dil aku buru-buru aku harus masuk kelas " ucap Rezky dgn nada lirih
" ada apa memang nya rez biasa nya kamu sangat santai" balas Adila dgn heran
" kali ini aku tdk bisa santai lagi rez. maaf ya aku duluan"
melihat tingkah laku Rezky yg sedikit menjauhi Adila membuat hati Adila sangat sedih & heran ia pun langsung berpikir dgn mata yg kosong Rezky yg dikenal ceria & slalu menggoda Adila, kini ia menjadi sedikit dingin
__ADS_1
------
sudah seminggu lama nya sikap Rezky dingin terhadap Adila & ini yg membuat hati Adila merasa cemas Adila merindukan sosok Rezky yg terkenal dgn kekonyolan nya serta slalu membuat Adila merasa tenang bisa berada di dekat nya.
tepat lah dgn hari Minggu Adila yg sedari pagi beres-beres ruangan nya tak lupa juga ia membuat menu makan siang untuk nya & satu nya lagi di buatkan untuk Rezky.
Adila tdk bisa diam saja melihat sikap Rezky yg belakangan ini dingin pada nya dan itu yg memberanikan diri nya untuk menemui Rezky langsung di ruang asrama nya sambil membawa makan siang untuk nya.
ia pun berjalan ke arah ruang Rezky
' Tok,,,Tok,,,Tok'
Rezky pun mendengar dari dalam segera lah ia melangkah kaki nya dgn membuka kan pintu nya ia pun terkejut ternyata adila lah yg datang menemui nya.
" boleh kah aku masuk ?" tanya Adila
" silahkan Dil " ucap nya datar
" apakah kedatangan ku mengganggu mu ?"
" engga kok Dil justru aku senang kamu datang"
" begitu kah. ini aku bawakan makan siang untuk mu segera lah kamu makan" ucap Adila sambil memberikan sebuah kotak nasi yg berisi lauk pauk kpd Rezky, kini Rezky pun menutup kembali pintu nya.
" tumben Dil kamu kesini dgn bawa makanan"
" kenapa memangnya ? apa aku tdk boleh kesini " ucap nya dgn agak sinis
" bo-boleh kok dgn senang hati"
" kalo dgn senang hati kenapa udah 1 Minggu ini kamu menjauh dari ku" ucap Adila dgn lantang
Rezky pun hanya diam seribu bahasa
" kenapa kamu hanya diem aja rez. jawab pertanyaan ku" ucap nya lagi dgn nada agak tinggi
bersambung,,,,,
Terima kasih buat reader setia ku terus ikutin kelanjutan nya yg pasti bakal semakin seru
maaf jika masih ada kesalahan dlm penulisan .
__ADS_1
jangan lupa tinggal kan LIKE, KOMENT & FAVORITE kan karya ku ini 😉🙏🙏