Bring Me To Life

Bring Me To Life
Episode 15


__ADS_3

Rezky pun melangkah sedikit & membelakangi Adila


" Ku akui aku salah, sampe menjauhi mu begitu saja tapi itu semua ada sebab nya & kamu ga perlu tau" jawab nya dgn datar


Adila melangkah yg kini tengah berdiri disamping rezky


" Kalo kamu ga kasih tau pun aku udah tau" ucap Adila yg matanya melirik Rezky


" Memang nya kamu tau apa ?" Tanya Rezky yg penasaran


Adila pun mulai menceritakan semua nya kpd Rezky dgn jelas & lengkap


Rezky pun ga menyangka sama Adila ternyata sesosok perempuan yg dihadapan nya terlihat dingin namun menunjukkan rasa kepedulian nya terhadap nya.


" lalu dimana hasil kertas ulangan ku ?" tanya rezky.


" ada sama ku kok" ujar Adila sambil merogoh saku celana sebelah kanan ya ia kenakan guna mengambil kertas nilai rezky, kemudian ia membuka lipatan kertas tsb lalu memberikan nya kpd rezky


" nih,,,, lain kali hasil nilai nya jgn kamu buang lagi ya, apalagi sampai di robek. Krn disitu pula terdapat hasil kerja keras kamu slama mengerjakan nya & berapa pun nilai nya kamu harus menghargai nya" ujar Adila


" Mulai sekarang kamu ga usah nutupin apa-apa lagi dari aku ya & mulai hari ini aku mau mendampingi mu belajar bersama, supaya kamu bisa tunjukin bahwa seorang Rezky bisa berubah & layak mendapat nilai yg bagus" sambung nya lagi


Rezky pun terharu dibuat nya awal nya ia mengira bahwa Adila akan menjauh dari nya setelah ia mengetahui kejelekan Rezky, beruntung lah justru adila lah yg akan mendukung nya.


" Makasih ya Dil atas support nya" ucap Rezky penuh haru & ia pun mendadak memeluk tubuh mungil Adila.


Adila pun dibuat nya salting langsung menampak kan wajah yg tersipu malu sekaligus senang Krn kini mereka tdk berjauhan lagi. Bagaimana tidak disaat Rezky sedikit menjauhi nya justru adila lah yg merindukan sosok Rezky Krn bila berada di dekat nya ia terasa terhibur & merasa tenang.


-------


Materi pelajaran di pertengahan waktu kini saat nya murid STM Penabur keluar dari kelas Krn jam menunjukkan waktu nya istirahat. Beberapa siswa ada yg menuju kantin, ada yang didalam kelas bahkan ada yg di perpustakaan.


Namun Adila & Rezky hanya beristirahat di dalam perpustakaan, disela-sela belajar nya mereka tak lupa membawa cemilan guna untuk menemani nya di saat tengah belajar.


" Dil, kamu sering dapat ranking ya ?" Tanya Rezky


" Ya begitulah" jawab Adila yg sedang membereskan beberapa buku ke rak.


" selain cantik ternyata kamu pintar juga ya Dil " goda rezky yg terlihat disamping Adila sambil mencari beberapa buku untuk dipelajari

__ADS_1


" ih kamu berlebihan banget "


" emang bener kok. kaya nya ga salah deh kalo aku bisa naksir kamu"


Adila pun hanya diam sambil mencerna kata-kata yg baru saja yg dibuat nya senang dlm hati, tapi raut wajah nya Adila menanggap biasa saja.


" oh ya Dil memang nya kamu ingin bercita-cita jadi dokter ya?"


di saat Adila tengah asik membaca buku ia pun berhenti & sejenak diam mendengar pertanyaan dari Rezky


" kenapa kamu bisa menebak itu ?" jawab Adila


" bukti nya setiap kamu ke perpus slalu mempelajari buku tentang kedokteran padahal disekolah kita kan ga di ajarin termasuk buku yg lagi kamu pegang" ujar Rezky sambil menunjuk ke arah buku Adila yg tengah dibaca nya.


Adila pun hanya melirik saja lalu diam & tak merespon, namun disitu Rezky ga menyerah ia pun terus menyela Adila dgn pertanyaan nya seperti ia tahu kalo Rezky tak boleh ikut campur untuk urusan nya.


" udah deh kamu ga usah di sembunyikan lagi. aku juga pernah liat di ruang asrama mu beberapa buku tentang kedokteran, itu fakta kan kalo kamu ingin jadi dokter" sambung nya lagi, kali ini Rezky mendekat di hadapan nya & melihat kedua bola mata yg indah milik Adila


saat di hadapan nya membuat Adila gugup & memancar kan wajah yg merah merona Krn tersipu malu dilihat oleh nya dgn serius.


" Rezky kam,,kamu in,,,,ini apaan sih lihat aku sampe segitu nya"


Rezky pun menutup buku yg Adila baca


" di lihat dari bola matamu yg sangat indah seperti nya kamu menyimpan sesuatu" ucap Rezky sambil tersenyum


Adila pun menjauh sedikit dari hadapan nya & ga bisa mengelak lagi & membelakangi rezky


" memang iya aku ingin menjadi dokter, tapi sepertinya itu mustahil" jawab Adila lirih


" kenapa mustahil itu kan salah satu cita-cita yg bagus kamu bisa menolong orang"


" kamu tau sendiri kan hidup aku itu slalu di atur oleh ayah ku, apalagi lagi jika sudah dewasa nanti ayah ku ingin aku yg ingin mengganti kan posisi nya. Sebenernya aku tidak tertarik untuk terjun kedunia manajemen


tapi sepertinya nya beliau tidak akan mendukung ku" jawab Adila dgn wajah sedikit sedih


rezky pun mulai mendekati Adila dibelakang nya & membalikan posisi Adila ke hadapan nya.


" saran dari aku, kamu ikutin apa kata hati kamu ! Krn menurut ku segala sesuatu jika dilaksanakan dgn perasaan maka hasil nya pun akan maksima, begitu juga jika di kerjakan dgn setengah hati maka hasilnya pun minim" jelas Rezky

__ADS_1


" tapi ayah ku itu orang nya keras kepala, sepertinya hal yg mustahil jika ia mengizinkan nya padahal semuanya sudah ku serahkan kepada Bayu jika kelak nanti ia dewasa"


" kamu ga usah takut. kamu yakin kan saja tekad mu kunci nya kamu harus optimis, kalo aku sih 100 % mendukung mu "


menanggapi penjelasan Rezky Adila pun mencerna sebaik mungkin, ia pun akan berusaha untuk kedepan nya guna untuk tdk ada yg menghalangi tekad nya termasuk ayah nya yg keras kepala, seperti nya ini PR untuk nya bahwa ia ingin mewujudkan cita-cita nya


" kamu orang yg pertama mendukung cita-cita ku" sambil Adila dgn senyum


" aku juga rela bila harus sakit setiap hari asal slalu dijaga oleh dokter cantik seperti kamu" goda rezky


" tuh kan kamu mulai deh"


" ciyeee,,, muka merah tuh seperti cumi rebus eh salah lobster rebus maksud nya hehehe"


" genit nih kamu" jawab Adila sambil menjewer telinga Rezky


" awww,,, sakit tau"


" apaan sih lebay banget. orang pelan jewer nya."


tiba-tiba datang lah pengurus perpustakaan


& menghampiri mereka


" kalian ini berisik sekali sih" pinta nya dgn nada tegas


" maaf Bu Rezky nih yg mulai" jawab Adila dgn sedikit takut


" bohong Bu Adila Bu yg mulai" sambung Rezky


" sudah,,,sudah,,, kalian ini kalo bercanda sebaiknya keluar perpustakaan saja. Disini itu dilarang berisik" balas nya lagi dgn tegas


mereka pun terdiam sambil menunduk


" maaf bu kita sudah mengganggu ketenangan disini, kita ga akan berisik lagi" ucap Adila


" ya sudah kalo gitu"


pengurus perpustakaan pun pergi dari hadapan mereka

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2