Bring Me To Life

Bring Me To Life
Episode 19


__ADS_3

Saking asik nya mereka main bersama lalu datang lah beberapa pengurus panti dengan membawa cangkir besar yang berisi minuman dingin segar beserta beberapa cangkir kecil.


" Nak Rezky, nak adila ini minum nya kalian pasti lelah kan" ucap salah satu pengurus panti.


Adila pun melangkah ke arah pengurus panti tsb


" Waahh ibu sebelumnya makasih lho. Maaf udah ngerepotin" ujar Adila seraya tak enak hati terhadap ibu pengurus panti


" Engga ngerepotin kok ini cuma sekedar minuman segar aja" balasnya.


Disaat Adila dengan menuangkan minuman ke dalam gelas lalu muncul lah Rezky yang ingin ikut minum .


Lalu Adila pun merasa salting terhadap nya ia pun segera mengalihkan pandangannya ke arah beberapa pengurus panti & merenggangkan jarak nya dari Rezky.


" Bu kira-kira ini jam berapa ya ?" Tanya Adila kepada salah satu pengurus panti


Lalu salah satu pengurus panti pun menjawab nya sambil melihat ke arah jam dinding yang berada di dalam rumah


" Sekarang sudah jam 3 sore"


" Ohh,,, cepat sekali ya Bu waktu nya" balas Adila


" Soalnya kan kalian sampai sini aja sekitar jam setengah 2 siang"


" Iya sih Bu kita kesini nya kesiangan. Padahal aku suka suasana disini" sahut Adila sambil tersenyum tipis


Rezky yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka berdua langsung meneguk minuman nya karena haus ia pun langsung menyambar pembicaraan mereka dan mendekati Adila dgn jarak 1 meter.


" Jadi kamu betah disini Dil. Yaudah kalo gitu kita nginap aja". Ajak rezky.


" Bagaimana bisa ? aku kan ga bawa baju ganti ?"


" Soal itu kamu ga usah dipikirin, nanti biar aku suruh pengurus panti yang membeli baju kamu di toko baju dekat sini, sekalian kamu kasih tau ukuran pakaian dalam mu pada mereka"


Mendengar ucapan Rezky yang terakhir membuat Adila terkejut serta menunjukan wajah merah padam pada Rezky seolah menandakan ia telah dipermalukan di depan pengurus panti dengan pakaian privasi nya milik nya, melihat reaksi Adila yang seperti itu membuat wajah Rezky ciut & menunduk seolah ia ketakutan .


Melihat ekspresi mereka berdua yang lucu membuat para pengurus panti itu saling lirik-melirik satu sama lain, dan berusaha untuk tidak membahas soal itu.


" Syukurlah kalo nak adila betah disini kami turut senang"


" Iya benar, nanti biar kami yang urus semuanya untuk keperluan nak adila & nak Rezky" Sambung pengurus satu nya

__ADS_1


" Terima kasih bu sudah mengizinkan Adila menginap disini" sahut Adila.


------


Makan malam pun tiba seluruh anak-anak panti pun berkumpul tak lupa dengan pengurus nya yang akan siap menyantap makanan, karena jumlah orang yang cukup banyak mereka tidak makan di atas ruang makan melainkan mereka hanya bergelar tikar dengan lebar & panjang serta duduk dibawah dan makan bersama-sama.


Hal itu lah yang membuat mereka betapa berharganya arti kebersamaan apalagi pada saat makan bersama suasana pun menjadi ramai & asyik.


Salah satu pengurus panti laki-laki itu penyodorkan makanan berupa ayam bakar serta lalapan nya kepada Adila


" Nih buat nak adila tamu spesil kita silahkan dimakan jangan malu"


adila pun hanya balas senyum " terima kasih pak, ini juga masih ada ayam nya "


" nih bapak tambahkan lagi ayam nya, makan yang banyak ya" sambil menaruh lauk nya tepat di dekat piring makan Adila.


Adila pun meneruskan makan nya, dalam dibenak nya dia bergumam 'harmonis sekali bisa makan bersama-sama disini, sudah cukup lama aku ga makan bersama seperti ini'


-----


Adila yang tengah berbaring di tempat tidur yang di temani beberapa anak panti seperti nya ia belum cukup ngantuk, karena jam sudah menunjukkan pukul 23.00 membuat seluruh penghuni panti sudah tertidur.


kemudian ia duduk di bangku yang tak begitu panjang sambil mendengarkan musik yang ada di handphone nya dgn menggunakan headset, lalu ia mulai memejamkan matanya seolah menghayati lirik lagu tersebut.


selang 10 menit tiba lah Rezky di belakang nya kehadiran nya mengagetkan Adila yang tengah mendengarkan musik, Adila pun segera copotkan headset yang digunakan ditelinga.


" kamu belum tidur" ucap Rezky seraya duduk disamping Adila dengan jarak 50meter


" belum ngantuk, kamu sendiri kenapa belum tidur ?"


" niat nya sih aku mau tidur tapi begitu dengar ada suara pintu terbuka aku kira ada maling eh tau nya kamu "


" hehe maaf ya udah ganggu kamu, kalo kamu ngantuk mending kamu tidur duluan aja"


" emang nya kamu ga takut apa disini sendirian. Nanti di temenin hantu lho"


mendengar ucapan Rezky seakan menakuti membuat wajah Adila sedikit takut


" iihhh,,, kamu jangan nakutin aku dong " ucap Adila sambil mendekatkan badan nya kearah rezky


" hehe,,, lagian sekalipun hantu melihat kamu mungkin dia bisa naksir sama kamu, makanya aku temenin kamu disini"

__ADS_1


mendengar perkataan seperti itu rupa nya Adila mulai memasang wajah yang tersipu malu & memalingkan pandangannya nya sedikit.


" gimana kamu suka disini" tanya Rezky


Adila pun diam sejenak sambil merasakan perasaan damai & tenang


" sangat suka, ini seperti mengingatkan ku pada masa kecil ku dulu. Oh ya kalo boleh tau jumlah anak dipanti ini ada berapa ?"


" menurut mu ada berapa ?" tanya balik Rezky


" menurut ku sekitar 500 orang soalnya panti ini cukup besar & luas tapi kok sepertinya aku melihat anak-anak panti ga sampai sebanyak itu deh"


" memang masih sedikit sambil berjalan proses nya akan aku tingkat kan lagi jumlah nya, karena aku rasa diluar sana masih banyak orang yang kurang beruntung dapat tempat tinggal yang layak & makanan yang akan mereka makan. Makanya hadir nya panti disini membuat kesulitan mereka yang ada diluar sana berkurang" ucap Rezky sambil melihat ke arah bulan & bintang yang sedang menyinari malam mereka


Daakkkk,,,,,


mendengar perkataan Rezky seperti itu membuat hati ku bergetar bagaimana tidak ? ternyata sosok Rezky seperti ini rupanya mempunyai rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama, Rezky aku harap kamu baik-baik saja Krn sikap mu ini jarang sekali dimiliki banyak orang termasuk diriku


'gumam adila'


sontak saja hal itu membuat mata adila berkaca-kaca lalu Rezky pun mengetahui nya


" kamu kenapa nangis, aku kan ga lagi buat kamu sedih" ujar Rezky sambil mengusap air mata adila


" bukan itu rez masalah nya. Aku terharu aja mendengar kata mu barusan soalnya kamu itu orang nya dermawan" balas Adila sambil mengusap air mata nya


" hehehe kamu ini berlebihan Dil, aku membangun yayasan panti ini atas kehendak ku dari dulu sebelum masuk STM karena papah ku slalu memberiku uang jajan lebih & cukup besar menurut ku, maka nya sisa uang jajan nya aku tabung lah daripada hura-hura ga jelas" ucap Rezky dengan datar


" tapi memang benar rez kenyatan nya bahwa orang seperti kamu sudah langka apalagi ia masih muda, begitu juga dengan diri ku seperti nya sikap diriku ini malu terhadap mu"


Rezky pun menutup bibir Adila yang berbicara dengan jari telunjuk nya


" kamu jangan merendah seperti itu, bagi ku kamu tetap wanita yang sempurna.


yang mengetahui semua ini cuma kamu dan keluarga ku saja, dan kamu salah satu wanita yang pertama aku bawa kesini. Lihat lah para pengurus tadi terlihat antusias kan melihat mu ? karena menurut mereka kamu lah orang yang spesial untuk ku "


mendengar kata-kata indah Rezky seolah hati ku bergetar bercampur perasaan tenang selain hatiku terkagum Krn ke dermawan nya, tak sadar aku pun memeluk tubuh Rezky duluan sontak saja itu membuat Rezky sedikit heran & perlahan ia membalas pelukan ku dengan erat .


rasa nya pelukan ini tak ingin aku lepas, seperti nya hati ku tak bisa diragu kan lagi karena aku mulai mencintai sosok Rezky karena dia lah orang yang berhasil membawa senyum ku kembali selain itu aku pun nyaman bersama nya. Kini aku sudah tak mempedulikan lagi suara detak jantung ku yang berdegup kencang saat di dekat nya.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2