
Messi yang menerima perlakuan kasar dari Zico, ia ingin melayangkan cap lima jari di wajah tampan Zico. Tapi, Zico lebih cepat menahan tangan Messi dengan kuat.
"Aw... Kak Zico, sakit tanganku. Tolong lepaskan!" ringgis Messi yang melihat tangan kanannya ingin dipatahkan oleh Zico.
Zico tak menghiraukan perkataan Messi, ia sangat murka atas perbuatan Messi yang berani menyentuh wajah tampannya dengan tangan kotornya. Tidak tinggal diam, ia langsung memutar tangan kanan Messi hingga patah.
"Rasakan ini anggap saja hukum karma atas perbuatanmu yang tega menghancurkan rumah tangga teman baikmu sendiri yang telah menyelamatkan hidupmu dari kemiskinan, hahaha..." tawa Zico menggelegar di dalam ruang kamarnya membuat Messi yang menangis bercampur merinding.
Messi menatap tangan kanannya yang berbentuk bengkok ke atas. Tangan kanannya benar-benar patah dan rasa sakit yang luar biasa ini tak sebanding dengan rasa takutnya melihat tatapan iblis milik Zico.
"Ampun Kak Zico, jangan siksa aku lagi! Aku mohon biarkan aku hidup," ucap Messi dengan kedua bola mata berkaca-kacanya.
"Tiada kata ampun bagimu, Messi! Aku tidak akan pernah mengampuni semua kejahatanmu pada wanitaku." sahut Zico.
"Wanita? Siapa wanita kakak? Apa Nayra adalah wanita kesayangan kakak?" tanya Messi dengan menyerhitkan keningnya merasa binggung.
Seketika Zico menjadi bungkam, ia baru menyadari perkataannya dapat membahayakan hidup Nayra. Apalagi Messi ini wanita ular yang sangat berbisa. Bisa hancur total rumah tangga Nayra karena hasutan Messi. Zico menatap ke arah Messi yang sedang menunggu jawabannya. Ia menarik nafas kasarnya untuk menenangkan pikirannya.
"Bukan, bukan Nayra wanita kesayanganku. Tapi, salah satu wanita yang kamu rebut suaminya," ucap Zico cepat.
"Oh begitu, siapa nama wanitanya ya? Soalnya aku sudah banyak merebut suami temanku sendiri." sahut Messi tanpa dosa.
Hal itu berhasil emosi Zico kembali meronta-ronta untuk menyiksa Messi. Dengan gerap langkah kaki tegasnya Zico langsung mendekati Messi yang duduk di atas kasur tidur. Ia langsung mendindih tubuh Messi dan dipukulnya wajah Messi tanpa ampun. Tidak ada rasa kasihan apapun yang Zico rasakan pada Messi. Zico mengikuti naluri membunuhnya pada Messi.
__ADS_1
Setelah puas menyiksa Messi dengan memberikan tamparan keras di seluruh wajahnya. Zico kembali menjambak rambut panjang Messi hingga rambutnya rontok di tangannya. Ia menatap sekilas tangan kanan Messi yang patah atas karyanya. Ia tersenyum puas melihat wajah Messi yang menjerit kesakitan. Bukan hanya menyiksa mental saja dengan hinaan sadis Zico tapi fisik Messi pun babak belur dibantai habis oleh Zico.
"Selamat datang di dunia nerakamu, Messi," ucap Zico terdengar dingin dan tak main-main.
Zico adalah pria tampan berusia 28 tahun, ia memiliki kekayaan nomor 1 di dunia. Zico yang terkenal pria ramah dan suka bergonta-ganti pasangan yang diberi gelar sebagai cassanova tampan. Zico masih sendiri dan tidak tertarik untuk memiliki hubungan serius pada seorang wanita menuju jenjang pernikahan.
Semua yang Zico lakukan pada semua wanita perawan yang dibayarnya untuk menemaninya sepanjang malam untuk menghilangkan rasa kesedihannya yang tak kunjung reda. Penyelesaian selalu berakhir di akhir cerita cinta. Begitupun, hal yang Zico rasakan saat ini. Ia sangat menyesal karna mengikuti semua keinginan mamanya agar menjauhi Nayra dan melanjutkan kuliah di luar negeri.
Zico mengira perjuangannya untuk menghindari Nayra, awal mula kisah cinta lamanya akan bersemi tapi ekspektasinya tidak berlalu. Zico menerima kabar pernikahan Nayra dari Kenzo yang memberikan undangan pernikahan pada dirinya yang baru pulang dari luar negeri. Sakit tak berdarah yang Zico rasakan hingga saat ini. Jika ia masih memperjuangkan cinta Nayra. Sekarang hidupnya pasti bahagia dan tetap menjadi pria baik-baik untuk Nayra.
Tapi sudahlah, tidak ada gunanya. Zico tetap memegang janjinya akan selalu mempermainkan perasaan wanita. Tidak semua orang mengetahui rasa kekecewaan yang mendalam pada diri Zico.
Zico menarik paksa pakaian Messi hingga pakaian yang hancur berantakan. Ia melanjutkan penyiksaannya dengan hubungan intim secara paksa hingga bagian intim Messi mengeluarkan darah segar.
"Ya Allah, ampunilah aku yang penuh dengan dosa. Aku sangat tersakiti atas dosa yang pernah aku lakukan pada orang-orang yang berbuat baik padaku." kata Messi dalam hati. Ia tak bisa melawan lagi, seluruh tubuhnya terasa sakit dan benar-benar hancur oleh Zico. Untuk kali ini, Ia menemukan pria licik dan kejam yang ia kira pria yang baik dan mudah ia manfaatkan.
Zico yang puas bermain olahraga selama 2 jam, ia memunguti pakaian yang berserakan di atas lantai. Ia mengenakan pakaian di tubuhnya hingga rapi kembali.
"Cepat pakai pakaianmu! Aku jijik melihat wajah jelekmu!" titah Zico dengan tatapan tajam bak elang di hadapan Messi.
Messi yang memegangi selimut yang menutupi tubuh polosnya, ia hanya mengangguk mengiyakan perkataan Zico karena ia tidak mau menerima penyiksaan Zico lagi.
"Iya." Messi bangun dari posisi duduknya dan menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya yang tersakiti oleh Zico.
__ADS_1
Dengan pelan tapi pasti, Messi mengenakan pakaian yang telah dipungutnya. Kemudian, ia memegangi ujung kasur tidur untuk berdiri di hadapan Zico.
Zico yang melihat Messi telah mengenakan pakaian rapi. Ia berjalan menuju lemari pakaian khusus Messi dan dibukanya lemari itu untuk mengambil seluruh pakaian Messi.
"Ini ambil semua pakaianmu! Masukkan semua barang-barangmu di dalam tasmu!" ucap Zico dengan melemparkan seluruh pakaian ditangannya pada Messi.
Messi menerima pakaian yang dilempar oleh Zico. Ia memunguti sebagian pakaiannya untuk dimasukkan ke dalam tas kopernya. Ia menitipkan air matanya di wajah cantiknya. Ia sangat tersakiti atas sikap Zico yang jahat pada dirinya.
Zico yang melihat aktivitas Messi yang telah merapikan seluruh barang-barang di dalam ruang kamarnya. Ia langsung menyeret tangan Messi agar mengikuti langkah kakinya menuju keluar dari ruang kamar.
"Ikut aku!" ucap Zico dan Messi hanya mengikuti langkah kaki Zico yang terkenal terus berjalan tanpa henti.
Messi hampir kewalahan atas langkah kaki Zico yang terlalu cepat. Membuat tubuhnya terseret di depan pintu utama rumah mewah Zico.
"Kak Zico, tolong hentikan. Kakinya sudah terluka," ucap Messi membuat Zico langsung melepaskan tangannya.
Zico menatap tajam ke arah Messi yang tubuhnya terlihat bergetar hebat. Ia tersenyum menyeringai ke arah Messi.
"Kamu mau pergi secara terhormat atau aku usir secara kejam!" ucap Zico membuat Messi menelan salivanya dengan susah payah.
"Kak Zico, tolong beri aku kesempatan untuk berubah. Aku tidak ingin pergi dari hidup kakak." Messi langsung memohon di kedua kaki Zico.
Zico langsung menendang wajah Messi dengan kasar.
__ADS_1
"Lepaskan tangan kotormu itu! Aku tidak suka kedua kakiku tersentuh dengan tangan kotormu!" ucap Zico cetus.