BUMI & KEJORA

BUMI & KEJORA
12. Surat


__ADS_3

Kejora keluar dari kamar mandi setelah ia selesai mandi. Tadi tugas Kejora sangat banyak jadi ia baru sempat untuk mandi Padahal sekarang sudah menunjukan Pukul 8 malam. Ia melihat ke ruang tamu sudah tidak ada siapa siapa, biasanya ayah dan ibunya selalu menonton tv. Kejora memutuskan untuk melihat ke kamar orang tuanya.


Ceklek


Kejora membuka Pintu kamar orang tuanya dan membukanya sedikit Hanya kepalanya yang muncul Pertama yang ia lihat kedua orang tuanya sudah tidur Mungkin mereka lelah karena habis bekerja tadi Pikirnya.


Meskipun keluarga Kejora sederhana Tapi keluarganya selalu harmonis. Jika ada Perdebatan ataupun Permasalahan maka akan diselesaikan dengan kepala dingin Kejora beruntung bisa lahir di keluarga seperti ini.


Kejora kembali menutup Pintu kamar orang tua nya dan berpikir untuk segera masuk ke kamarnya. Ia juga lelah setelah mengerjakan tugas yang sangat banyak.


Hendak saja Kejora ingin membuka Pintu kamarnya tapi suara ketukan Pintu luar membuat ia mengurungkan niatnya


Tok tok tok


Terdengar suara ketukan Pintu tiga kali membuat Kejora mengernyitkan keningnya heran. Siapa ? Pikirnya Kejora kemudian menuju Pintu masuk rumahnya untuk membuka Pintu. Ia sedikit Penasaran sebenarnya siapa yang dateng malem malem gini


Ceklek


Kejora membuka Pintu tapi setelah ia melihat keluar tidak ada siapa-siapa Kejora menoleh ke kiri dan ke kanan tapi tidak ada siapapun. Kejora maju satu langkah tapi kakinya seperti mengenai sesuatu


" Apa ini " Ucap Kejora setelah melihat sebuah kotak berwarna Putih yang tergeletak di lantai



Kejora mengambil Kotak Putih itu Lalu ia celingak-celinguk mencari orang yang telah menaruh kotak ini Tapi nihil tidak ada siapapun disini. Kejora kemudian memutuskan untuk membawanya masuk


" Buka Jangan Buka Jangan " ucap Kejora ketika ia sudah berada di kamarnya. Ia bingung harus membuka kotak atau tidak


" Jangan dibuka deh Gimana kalau isinya bom,"


" Tapi kalau gak dibuka nanti aku bisa Penasaran " Kejora nampak sedang menimbang nimbang keputusan apa yang akan dia ambil


" Buka aja deh "


Kejora kemudian menarik Pitanya dan segera membuka kotak itu. Hal yang Pertama yang ia lihat adalah secarik kertas Putih yang terlipat Kejora mengambil secarik kertas itu dan langsung membuka lipatannya. Di surat itu hanya ada tulisan tangan. Isi suratnya seperti ini


...Lo masih marah Soal masalah yang di kolam renang itu. Oke gue minta maaf Tapi kalau gue gak ngasih nafas buatan lo waktu itu Mungkin Lo gak akan selamat Gue gak rela kalau kehilangan lo...


Gue Punya Pantun Ra Tapi gue mohon jangan Tertawa Ya 🫢🫢


...Kain batik dari Ciamis Dengan selendang Pergi kondangan Adik cantik janganlah menangis Kalau abang salah tolong maafkan...


Tertanda


Dari genderuwo orang yang udah ngambil hak calon suami lo tercinta


Melihat Pantun yang dibuat Bumi membuat Kejora Tertawa. Ia tidak Percaya, bahwa Bumi bisa membuat Pantun lucu seperti itu.


Tok tok tok


 


Suara ketukan itu membuat Kejora berhenti dari tertawanya. Ia mengernyit heran. Siapa malam-malam mengetuk Pintu kamarnya Bukannya kedua orang tuanya sudah tidur.


Dengan langkah gontai Kejora menuju ke arah Pintu. Tetapi setelah membuka Pintu Kejora tidak menemukan siapapun.


" Mah ? Pah ? Panggil Kejora sambil menoleh ke kanan dan ke kiri


Kejora menaikan bahunya tidak Peduli Akhirnya ia menutup Pintu kembali Tetapi ketukan itu datang lagi dan sekarang Kejora menyadarinya bahwa ketukan itu bukan berasal dari Pintu tapi dari jendela


Akhirnya Kejora memberanikan diri untuk menuju jendela. Ia menghela nafas.


Kejora membuka gordennya Pelan Kejora tersentak kaget saat melihat Bumi yang sedang menempelkan wajahnya di jendela Bayangkan seberapa lucu wajah Bumi sekarang


" Bumi " Panggil Kejora Bumi Yang mendengar itu langsung menjauhkan wajahnya di jendela


Bumi hanya nyengir di luar sana Kemudian Kejora membuka jendela kamarnya

__ADS_1


" Ngapain kamu di sini Bumi " Tanya Kejora


" Gimana udah maafin gue belum " Bumi malah berbalik bertanya


" Emmmm " Kejora mengetuk-ngetuk telunjuknya di dagu seperti orang yang sedang berpikir


" Kasih tau gak yah "


" Kasih tau lah Ra " ujar Bumi


" iya iya deh Aku udah maafin kamu kok Bumi " mendengar ucapan Kejora. Bumi langsung menyunggingkan senyumnya


" Nah gitu dong "


" Pantun itu bener kamu yang buat "


" Ya iyalah gue yang buat Masa Pembantu gue sih yang buat "


" Ya mungkin aja Bi Yemi yang buat "


" Gak mungkin lah Ra Itu Pantun gue yang buat khusus untuk lo. Emang sih kata kata awalnya gue ambil dari iklan nyamuk. Tapi yang akhirnya gue yang buat "


" Lucu banget Pantun nya " ujar Kejora


" Lo suka "


" Suka " jawab Kejora Penuh antusias


" Oke nanti gue buatin lagi Mau dari iklan apa lagi ? Energen ? Shopee ? Terserah Lo nanti gue buatin yang banyak,"


" Terserah kamu lah "


" Masa terserah gue sih "


" Kan kamu yang buat "


" iya nanti aku Pikir-Pikir dulu "


" Gue ada sesuatu buat lo," Bumi mengambil sesuatu di dalam sakunya la mengeluarkan sebuah squishy berbentuk Panda


" Gue bingung mau beli apa tadi Tapi entah kenapa hati gue bilang lo suka Panda Jadi gue beli ini," Bumi memberikan squishy berbentuk Panda itu Pada Kejora dan diterima baik oleh Kejora



Bumi benar Kejora adalah sosok Pengagum boneka Squishy Entah kenapa Kejora menyukai hewan kecil itu.


" Lo suka "


" Suka banget Bumi Ini kartun favorit aku Tau "


" Gue seneng kalau lo suka Gue beliin squishy karena squishy selalu ngajarin kita bahwa semuanya akan kembali ke seperti semula dan akan baik baik aja,"


" Maksud kamu "


" Coba lo Pencet pencet terus tuh squishy Ujung-ujungnya dia bakal balik ke keadaan semula kan,"


Kejora mengangguk.


" Bayangin aja saat lo tekan squishy itu adalah masalah. Tapi setelahnya squishy itu akan utuh kembali. Artinya setiap masalah Pasti nantinya akan baik-baik aja Dan kehidupan akan datang seperti semula Seperti sebelum ada masalah,"


" Bagus juga Pemikiran kamu Bumi Makasih banyak ya Bumi,"


" iyah Sekarang lo tidur Ra Besok gue jemput,"


" Eh gak usah jemput "


" Kenapa "

__ADS_1


" Ya gak kenapa kenapa sih," Kejora menggaruk tengkuknya yang tak gatal


" Besok Pokoknya gue jemput "


" Tapi ..... "


" Gue gak terima Penolakan "


" Ya udah iya "


" Gue Pulang dulu Ra "


" Iyah "


" Good night "


" Too "


Hubungan mereka memang teman tapi entah kenapa mereka seperti lebih dari teman. Mereka sepertinya tidak Peka terhadap Perasaannya masing-masing


...•••••...


Tok tok tok


" Kejora " Panggil ibunya di luar kamar Kejora sambil mengetuk Pintu


Kejora yang sudah siap dengan seragam sekolah Pun langsung membuka Pintu


Ceklek


" Kamu udah siap nak "


" Udah mah "


" Di ruang tamu ada temen kamu,"


" Siapa "


" Gak tau Laki-laki "


" Pasti Bumi " Batin Kejora


Kejora dan ibunya kemudian ruang tamu Pertama yang ia lihat Bumi dan ayahnya sedang berbincang-bincang


" Tolong jaga anak kesayangan saya yah nak Bumi," ucap Ayah Kejora itulah yang Kejora dengar dari Percakapan mereka berdua


" iya om saya akan selalu jaga Kejora,"


" Hai Bumi " sapa Kejora membuat mereka berdua menoleh Bumi hanya menjawabnya dengan senyuman


" Mah Pah Kalau gitu Kejora berangkat dulu yah," ucap Kejora kemudian menyalami tangan kedua orang tuanya diikuti oleh Bumi juga


" Tadi kamu ngomongin apa sama Papa aku," Tanya Kejora ketika mereka sudah berada di mobil milik Bumi


" Soal masa depan "


Kejora langsung mengernyitkan keningnya


" Masa depan ? Maksud kamu "


Bumi hanya menatap Kejora dengan tatapan sendu. Kemudian Bumi mendekat ke arah Kejora membuat Kejora refleks memundurkan wajahnya Mereka begitu dekat


" Jangan cium aku lagi Bumi " ucap Senja


" Siapa juga yang mau nyium lo. Gue cuma mau masang sabuk Pengaman buat lo Supaya lo gak Papa," ucap Bumi sambil memasangkan sabuk Pengaman Pada Kejora


...•••••...

__ADS_1


__ADS_2