
Camping adalah acara yang Paling ditunggu-tunggu Kejora Bersama Jihan dan Febby Perempuan itu hendak masuk ke dalam bus namun ketika melihat bus XII IPA 5 di belakang bus kelasnya. Kejora melihat Bumi sedang duduk dengan Mona
" Bumi duduk sama Mona Ra ” tanya Febby
" Mentang-mentang cakep tuh cowok jadi seenaknya banget sih "
" Udahlah biarin aja " ujar Kejora masih memperhatikannya " Mereka kan cuman duduk Gue mencoba berpikir Positif Mereka cuman duduk biasa."
" Maksud lo duduk sambil sender-senderan gitu ? Trus nanti kalau ketiduran Mona tidur di Pundaknya Bumi gitu ? Well, itu sinetron abis. Sampis " ujar Fani.
" Sampis " ujar Kejora.
" Sampah abis Maksud Gue " jawab Febby
" Lagian gatel banget jadi cewek Dia kan harusnya di bus kelasnya Ngapain coba Pake Pindah segala ke sana kalau bukan karena Bumi ? Udah gak tau malu muka tebel, sok cantik lagi si Mona, " ujar Febbi
" Nih kalau di film-film gue ini keliatan kaya tokoh antagonis karena gituin Mona Lagian cewek kaya Mona juga dalemnya busuk Maunya sama cowok berduit," ujar Jihan
" Udah jangan diladenin " ujar Kejora.
" Enggak bisa gitu dong Ra ! Dia itu kalau di diemin makin menjadi-jadi Makin sok Makin besar kepala Kalau dia didiemin nanti makin bisa ngerebut Bumi Emang lo mau cowok lo di rebut gitu aja sama Mona ” tanya Febby
" Kalau aja lo itu gue Udah gue samperin tuh cewek Gue Paksa turun dan gue yang bakal duduk di samping Bumi Lagian Bumi juga apaan banget jadi cowok ? Mau-mau aja duduk sama Mona. Harusnya dia nolak duduk sama Mona "
" Udahlah juga lo Pernah bilang kalua Bumi itu ganteng kan " tanya Kejora.
" Gue tarik omongan gue Kalau ganteng kelakuannya keparat Percuma," ujar Febbi dengan menggebu-gebu.
" RA ! AYO DUDUK DI BUS IPA 5 Duduk sama gue aja, " ujar Bima Keluar dari dalam bus untuk melihat teman-temannya yang baru keluar
" Enggak usah makasih Bima Gue duduk sama Febbi aja, " ujar Kejora
" Kok gitu sih sama gue Ra "
" mendingan Lo Duduk sama Jihan " sahut Febbi langsung di Pelototi oleh Jihan
" Enak aja gue gak mau duduk sama Cowok Playboy kayak dia " Ujar Jihan
" Gue juga gak Mau lebih gue duduk sama setan ketimbang Cewek bawel kayak lo "
Jihan langsung Tertawa ketika mendengar Ucapan Bima
" Kenapa Lo Tertawa Gak ada yang lucu "
" Bima, Bima apa Lo itu gak Sadar apa lo kan bapaknya setan " ucap Jihan langsung kabur ketika Bima hendak mengambil sandalnya
" Udah- Udah Bima mendingan Lo itu duduk sama Bintang "
" Udah deh ini Terpaksa gue harus duduk sama Bintang lagi "
Kejora dapat melihat Bumi Cowok itu tengah asik dengan Mona. Entah membicarakan apa. Kejora merosotkan dirinya ke jendela mencoba untuk tidak melihat Bumi dan Mona Berharap juga tidak ada yang melihat
Kejora mengembuskan napas Pelan Ternyata begini ya rasanya sakit hati ketika melihat orang yang kita suka lebih senang bersama orang lain ?
...•••••...
Semua tenda telah dibangun. Setelah sampai Kejora duduk di dekat danau menunggu Febbi yang sedang di Toilet
" Halo cewek sendirian aja " sapa Marco dari samping
" Mikirin gue ya "
Kejora tersentak Menoleh Pada Marco
" Enggak tuh " ujar Kejora menyangkal.
" Oh ya ? Terus Kenapa kok megang-megang daun segala " ujar Marco Senyumnya benar-benar berbahaya.
" Orang cuman daun doang " ujar Kejora.
" Dari tadi Pacar lo sibuk banget sama Mona Kemana-mana selalu berdua, " ujar Marco
" Makanya gue nyari lo ke sini Gue Pikir lo butuh temen ngobrol Ra, " ujar Marco
" Gue udah terbiasa sendiri jadi santai aja,” ujar Kejora
" Ada atau enggak ada Pacar juga sama aja " jawab Kejora lagi
" Gue Masih suka sama Lo Ra "
" Lo enggak mau Putus sama Bumi dan balikan sama gue lagi ”
Kejora langsung berdiri Pembicaraan ini sudah melenceng, " Maaf Marco Gue setia sama Bumi " jawab Kejora.
__ADS_1
...•••••...
Malam menjelang cepat Kejora benar-benar melihat dengan nyata kalau Bumi benar-benar berdampingan dengan Mona Yang dilakukan Kejora adalah duduk diam di depan api unggun seolah Panas api itu ikut menjalar ke hatinya Namun apa yang bisa Kejora lakukan ? Perempuan itu hanya bisa diam saja sekarang.
" Yhaaa berengsek juga lo Bumi Cewek lo sendirian tuh gak ada yang nemenin Enggak ada yang mau jadi temennya sih,” ujar anak-anak
" Wajar aja sih di tinggalin Bumi karena Dia itu jelek, " ujar salah satu Perempuan di samping Kejora ikut-ikutan.
" Kalau disuruh milih Mona atau Kejora ya jelaslah gue Pilih Mona Bening gitu, " ujar salah satu cowok.
" Cantikan Mona ke mana-manalah "
" Mungkin Bumi malu kali ya Pacaran sama Kejora ? Keluarganya kan Miskin Dia juga gak Punya apa-apa. Bahkan gue denger dia sering jalan bareng sama cowok lain di belakang Bumi Pantes aja Bumi ogah deket-deket dia,” ujar cewek itu lagi.
" Wih jual diri lo Ra " tanya salah satu Temannya
" Ngomong kaya gitu lagi lo bener-bener bakal hancur di sini " ancam Bima
Cowok yang semula duduk di sebelah Bumi itu langsung duduk di belakang Kejora Lalu di susul Bintang dan Bima
" Masih berani ngomong lagi " ancam Bima menatap ke sebelah membuat cowok itu diam karena anak-anak
" Backing lo mantap juga Ra " Puji Marco Pada Kejora. Cowok itu masih kesal karena Kejora menolaknya tadi sore di dekat danau.
" Paling udah Pernah di coba sama temen-temennya Bumi makanya dibela terus," bully Teman Marco
" Bangsat " desis Bima Cowok itu berdiri Mengambil kerah baju Polo cowok itu Membuatnya berdiri dengan Paksa Lalu tanpa aba-aba Bima memukul wajah cowok itu di depan teman-temannya.
" Sekolah tinggi-tinggi tapi mulutnya enggak bisa dijaga " Ujar Bima
" Lo itu jangan munafik lo itu kan Cowok Playboy Cap Panda " tepis cowok itu.
" Gue emang sering mainin cewek tapi gue enggak Pernah ngehina cewek ! Ngehina cewek itu cuman buat orang-orang Pengecut kaya lo lo semua " ujar Bima marah Napasnya menderu kesal membuat Bumi yang sejak tadi sudah marah ditahan oleh Mona langsung berdiri menghampiri Bima
" Udah jangan ribut di sini Bima Nanti guru-guru liat,” ujar Bumi Pada Bima
" Gue enggak Peduli Bumi Cowok lo ? Kenapa lo diem aja cewek lo digituin " tanya Bima marah
" Kenapa lo jadi sewot Bima ? Kejora kan bukan siapa-siapa lo,” Mona angkat bicara
" Apa jangan-jangan bener yang diomongin sama temennya Marco "
" Mendingan Lo diem deh Kejora itu bukan cewek kayak gitu, " bentak Bima " Untung lo cewek Mona Kalau enggak udah Pasti dari dulu gue habisin lo, " ujarnya membuat Mona diam Nyalinya langsung ciut mendengar
" Bima Please jangan bikin masalah " ujar Kejora membuat Bima akhirnya diam.
" Salah lo Ra ? Enggak ini bukan salah lo,” ujar Bima
" Manusia-manusia sini aja mulutnya rese-rese.”
" Bener Lo enggak harus minta maaf sama apa yang bukan kesalahan lo Ra, " ujar Bintang
Kejora tersenyum Pada mereka,
" Maafin gue ya temen-temen,” ujar Kejora Lalu mata Bumi memperhatikan Perempuan itu dengan lekat tapi cowok itu tidak bisa berbuat apa-apa. Hingga akhirnya Kejora memilih Pergi dari sana. Mengusap kedua lengannya. Meninggalkan teman-temannya tanpa kata.
...•••...
Malam semakin larut. Kejora melihat ada Pesan di Ponselnya. Pesan itu dari Bumi Membuat Kejora keluar malam-malam dari tenda. Pesan itu menyuruh Kejora untuk lurus Pergi dari tenda sendirian. Hal itu membuat hati Kejora was-was karena tenda laki-laki berada jauh dari sini. Sinyal di Ponselnya Pun hilang ketika Kejora sampai hutan Pinus. Gelap Hanya Ponsel satu-satunya alat Penerang Kejora sekarang.
" Bumi " ujar Kejora namun tidak ada satu pun yang menjawab.
" Bumi gelap nih Kamu di mana " ujar Kejora.
Berbagai Pikiran buruk menguasai kepala Kejora. Sejam Kejora menunggu Mencoba mengirim Pesan Pada
Bumi namun Pesan itu tidak bisa terkirim karena tidak ada sinyal.
Kejora mencoba meneleponnya. Detik berikutnya nyambung membuat Kejora bernapas lega.
" Halo Bumi Kamu lagi di mana ? Aku udah di deket danau. Kamu jadi ke sini " ujar Kejora membuat Bumi berdiri menjauh dari teman-temannya yang sedang menikmati api unggun jauh dari tenda.
" Maksud lo "
" Kamu nyuruh aku ke sini kan Bumi Tadi kamu SMS aku Aku udah nunggu sejam di sini Bumi Gelap banget aku takut," ujar Kejora membuat Bumi berdiri Suara Perempuan itu tidak dibuat-buat.
Kejora benar-benar sedang ketakutan.
" Lo lagi di mana Ra ? Deket danau " suara Bumi membuat teman-temannya menoleh
" Halo ? Ra ? Ra? Lo masih dengerin gue kan Kejora " Sambungan itu terputus begitu saja Membuat Bumi dengan Panik menuju ke kursi Pendek dekat sana untuk mengambil senter dan langsung lari mengabaikan Panggilan teman-temannya. Cowok itu mengecek Pesan. Bumi tidak Pernah mengirim apa pun Pada Kejora. Lalu dalam hati cowok itu mengumpat kasar
__ADS_1
" PASTI MONA " batin Bumi
" Halo " ujar Bumi Pada teleponnya ketika sampai di danau tapi Kejora tidak ada sama sekali di sana.
" Halo Ra ? Lo di mana "
" Enggak tau Ra Aku tadi mau balik ke tenda karena aku kira kamu Pasti enggak bakalan dateng. Gelap banget Apa aku salah jalan ya Enggak mungkin Bumi Aku inget banget jalannya lewat sini,” ujar Kejora dari seberang sana.
" Lo diem di sana Jangan nekat ke mana-mana, Ra. Halo ? Halo ” ujar Bumi karena sambungannya terputus begitu saja.
Hati Bumi benar-benar tidak tenang. Cowok itu mengedarkan Pandang ke segala arah Gelap Benar-benar gelap. Kejora tidak ada di mana pun ketika Bumi mencarinya. Baru ketika Bumi berbelok ke arah kiri melewati Pohon-pohon Pinus Bumi melihat Kejora sedang duduk di bawah.
" Kejora ? Hei ?" sapa Bumi langsung berjongkok di depan Kejora membuat Perempuan itu menatapnya.
" Kamu benci ya sama aku sampe-sampe kamu tega nyuruh aku nunggu di situ ” ujar Kejora membuat Bumi menatapnya dalam-dalam.
" Kamu marah ya karena temen-temen kamu jadi berantem gara-gara aku "
" Bodoh " desis Bumi Pada Kejora.
" Gue enggak mungkin nyelakain lo ! Gue gak mungkin nyuruh lo malem-malem nunggu gue di deket danau Harusnya lo tuh mikir Atau enggak lo bisa sama temen ke sana buat mastiin Jangan sendirian kayak gini " ujar Bumi mengomeli Perempuan itu.
" Aku Pikir kamu enggak bakal dateng,” ujar Kejora sendu.
" Mana mungkin gue gak bakal dateng itu nyariin lo Gue itu khawatir Lo nangis aja gue gak bisa tidur mikirin lo " hardik Bumi
" Berdarah " tanya Bumi Pada kaki Kejora.
" Kok bisa "
" Jatuh .... " ujar Kejora.
" Ceroboh banget lo " bentak Bumi membuat Kejora diam. Cowok itu mengusap darah dari kaki Kejora dengan ujung bajunya lalu menyuruh Perempuan itu untuk naik ke Punggungnya. Raut wajah Bumi benar-benar menyeramkan saat ini membuat Kejora jadi tidak berani berbicara lebih.
" Kejora " Panggil Bumi
"Apa " sahut Kejora
" Lo itu harus belajar Mandiri Mulai sekarang dan gue harap lo itu bisa berani menghadapi semua situasi kayak sekarang ini " ujar Bumi
" Situasi kayak Tadi "
Bumi langsung mengangguk
" Kenapa Kan kamu ada "
" Ra kamu Jangan Pernah bergantung sama gue Kalau gue gak bisa selalu di sisi lo "
" Maksudnya apa " Kejora masih tidak mengerti apa maksud Bumi
" Udahlah "
...••••...
" Apaan sih jadi Cewek kok drama amat " ujar Mona ketika melihat Kejora dan Bumi sampai ke tenda-tenda. Membuat Perempuan itu masuk ke dalam tenda tempat anak-anak PMR yang sejak tadi menunggu mereka. Bumi tadi menghubungi Bintang meski sinyalnya agak jelek
" Yang drama lo apa Kejora " ujar Bima Pada Mona
" Dialah ! Caper amat jam segini bikin semua orang enggak bisa tidur aja " ujar Mona
" Caper teriak caper " ujar Febbi ketika menyadari bahwa Kejora tidak ada di tenda Perempuan itu membuat kegaduhan dengan memanggil-manggil nama Kejora. Bu ira memeriksa keadaan Kejora di dalam tenda.
" Lo kali tuh yang caper ! Ngaca ! Jangan bisanya nyalahin orang terus " ujar Febbi
" Dia baik-baik aja " tanya Bintang Pada Bumi
Bumi mengangguk. " Kakinya luka Untung gak kedinginan Kalau sampe kena hipotermia gue gak tau lagi harus apa Sorry Udah ninggalin lo Tadi " ujar Bumi
" Lo kan yang Pegang hape gue tadi " ujar Bumi Pada Mona Cowok itu sudah melihat Pesan dari hape Kejora tadi.
" Gue cuman iseng " ujar Mona
" Dia bener-bener nyamperin lo ke danau BUMI,"
" GILA LO YA " ujar Febbi mendorong tubuh Mona emosi. " LO ITU HAMPIR NYELAKAIN ANAK ORANG TAU GAK LO ITU MANUSIA APA SETAN SIH LO," ujar Febbi membuat Bima menarik Perempuan itu agar tidak kelewatan memukul Mona
" Apaan sih kok jadi salahin gue Salahin tuh temen lo Kejora ! Orang dia yang salah Mau-mau aja dikerjain,” ujar Mona
" Tapi lo Udah kelewatan Mona Kejora aja gak Pernah gangguin hidup lo " ujar Bima
" Sumpah ! Cewek kaya gini masih lo deketin Bumi Otak lo di mana sih ” ujar Febbi Pada Bumi
" Kalau gue jadi Kejora Gue Pasti udah minta Putus sama lo Bumi " ujar Febbi
__ADS_1
" Gue enggak akan buang-buang waktu buat bertahan sama cowok enggak Punya hati tukang nyakitin, dan bajingan kaya lo Bumi ” kata Febbi
...••••...