
Dengan langkah gontai Kejora keluar dari rumah setelah izin Pada orang tuanya. Sejujurnya ia tidak mau mengikuti Perintah Bumi sekarang karena ia ingin membeli boneka stitch kesukaannya. Kejora takut bahwa boneka itu akan habis di mall.
" Sebenarnya kita mau kemana sih Bumi " Tanya Kejora ketika mereka sudah berada di dalam mobil
" ikut aja "
" Ya tapi ke mana "
" Bawel "
Kejora memanyunkan bibirnya setelah disebut bawel oleh Bumi. Mobil Bumi melaju dengan kecepatan sedang Selama Perjalanan tidak ada Percakapan diantara mereka
Selang beberapa menit. Akhirnya mereka sampai di suatu tempat. Bumi keluar dari mobil diikuti oleh Kejora Mata Kejora berbinar ketika ia melihat ombak yang menggulung Sekarang Kejora sedang berada di Pantai.
" Kita ke sini mau ngapain Bumi " Tanya Kejora dengan Pandangan yang tidak lepas dari Pantai. Tempat favorit Kejora adalah Pantai. Entah kenapa dia bisa menyukainya.
" ikut gue " Bumi menarik lengan Senja membuat Kejora tersentak
" Kita sebenarnya mau ngapain sih Bumi ke sini " Tanya Kejora sekali lagi Langkah Bumi berhenti kemudian berbalik dan menatap Kejora yang sedang di Penuhi tanda tanya. Lalu menangkup Pipi Kejora menggunakan kedua tangannya
" I want to ful fill all your desires " jawab Bumi dengan tulus
Kejora mengernyitkan keningnya. Apa kata Bumi ? Memenuhi semua keinginannya. Tahu dari mana Bumi dengan semua keinginan Kejora
" Sekarang lo ikut gue Jangan bawel will make you happy today " Kejora hanya mengangguk lalu mengikuti Bumi yang sedang memegang tangannya. Kejora hanya bisa bertanya tanya didalam hati. Apa maksudnya Bumi ?
Kejora hanya mengangguk lalu mengikuti Bumi yang sedang memegang tangannya. Kejora hanya bisa bertanya tanya didalam hati. Apa maksudnya Bumi ?
Bumi membawa Kejora ke sisi laut lebih tepatnya Pantai. Kejora melihat banyak sekali kendaraan jetski yang berjejer di sisi laut. Tapi tidak ada satupun yang mengendarainya di lautan.
" Kok sepi sih Bumi " Tanya Senja
" Sengaja "
" ikut gue " Kejora mengangguk dan menuruti apa kata Bumi
Mereka Pergi ke sebuah kendaraan jetski yang sudah berada di sisi lautan
" Ayo naik " suruh Bumi membuat Kejora membulatkan matanya
" Maksudnya " beo Kejora
Bumi berdecak " Kita berdua naik ke jetski itu "
" Gak mau Gimana kalau aku tenggelam nanti Kamu kan tau aku ini gak bisa berenang "
Bumi menghela nafas kemudian menghampiri Kejora dan menangkup Pipi Kejora menggunakan kedua tangannya
" You have to trust me I won't let you get hurt " kata Bumi
Kejora mengangguk
" iya aku Percaya "
" Lo naik duluan Lo duduk di depan gue duduk di belakang " suruh Bumi
__ADS_1
" Loh kok aku duduk di depan sih Berarti aku yang nyetir dong ? Maaf Bumi aku gak bisa naik jetski Nanti kalau kita tenggelam gimana " Ujar Kejora
Bumi terkekeh " Siapa yang bilang kalo lo yang nyetir Gue cuma nyuruh lo duduk di depan Dan gue nyetir dari belakang,"
" Aku duduk di belakang aja Bumi " tolak Kejora
" Emangnya lo mau jatuh kejengkang ke belakang " Bumi menakut-nakuti Kejora refleks menggeleng
" Makanya lo duduk di depan "
" Tapi ..... "
" Tapi apa lagi Ra "
" Berarti kamu Peluk aku dong " ujar Kejora gugup
" Berarti kamu Peluk aku dong " ujar Senja gugup
" Lo gak suka kalau gue Peluk " Tanya Bumi sambil menaikan satu alisnya Kejora gelagapan
" Bukan gitu Tapi ..... " Kejora menggantung ucapannya Entah kenapa Bumi menyukai jika Kejora gugup seperti ini. Di mata Bumi Kejora adalah gadis Polos yang beberapa hari ini menghiasi hidupnya dan berhasil masuk ke dalam hidup Bumi
" Bilang aja kalau lo mau gue Peluk Jangan malu malu gitu Ra " goda Bumi
" Ih Apaan sih Bumi " ujar Kejora tersipu malu
" Ayo Ra Lo naik duluan "
" Kita gak Pake baju Pelampung Bumi Gimana kalau kita tenggelam nanti,"
" itu gombalan atau tawaran " Tanya Kejora
" Tindakan "
" Ayo buruan naik Ra "
Dengan gugup Kejora menaiki jetski dan diikuti oleh Bumi yang duduk dibelakangnya. Bumi memegang stir yang otomatis memeluk tubuh mungil Kejora membuat jantung Kejora berdegup kencang. Bagaimana tidak sekarang Bumi & dirinya begitu sangat dekat sampai nafas Bumi Pun terasa oleh Senja.
" Ready " Tanya Bumi memastikan yang langsung diangguki oleh Kejora
Bumi mulai melajukan jetski nya dengan kecepatan sedang. Kejora hanya memejamkan matanya karena takut dan gugup. Takut jika ia akan tenggelam. Dan gugup karena sangat dekat dengan Bumi
Sekarang Bumi melajukan jetski dengan kecepatan tinggi. Tenang saja Bumi sudah ahli mengendarai jetski Dan bermain jetski adalah favoritnya dari kecil.
Kejora refleks memeluk lengan kanan Bumi
" AAAAA Jangan cepet-cepet Bumi Aku takut banget " teriakan Kejora membuat Bumi terkekeh geli. Entah kenapa wajah Kejora sangat lucu jika sedang ketakutan Kejora menutup matanya rapat-rapat
Bumi berhenti di tengah-tengah lautan
" Kejora buka mata lo " Kejora membuka matanya Pelan-pelan. Lalu ia melepaskan Pelukan di lengan Bumi setelah menyadarinya.
" Loh kok berhenti sih Bumi ? Jangan bilang mesinnya mogok "
" Jetski ini gak akan Pernah mogok "
__ADS_1
" Terus kenapa berhenti "
Bumi tiba-tiba berdiri membuat Kejora kaget. Jetski sedikit bergoyang membuat Kejora refleks memegang setir.
Kejora menengadah ke atas
" Bumi kamu ngapain sih berdiri " tanya Kejora sedikit berteriak
" Menyapa angin " jawab Bumi Kepala Bumi menengadah ke atas sambil merentangkan tangannya bebas
" Ayo Ra berdiri "
" Gak mau Gimana kalau jatuh "
" Gak akan Ra Percaya sama gue Ayo berdiri " Bumi menyodorkan tangan ke arah Kejora Dengan ragu Kejora menerimanya dan berdiri dengan kaki gemetar.
Jantung Kejora berdegup kencang. Ia takut jatuh.
Kemudian tangan Bumi mengambil tangan Kejora dan membawa tangan Kejora ke atas sampai terlentang. Kini Bumi dan Kejora seperti adegan terkenal yang ada di film titanic Kejora hanya diam dengan apa yang dilakukan Bumi
Kalian bisa membayangkannya kan ?
" l love you Ra " Bumi berbisik tepat di telinga Kejora Refleks Kejora menoleh dan hidung mereka saling bersentuhan.
Tatapan mereka bertemu Mereka bertatapan cukup lama
" Ma-maksud kamu " tanya Kejora kemudian mengalihkan Pandangannya
Posisi mereka masih tetap sama dengan tangan terlentang bersama
Bumi gugup. Ia sudah keceplosan Tidak seharusnya dia mengungkapkan suka Pada Kejora sekarang. ini bukan waktu yang tepat Suasana semakin canggung. Ia takut jika Kejora salah Paham.
" Bukan apa-apa Mending sekarang lo teriak " ujar Bumi mengalihkan Pembicaraan dan mencoba mencairkan suasana
" Teriak ? Mau ngapain "
" Lepasin semua keluh kesah lo disini,"
" Tapi ...... "
" Lo teriak bareng sama gue "
Kejora mengangguk
" Satu, dua, tiga "
" AAAAAA " Teriak keduanya sangat kencang Sampai terdengar Pantulan Setelah berteriak mereka saling tertawa satu sama lain
Bumi menurunkan tangan Kejora
" Ayo kita balik lagi ke Pantai Ada yang mau gue tunjukin lagi,"
" Apa "
" Surprise "
__ADS_1
...•••••...