BUMI & KEJORA

BUMI & KEJORA
4. Mendekatinya


__ADS_3

Kejora membawa nampan mangkok yang berisi bakso. Dengan langkah gontai ia melewati orang-orang yang sedang ribut untuk membeli makanan.


" ini Pesanan kamu " Kejora menyimpan nampan itu di atas meja


" Tugas aku udah selesai kan disini? Kalau gitu aku Pamit dulu,"


" Mau kemana lo ? Duduk " Perintah Bumi Kejora menuruti apa kata Bumi. Ia duduk berhadapan dengan Bumi


" Dan Lo harus suapin gue " ucap Bumi yang membuat Kejora terkejut


" Aku gak mau " tolak Kejora


" Kenapa "


" Banyak orang " jawab Kejora jujur Kejora merasa tidak nyaman jika harus menyuapi Bumi. Apa kata orang-orang nanti. Bumi itu beda jauh dengan Kejora


" Gue gak Peduli Cepetan suapin gue,"


" Kamu Punya tangan kan "


" Punya sih Tapi sekarang gue lagi mau Pake tangan lo," Kejora menghela nafas Pasrah. Percuma saja dia berdebat dengan Bumi ujung-ujungnya Bumi yang akan menang.


Kejora mengambil sendok lalu memotong bakso dengan beberapa bagian. Dan langsung memberikannya Pada Bumi Bumi dengan siap membuka mulutnya kemudian mengunyah bakso itu.


Banyak sekali orang yang membicarakan mereka berdua Suasana kantin memang sedang ramai jadi tidak mungkin jika semua orang tidak melihat mereka berdua


" Pake Pelet apa tuh si Kejora "


" Pasti Kejora yang kegatelan "

__ADS_1


" Bumi kayaknya gak mau tapi dipaksa sama Kejora "


" Mau aja sama cewek kayak gitu,"


Banyak orang yang ngomong gak baik tentang Kejora. Kejora menundukkan kepalanya malu


" Jangan dengerin omongan mereka," ucap Bumi


" Tapi aku gak nyaman " Kejora menunduk


" Kalau lo gak nyaman nyuapin gue Sekarang gue yang nyuapin lo." Bumi mengambil alih sendok dari Kejora


" Buka mulut lo " suruh Bumi Kejora terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Bumi Semua orang yang ada di kantin Pun kaget Kejora menggeleng Tapi mendapat Pelototan dari Bumi yang membuat Kejora takut. Jadi mau tidak mau dia harus membuka mulut


" Anak Pinter," ucap Bumi setelah berhasil memasukan bakso ke mulut Kejora


" Mau dong di suapin kayak gitu."


Keadaan kantin masih rusuh setelah Bumi menyuapi Kejora dihadapan semua orang


Seorang Perempuan diujung Pintu kantin mengepalkan tangan dan dia benar benar marah. Hatinya sangat sakit. Dia Mona


...•••••...


Kejora sedang melewati lorong yang sepi ia baru saja keluar dari toilet Seseorang menariknya dan membenturkannya ke tembok


" Mona " Kejora terkejut Ternyata Mona yang melakukan ini. Tapi kenapa ia melakukan ini semua


" Lepasin aku Mona " Kejora meronta ronta agar Mona melepaskan cengkeramannya

__ADS_1


" Jangan deketin Bumi Dasar cewek gatel,"


" Apa maksud kamu "


" Jangan Pura-pura gak tau lo. Lo itu gak Pantes buat dapetin Bumi Inget lo itu dibawah sedangkan Bumi diatas," Cengkeraman Mona semakin kuat.


Mona meringis kesakitan Andai saja ada yang bisa menolongnya


" Ngapain lo suap-suapan sama Bumi,"


" Bumi yang nyuruh " lirih Kejora


" Gue gak Percaya kalau Bumi yang nyuruh Pasti Lo kan yang maksa Bumi,"


" Enggak kok aku gak nyuruh Bumi,"


" Dasar ganjen " Mona melepaskan cengkeraman nya dari Kejora membuat Kejora bisa bernafas lega


" Aku gak gak ganjen kok,"


" Terus kenapa lo itu selalu ada di dekat Bumi,"


" Aku didekat Bumi itu karena aku udah janji sama dia buat jadi babu karena dia kemarin dia udah nolongi aku kemarin,"


" Ohhh jadi lo jadi babu " Mona manggut-manggut


" Bagus deh Lo emang Pantes jadi babu dan jangan berharap bisa dapetin Bumi Ngaca dong lo," Mona langsung melangkah Pergi meninggalkan Kejora yang masih terpaku ditempatnya.


...•••••...

__ADS_1


__ADS_2