
Bisma menjauhkan wajahnya dari hadapan Kejora. Ia berdiri dan mengambil ancang-ancang untuk menembak Bisma mengarahkan Pistol Pada Kejora. Membuat Perempuan itu semakin takut dan memohon agar Bisma tidak melakukan itu Padanya.
" Sebenarnya kamu itu manusia apa sih Kadang kamu jahat Kadang juga kamu manis sama aku " ucap Kejora sambil terisak
" Asal lo tahu Gue lakuin itu cuma demi kesenangan gue sendiri Enggak lebih dari itu Kejora " jawab Bisma
" Terus maksud kamu suka sama aku apa Bisma " tanya Kejora sedikit berteriak Karena ia ingat betul bahwa di dalam surat itu tertulis
" Orang yang menyukaimu dan tidak menyukai bayanganmu "
" Maksud lo "
" Kamu bilang kalau surat itu dari kamu Tapi kenapa kamu bilang kalau kamu suka sama aku dan gak suka sama bayangan aku "
Bisma mengetuk-ngetuk Pistol di dagunya Ia terlihat sedang berpikir. Dan tak lama kemudian ia malah tertawa. Dan itu membuat Kejora mengerutkan keningnya.
" Kenapa kamu ketawa " tanya Kejora
Bisma berhenti tertawa dan langsung tersenyum sinis " Gue gak akan Pernah suka sama korban gue sendiri "
" Terus maksud surat itu apa " tanya Kejora semakin bingung
" Di Sana tertulis bukan Dari orang yang menyukaimu tapi membenci bayanganmu. Lo harus tau Bahwa ada dua orang yang berbeda didalamnya " ujar Bisma
Kejora semakin bingung. Apa maksudnya ada dua orang berbeda yang menulis surat itu
" Gue akui Gue adalah orang yang benci sama bayangan Lo. Lo juga tau kan siapa bayangan lo Tapi yang nulis bahwa suka sama lo itu bukan gue. Tapi dari orang yang berbeda," lanjut Bisma
" Siapa " beo Kejora
" Lo gak berhak tau " Bisma kembali mengarahkan Pistolnya ke arah Kejora membuat Kejora kembali terkejut dan memohon agar dilepaskan
" Aku mohon Bisma Jangan lakuin ini sama aku " Kejora menggeleng
" Bisa diem gak lo " bentak Bisma membuat Kejora bungkam. Ia belum Pernah melihat Bisma sekejam ini. Meskipun Kejora Pernah dibuat takut waktu itu. Tapi wajah Bisma tidak seseram ini. Orang yang selalu diam dikelasnya ternyata seorang Psikopat yang sangat kejam. Mungkin bagi dia membunuh adalah hal yang Paling mudah. Apa dia tidak Punya rasa bersalah sama sekali Apabila tidak memikirkan keluarganya setelah mengetahui bahwa dia seorang Psikopat
__ADS_1
" Dalam hitungan ketiga Peluru ini akan mendarat ke dalam tubuh lo " Kejora menggeleng
" Tolong jangan Aku mohon Bisma " Kejora menutup matanya. Dan berharap ada yang menyelamatkannya kali ini
" Tiga, Dua, Sa ..... "
BUGHH
Bisma tersungkur kebawah saat rahangnya dipukul keras oleh seseorang. Bisma mendongak dan mendapati Bumi yang sedang menatapnya dengan marah. Bumi mengepalkan tangannya dan menghampiri Bisma yang masih tersungkur. Bumi kembali memukul Bisma beberapa kali membuat laki-laki itu meringis kesakitan.
...•••••...
Jam baru menunjukkan Pukul 7 malam Bumi baru saja keluar dari kamar mandi. Ia hanya memakai handuk di bagian bawah saja Sedangkan bagian atas telanjang. Terlihat Perut sixpack yang menambah ketampanan seorang BUMI DIRGANTARA ALDEBARAN
la lalu mengeringkan rambutnya menggunakan handuk kecil. Dan mencari baju apa yang akan ia kenakan sekarang Rencananya sekarang ia akan Pergi ke rumah Kejora untuk mengajaknya jalan-jalan
Bumi bersiul kecil saat ia memakai baju. Laki-laki itu menyugar rambutnya ke belakang setelah memakai Pakaian. la mengambil kunci mobil dan bergegas Pergi ke garasi.
Hendak saja ia ingin membuka Pintu mobil tapi Ponselnya berdering. Membuat ia harus mengurungkan niatnya. Ia mengambil handphone. Melihat ke arah layar siapa yang menelpon. Dan menggeser tombol hijau
" Gue gak lagi ngebahas itu Bumi " Bumi mengerutkan keningnya saat ada nada Panik Pada ucapan Bima barusan
" Lo kayaknya Panik banget Kenapa " tanya Bumi santai
" Kejora Bumi Kejora Bisma Jalan " ucap Bima tidak nyambung
" Ngomong itu yang bener Ada apa sama Kejora " tanya Bumi sedikit khawatir
" Gue lihat Kejora di bawa sama Bisma tadi Bumi " Jawab Bima menggebu-gebu
Bumi yang mendengar itu langsung mengepalkan tangannya. Bisa bisanya Bisma main dibelakangnya. Awas aja kalau terjadi sesuatu Pada Kejora. Bisa Bumi Pastikan Bisma akan habis ditangannya Tidak Peduli bahwa ia adalah sahabatnya dahulu Yang Pasti dia tidak akan Pernah lepas.
" Kirim alamatnya ke gue " Bumi menutup teleponnya lalu memasuki mobil dan mengendarainya dengan kecepatan tinggi
...•••••...
__ADS_1
" Gue Peringatin sama lo Kalau sampai lo lakuin sesuatu sama Kejora Maka gue gak segan segan untuk bunuh lo " ujar Bumi Penuh Penekanan
Bumi melepaskan cengkeramannya di kerah baju Bisma. Dan melenggang Pergi untuk menghampiri Kejora yang masih ketakutan
" Kejora lo gak apa-apa kan " tanya Bumi Panik
" Aku gak apa-apa kok Bumi " ucap Kejora sesenggukan
" Tolong lepasin ikatan aku Bumi " lanjut Kejora
Bumi mengangguk dan langsung melepaskan ikatan Kejora
" Aku takut banget Bumi " Kejora langsung memeluk Bumi saat ikatannya sudah lepas
" Tenang Lo aman sama gue " Bumi membalas Pelukan Kejora
Tanpa di duga Bisma bangkit dan menarik baju Bumi hingga melepaskan Pelukannya dengan Kejora
BUGHH
Bisma memukul Bumi keras. Bumi yang belum siap akhirnya tersungkur ke tanah membuat ia meringis kesakitan. Sementara Kejora hanya bisa diam. Dia tidak berkutik sama sekali. Ia takut akan hal ini
" BANGSAT " Bumi bangkit dan kembali memukul ujung bibir Bisma dengan keras Alhasil bibir Bisma mengeluarkan darah yang segar.
Bisma memegang bibirnya sebentar dan kembali memukul Bumi. Kini Perkelahian menjadi lebih sengit. Kejora tidak tahu harus berbuat apa-apa bingung, takut, dan tangannya pun gemetar. Ia mengedarkan Pandangannya mencari sebuah benda yang bisa dia gunakan. Pandangan Kejora tertuju Pada sebuah kayu yang mungkin bisa ia Pakai sekarang.
Kejora mengambil kayu itu. Dan langsung mendekat ke arah Bisma dan Bumi Dengan tangan sedikit gemetar. Ia mendaratkan kayu itu Pada Punggung Bisma. Dan membuat lelaki itu kesakitan dan akhirnya tersungkur ke bawah.
" Bumi kamu gak apa-apa kan " tanya Kejora Pada Bumi yang sedang memegang rahangnya
" Bumi sebaiknya kita harus segera Pergi dari sini," saran Kejora
" Gue telepon Polisi dulu " Bumi mengambil Ponsel di sakunya dan langsung menghubungi Polisi untuk menangkap Bisma. Dia tidak Peduli jika Bisma hanya sahabatnya. Tapi kelakuan Bisma sudah keterlaluan. Ia harus diberi Pelajaran. Yaitu dengan memenjarakannya.
" Meskipun gue di Penjara Bumi Tapi kaki tangan gue banyak Semua Pasti akan segera dimulai " batin Bisma
__ADS_1
...•••••...