BUMI & KEJORA

BUMI & KEJORA
32. Murid Baru


__ADS_3

Bel masuk baru saja berbunyi Para siswa berbondong-bondong untuk memasuki kelasnya masing-masing. Kejora dari tadi sudah berada di kelas sambil membaca buku novel kesukaannya yang ia Pinjam dari Jihan kemarin. Tiba-tiba Febbi dan Jihan datang dengan nafas terengah-engah membuat Kejora menoleh.


" Kalian berdua kenapa ? Kayak habis lari maraton," tanya Kejora ketika mereka sudah duduk di bangkunya masing-masing. Febbi duduk bersama Kejora di depan sedangkan Jihan duduk di belakang bersama Mia.


Febbi Kemudian mengambil minum dan menyimpannya di tempat semula. Lalu mengatur nafasnya yang memburu.


" Lo tau gak Ra " tanya Febbi dengan sedikit heboh.


Kejora mengerutkan keningnya


" Tau apa "


" Murid baru yang kemarin gue ceritain itu loh Ternyata dia sekelas sama kita " ucap Febbi dengan menggebu-gebu.


" Biasa aja kali Febbi " Kejora memutar bola matanya malas. Malas mendengarkan Perkataan Febbi yang selalu berbicara tentang cogan-cogan di SMA ini atau murid baru.


" Tau tuh si Febbi Heboh banget " celetuk Jihan dari belakang sambil mengipas-ngipas wajahnya menggunakan buku tulis miliknya.


" iri bilang bos " Febbi mengambil buku tulis dari tas nya dan langsung mengipasi wajahnya.


" Siapa juga yang iri sama lo Ogah " ujar Jihan sambil mencibir Febbi berdecak dan menoleh ke arah Kejora dan Jihan


" Harusnya itu kalian support gue supaya cepat dapet Pasangan," ujar Febbi " Lo udah Punya Bima Dan Kejora udah Punya Bumi Lah terus gue Punya siapa " Febbi menunjuk dirinya sendiri dengan muka cemberut.


" Itu sih Derita lo " Sahut Jihan


" Kampret emang lo Jihan " Febbi memanyunkan bibirnya.


" Jangan gitu dong Jihan Kita itu harus support Febbi supaya gak jomblo lagi," saran Kejora


" Tuh dengerin kata temen lo " bentak Febbi Pada Jihan


" Iya Gue minta maaf " ujar Jihan Pada Febbi


" Iya gue maafin " balas Febbi yang langsung membuat Jihan tersenyum.


" Gue doain deh Semoga murid baru di kelas ini suka sama lo. Dan kalian berdua bisa jadian," ujar Jihan berusaha membuat Febbi tersenyum.


" Aamiin " ucap Febbi dan Kejora berbarengan.


" Selamat Pagi anak-anak " ujar Bu Kintan saat memasuki kelas Suasana riuh pun berubah menjadi hening ketika Bu Kintan masuk.


" Murid baru itu mana yah " bisik Febbi Pada Kejora sambil celingak-celinguk melihat sekitar karena Bu Kintan datang sendirian.


" Sabar Febbi " jawab Kejora menenangkan.


" Anak-anak akan ada murid baru di kelas ini Ibu harap kalian bisa berteman yah." Bu Kintan tersenyum.


" Murid baru nya laki-laki atau Perempuan Bu " tanya seorang Perempuan yang Penuh dengan make up di wajahnya


" Laki-laki " jawab Bu Kintan.


" Ganteng gak Bu " tanya teman di sebelahnya.


" Ganteng banget Ibu aja sampai suka sama dia," balas Bu Kintan.


Bu Kintan adalah guru Paling nyaman jika diajak bercanda oleh murid-muridnya Karena, Bu Kintan itu orangnya suka bercanda gurau sampai membuat murid-muridnya tertawa ataupun sampai menggodanya. Guru ini juga masuk jajaran guru Paling cantik di sekolah ini loh.


" Cieeee " goda semua murid di kelas ini.


" Ingat Pak Rahman Bu Emang mau ibu jadi janda gara-gara selingkuh " celetuk Rio yang notabene sebagai ketua kelas Mendengar ucapan Rio membuat semua orang yang ada di kelas ini tertawa.


" Ya jangan atuh Rio Ibu kan masih sayang sama ayang Rahman," ucapan Bu Kintan membuat semua siswa-siswa dikelas ini tertawa. Bu Kintan memang guru yang Paling bisa membuat lelucon.


" Sudah-sudah ketawanya Ibu kan mau kenalin murid baru dikelas ini," ucap Bu Kintan membuat siswa disini langsung diam dan bersiap untuk melihat murid baru di kelas ini.


" Ayo nak Silahkan masuk " suruh Bu Kintan Kemudian Pandangan sekelas tertuju Pada Pintu.


Seorang anak laki-laki memasuki kelas itu dengan tangan dimasukan ke saku celananya. Dan rambut yang di sugar ke belakang. Baju yang di masukan. Rahang yang tegas. Badan yang tinggi yang sedang menghampiri Bu Kintan. Mata Kejora melotot ketika melihat siapa siswa baru di kelasnya. Ia tidak Percaya apa yang ia lihat sekarang. Kejora terpaku ditempatnya.


...MARCO ABRAHAM...

__ADS_1



...Cowok itu adalah Cinta Pertama Kejora yang bertepuk sebelah tangan di SMP Namanya Marco Temen masa SMP Kejora Queen Camilla tidak Percaya bahwa sekarang mereka di Pertemukan kembali....


" Ayo kenalin nama kamu " Bu Kintan mempersilahkan.


" Kenalin nama Gue Marco Abraham Kalian boleh Panggil gue dengan nama Marco Makasih," ucapnya dengan suara berat.


" Ya ampun dia ganteng banget "


" Pangeran gue itu "


" Pasti dia mau jemput gue "


" Jodoh gue itu "


Kejora masih memandang Marco tanpa berkedip. Bukan karena dia tampan atau cool. Tapi karena ia masih tidak Percaya akan di Pertemukan lagi dengan orang yang ia suka dulu. Febbi menoleh ke arah Kejora yang masih memandang Marco


" Jangan diliatin terus Inget lo udah Punya Bumi " ucap Febbi sambil menyenggol lengan Kejora Pelan membuat Kejora tersentak kaget dan langsung menoleh ke arah Febbi


" Siapa juga yang lihatin dia " elak Kejora lalu Perempuan itu mengambil buku di dalam tas.


" Gue bilangin Bumi nih " ancam Febbi lalu mengambil Ponsel miliknya di saku membuat Kejora melotot.


" Apaan sih Febbi " ucap Kejora sedikit berteriak sambil mengambil Ponsel dari tangan Febbi


Teriakan tadi membuat semua siswa dan guru di kelas ini menoleh Pada Kejora Sontak membuat Kejora menutup mulutnya dengan Ponsel yang masih ada ditangan.


" Kamu kenapa Kejora " tanya Bu Kintan lembut.


" Gak apa-apa kok Bu " jawab Kejora sambil tersenyum.


Kini Pandangan Kejora dan Marco bertemu. Marco juga sedikit terkejut melihat Kejora


Alis Marco hampir menyatu.


" Kejora " ujar Marco seperti yang sedang menebak.


" Kalian saling kenal " tanya Bu Kintan yang masih nampak kebingungan.


" Dia temen SMP saya Bu " jawab Kejora cepat yang langsung diangguki oleh Marco


" Temen atau mantan Pacar nih " goda Bu Kintan.


" Iya Bu Dia emang mantan saya Mantan terindah lebih tepatnya " celetuk Marco sambil tersenyum genit yang langsung membuat suasana kelas menjadi riuh Kejora yang mendengar itu langsung melotot tidak Percaya.


Mantan Pacar ? Kapan dia jadian sama Marco Aneh sangat aneh.


" Ciceee Mantan terindah katanya "


" Cieeee Inget Ra udah Punya Pacar " celetuk salah satu teman sekelasnya.


" Udah lo sama Marco aja Terus Bumi sama gue aja "


Kejora sedikit marah ketika ia mendengar nama Bumi. Bumi tidak akan bisa direbut orang lain. Ia hanya miliknya. Tidak boleh disentuh apalagi direbut sama orang lain


" Apaan sih kalian berdua Kita ini bukan mantan kon Tapi Cuman temen Dan jangan Pernah bawa-bawa Bumi " tegas Kejora dengan nada sedikit marah.


" Sudah-sudah jangan berisik " ujar Bu Kintan lalu menoleh ke arah Marco


" Kamu boleh duduk Marco " Bu Kintan mempersilahkan Marco duduk


...•••••...


" Gimana kabar lo " tanya Marco Pada Kejora ketika mereka sedang berjalan melewati lorong saat jam istirahat.


" Seperti yang kamu lihat sekarang Kamu gimana kabarnya " tanya Kejora balik.


" Baik juga " jawab Marco lalu memasukan tangannya ke saku celana.


Kejora manggut-manggut. " Kamu Pindah ke Jakarta " tanya Kejora

__ADS_1


" iya gue Pindah ke Jakarta karena bokap gue di Pindah tugaskan " jawab Marco santai.


" Kita duduk di situ yuk Ra " ajak Marco sambil menunjuk ke arah kursi taman.


Kejora mengangguk. " Ayo "


Mereka berdua menuju kursi taman milik sekolah ini. Saat jam istirahat taman memang sangat sepi karena semua siswa berbondong-bondong untuk Pergi ke kantin.


" Ra " Panggil Marco saat mereka sudah duduk di kursi taman.


Kejora hanya berdeham sambil menoleh ke arah Marco


" Kenapa lo tiba-tiba Pergi dari gue tanpa Pamit " tanya Marco


Kejora mengerutkan keningnya


" Maksudnya "


" Lo Pindah gak beritahu gue dulu. Gue cari-cari lo kemana-mana. Tapi kata temen-temen lo itu Pindah. Kok lo gak kasih tau gue sih. Gue ini kan sahabat lo Kejora " ujar Marco menggebu-gebu.


" Maaf Marco Aku gak kasih tau kamu dulu karena aku buru-buru " balas Kejora ragu.


" Buru-buru kenapa " beo Marco


" Ka-karena Papa aku di Pindah tugaskan ke Jakarta. Jadi aku harus buru-buru karena waktunya mepet banget." Kejora lalu menggigit bibirnya karena ia berbohong Pada Marco


" Gue Tau lo itu bohong kan sama gue gue juga Tahu kenapa lo Pindah." Marco melipatkan kedua tangannya di depan dada sambil menatap ke depan.


" Maksud kamu " entah kenapa jantung Kejora berdegup kencang sekarang.


Apa Marco sudah tau bahwa Kejora Pernah suka sama dia. Tapi dari mana Marco tau Dia tidak Pernah menceritakan kepada siapapun tentang ini.


Marco menoleh. " Lo Pindah karena ingin menghindar dari gue kan "


" Kata siapa ? Kamu jangan sok tau deh." Kejora terkekeh supaya Marco tidak curiga Padanya.


" Gue tau lo suka sama gue waktu SMP Tapi gue malah nembak Sani Dan lo menghindar dari gue supaya lo gak cemburu kan " tanya Marco menggebu-gebu.


Kejora tersentak Bagaimana Marco bisa tau kalau Kejora Pernah menyukainya. Apa dia Pernah bercerita Pada seseorang tentang ini ?


" Ka-kamu tau dari mana." Kejora gelagapan


" Lo gak Perlu tau " jawab Marco


" Kenapa gitu ? Aku kan juga harus tau " tegas Kejora


" Gak Perlu Yang terpenting gue udah tau kalau lo Pernah suka sama gue "


Marco mengambil kedua tangan Kejora lalu menggenggam tangannya dengan erat. Kejora hanya diam dan memandang Marco dengan jantung yang berdegup kencang. la membiarkan Marco untuk menggenggam kedua tangannya.


" Gue sayang sama lo Ra Kalau aja lo beri tau gue waktu itu. Otomatis kita langsung jadian karena gue juga suma suka sama lo," terang Marco


" Lo mau kan jadi Pacar gue " tanya Marco sambil menatap manik mata Kejora lekat.


Kejora langsung melepaskan tangan Marco dari tangannya.


" Maaf Marco aku gak bisa Aku udah Punya Pacar " jawab Kejora lembut.


" Lebih baik lo Putusin dia " suruh Marco


Putus ? Apa-apaan ini. Bisa-bisanya Marco menyuruh Kejora Putus dari Bumi Memangnya dia siapa ?


" Aku gak bisa Putus dari dia " tegas Kejora


" Gue tau Lo masih suka kan sama gue Jadi saran gue, lebih baik lo Putusin dia Lalu jadi Pacar gue," ujar Marco


" Kamu gak bisa Paksa aku untuk Putus dari dia. Aku itu sayang banget sama dia Dan aku suka kamu itu dulu Sekarang aku udah gak suka lagi sama kamu," ujar Kejora menggebu-gebu.


" Dan satu lagi Jangan Pernah suruh aku untuk mutusin dia ! Karena itu bukan hak kamu " tegas Kejora lalu melenggang Pergi meninggalkan Marco sendirian.


" Cewek keras kepala " ujar Marco sambil melihat kepergian Kejora yang semakin menghilang dari hadapannya.

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2