BUMI & KEJORA

BUMI & KEJORA
46. Semoga bahagia ( Putus )


__ADS_3

Kejora menyusuri koridor sekolah. Kejora bingung kenapa semua orang sepertinya sedang sibuk membaca sesuatu dan berbisik Pada teman disebelahnya Ada apa sebenarnya.


Kejora tidak bisa mendengar jelas mereka berbisik apa. Tapi yang Pasti Kejora Penasaran dengan semuanya.


Buru-buru Kejora menuju kelasnya untuk menanyakan Pada Jihan dan Febbi Kejora memasuki kelas dan mendapati Hanum dan Icha sedang membaca sebuah kertas atau kartu.


Kejora langsung menghampiri mereka berdua.


" Hai " sapa Kejora Febbi dan Jihan tersentak kaget mendengar sapaan Kejora lalu menyembunyikan kertas yang mereka baca tadi ke belakang tubuh mereka.


" Loh kok kelihatannya kalian kaget banget ngelihat aku Kayak ngelihat hantu," ujar Kejora sambil terkekeh melihat kelakuan teman-temannya.


" Ya-yailah kita kaget Orang kamu ngagetin kok," balas Febbi gelagapan.


" Kalian kenapa sih ? Gugup banget keliatannya." Kejora benar-benar bingung dengan tingkah kedua sahabatnya ini Biasanya mereka jika ditanya Pertanyaan oleh guru tidak sampai gugup seperti ini.


" Kalian berdua ngumpetin apa sih di belakang," tanya Kejora sambil berjinjit untuk melihatnya.


" Oh ini bukan apa-apa kok Ra " elak Jihan


" Kalian Pasti bohong kan " tebak Kejora


" Enggak Ra bener ini cuma komik kok Iyakan Jihan " Febbi menyenggol lengan Jihan Pelan supaya memberikan anggukan


Kejora bingung Biasanya mereka akan terbuka dalam Perihal apapun. ini alasannya tidak masuk akal. Tidak mungkin kan komik disembunyikan sampai Kejora tidak boleh tahu. Kejora tau Pasti mereka berdua sedang berbohong.


" Aku mau lihat " kata Kejora lalu mencoba mengambil kertas itu.


" Gak boleh Ra Lo gak boleh lihat," ujar Jihan meyakinkan.


" Ya tapi kenapa ? Kenapa kalian ngelarang aku untuk lihat komik " Pertanyaan Kejora membuat mereka bungkam. Kejora semakin yakin bahwa ada sesuatu dibalik semua ini.


" Good morning guys " ucapan itu datang dari arah Pintu. Sontak membuat ketiganya menoleh secara bersamaan dan mendapati Mona di sana.


Mona berjalan menghampiri Kejora dengan membawa sebuah kertas di tangannya Kertas itu nampak tebal seperti kartu undangan


Kejora merasa Febbi dan Jihan sedang Panik melihat Mona menghampirinya Apa mereka ada masalah dengan Mona ?

__ADS_1


" Nih buat lo " Mona menyodorkan kertas itu Pada Kejora. Kejora melirik kertas itu. Itu bukan kertas biasa tapi seperti kartu undangan.


" ini apa " tanya Febbi Pada Mona


" Kartu undangan Nih terima " kata Mona sambil menyeringai.


Kejora mengambil kartu undangan itu dari tangan Mona. Entah kenapa Perasaanya mendadak tidak karuan. Setelah menerimanya Kejora langsung membukanya.


Kejora melotot tidak Percaya saat ia membaca isinya. Darahnya berdesir hebat. Air matanya siap untuk keluar Kejora terus menatap kartu Undangan



...THE ENGAGEMENT OF BUMI DIRGANTARA ALDEBARAN & MONA MAHARANI...


" Maksudnya apa ini " tanya Kejora Pada Mona


" Lo gak bisa baca yah Itu undangan Pertunangan gue sama Bumi Ingat lo harus datang besok malam," jawaban Mona membuat Kejora semakin sedih la tidak Percaya dengan semua ini. Ia berharap ini hanya mimpi. Mimpi dan mimpi.


Mona lalu melenggang Pergi meninggalkan Kejora yang masih diam terkejut. Baru saja Pipi Kejora kering tetapi kini dibasahi lagi oleh air matanya yang berhasil menerobos lagi Febbi dan Jihan langsung memeluknya


" Lo yang sabar ya Ra " ucap Jihan memberikan dukungan.


Kejora mengerti tadi yang disembunyikan oleh sahabatnya itu bukan komik melainkan kartu undangan. Sahabat-sahabat nya itu tidak mau melihat nya sedih.


Febbi dan Jihan mengurai Pelukannya. Kejora menghapus air matanya. " Aku harus nemuin Bumi " ujar Kejora lalu melenggang Pergi.


Febbi dan Jihan hanya menatap kepergian Kejora Mereka tidak mau ikut campur masalah ini Biar mereka saja yang menyelesaikannya Mereka Percaya bahwa Kejora kuat dan bisa melewati ini.


...•••••...


" Maksud kartu undangan ini apa " Kejora melempar kartu undangan yang diberikan Mona tadi ke wajah Bumi


Lelaki itu hanya diam mendapat Perlakuan seperti itu Seperti biasa tidak menjawab Hanya menatap Hanya menyimak.


" Kenapa kamu gak jawab Pertanyaan aku Bumi " bentak Kejora


Kejora butuh jawaban dari Pacarnya. Ia mau dengan dari mulut Bumi maksud dari kartu undangan itu.

__ADS_1


Bumi menghela nafas. " itu undangan Pertunangan gue sama Mona " mendengar itu dada Kejora langsung sesak.


PLAKKK


Kejora menampar Pipi Bumi keras Dengan nafas tersendat-sendat Kejora menatap Bumi marah.


" Kamu itu emang berengsek Bumi Aku seharusnya gak Pernah kenal sama cowok kayak kamu. Maksud kamu apa kemarin baik sama aku Ngelarang-ngelarang aku untuk gak Putusin kamu " tanya Kejora menggebu-gebu.


" Apa ada cewek yang mau di gantungin sama kamu kayak gini ? Aku selalu sabar buat hadepin Perlakuan-perlakuan kamu yang selalu dingin sama aku. Aku selalu mencoba buat akhirin Permasalahan ini Kenapa kamu lakuin ini Bumi Disaat mau memperbaiki semuanya."


" Baru aja kemarin kamu manis sama aku Bumi tapi sekarang kamu malah nyakitin aku lagi Coba kamu hitung berapa kali kamu Udah nyakitin aku Bumi Seharusnya aku gak boleh Percaya kemarin saat kamu ngomong masih sayang sama aku Seharusnya aku sadar kamu cowok berengsek Kayak Kamu hanya bisa nyakitin Hati Perempuan " Kejora terus saja mencaci maki Bumi Emosinya tidak bisa dikendalikan lagi Semuanya telah hancur Bumi berhasil membuat Kejora sedih.


Bumi tidak menjawab apapun Lelaki itu hanya diam tidak berkata apa-apa Kejora terisak.


" Kenapa kamu diam ? Aku butuh Penjelasan kamu ! Aku mohon jawab Pertanyaan aku kenapa kamu lakuin ini " ucap Kejora dengan nafas tersendat-sendat akibat menangis


" Kemarin kamu bilang kalau kamu sayang sama aku dan gak mau kehilangan aku Tapi akhirnya kamu yang malah ninggalin aku Seharusnya kemarin aku lanjutin kata-kata itu. Kata-kata yang mewakili jika semuanya udah berakhir." Kejora kalut dia semakin menjadi-jadi.


" Stop Ra Stop " Pinta Bumi Pelan.


" Aku cuma butuh Penjelasan kamu Bumi " Pinta Kejora Penuh harapan.


Bumi menghela nafas. " Gue mau tunangan sama Mona besok malam Gue harap lo datang "


Kejora tidak habis Pikir dengan Bumi Hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut Bumi setelah Kejora berbicara Panjang lebar. Ia hanya menyuruh Kejora untuk datang di acara Pertunangannya. Apa Bumi sudah tidak waras Jelas-jelas Kejora adalah Pacarnya.


" Terus aku ini apa di mata kamu ? Apa aku ini cuma Pajangan aja " tanya Kejora Parau


" Gue gak tau lo sebagai apa di mata gue. Tapi yang Pasti kita masih berhubungan," ucap Bumi tepat di depan wajah Kejora


" Hubungan itu akan berakhir Bumi sekarang juga Detik ini kamu sama aku enggak ada hubungan apa-apa lagi Sekarang juga kita Putus ! Hubungan diantara aku sama kamu udah selesai " ujar Kejora terpaksa. Kejora menghapus air matanya kasar


" Oh ya selamat juga atas Pertunangan kalian besok Aku bakal datang kok," ujar Kejora lalu melenggang Pergi meninggalkan Bumi yang sedang membeku. Dia tidak Percaya bahwa Kejora akan memutuskan hubungan ini.


Bumi mengepalkan tangannya lalu memukul Pohon disebelahnya.


" Semua udah berakhir Selamat tinggal Ra Semoga lo selalu bahagia dan gue akan selalu sayang sama lo," lirih Bumi lalu cairan bening keluar dari matanya.

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2