
Kejora sedang duduk menunggu Bumi di Parkiran sekolah. Ditangannya ada sebuah kotak makanan berisi nasi goreng buatannya. Ia berniat untuk memberikannya kepada Bumi
Kejora menatap kotak berwarna biru ditangannya dengan tersenyum Penuh harapan bahwa Bumi akan memaafkannya Setiap Pasangan Pasti Punya rintangan kan ? Maka dari itu sekarang Kejora mencoba untuk memperbaiki semuanya.
Pandangan Kejora beralih Pada sebuah mobil berwarna merah memasuki area sekolah. Kejora tau bahwa mobil itu adalah milik Bumi Tetapi baru kali ini ia membawa mobil itu ke sekolah.
Mobil itu berhenti tepat di hadapan Kejora yang sedang duduk. Sontak membuat Kejora langsung berdiri untuk menghampiri Bumi
Kejora turun dari mobil dengan rambut yang di sugar kebelakang dan memakai jaket berwarna hitam.
Kejora mengerutkan keningnya saat melihat Mona keluar dari mobil bersama Bumi dan yang lebih Kejora tidak suka lagi. Bumi membukakan Pintu mobil untuk Mona keluar Jujur itu membuat dada Kejora sesak seketika. Kenapa Mona dan Bumi berangkat bersama ? Apa sekarang Bumi masih marah Padanya ?
Kejora menghela nafas. Ia harus berpikir Positif bisa saja kan mereka tidak sengaja berangkat bareng ke sekolah.
Kemudian Kejora menghampiri mereka berdua dengan kotak makan di tangannya.
" Pagi Bumi " sapa Kejora membuat Bumi langsung menoleh Padanya.
Bumi tidak menjawab sapaan dari Kejora ia memilih untuk melenggang Pergi meninggalkan Kejora dan Mona di Parkiran Kemudian Kejora menyusul Bumi dan meninggalkan Mona yang terdiam di Parkiran. Kejora sedikit bingung kenapa Mona hanya diam. Biasanya dia akan mengoceh terus saat Kejora berada di dekat Bumi
" Bumi kok kamu Pergi gitu aja sih " gerutu Kejora setelah tubuhnya sejajar dengan Bumi
" Bumi kok kamu gak jawab aku " tanya Kejora karena Bumi hanya diam dari tadi.
" Apa Ka-kamu masih marah ya sama aku," tanya Kejora Namun masih tidak ada respon dari Bumi. Pandangannya masih lurus ke depan.
Kejora menghela nafas Panjang sepertinya ia harus mempunyai tenaga ekstra untuk meluluhkan hati Bumi kembali.
Kejora lalu menghadang jalan Bumi sehingga membuat lelaki itu harus mengerem mendadak
" Mau ngapain lo " bentak Bumi membuat Kejora tersentak mendengarnya. Rasanya baru kali ini ia dibentak oleh Bumi Biasanya kan dia selalu manis saat berada di dekat Kejora Tapi itu tidak membuat Kejora sedih ataupun Putus asa
" Aku cuma mau kasih bekal ini sama kamu " jawab Kejora lembut lalu menyodorkan sebuah kotak berisi nasi goreng yang ia buat tapi tetap tidak ada respon dari Bumi
" Aku udah capek-capek masak buat kamu masa kamu gak mau sih " ujar Kejora Pura-pura kesal.
" Gue gak nyuruh lo masak buat gue " balas Bumi sinis.
Kejora meneguk ludahnya sendiri Tangannya sungguh gemetar jika Bumi berbicara sinis seperti itu.
" Kalau gitu gimana kalau nanti makan siang sama aku " Pinta Kejora
" Gak " tolak Bumi membuat Kejora memanyunkan bibirnya.
" Kenapa "
" Karena gue udah janji sama Mona buat makan siang bareng dia "
DEG
Kejora diam Tubuhnya terasa kaku ketika mendengar bahwa kekasihnya akan makan siang dengan Perempuan yang sudah membuat hubungan Bumi dan Kejora hancur Apa Kejora harus memberitahukan Pada Bumi yang sebenarnya bahwa Mona Marco Bisma dan Febbi saling bekerja sama ?
" Kamu gak boleh sama Mona " tegas Kejora
" Kenapa ? Lo cemburu " Bumi menaikan satu alisnya.
" Ya jelas aku cemburu ! Aku ini Pacar kamu " ujar Kejora Penuh Penegasan
" Pacar ? Bukannya lo mau Tunangan sama Marco " tanya Bumi yang membuat Kejora sedih.
" Kamu harus tau ! Marco itu kerja sama dengan Mona untuk rusak hubungan kita Dia juga kerja sama bareng Bisma dan juga Febbi sahabat aku " terang Kejora
__ADS_1
Bumi menatap Kejora dengan tatapan yang aneh. Seperti tidak mempercayai Perkataan yang baru saja ia ungkapkan.
" Lo Pikir gue bakal Percaya dengan kebohongan lo itu "
" Kamu harus Percaya sama aku " ujar Kejora dengan Penuh Permohonan.
" Sorry Ra I will never trust a traitor again " ujar Bumi yang membuat Kejora sedih.
" Aku bukan Pengkhianat Bumi " tegas Kejora dengan mata berkaca-kaca
" Kalau bukan Pengkhianat Mau di sebut apalagi gue ini udah Muak sama Perempuan Pengkhianat kayak lo " ujar Bumi Pun meninggalkan kejora
...••••••...
" Udahlah Ra cowok kaya Bumi lo Putusin aja " ujar Jihan lembut
" Daripada lo kaya gini terus ? Lo sakit hati liat dia deket banyak cewek Lo sakit hati dia jalan sama Mona Lo bahkan sampe sakit karena dia Lo juga gak Pernah makan setiap istirahat karena Paginya lo harus anter makanan ke Bumi Lo juga selalu liatin dia diem-diem dari jauh kalau dia udah sama Mona Ayolah Ra jangan siksa diri lo sendiri Jangan jadi bodoh untuk satu laki-laki karena di dunia ini masih ada banyak orang ” ujar Jihan Prihatin.
" Di saat kaya gini ? Apa dia Peduli sama lo " ujar Jihan berhasil menohok Kejora.
" Di saat lo butuh dia Dia Pun Pergi Dia hilang gitu aja tanpa Pernah mikir gimana baiknya lo sama dia Gimana Perjuangan lo untuk dia,” ujar Jihan
" Apa lo gak capek diginiin terus "
" ini semua salah gue jihan kenapa gue mau jadi Pacar Pura-pura Marco wajar aja kalau Bumi marah sama gue "
" Iya gue Tahu lo salah Tapi kan Bumi masih status Pacar lo Kenapa dia bisa berduaan sama Mona "
" Gue juga gak Tahu Kenapa Bumi bisa sama Mona "
" Udah deh Mendingan Lo diem dulu Ra Lo masih sakit kan ? Maag lo gimana Lambung lo masih Perih "
" Ayolah sadar Ra Mau sampe kapan lo di Perlakukan kaya gini sama Bumi " ujar Jihan
" Kenapa rasanya sakit setiap liat dia deket sama cewek lain Jihan " tanya Kejora Suaranya mendadak Parau Perempuan itu memukul dadanya yang terasa sesak.
" Kenapa gue selalu cemburu sama orang-orang yang bisa buat dia ketawa ” ujar Kejora.
" Karena lo cinta dia Ra " ujar jihan
" Lo gak mau kehilangan dia Padahal lo sudah kehilangan dia sejak lama " kata-kata Jihan membuat Kejora menjadi semakin melamun dalam diam.
" Gue gak bisa diam aja Teman gue diginiin sama Bumi enak aja Tuh cowok "
" Lo mau ke mana Jihan " tanya Kejora saat Jihan berdiri.
" MAU NYARI COWOK LO ! EMANGNYA BUMI PIKIR DIA BISA BUAT LO BEGINI TERUS " ujar Jihan meninggalkan Kejora
...•••••...
" MANA BUMI " ujar Jihan marah ketika tiba di lorong kelas XII IPA 5. Teman-teman Bumi sedang bermain ukulele dan gitar di sana sambil bersender
" Ada apa sih sayang kok kamu marah-marah gitu " ujar Bima
" ini beneran Jihan Mantan lo yang Terkenal Pendiem itu kok dia bisa berubah galak kayak gini sih " bisik Bintang
" iya gue juga heran Kenapa dia bisa berubah kayak apa gara-gara dia Putus sama gue ya " balas Bima
" HE KALIAN BERDUA GUE TANYA MANA BUMI ? LO ITU TEMEN-TEMENNYA APA BUKAN SIH "
" Emang Ada apa sih sayang kok kamu marah-marah gitu " ujar Bima menggodanya lagi
__ADS_1
" DIEM DEH LO GOMBALAN LO ITU UDAH GAK MEMPAN LAGI " cemooh Jihan sadis
" Mana Bumi "
" Tuh Bumi lagi di ujung " ujar Bima Pada Kejora Cewek itu melihat Bumi sedang berjalan menuju ke arahnya
" Lo kasih tau sama temen lo itu Kalau mau Putus dari Kejora gak gitu caranya Gak dengan cara nyiksa tuh cewek Lo Pikir Kejora gak Punya hati apa " ujar Jihan yang meledak-ledak membuat Bima dan Bintang tak tahu arah Pembicaraan cewek itu
" ini Ada apa " tanya Bumi ketika tiba
" LO MASIH TANYA ADA APA LO TUH YANG ADA APA ! JADI COWOK KOK BERENGSEK BANGET SIH BUMI " ujar Jihan ngegas.
Bumi mengerutkan keningnya.
" Lo kenapa Jihan "
" GUE NGOMONGIN KEJORA Asal lo tau Cewek lo itu gak Pernah makan setiap istirahat karena uangnya habis buat ngasih lo makanan tiap Pagi Dia sampe sakit dan maag Tapi apa balesan lo Bumi lo malah jalan berduaan sama Mona " ujar Jihan Napasnya naik turun karena marah.
" Tunggu-tunggu ini ada apa sih sebenarnya Bumi ” tanya Bima menyela.
" Lo itu Pacar atau musuhnya Kejora hah ” tanya Jihan Pada Bumi
Jihan lalu merebut minuman yang di bawa Bintang dan menyiramkannya ke muka Bumi hingga rambut setengah kemeja sekolahnya basah. Membuat Bintang dan Bima menatapnya dengan muka tidak Percaya bahwa Jihan telah melakukan itu.
" Lo Pikir gue takut sama lo Bumi Gue ini bukan cewek-cewek kaya gitu. INI BIAR LO MIKIR PAKE OTAK ! Sabar itu ada batasnya " ujar Jihan meninggalkan keramaian
...•••••...
" Gimana Kejora ? Masih mau bertahan sama Bumi " ujar Mona bersuara sumbang di depan kelasnya.
" Masih dia kan Pacar gue " ujar Kejora
" Pacar yang gak Pernah anggep gitu ya maksudnya " ujar Mona
" Kasihan ya Udah dijebak Udah dikhianati Eh Pacarnya malah gak Percaya dan malah marah " ujar Mona lagi dengan tatapan Pura-pura kasihan.
Kejora lalu menatap tajam ke arah Mona Ia tidak boleh lemah dihadapannya Kejora juga bisa marah dan bisa habis kesabaran jika harus meladeni mahkluk satu ini.
" ini semua gara-gara lo " Kejora menunjuk-nunjuk kearah Mona menggunakan telunjuknya.
" Oh ya ? Gue gak ngerasa tuh " balas Mona enteng.
" Lo itu emang jahat banget ya Sampai lo harus ngerusak hubungan orang lain Dasar gak laku " ujar Kejora membuat Mona marah.
" Lo bilang gue gak laku " Mona berkacak Pinggang.
" Iya Lo emang gak laku sampai-sampai harus ngerusak hubungan orang lain dan berniat untuk ngerebut " jawab Kejora
Mona menatap Kejora dengan tatapan orang yang ingin menerkam
" Sekali lagi lo bilang kayak gitu Siap-siap lo bakal berurusan sama gue ,"
" Kejora Bukannya kita udah berurusan ya sekarang " Kejora menaikan satu alisnya
" Terserah ! Pokoknya gue akan buat lo Putus sama Bumi Lihat aja nanti " ancam Mona
" Meskipun gue ngelepas Bumi atau enggak Lo gak akan Pernah dapetin hatinya dia " ucap Kejora.
" Iya Udah jangan nyesel ya nanti " ujar Mona Pada Kejora. Perempuan dengan rambut cokelat terang itu Pergi dari kelas Kejora. Meninggalkan Kejora yang sedang menatap kepergiannya.
Apakah Bumi benar-benar telah membencinya ?
__ADS_1
...•••••...