
Sekarang Kejora dan Bumi sedang berada di kursi Pinggir lapangan. Hidung Kejora berdarah akibat Pukulan keras tadi.
Darahnya memang tidak terlalu banyak Bisa dibilang hanya sedikit tapi itu mampu membuat Bumi Panik seketika.
Hukuman mereka sudah selesai karena kejadian ini. Tadi Bu ira juga sempat memarahi Bumi dan Bisma karena mereka berantem. Tapi setelah itu Bu ira menyuruh Bumi untuk mengobati Kejora
Sekarang Bumi mengambil kapas yang sudah ia bawa di UKS tadi.
" Aku bisa sendiri kok " ujar Kejora saat Bumi hendak saja membersihkan darah yang keluar dari hidung Kejora " Biar gue aja ini semua kan salah gue " ujar Bumi kemudian melanjutkan membersihkan darah Pada hidung Kejora
" Tapi ...... "
" Udah selesai " ucap Bumi kemudian menyimpan kapas itu di kotak P3k lagi
" Lo tunggu disini Gue mau nyimpen ini dulu." Bumi menutup kotak P3k Kejora mengangguk. Bumi melenggang Pergi menuju UKS meninggalkan Kejora yang sedang duduk di kursi sendirian
Kejora masih kepikiran dengan kejadian tadi. Ia melihat sekilas ada kebencian di mata Bisma Pada Bumi yang sangat besar. Ia Penasaran sebenarnya ada apa dengan mereka berdua. Eh ngomong ngomong Bisma kemana ? Saat Kejora kena Pukul tadi ia langsung tidak melihat wujud Bisma
Tiba-tiba Kejora merasa Pipinya dingin membuat Kejora menoleh dan mendapati Bisma yang sedang tersenyum Padanya sambil menempelkan botol minuman yang dingin ke Pipi Kejora
" Bisma " Panggil Kejora sedikit terkejut karena kehadiran Bisma disampingnya
" Nih minum buat lo " ucap Bisma sambil menyodorkan botol minumannya
" Gak usah Bis " tolak Kejora lembut
" Gue udah beli Masa lo gak mau sih Hargain sedikit dong Nih ambil " ujar Bisma Bisma sedikit memaksa
Akhirnya Kejora dengan terpaksa menerima Pemberian dari Bisma kemudian membuka tutup botol dan meminumnya sedikit
Tanpa di duga Bisma duduk di samping Kejora membuat Kejora refleks menoleh Padanya
" Kamu ngapain duduk di sini " tanya Kejora
" Emangnya ini Punya nenek moyang loh " ujar Bisma santai
" Bukan tapi ..... "
" Takut Bumi marah " ucapan Bisma memang benar. Kejora takut jika Bisma dan Langit akan berkelahi lagi seperti tadi. Pasalnya setiap Bisma dekat dengan Kejora maka Pasti Bumi akan marah Meskipun Kejora tidak tahu apa alasannya
" Iyah " jawab Kejora jujur
" Baru juga jadian Belum nikah Jangan takut sampai segitunya kali " ucap Bumi santai
" Kamu tau dari mana aku jadian sama Bumi " tanya Kejora
" Apa Sih yang gak gue tau tentang lo," ucapan Bisma membuat Kejora mengerutkan keningnya
" Berarti kamu selalu ngikutin aku dong "
" Gak juga "
" Terus kenapa kamu bisa tau "
" Rahasia "
Kejora mendengus kesal mendengar itu la masih kepikiran dari mana Bisma tau kalau Kejora jadian sama Bumi Bukannya belum ada siapapun yang mengetahuinya ?
" Bisma " Panggil Kejora dengan nada sedikit ragu Bisma hanya berdeham
" Kenapa kamu sama Bumi selalu berantem Dan kayaknya kalian udah kenal lama deh Tapi aku selalu lihat ada kemarahan dalam diri kalian yang belum Padam Sebenarnya masalah kalian ini apa sih " tanya Kejora Pada Bisma
Bisma hanya diam tidak menjawab membuat Kejora mendengus kesal
" Bisma " Panggil Kejora dan membuat Bisma menoleh ke arah Kejora
" Nanti juga lo bakal tau semuanya " ujar Bisma kemudian melenggang Pergi meninggalkan Kejora yang masih terdiam Sungguh ia sangat Penasaran dengan kedua orang itu.
Mulai sekarang Kejora akan mencari tau sendiri tentang mereka berdua.
" Sorry Ra Gue lama " ucap Bumi tiba-tiba
" Iyah gak apa-apa " ucap Kejora sambil tersenyum
" Kantin yuk Gue laper " ajak Bumi sambil mengusap Perut yang laparnya
" Kan belum bel istirahat "
" Gak apa-apa Kita kan lagi di hukum " ujar Bumi
" Ya tapi ..... "
...•••••...
Berita Pacaran Bumi dan Kejora sampai ke telinga Para murid-murid. Berita yang membuat mereka semua menatap aneh ke Kejora dan Bumi saat keduanya sedang berjalan di lorong sekolah.
" Kok mereka lihatin kita kayak gitu, ya Bumi " tanya Kejora di belakang tubuh Bumi Perempuan itu bersembunyi di balik lengan Kejora
" Cuek aja " balas Bumi
" Enggak bisa " ucap Kejora
__ADS_1
" Bisa "
" Bingung "
" Enggak Perlu bingung Tetap kayak biasa," ucap Bumi
Memang tidak sedikit yang sedang membicarakan mereka. Ada banyak Saking banyaknya Bumi sampai bisa mendengar dari segala sudut namanya dan nama Kejora disebut. Ini Pasti ulah Bima Kadang mulut cowok itu memang suka tidak kontrol kalau ngomong.
" Kok mendadak berhenti jalan sih Bumi Kenapa " tanya Kejora ketika Bumi tiba-tiba saja berhenti di tengah lorong Hal yang Paling Kejora takuti saat ini adalah lorong sekolah.
" Kenapa kamu jalan di belakang Tempat kamu di samping aku Kejora bukan di belakang aku " ucap Bumi Cowok itu mundur agar sejajar dengan Kejora
Perlakuan yang membuat Kejora terkejut Rasa hangat mengalir dalam tubuh dan Perut Kejora
" Kamu itu bukan Pembantu yang jalan belakang terus Kamu Pacar aku sekarang Jalannya di sebelah aku " ucap Bumi
" iya Bumi .... "
Bumi tidak menoleh lagi Pada Kejora
" Bumi "
" Hm " balas Bumi ketika mereka berdua berjalan lagi.
" Enggak jadi deh " ucap Kejora nyengir bersalah.
" Kenapa "
" Enggak apa-apa, kok "
" Senang " tanya Kejora
" Senang bangettt " balas Kejora
" Kenapa "
" Enggak tau Senang aja rasanya " jawab Kejora
" Sama " jawab Bumi membuat Kejora terkejut.
Kemarin Kejora sudah lemas karena Perlakuan manis Bumi. Hari ini pun Bumi sepertinya tidak mau Kejora baik-baik saja. Perempuan itu malah Lem Lebih tepatnya lemas dengan tatapan yang diberikan Bumi Padanya. Sesuatu Berbeda. Pandangan yang Bumi berikan Pada Kejora bukan lagi Pandangan yang dulu Pernah Kejora terima.
" Beda ya sekarang orang Pacaran Ke kelas aja di antar " ucap Bintang yang tahu-tahu muncul di sebelah Kejora
" Lo kalau cerita jangan ke Bima, lah Bumi Cerita itu ke gue Udah tau Punya teman yang satu ini ember, " ucap Bintang Pada Bumi
" YA KAN INI YANG PALING GUE TUNGGU-TUNGGU " ucap Bima
" Santai gue sama Kejora nggak masalah," ucap Bumi
" Ternyata Lo bisa Pacaran "
" Bisa lah Sembarang lo " ucap Bima Malah cowok itu yang sewot. " Gila lo Bintang Teman lo ini kan cowok banget. Lo lihat nih ototnya "
" Udahlah ayo Bima jangan gangguin orang Pacaran " ucap Bintang. " Gue tau Bro kalau lagi Pacaran diganggu itu rasanya gimana Nggak enak ayo Pergi Bima," ucap Bintang Pada Bima
Bumi dan Kejora yang sejak tadi diam akhirnya saling Pandang. Bumi mungkin tidak melakukan apa pun, tapi kedua matanya seolah memuja Kejora dari jarak sedekat ini. Seolah-olah kedua matanya sudah menunjukkan segalanya untuk Kejora
" Aku ke kelas dulu, ya " ucap Kejora Bumi hanya mengangguk.
Kejora berbalik hendak menuju ke kelasnya namun Perempuan itu berbalik badan lagi Pada Bumi
" Nanti telepon aku ya " ujar Kejora namun tidak bersuara sambil memeragakan gaya orang menelepon Bumi mengangguk kecil membalasnya.
Kejora kembali berbalik badan Perempuan itu menoleh ke belakang Ternyata Bumi sudah jalan Pergi menuju ke kelasnya tanpa mengucapkan apa pun untuknya
" Memang nggak dasar Nggak Pernah Peka Tuh Bumi " ucap Kejora
...•••••...
" Wah Parah banget lo Ra Gak kasih tau kita-kita " ucap Jihan sesudah mendengarkan Pernyataan dari Kejora tentang kemarin
" iyah bener tuh Ra " dukung Febbi
" ini kan aku ngasih tau kalian " ucap Kejora
" Ya tapikan gue mau lihat gimana Bumi nembak lo kemarin " ujar Febbi yang langsung di angguki oleh Jihan
Sekarang Febbi dan Jihan sedang berada di rumah Kejora mereka berencana untuk mengerjakan PR matematika bersama Mungkin mereka juga akan menginap di rumah Kejora karena hari sudah malam
" Eh btw ceritain dong Bumi gimana nembak lo," ucap Febbi Penuh antusias
" Ya gitu " jawab Kejora singkat
" Gitu gimana Ra ? Ceritain dong gue kepo nih," Pinta Febbi
" Oke aku ceritain " ujar Kejora " Kemarin itu Bumi ngajak aku ke Pantai. Kita naik jetski. Sumpah aku seneng banget naik jetski. Setelah itu. Bumi ngajak aku sebuah taman yang banyak bunganya Dan di sana juga hujan bunga " tutur Kejora
" Gue juga mau ngerasain dong gimana hujan bunga," ucap Febbi sambil membayangkan dirinya sedang bermain hujan yang di Penuhi bunga
" Setelah itu " tanya Febbi kepo
__ADS_1
" Setelah itu kita menikmati Senja Terus Bumi nembak aku deh Dan di malam harinya ada kembang api di langit yang bertuliskan selamat ulang tahun Kejora Aku seneng banget kemarin " semua ucapan Kejora membuat teman temannya iri. Mereka juga mau di Perlakukan seperti itu oleh Pujaan hatinya
" Dan anehnya Itu semua keinginan aku yang ditulis di buku diary aku yang hilang itu," lanjut Kejora
" Sekarang diary nya masih hilang " tanya Febbi yang langsung di angguki oleh Kejora
" Berarti Bumi yang nyuri buku diary lo Buktinya dia tau semuanya kan," lanjut Febbi
" Berarti dia udah tau dong semuanya," ucap Kejora Panik
" Ya iyalah Pasti udah tahu Tapi biarin aja Ra Jangan Panik " Febbi mencoba menenangkan Kejora
" Tapi Febbi ..... "
" Gue mau dong kayak lo Ra " ucap Febbi memotong Pembicaraan
Kejora dan Febbi mengerutkan keningnya
" Mau apa " tanya keduanya
" Mau kayak lo Naik jetski Menikmati hujan bunga, senja. Dan lihat kembang api," ucap Febbi dengan mata berbinar
" Lo kan Punya Pacar Ya tinggal minta aja," saran Febbi
" Gue emang Punya Pacar Tapi apalah daya gue yang Punya Pacar Playboy Romantisnya ke semua orang Sama ayam Pun kayaknya dia romantis Sebenarnya gue mau jadi Prioritas dia Bukan cuma jadi cadangan aja," ucap Jihan dengan wajah sedih
" Itu sih salah kamu gak Putusin dia " tegas Kejora langsung diangguki oleh Febbi
" Punya temen Bukannya nyemangatin malah nyalahin." Jihan mendengus kesal
" Ah udahlah jangan bahas itu Mood gue jadi jelek kan," ujar Jihan Pada Kejora dan Febbi
Febbi dan Kejora hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Jihan Mereka merasa aneh Padanya. Ada juga cewek seperti Jihan yang bertahan sama Playboy cap kaki tiga kayak Bima
Kemudian Pandangan Febbi beralih Pada sebuah kotak berwarna coklat di atas nakas dan langsung mengambilnya
" Buka aja " suruh Kejora Tanpa basa-basi Hanum langsung membuka kotak berwarna cokelat itu dan langsung mengambil isinya yaitu sebuah kertas Icha mengambil kertas itu dari tangan Hanum dan langsung membuka lipatannya
" ini surat dari siapa " tanya Jihan kemudian membacanya
" Aku juga gak tau Tiba-tiba aja udah ada di depan rumah. Saat aku Pulang sama Bumi kemarin," ujar Kejora
" Bumi tau tentang surat ini " tanya Febbi
" Enggak " jawab Kejora singkat
" Wah Parah nih Ra Masa ada kata menghabisi sih," ucap Jihan heboh ketika sudah membaca surat itu
" Sini mana gue lihat " Febbi mengambil alih surat itu dan langsung membacanya
" Bisa aja itu salah alamat kan " ucap Kejora
" Salah alamat gimana ? Gue yakin ini buat lo," tegas Jihan
" Ra ? Siapa yang suka nyebut lo bidadari Cantik " tanya Febbi seperti detektif setelah membaca surat itu
Kejora mencoba mengingat-ingat
" Perasaan gak ada deh "
" Terus kalimat bawahnya Orang yang menyukaimu sekaligus membenci bayanganmu Itu berarti orang ini suka sama lo dan benci bayangan lo," lanjut Febbi
" Iyah lo bener Febbi Kemungkinan besar orang ini cemburu besar lihat lo jadian sama Bumi " dukung Jihan
" Tapi siapa yang suka sama aku Kenapa juga dia benci bayangan aku " ujar Kejora
Mereka bertiga mencoba berpikir apa arti kalimat terakhir itu
" Atau mungkin ini sebuah Perumpamaan Mungkin ini tentang sebuah bayangan Bayangan kan selalu ada dimana mana dan selalu bersama kita," ujar Kejora
" Bisa juga tuh Tapi siapa orang yang selalu bersama lo " tanya Jihan
" Bukannya gue sama Icha selalu sama lo setiap hari yah " tanya Febbi
" OMG Berarti kita juga ikut ikutan dong " ucap Febbi was-was
" Gak mungkin lah Masa kalian berdua bayangan aku Menurut aku orang yang ngirim surat itu laki-laki Kan dia suka sama aku dan benci bayangan aku Menurut aku bayangannya itu Pasti laki laki bukan Perempuan," ujar Kejora
" Iya juga sih " ucap keduanya
" Eh tunggu-tunggu Kalau dia cemburu Berarti dia udah tau kalau aku sama Bumi jadian Tapi aku kan cuma baru beritahu kalian berdua " ujar Kejora setelah mengingatnya
" Berarti orang itu selalu ngikutin lo Ra " ucap Febbi
" Aku baru ingat " ujar Kejora " Bisma juga tau sendiri kalau aku udah jadian sama Bumi ,"
" Berarti kemungkinan besar Bisma yang ngirim surat," ucap Febbi
" Dan kemungkinan besar bayangan lo itu adalah ...." ucap Jihan
" BUMI " ucap ketiganya
__ADS_1
" Kita harus tau siapa orang yang udah ngirim surat itu Sebelum terjadi apa-apa sama Bumi Dan tersangka Pertama itu Bisma." ucap Kejora
...••••••...