BUMI & KEJORA

BUMI & KEJORA
52. Jangan Tinggalin aku


__ADS_3

" Kasih tau aku apa yang sebenarnya yang terjadi sama Bumi " Pinta Kejora dengan mata yang berkaca-kaca


" Gue akan kasih tau semuanya Ra " ujar Bima


Sekarang Kejora dan Bima sedang berada di taman rumah sakit. Bintang lebih memilih untuk menunggu Bumi Ditambah Bima lebih tau tentang kehidupan Bumi daripada Bintang


" Bumi selalu bilang kan kalau lo itu berharga baginya " tanya Bima yang langsung diangguki oleh Kejora


" Lo itu emang berharga banget buat Bumi Ra Lo tau kenapa " Kejora menggeleng.


" Dulu Bumi selalu ingin mengakhiri hidupnya dan sama sekali tidak ingin hidup Dia selalu berpikir kalau dia gak berharga buat siapapun Papahnya selalu memperlakukan Bumi tidak baik Jika Bumi salah maka Bumi akan dihukum seberat-beratnya Dan gak ada yang Pernah ngebela dia Waktu itu Ibunya juga ninggalin dia Dia frustasi Ra," ungkap Bima


Mendengar itu dada Kejora terasa sesak. la Pikir hidup Bumi baik-baik saja. Tapi kenyataannya tidak Bumi begitu banyak menyimpan rahasia.


" Waktu itu juga gue Pernah lihat Bumi mau gantung diri Tapi untungnya nyawanya terselamatkan karena gue melihat tepat waktu sebelum Bumi melakukan hal itu,"


" Setelah itu " tanya Kejora dengan bibir yang bergetar.


" Setelah itu Kehidupan Bumi berubah drastis dia sering bolos sekolah Tapi Bumi tidak Pernah memperlihatkan kesedihan Terhadap gue dan Bintang Bumi itu selalu mementingkan kebahagian orang lain dan Sampai Pada akhirnya dia ketemu sama lo Mataharinya " ujar Bima Parau


" Tapi sekarang takdir berkata lain Di saat dia udah dapetin kebahagiaan tapi bentar lagi akan direnggut," lanjut Bima


" Ma-maksud kamu "


" Bumi divonis sakit kanker Otak Ra Dia divonis hanya hidup beberapa hari lagi Itupun enggak tentu Bisa jadi Bumi akan Pergi sekarang atau besok Kita hanya bisa berdoa yang terbaik buat dia,"


" Dia gak akan ninggalin aku Bima Dia akan selalu sama aku untuk selamanya,"


Kejora hanya bisa meneteskan air mata saat mendengar itu semua. Ia ingin memeluk Bumi sekarang dan mengatakan bahwa dia Pasti bisa lewatin ini semua.


" Lo tau gak di saat lo Putusin dia waktu itu malamnya dia nangis sampai-sampai matanya sembap Dia tidak sanggup untuk ngelihat lo nangis "


Kejora ingat bahwa waktu itu disaat Kejora mengembalikan barang-barang Pada Bumi di sana ia melihat mata Bumi yang sembap.


" Akhir-akhir ini dia ingin buat lo benci sama dia Kita juga dilarang untuk beritahu siapapun Mona juga gak sengaja tau Kemarin Bumi Pingsan di hadapan Mona dan langsung di bawa ke rumah sakit Alhasil dia tau semuanya."


" A-apa Mona beneran suka sama Bumi "


Bima mengangguk. " Iya dia beneran suka sama Bumi Kita gak beritahu dia kalau Bumi hanya buat Mona sebagai rencana Bumi cuman manfaatin situasi ini untuk buat lo benci sama Bumi "


" Seharusnya Bumi gak kasih harapan Palsu sama Mona " ujar Kejora tidak terima jika Mona dibohongi seperti ini


" Iya kita tau Tapi semuanya berjalan begitu aja Alhasil kita lanjutin semuanya," ujar Bima


" Tapi kenapa dia harus buat aku benci sama dia " tanya Kejora bingung.


" Karena dengan cara seperti itu membuat Bumi mudah untuk Pergi Ra Karena dia tidak mau meninggalkan orang yang masih sayang sama dia " ucapan Bima membuat dada Senja semakin sesak


Jadi selama ini Bumi cuma Pura-pura benci sama Kejora ?


Kejora merutuki dirinya karena waktu itu sempat berkata kasar Pada Bumi Seharusnya ia tidak berkata seperti itu Padanya.


" Kalau tentang Pernikahan Bumi sama Mona gimana " tanya Kejora

__ADS_1


" Itu semua Palsu Ra Mona juga gak tau soal ini," jawab Bima membuat Kejora bernafas lega.


" Apa Ayahnya Bumi tau tentang Penyakit Bumi,"


" Iya dia udah tau Tadi dia mau Pulang dulu karena harus ngurusin kerjaan Ayahnya itu lebih mentingin Pekerjaannya daripada anak sendiri " balas Bima miris


Pak Dirga ayah Bumi memang selalu mementingkan Pekerjaan dibandingkan dengan anaknya Karena itulah Bumi waktu itu selalu ingin mengakhiri hidupnya karena ia merasa bahwa di dunia ini tidak ada yang menginginkan dirinya Termasuk ibunya sendiri.


...••••••...


" Gimana keadaan Bumi " tanya Kejora Pada Bintang dengan nada Panik.


" Udah baikan Dia udah di Pindahin ke ruang Perawatan " jawab Bintang


Disini hanya ada Bintang, Kejora dan Bima Kejora tidak melihat Mona di sini ? Apa dia sudah Pulang ? Entahlah tapi yang Pasti sekarang Kejora hanya ingin mengetahui keadaan Bumi


" Aku bisa jenguk dia " Kejora berharap bahwa jawabannya iya


" Bisa Ra " jawab Bintang membuat Kejora tersenyum senang.


Buru-buru Kejora langsung memasuki ruangan dimana Bumi sedang dirawat Kejora tidak tau apa ia sanggup untuk melihat Bumi dengan keadaan seperti ini.


Kejora duduk di kursi Pinggir kasur Bumi Dadanya begitu sesak ketika melihat keadaan Bumi yang terbaring lemah tidak berdaya.


" Hai matahariku " sapa Kejora lalu meraih kedua tangan Bumi dan menggenggamnya erat.


" Maafin aku Bumi karena gak tau keadaan kamu yang sebenarnya Seharusnya aku gak benci saat kamu Putusin aku waktu itu Kenapa kamu gak beritahu aku yang sebenarnya ? Apa aku gak berarti lagi buat kamu "


" Aku mohon kamu bangun sekarang Bumi Dan bilang sama aku kalau kamu baik-baik aja Kamu gak capek apa tidur terus Kamu gak rindu apa sama aku ? Pacaran sama aku Pelukan sama aku " lirih Kejora sambil menangis. " Aku rindu banget sama kamu Bumi Aku rindu setiap gombalan kamu sama aku Keceriaan kamu Perhatian yang kamu berikan sama aku. Aku rindu semuanya Sekarang aku cuma minta kamu buat bangun dan yakinin aku kalau kamu baik-baik aja." Kejora mengecup tangan Bumi lembut.


" I Love you Bumi " lirih Kejora di sisi Bumi


Kejora merasa ada yang sedang mengusap rambutnya Pelan. " I love you too." Kejora langsung duduk tegap ketika mendengar jawaban itu. Tuhan telah mengabulkan doanya


" Bumi " ujar Kejora sambil tersenyum senang lalu menghapus air matanya.


" Kejora Kamu ngapain di sini ? Siapa yang udah beritahu " tanya Bumi lembut.


" Teman-teman kamu yang udah beritahu semuanya Termasuk masa lalu kamu Bumi " jawab Kejora


Bumi sedikit terkejut ketika mendengar itu Sahabat-sahabatnya sudah melanggar janji bahwa jangan beritahu Kejora tentang ini Ia tidak tega melihat Kejora menangis Lebih baik Kejora tidak mengetahui semuanya Lalu setelah itu Bumi bisa Pergi dengan tenang


" Kamu tega ya gak beritahu aku tentang ini semua Kamu tau kan aku sayang banget sama kamu." Kejora kembali menangis


Bumi menghapus air mata Kejora Pelan-pelan.


" Jangan nangis Ra Gue gak suka kalau lihat lo nangis kayak gini Itu malah buat gue semakin sesak jika harus ninggalin lo untuk selamanya." Air mata Bumi menetes setelah berkata seperti itu


" Jangan bilang kayak gitu Aku tau kamu Pasti sembuh Emangnya kamu gak mau temani aku lagi Kita kan udah janji bakal tetap sama-sama untuk selamanya Kamu jangan ingkar Bumi " ujar Kejora sambil memegang tangan Bumi


" Tapi Takdir yang udah ingkar Ra Bukan gue Gue selalu ingin ada di dekat Lo selamanya Lo itu tujuan hidup gue ! Mana mungkin gue bisa ninggalin orang yang udah menjadi tujuan hidup " tutur Bumi


" Hidup ini emang kejam Ra Di saat gue udah dapet kebahagiaan Tapi sebentar lagi semuanya bakal direnggut " Kejora menggelengkan kepalanya Pelan karena tidak setuju dengan ucapan Bumi

__ADS_1


" Maut Pun gak akan Pernah bisa misahin kita Kamu dan aku akan selalu bersama untuk selamanya,"


Bumi tersenyum miris. " Gue harap juga gitu Ra Tapi ..... " Kejora langsung memotong ucapan Bumi


" Aku mohon jangan tinggalin aku Bumi Aku gak mau kehilangan kamu ! Apalagi kehilangan untuk selamanya Aku gak bisa ngebayangin gimana sakitnya hati aku." Kejora menangis histeris.


" Emangnya hati gue gak sakit apa Ra ? Hati gue lebih sakit daripada lo. Lo orang Pertama yang buat gue selalu ingin hidup Dulu gue selalu ingin ninggalin dunia ini Tapi waktu itu takdir tidak menyetujui Malah sekarang disaat gue ingin hidup lebih lama tetapi takdir mencoba misahin kita berdua Ra Gue selalu bayangin gimana nantinya kamu jadi istri gue. Semuanya Pasti akan berwarna Gak ada tangis dan gak ada kata menyerah Mungkin gue akan selalu tersenyum jika didekat lo dan gak akan Pernah ngerasain sedih atau sakit lagi " ujar Bumi Parau


" Gue mohon Ra sekarang juga lo benci sama gue Ra Karena gue gak mau ninggalin orang yang lagi sayang-sayangnya sama gue," Pinta Bumi


Benci ? Bagaimana bisa Kejora membenci Bumi orang yang paling dia sayangi Kemarin saja ketika Kejora mencoba membenci Bumi tetapi itu malah membuat dada Kejora sesak.


" Mana mungkin aku bisa benci sama orang yang aku sayang Bumi ! Aku gak akan Pernah bisa benci sama kamu " lirih Kejora


" Tapi itu sebuah keharusan Atau gue tidak akan Pergi dengan tenang." balas Bumi terisak.


" Udah aku bilang ! Kamu gak akan kemana-mana Kamu akan selalu bersama aku untuk selamanya. Aku mohon jangan bilang kayak gitu lagi Hati aku sesak dengernya." Kejora masih terus-menerus menangis.


Bumi menggenggam erat tangan Kejora


" Apapun yang terjadi lo harus lanjutin hidup Ra Cari lelaki yang bisa menjaga lo lebih baik dari gue ! Yang sayang sama lo dan gak akan Pernah ninggalin lo. Oke "


" Hanya kamu lelaki yang terbaik Bumi Hanya kamu ! Gak ada yang lain," kekeuh Kejora


" Tapi lelaki yang ada dihadapan lo sekarang ini akan Pergi Ra Dan gak akan bisa nemenin lo lagi," ucap Bumi terisak


Kejora menggeleng Pelan. " Itu gak bakal terjadi ! Kamu gak akan ninggalin aku "


Mereka saling menggenggam tangan dengan erat. Tidak mau melepaskan satu sama lain Satu hal yang mereka inginkan sekarang Bersama untuk selama-lamanya sampai akhir dunia ini.


" Gue sayang sama lo Ra Jangan Pernah nangis lagi ya Atau gue akan sedih di sana Ra ," Bumi menghapus air mata Kejora lagi.


" Asal kamu jangan Pernah tinggalin aku," Pinta Kejora


Bumi tersenyum. " Iya sayang."


" Semoga Ra " batin Bumi


Bumi kemudian mengambil dua buah kunci di meja Pinggir kasurnya Lalu menunjukkannya Pada Kejora


" Lo masih ingat tentang kunci ini " tanya Bumi Pada Kejora


Tentu saja Kejora masih ingat Kunci itu adalah kunci ruangan khusus milik Bumi dan Kejora Tetapi Kejora sudah mengembalikan kunci waktu itu.


Di saat mereka Putus Kejora sudah mengembalikan Semua barang barang dari Bumi waktu itu Tetapi sekarang kunci itu jadi diberi tali sehingga bersatu.


" Iya aku masih ingat "


" Ambil Ra Gue kasih ini ke lo Jaga baik-baik ya." Bumi menyodorkan kunci itu dan langsung diterima dengan baik oleh Kejora


" Sekarang mending lo Pergi ke ruangan itu lagi," suruh Bumi membuat Kejora bingung.


" Emangnya ada apa "

__ADS_1


" Nanti juga kamu Tahu " Kejora hanya mengangguk-angguk lalu menghapus air matanya.


...•••••...


__ADS_2