
Hari Minggu adalah hari Paling bahagia bagi seluruh siswa di Indonesia. Tapi sepertinya tidak dengan Kejora Karena dia harus Pergi ke rumah Bumi Tadi malam ia mendapat Pesan dari Bumi Entah dari mana dia mengetahui nomor Kejora mungkin dari teman temannya. Dan tidak lupa juga mengirim alamatnya.
Kejora memasuki halaman rumah Bumi
Gede banget halaman rumahnya. Batin Kejora
Rumah Bumi memang seperti istana di halamannya terdapat air mancur yang sangat indah dan ada juga ikannya
Tok tok tok
" Mungkin ini bel " Kejora menekan tombol itu Lalu tidak lama
ada seseorang membuka Pintu Terlihat ada seorang Perempuan.
" Mau cari Siapa Non " tanya Perempuan itu ramah
" Saya mau cari Bumi " jawab Kejora
" Oh den Bumi Ayo masuk dulu nanti bibi Panggil " ternyata Perempuan tadi adalah Pembantunya.
Kejora Masuk ke rumah Bumi Rumahnya Sangat luas bisa dikatakan beberapa kali lipat dari rumah Kejora. Sungguh benar benar mewah. Terdapat lukisan lukisan yang terlihat mahal
" Akhirnya lo dateng juga " ucap Bumi yang sedang menuruni anak tangga
" Kamu Ngapain sih Panggil aku kesini Pagi-Pagi " tanya Kejora setelah Bumi sudah duduk berhadapan dengannya
" Kenapa ? gak boleh "
" Bukan Gitu Bumi Tapi aku juga kan mau istirahat," jawab Kejora jujur Memang biasanya hari Minggu Senja selalu istirahat
" Bawel loh "
" Ya udah Kamu mau apa Panggil aku kesini," tanya Kejora sekali lagi
" Gue mau lo masakin gue "
" Masak ? Bukannya ada Pembantu kamu yah,"
" Bi Yemi lagi ke Pasar," Bumi menatap Kejora sengit
" Loh bukannya barusan ada yah "
" Iyah setelah manggil gue Bi Yemi langsung Pergi ke Pasar," terang Bumi
" Cepetan buatin Berani nolak Lo "
" Enggak enggak Iya aku mau masakin Kamu mau aku masakin apa,"
" Terserah "
" Ya udah Dapurnya dimana "
Bumi berdiri dan diikuti Kejora dari belakang. Kejora melihat ke sana kemari melihat barang barang yang kelihatan sangat antik dan mahal.
__ADS_1
" Nih dapurnya "
" Dapur kamu gede banget," Kejora benar-benar takjub dengan dapur Bumi
Bumi hanya terkekeh geli mendengar Perkataan Kejora
" Bahan-bahan ada di kulkas Tinggal ambil aja." Kejora aja hanya mengangguk-angguk
...•••••...
" Nih makanannya udah selesai " Kejora meletakkan makanan yang ia buat di meja Kejora hanya memasak nasi goreng. Bumi yang sedang bermain game langsung menoleh
" Cuma ini " tanya Bumi remeh
" Iya " jawab Kejora singkat
" Awas aja kalo gak enak," ancam Bumi
" Cobain aja dulu " suruh Kejora
Bumi mengambil sendok dan mengisi nya dengan nasi. Lalu menyuapkan ke mulutnya
Bumi Mengambil sendok dan mengisi nya dengan nasi. Lalu menyuapkan ke mulutnya
" Sumpah enak banget " Batin Bumi
" Lo belajar masak dari mana," tanya Bumi
" Dari Mama " jawab Kejora
" Lumayan "
" Kalau gitu tugas aku disini udah selesai kan Jadi aku boleh Pulang sekarang," Kejora berharap bahwa Bumi akan membiarkannya Pulang
" Lo masih ada 1 tugas lagi. " Kejora melotot tajam. Ia ingin Pulang sekarang. Tapi Bumi justru memberikan tugas lagi
" Apa lagi " tanya Kejora sedikit membentak
" Beri makan ikan gue " suruh Bumi lalu memasukan satu suap nasi goreng ke mulutnya
" Di mana ikannya "
" Belakang "
Kejora kemudian ke belakang rumah Bumi. Bumi tadi mengarahkan kalau kolam ikan itu dibelakang dapur.
Saat sudah berada dibelakang Kejora sungguh takjub melihat taman yang sangat luas dan kolam ikan ataupun kolam renang Kemudian Pandangannya tertuju Pada satu objek. Yaitu seorang anak kecil sekitar berumur 7 tahun yang sedang duduk di samping kolam. Kemudian Senja menghampiri anak itu
" Kamu kenapa " tanya Kejora sedikit berjongkok akibat anak itu lebih Pendek darinya
" Bola aku ke kolam renang kak Aku mau minta bantuan sama Mama tapi lagi ke Pasar " Kejora mengernyitkan keningnya
" Maaf kakak mau tanya Kamu adik Bumi," tanya Kejora memberanikan diri
__ADS_1
Anak itu menggeleng
" Bukan kak Aku anak dari Bi Yemi,"
Kejora hanya manggut-manggut Ternyata anaknya Bi Yemi. Ia kali ini ingat bahwa tadi Bumi mengatakan bahwa Bi Yemi sedang Pergi ke Pasar
Kemudian Kejora melirik bola yang tadi anak itu tunjukkan
" Kakak ambilin bola kamu dulu ya," anak itu mengangguk Penuh antusias
Kejora mencari-cari sesuatu yang bisa digunakan untuk menggapai bola anak itu Kemudian Kejora melihat sapu dan langsung mengambilnya.
Kejora mencoba menggapai bola itu menggunakan sapu beberapa kali. Tapi bola itu berada di tengah tengah Kolam Kemudian Kejora mendongak tapi ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke kolam.
" Tolong " Kejora tidak bisa berenang. Ia mencoba untuk meminta Pertolongan
Anak itu Panik lalu Pergi untuk menemui Bumi diruang tamu
" Kak Bumi " ucap Anak itu sambil terengah-engah
" Ada apa Adi " tanya Bumi ikutan Panik
" Di belakang A-ada yang tenggelam kak Tolongin," mendengar Perkataan Adi. Bumi langsung Pergi ke belakang disusul oleh Adi dibelakang Dan benar Kejora sedang berada di kolam renang dan ia tidak bergerak Kejora Pingsan
Bumi terkejut dan langsung terjun kolam renang. Ia menggapai tubuh mungil Kejora dan langsung membawanya ke tepi kolam. Dan kini Bumi dan Kejora sudah tidak berada di kolam renang lebih tepatnya di samping kolam renang.
" Kejora bangun " Bumi menepuk nepuk Pipi Kejora tapi Kejora tak kunjung membuka matanya. Ada nada khawatir Pada nada bicara Bumi
" Kejora Please buka mata lo "
Bumi menggosok-gosok tangannya di tangan Kejora agar Kejora hangat. Tapi tetap saja Kejora tidak membuka matanya.
" Gak ada cara lain Gue harus hal ngelakuin ini " Batin Bumi
Bumi melihat kiri kanan dan melihat Adi yang sama sama khawatir
" Kakak ini gak apa-apa kan kak Bumi," tanya Adi
" Adi balik badan " suruh Bumi tanpa menghiraukan Pertanyaan dari Adi
" Kenapa kak " ucap Adi dengan Penuh tanda
" Pokoknya kamu balik badan ini adegan dewasa," jawab Bumi
" I-iya kak " ucap Adi kemudian berbalik badan
Bumi menarik nafas Panjang lalu mengeluarkannya. ini demi keselamatan Kejora bukan karena modus
" Maafin gue Kejora Tapi ini demi keselamatan lo," ucap Bumi
Dengan ragu Bumi mendekat dan memulai aksinya.
Bumi Memberikan nafas buatan untuk Kejora
__ADS_1
...•••••...