BUMI & KEJORA

BUMI & KEJORA
47. Mona & Bumi


__ADS_3

Siang ini Bumi sengaja duduk di dekat lapangan. Cowok itu sedang melamun tapi tidak tahu sedang memikirkan apa Kedua mata tajamnya menatap Panas terik matahari Inilah jalan yang di Pilih Bumi Menyakiti hati Kejora Orang yang sudah jelas-jelas selalu baik Padanya.


" Lo mau minum " Tawar Bintang menawarkannya Pada Bumi. Cowok Pendiam itu mengelap keringat yang mulai turun dari belakang telinga hingga lehernya


" Karena gue gak mau dia tau apalagi itu bisa jadi beban buat dia Bintang Gue ini Cuma Cowok Penyakitan "


" Kalau gitu lo egois " simpul Bintang " Dia berhak tau masalah lo Dia kan Pacar lo.”


" Gue udah Putus sama Kejora "


" ini Beneran " Ujar Bintang syok


" Kejora itu Wanita cantik dia itu lebih Pantes dapetin Cowok yang bisa jaga dia sepenuhnya gak kayak gue Bintang "


" Bumi Lo jangan bilang gitu Kalau Lo kayak gini Terus lo bakal nyakitin Kejora lebih dalem,” komentar Bintang singkat.


" Gue tau Gue udah nyakitin dia sedalem ini Dia mungkin berhak bahagia sama orang lain selain sama gue tapi gue gak mau. Gue gak bisa lepasin Kejora buat orang lain. Egois Memang. Apa pun itu tentang Kejora gue mau bersikap egois tentang dia,” ujar Bumi


" Apa lo udah bilang kalau lo sama Mona itu cuman ke Paksa " tanya Bumi


" Belum justru gue gak akan bilang sama dia sampe semuanya selesai Awalnya gue sama Mona itu cuman main-main Niat gue buat Kejora ngerasa apa yang gue rasain ketika dia jalan sama Marco di belakang gue,” ucap Bumi


" Dan Pertunangan Sama Mona " Sahut Bintang


Bumi mengangguk


...•••••...


" Lo yakin mau datang " Febbi menanyakan yang sama Pada Kejora dari tadi Febbi nampak khawatir jika Kejora datang ke Pertunangan Mona dan Bumi Ia tidak mau melihat sahabatnya sedih lagi Cukup kemarin saja ia melihat Kejora menangis


Kejora menghela nafas. " Aku yakin Febbi Ini aku juga kan udah siap," balas Kejora sambil tersenyum manis.


Febbi kagum dengan sahabatnya satu ini Mempunyai sifat lemah lembut Pemaaf dan juga Penyayang Febbi heran ada aja orang yang selalu menyakitinya.


" Gimana udah siap " tanya Jihan Pada Kejora dan Febbi yang langsung mengangguk tanda jawaban.


" Gue yakin lo Pasti kuat hadapin ini semua Semangat," ucap Jihan


" Makasih ya Kalian berdua selalu support aku," balas Kejora dengan senyuman.


" Gue gak habis Pikir sama Bumi yang udah berani nyakitin lo kayak gini Kalau gue jadi lo Pasti gue cabik-cabik muka dia," tutur Febbi


" Udahlah Febbi jangan bikin Kejora tambah sedih," ucap Jihan memperingati.


" Oke sorry "


" Ayo kita berangkat " ajak Kejora

__ADS_1


...•••••...


Kejora melangkah masuk ke dalam hotel bintang lima di kawasan Jakarta Ia juga melihat nama Bumi dan Mona terpajang di depan. Begitu masuk ke dalam suasana sangat ramai. Ramai yang sangat asing


Di tempatnya berdiri Kejora bisa melihat Bumi dari tempatnya. Cowok dengan jas hitam tersebut duduk di samping Papa dan neneknya. Di depannya ada sepasang suami istri dan seorang Perempuan cantik dengan balutan dress berwarna merah muda di tubuhnya. Perempuan itu duduk berhadapan dengan Bumi Lalu saudari-saudari Perempuan tersebut terlihat senang dan menggodanya. Kejora Terpaku Sudah tahu tidak bisa melihat acara seperti ini tapi ia tetap datang Sudah tahu akan menyakiti hatinya tapi Kejora tetap harus melihatnya.


" Ra kita duduk di sana yuk " ajak Febbi menunjuk sebuah meja tepat didepan Panggung.


Kejora mengangguk. " Ayo " balas Kejora


Mereka duduk di kursi beserta meja yang sudah di sediakan tepat di depan Panggung Mata Kejora tertuju Kepada Bumi dan Mona yang Terlihat bahagia menyapa Para Tamu undangan Apa secepat itu Bumi bisa melupakannya ? Jelas saja Mona sangat cantik.


Memikirkannya membuat Kejora jadi iri dengan Posisi Mona. Mungkin memang Mona-lah yang Pantas untuk Bumi


" Papa bangga sama kamu Bumi " ucap Papanya Pada Bumi


" Sepertinya Mereka berdua udah nggak sabar ya,” kekeh MC di acara mereka Bumi dan Mona berdiri di depan Ada banyak media di sini Wartawan Pun ada di acara ini Tentu saja karena ini acara besar


Semua Pandangan tertuju Pada Pasangan yang akan bertunangan. Bumi mengambil cincin dan langsung memakaikannya pada jari manis Mona Begitupun sebaliknya Suara riuh tepuk tangan pun terdengar begitu mereka selesai bertukar cincin Mereka resmi bertunangan.


Hati Kejora terasa sesak Hubungan ia dengan Bumi benar-benar berakhir Semua yang Kejora harapkan kini telah sirna. Ia hanya bisa mendoakan supaya Bumi bisa bahagia.


" Selamat kepada Pasangan yang sudah bertunangan," ucap MC itu kembali.


" Kepada Para tamu di harapkan untuk mencicipi makanan yang telah disediakan," ucap MC itu mempersilahkan.


" Iya Ra Lo Pasti kuat " dukung Jihan


Kejora tersenyum. Ia beruntung memiliki sahabat seperti mereka.


" Makasih semuanya "


" Aku ke toilet dulu ya," izin Kejora yang langsung diangguki oleh Febbi dan Jihan


Kejora tidak Pergi ke toilet melainkan Pergi ke taman dekat tempat acara. la tidak mau berlama-lama di sana. Rasanya hatinya benar-benar sakit melihat kenyataan ini


Kejora selalu berharap ini hanya mimpi yang sebentar lagi akan berlalu. Tapi Kejora tersadar bahwa ini nyata Bukan mimpi yang Kejora harapkan.


Sekarang tangannya sedang memegang sebuah kertas yang akan ia berikan Pada Bumi tadi. Tapi Kejora tidak sanggup untuk berhadapan dengannya Ia terlalu lemah untuk melihat semua ini.


Tiba-tiba ia merasa ada yang memegang Pundaknya. Sontak Kejora menoleh ke belakang dan mendapati laki-laki Paruh baya yang sedang menatapnya.


" OM Dirga " ucap Kejora


" Ada Perlu apa ya Om menemui Saya " tanya Kejora membuka Pembicaraan setelah Pak Dirga duduk disebelah nya.


" Kamu itu Kejora kan Pacar anak saya ," tanya Pak Dirga serius.

__ADS_1


Kejora menggeleng Pelan. " Udah enggak lagi Om " jawab Kejora sambil tersenyum miris.


" Oh bagus deh Kamu jangan ganggu anak saya lagi Karena kamu tau sendiri kan dia udah Punya Pasangan yang jauh lebih baik dari kamu," tegas Pak Dirga membuat Kejora bungkam seribu bahasa


" Iya Pak Saya gak akan Pernah ganggu kehidupan anak bapa Lagi," balas Kejora


" Bagus Saya harap kamu Pergi jauh-jauh dari kehidupan anak saya Karena kamu sama Bumi itu berbeda jauh Kamu jangan mimpi buat bisa bersama sama anak saya," ujar Pak Dirga lalu melenggang Pergi meninggalkan Kejora


" Mungkin ini yang terbaik buat kamu Ra " ujar Kejora Pada dirinya sendiri.


" Kasian ya Gak di restuin orang tuanya terus Bumi nya juga malah milih orang lain daripada lo." Kejora tau siapa yang berbicara Siapa lagi kalau bukan nenek Lampir.


Kejora mendongakkan kepalanya dan memang benar Mona sedang menatap Kejora remeh didepannya dengan melipatkan tangan didepan dada.


Kejora berdiri. " Mau apa lagi sih lo " tanya Kejora ketus Pada Mona


" Gue cuma mau nunjukin kalau gue udah tunangan sama Bumi " ujar Mona sambil menunjukkan cincin yang ada dijari manisnya.


" Dapet nyolong aja bangga " ujar Kejora sambil tersenyum sinis.


" Apa maksud lo " bentak Mona karena tidak terima dengan ucapan Kejora


" Maksud gue Lo nyolong Bumi dari gue Dan Parahnya lagi lo malah bangga dengan hasil nyolong lo itu " bentak Kejora sambil tersenyum miris.


" Terserah lo ! Tapi yang Penting Bumi lebih milih gue ketimbang sama lo," ledek Mona


Kejora menghela nafas. Ia tidak mau berdebat lagi dengan cewek satu ini Membuang waktunya saja Pikirnya.


" Semoga kalian bahagia Gue selalu doain terbaik buat kalian," ujar Kejora lalu melenggang Pergi meninggalkan Mona


...•••••...


Bumi yang hendak mengambil sesuatu di mobilnya langsung terdiam melihat ada surat yang sangat Bumi kenali gambar dan warnanya. Cowok itu mengambilnya di dekat mobil lalu membukanya Perlahan. Di dalamnya terdapat foto-fotonya dengan Kejora Ada yang menggunakan Pakaian sekolah, Pakaian basket, sampai Pakaian biasa. Seketika tubuh Bumi berdesir melihatnya



Untuk Bumi Dirgantara Aldebaran


...Semoga kamu bahagia dengan Pilihan kamu ya Bumi. Aku sayang banget sama kamu Tolong jangan Perlakukan dia seperti apa yang sudah kamu Lakukan kepadaku. Aku selalu Percaya Pilihan kamu adalah yang tebaik Memang nggak ada yang bisa kamu banggain dari aku Aku ini siapa sih berharap banget sama kamu ? Aku bukan siapa-siapa Sementara kamu ? Kamu Punya segalanya yang aku Punya. Kamu Pantas mendapatkan Perempuan yang lebih baik untuk mendampingi kamu ke depannya...


...Aku harap kita nggak akan Pernah ketemu lagi Bumi. Maaf kalau aku Suka bikin kamu marah, kesal dan jadi beban buat kamu Semoga kamu bahagia. ya Aku selalu bermimpi untuk bersama kamu. Tapi aku sadar diri kalau Kamu bukan untuk aku...


Dari Kejora Queen Aurora


Bumi terdiam Panjang Sorot matanya berubah redup " Semoga kamu Kejora Aku sayang kamu,” ujar Bumi


...•••••...

__ADS_1


__ADS_2