
Sekarang Bumi dan Kejora sedang berada di Pantai menikmati indahnya senja. Kejora duduk sambil memeluk lututnya sedangkan Bumi menyelonjorkan kakinya sambil meletakan kedua tangan di belakang
" Lo bener gak Pernah Punya Pacar " tanya Bumi Membuka Pembicaraan
Kejora menggeleng " Gak Pernah,"
" Kenapa "
" Gak mau Patah hati lagi "
" Emang lo Pernah Patah hati " tanya Bumi sedikit meledek
" Pernah lah "
" Tentang apa "
" Bertepuk sebelah tangan " jawab
Kejora jujur
Bumi terkekeh mendengarnya
" Beneran lo "
" Bener Bumi Jangan ngeledek aku deh" ucap Kejora Cemberut
" Iya iya sorry " ujar Bumi
" Lo Patah hati kapan Sama siapa " tanya Bumi kepo
" Ihhh kamu kok kepo banget sih " ujar Kejora
" Gak apa-apa lah Gue kan calon masa depan lo," ujar Bumi
Kejora langsung tersipu malu dengan ucapan Bumi tadi. Entah kenapa akhir akhir ini ia memiliki Perasaan berbeda terhadap Bumi. Hatinya takut kehilangan dia. Jika ia berada di dekat Bumi maka jantung KeJora akan berdegup kencang. Kejora selalu bertanya-tanya Pada hatinya apa ia sedang jatuh cinta Pada Bumi ? Tapi ia menepis semuanya jauh-jauh. Mana mungkin Bumi akan membalas cintanya.
" Jadi lo Pernah suka sama siapa " tanya Bumi sekali lagi
" Temen SMP Namanya Mario " ungkap Kejora
" Sekarang lo masih suka sama dia " tanya Bumi memastikan
" Ya enggaklah Masa iya aku masih suka sama dia Dari dulu juga aku udah move on," tutur Kejora
" Bagus deh " ucap Bumi Pelan tapi masih bisa didengar oleh Senja
Kejora mengernyitkan keningnya " Apa yang bagus "
" Enggak kok Lo yang bagus hari ini Cantik," ucap Bumi
Kejora terbawa Perasaan dan Pipinya tersipu " Apaan sih "
__ADS_1
Setelah itu Mereka lebih memilih kembali untuk menikmati senja yang hanya sebentar itu
" Lo suka senja " tanya Bumi membuka suara Tapi Pandangannya lurus
" Suka banget Bumi " jawab Kejora antusias
Bumi mengangguk-angguk " Senja itu ngajarin kita bahwa yang indah itu hanya sebentar. Setelah kita mulai menyukainya tapi senja malah langsung Pergi ninggalin langitnya," ujar Bumi membuat Kejora menoleh Padanya
" Itu menurut Pemikiran kamu " sahut Kejora " Tapi menurut aku senja itu gak akan Pernah Pergi Buktinya dia selalu ada setiap hari untuk langitnya Dia gak akan Pernah Pergi untuk selamanya Hanya waktu saja yang membuat mereka berpisah Dan hanya bertemu sebentar Tapi besoknya Senja kembali hadir untuk menghiasi langitnya," tutur Kejora
" Kayak lo Ra " cetus Bumi
Kejora mengernyitkan keningnya heran
" Maksudnya "
" Lo itu selalu ada buat gue setiap hari Akhir akhir ini lo selalu menghiasi hidup gue" ujar Bumi Pada Kejora
" Berarti aku cuma sebentar doang dong nemenin kamu" ucap Kejora
" Itu Perbedaan lo sama senja yang ada di langit Lo gak akan Pernah ninggalin orang yang udah sayang sama lo. Ucapan gue bener kan ? Lo gak akan Pernah ninggalin orang yang sayang sama lo " ujar Bumi
" Aku gak akan Pernah ninggalin orang yang sayang tulus sama aku Bumi Tapi aku kan emang bener cuma sebentar nemenin kamu Tinggal nunggu kamu bosan aja Gitukan janji kita waktu itu," Kejora mengingat-ingat kejadian saat ia di suruh untuk menjadi babu Bumi sampai Bumi bosan.
Bumi menatap wajah Kejora lekat
la ingin mengungkapkan segalanya sekarang. Sudah cukup ia memendam Perasaannya setelah sekian lama.
" Asal lo tahu Gue gak akan Pernah bosan sama lo Ra. Lo juga harus inget waktu itu gue juga Pernah bilang kalau gue gak bosen-bosen sama lo Berarti gue udah suka sama lo Ra," ucap Bumi
" Dan sekarang gue udah berada di fase itu Di mana semuanya udah berubah Perasaan gue sama lo itu udah berubah drastis," ucap Bumi
" Berubah gimana "
" Gue sayang sama lo Gue ingin miliki lo seutuhnya Ra" ujar Bumi
" Lo mau kan jadi Pacar gue " tanya Bumi
Boleh Kejora berteriak sekarang Perasaannya sekarang sangat senang Bagaimana tidak ia pun mempunyai Perasaan lebih Pada Bumi Ia tidak Percaya bahwa cintanya kali inilah tidak bertepuk sebelah tangan. Tapi bertepuk dua tangan.
" Ka-kamu gak main-main kan " tanya Bumi ragu
Bumi menangkup Pipi Kejora menggunakan tangannya " Tatap mata gue Kejora Apa gue kelihatan lagi bercanda," tanya Bumi
Kejora mencari cari kebohongan di mata Bumi. Tapi Kejora tidak menemukan kebohongan itu. Apa Bumi benar-benar menyukainya
Lalu Bumi kembali menggenggam tangan Kejora
" Lo mau kan Ra Jadi milik gue "
Milik? Milik? Milik? Milik? Jantung Kejora semakin berdegup makin kencang. Ia takut Bumi akan mendengarnya.
" Mi-milik " Beo Kejora
__ADS_1
" Iyah milik Gue gak akan jadiin lo sebagai Pacar gue Tapi akan jadiin lo sebagai milik gue Karena yang namanya milik itu gak akan Pernah bisa disentuh orang lain apalagi sampai direbut," tutur Bumi
" Lo mau kan jadi Pacar gue " Tutur Bumi sekali lagi
Kejora tersenyum " I-iya aku mau kok jadi milik kamu Bumi " ucap Kejora malu-malu
" Gitu dong Gue kan jadi lega" ucap Bumi sambil nyengir
" Tapi kamu harus janji dulu sama aku Bumi " ucapan Kejora membuat Bumi mengernyitkan keningnya heran
" Janji apa "
" Gak akan ninggalin Pas lagi sayang sayangnya," ujar Kejora
" Gue gak akan Pernah ninggalin lo Dan satu lagi dalam kamus kita Gak ada kata Putus ataupun ucapan Perpisahan" ucap Bumi Pada Kejora
" Iya Bumi " ucap Kejora sambil tersenyum.
Kini hari sudah menjelang malam. Dan matahari Pun sudah terbenam. Kini giliran bulan yang mengambil Posisi Suasana malam disini masih cukup ramai.
" Bumi mending kita Pulang sekarang," ujar Kejora Pada Bumi
" Sebentar lagi Ra " jawab Bumi " Tapi Bumi udah malem banget"
" Kan ada gue Gue akan selalu jagain lo,"
Kejora menghela nafas Pasrah Memang Pacar barunya ini sangat keras kepala.
Tanpa di duga Bumi memegang tangan Kejora
" Boleh kan " izin Bumi Kejora mengangguk
Bumi menyelipkan rambut Kejora ke belakang telinga. Membuat Kejora menoleh.
" Makasih " ucap Kejora Mereka saling tersenyum dan bertatapan cukup lama
Sampai akhirnya Bumi mengarahkan telunjuknya ke arah depan membuat Senja mengikuti arah telunjuk Bumi
Mata Kejora berbinar ketika ia melihat kembang api yang menyala di langit Dan bertuliskan Selamat ulang tahun Kejora. Kejora benar-benar tidak Percaya. Kejora kemudian melihat ke arah Bumi yang sedang menatapnya
" Lo suka " itulah kata-kata Bumi saat Kejora senang
" Suka banget Bumi "
Kejora langsung memeluk Bumi tanpa Persetujuan dari Bumi Tetapi Bumi langsung membalas Pelukan Kejora
" Makasih banyak yah Bumi " ucap Kejora dan langsung mengurai Pelukannya
" Sama sama sayang " ucap Bumi Pada Kejora
Kejora tersipu malu saat di Panggil sayang oleh Bumi. Jantungnya cukup berdegup kencang. Hari ini benar benar hari yang Paling bahagia bagi Kejora Queen Aurora Audy dan Bumi Dirgantara
" Gue gak akan Pernah ninggalin lo Ra Gue janji" batin Bumi
__ADS_1
...••••...