
Seorang gadis kecil yang dibawa oleh Baron dan bermain dengan seorang putra dari keluarga Duke itu keduanya sangat dekat, tapi entah kenapa berbeda rasanya jika saat dia bermain dengan putri keluarga Duke. Dia merasakan kalau ada sebuah tanggung jawab yang harus di emban olehnya ketika dia bertemu dengan gadis itu.
Hingga bertahun-tahun berlalu, gadis yang selalu bermain dengannya tiba-tiba tidak pernah kunjung kembali untuk menemui dirinya dan gadis dari putri dari keluarga Duke juga selama ini sangat sering mengekori dirinya dan lengket seperti perangko yang di lem dengan kertas bukan membuatnya nyaman dan semakin risih dengan keberadaan gadis putri keluarga Duke itu, tetapi walaupun seperti itu dia masih tetap diam dan memenuhi tanggung jawab yang diberikan oleh orang tuanya untuk menjaga anak perempuan yang telah ditinggalkan oleh kedua orang tuanya yang mati karena kecelakaan kereta di saat perjalanan.
Anak laki-laki dari keluarga Duke itu masih sabar untuk menemani putri dari keluarga Duke yang merupakan tunangannya. sampai pada suatu saat di pesta yang mewah di selenggarakan oleh kerajaan terlihat seorang gadis pelayan yang sangat mirip dengan teman bermain masa kecilnya, karena penasaran putra keluarga Duke itu langsung membawa gadis pelayan itu ke luar dan menanyakan tentang beberapa hal hingga membuat putra keluarga Duke itu yakin kalau dia adalah putri keluarga Baron yang menghilang.
Beberapa Hari setelah itu, semua orang yang akan masuk akademi menerima sebuah surat penting yang berasal dari akademi tidak terkecuali putri keluarga Duke yang merupakan tunangan anak laki-laki itu.
"Ehan, lihat ini aku di undang untuk masuk ke dalam akademi,"
"Kita akan bersama-sama selama di akademi ini,"
"Aku harap kita akan bisa menghabiskan waktu lebih banyak di sana," ucap gadis dari keluarga Duke itu dengan senyuman lembut ke arah laki-laki yang merupakan putra Duke yang bertunangan hanya di jawab dengan anggukan oleh laki-laki itu
pada saat masuk ke tiba akademi, terlihat disana ada sesosok laki-laki berkacamata berbicara dengan putri Duke itu, laki-laki itu adalah putra makhota dia telah di nobatkan sebagai calon pewaris kerajaan berikutnya. Putra Duke itu telah mengira kalau perempuan itu memang hanya menyukai dirinya sesaat, setelah itu dia dilupakan.
__ADS_1
Putra keluarga Duke itu, tentu bertemu dengan seorang gadis yang merupakan putri keluarga Baron yang telah kembali ke keluarganya, karena kedekatan itu membuat putri keluarga Duke yang merupakan tunangannya mendatangi putri keluarga Baron dan memberikannya peringatan supaya untuk tidak terlalu sering untuk bertemu dengan tunangannya. Tapi siapa yang menyangka kalau sosok putra keluarga Duke berada di belakang tunangannya dan kesalahpahaman terjadi yang membuat laki-laki itu buta tentang yang pernah terjadi, kemudian itu terus berlanjut sampai, pertanyaan mengenai perasaan sosok laki-laki yang selalu memperlakukannya dingin. Tidak ada jawaban dari sosok laki-laki itu hingga pada akhirnya gadis yang merupakan tunangannya di jebak dalam percobaan pembunuhan berencana kepada putri keluarga Baron, semuanya terjadi begitu saja. Dalam kejadian tersebut tidak sang tunangan tidak menyangga kalau dia tidak melakukan pembunuhan itu, yang di inginkan oleh gadis itu tetap adalah jawaban dari ucapan laki-laki yang dia cintainya.
Gadis itu kemudian di beri tau tentang eksekusi kematiannya, hingga akhir hidupnya laki-laki yang merupakan tunangan itu tidak pernah tau kebenaran dari seorang gadis yang menjadi tunangannya, akan tetapi semuanya baru di ketahui olehnya setelah gadis yang dianggapnya adalah pilihan tepat adalah sebuah kesalahan.
Gadis itu di dakwa terlibat dalam pengkhianatan kerajaan, yang otomatis membuat dirinya juga tidak akan mendapatkan toleransi walaupun dia tidak secara langsung terlibat dalam kejadian itu. Sebelum kematiannya, sang raja baru yang menduduki takhta memanggil dirinya untuk memberitahu sebuah kebenaran atas kematian seorang gadis yang pernah dia lupakan.
Terlihat dari atas takhta sosok laki-laki yang pernah dekat dengan gadis yang merupakan tunangannya tidak pernah dia lupakan, karena laki-laki itu selalu dekat dengan tunangannya.
"Apakah kamu tau kalau tunanganmu sama sekali tidak pernah melakukan pembullyan kepada gadis lemah? Dan apakah kamu tau kalau tunanganmu adalah perempuan yang sangat setia?"
Sebuah buku, pena, sebuah aksesoris, sebuah pita dan karangan bunga yang sudah layu dan kering di dalam kotak. Semua barang-barang itu adalah barang-barang yang pernah diberikan olehnya sewaktu gadis itu masih hidup, semua pemberian yang hanya asal-asalan itu ternyata masih tersimpan dengan baik di dalam kotak itu.
"Perlu kamu ketahui, itu hanya sebagian barang-barang yang masih bisa aku simpan hingga saat ini,"
"Jika kamu bertanya kenapa aku akan menyimpannya, jawabannya karena aku sangat mencintai dirinya dan aku sangat iri dengan orang sepertimu yang bisa mendapatkan perhatian lebih dari dirinya, tapi sampai akhir kamu tidak pernah percaya dengan dirinya,"
__ADS_1
"Dia sempat mengatakan kepadaku dia akan mengabdikan dirinya untuk belajar menjadi calon istri yang sempurna untuk dirimu,"
"Dari semua yang kamu sukai dan kamu benci semuanya tertulis di dalam buku itu hingga di akhir kematiannya dia bahkan menambahkan namanya ke dalam hal yang kamu tidak sukai,"
"Aku tau mungkin kamu tidak akan menyesal atas kematiannya tapi setidaknya aku telah memberi tau dirimu sebelum kematianmu," ucap laki-laki yang duduk di depan takhta dengan tatapan dingin dan air mata yang telah menetes
Laki-laki itu lebih menangisi kepergian sosok gadis yang tidak pernah mencintai dirinya daripada tunangannya sendiri. Setelah itu sosok laki-laki itu kembali ke penjara dan dalam perasaan penyesalan dia merasa kalau dia adalah laki-laki yang bodoh dan terburuk bahkan sampai ke kematiannya dia merasakan penyesalan terdalam karena menyia-nyiakan seorang perempuan yang terbaik. Cinta yang sangat tragis untuk keduanya karena cinta sampai tiba ke Kematiannya dan cinta yang terlambat di dampingi oleh sebuah penyesalan.
Setelah mendengarkan cerita yang sangat tragis itu Asha terdiam, kemudian berpikir alasan kenapa dia bisa melihat segalanya di dalam mimpinya. Itu mungkin sebuah kemungkinan kalau dia juga melakukan kelahiran kembali.
"Aku tau aku tidak akan bisa dimaafkan tetapi aku telah menceritakan semuanya kepadamu,"
"Aku merasa telah menyia-nyiakan semuanya, dan kali ini aku tidak ingin lagi kehilangan dirimu,"
Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée
__ADS_1