Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée

Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée
Bab 47 Sadar dari tidur panjang


__ADS_3

Setelah percakapan yang lumayan memakan waktu lama, tiba-tiba sekitar Ehan berubah menjadi putih dan menyilaukan yang di lihatnya hanya senyuman lembut dari Qi Lin sebelum semuanya benar-benar putih.


Terbukanya mata Ehan secara perlahan dan di lihatnya sebuah ruangan yang tidak asing untuk dirinya, ruangan itu adalah kamarnya sendiri tapi yang berbeda di dalam ruangan itu adalah banyaknya tumpukan buku, gulungan kertas, dan banyaknya surat-surat yang berserakan di mana-mana. Terlihat dengan jelas barang-barang yang berserakan dimana-mana itu bukan miliknya karena tidak diingat oleh dirinya sekalipun membiarkan barang-barang pekerjaan berserakan seperti ini, hanya satu orang yang bisa melakukan semua ini yaitu perempuan yang selalu menjaganya.


Semua itu terjadi bukan tanpa alasan, karena Asha menjaga Ehan sampai dia bangun dari tidur panjangnya. Ehan yang membayangkan kalau Asha selalu berada di sampingnya karena pekerjaan pastinya bukan hal yang sangat mudah. Tidak lama setelah Ehan bangun seorang kepala pelayan masuk untuk mengecek keadaan tuannya, betapa terkejutnya dia kalau tuannya telah bangun dari kondisi yang tidak mungkin sadarkan diri.


"Tuan, akhirnya anda telah bangun dari tidur,"


"Kami semua mengkhawatirkan anda, bahkan nona Edelstein sampai meminta kami untuk menjaga anda di saat beliau tidak ada di sini," ucap Kepala pelayan yang mengelap air matanya yang keluar


Ehan mendadak kebingungan mendengarkan ucapan dari pelayan itu, karena dia heran kenapa Asha menitipkan dirinya? Kemana dia pergi saat dia sadar? Apakah Asha telah lelah untuk menunggu dirinya bangun hingga dia ditinggalkan? Semua pikiran yang negatif bermunculan begitu saja di dalam pikiran Ehan tanpa memiliki sebab yang jelas. Tapi ketika itu kepala pelayan melanjutkan pembicaraannya, kalau gadis yang dia cintai saat ini sedang berdebat di persidangan untuk menentukan hukuman atas penculikannya.


Ehan yang mendengarkan ucapan itu langsung merasa lega, tapi dia juga memiliki firasat yang buruk tentang Asha yang pergi ke persidangan. Siapa yang tidak tau kalau korban dan pelaku nantinya akan berada di satu ruangan saat persidangan terjadi yang berarti Asha akan berada di satu ruangan dengan orang yang menggunakan sihir hitam.


Ehan dengan cepat meminta kepala pelayan untuk mencarikan dirinya kursi roda dan membawanya ke persidangan saat itu juga, dia tidak ingin pada saat dirinya sadar dia harus kehilangan gadis yang dia cintai sekali lagi. Dengan kepercayaannya terhadap ucapan Qi Lin dan tekadnya setelah melihat sosok gadis itu masih mencintainya walaupun dia tidak yakin itu mimpi atau kenyataan tapi dia merasakan yakin kalau itu benar-benar terjadi terbukti semua pekerjaan Asha berada di dalam kamarnya.


Di sisi lain di sebuah kerajaan dengan tinggi dua kali dari besar mansion kediaman Duke, terlihat banyak sekali bangsawan ataupun siswa-siswi yang diyakini adalah orang yang terlibat dengan pelaku hadir ke dalam persidangan, bahkan sampai sosok seorang penjaga yang pernah menolong dirinya hadir di sana untuk memberikan kesaksian.

__ADS_1


Orang-orang membicarakan kalau keluarga Baron kalau mereka tidak bisa membesarkan putrinya dengan tindakan benar dan bahkan memberikan masa lalu yang kurang menyenangkan, dari mulai putrinya yang mendadak hilang, dijual ke bangsawan, di jadikan budak dan sampai menjadi pelayan kerajaan. Semua orang yang di akademi sebagiannya yang pernah mengikuti seminar Asha juga kali ini datang ke persidangan besar karena mereka siap untuk membela dan mendukung Asha yang harus berurusan dengan sidang. Teman baiknya juga datang untuk memberikan dukungan walaupun sebenarnya dia dilarang untuk keluar dari akademi karena nilainya banyak yang merah sebab sering bolos kelas mata pelajaran yang tidak dia sukai, dengan kekuatan kepala akademi dia diizinkan untuk keluar dari akademi dan mengikuti persidangan.


"Asha, sudah lama tidak bertemu denganmu,"


"Aku sangat-sangat merindukan dirimu," ucap seorang gadis yang berlari ke arah dirinya dan memeluk sosok gadis yang sedang berjalan di tangga masuk ke dalam istana diikuti oleh kedua orang laki-laki yang berada di belakangnya selalu mengikuti gadis itu


"Grace, sudah lama tidak bertemu,"


"Kamu sepertinya sangat bersemangat datang ke tempat ini padahal ini adalah tempat dimana semua orang di adili,"


"Katanya juga di tempat ini banyak orang yang mati jadinya banyak hantu bergentayangan jika ada persidangan terjadi," ucap Asha dengan seringaian ke arah Grace yang terlihat bersemangat


"Aku seharusnya tidak ikut ke dalam persidangan dan berada di akademi," ucap Grace dengan gemetaran memegang tangan Asha yang hanya bisa ditatap dengan datar karena Asha masih bisa melakukan candaan kepada gadis itu disaat yang sangat menegangkan


"Itu semua hanya candaan yang dibuat oleh Asha, kamu tidak perlu begitu serius dengan yang diucapkan, pada dasarnya mereka adalah orang yang melakukan kejahatan jadi mereka akan sangat kecil merasakan penyesalan dalam melakukan perbuatan itu,"


"Oleh karena itu mereka diberikan hukuman yang berat terutama kepada mereka yang mencelakakan bangsawan tingkat tinggi, tapi itu kalau ketahuan sedangkan yang tidak ketahuan maka tidak akan dengan cepat terungkap ke permukaan hukum,"

__ADS_1


"Mereka juga melakukan hal semacam itu untuk membuat keluarga mereka jadi penerus keluarga bangsawan tingkat tinggi, tapi paling lama itu bertahan hanya satu bulan setelah mereka berhasil menjabat sebagai bangsawan tingkat atas karena setiap detailnya akan selalu diperiksa," ucap Ian panjang lebar hanya untuk menenangkan Grace yang ketakutan dengan candaan singkat Asha yang sebenarnya kurang kerjaan, setelah itu Grace menjadi cemberut ngambek ke arah Asha


"Jadi, Asha bagaimana dengan Ehan? Kamu serius ingin bersama dengan laki-laki yang hampir meninggalkan dirimu?"


"Apakah kamu tidak takut hal buruk terulang kembali?" tanya Dain dengan tatapan penasaran karena dia sangat menikmati perjalan cinta kedua orang itu seperti drama yang putus nyambung


Asha diam sejenak kemudian tersenyum, yang memberikan arti kalau dia sudah sangat siap dengan segala resiko yang terjadi jika Ehan mengulang hal yang membuatnya jatuh ke dalam sakit kembali, tapi karena dia percaya dengan Ehan menurutnya sama seperti dirinya yang pernah merasakan sakit dia pasti tidak akan melakukan hal-hal yang membuatnya sakit.


"Kamu sungguh hebat Asha ingin bersama dengan laki-laki seperti itu,"


"Jika kamu tidak dicintai lagi atau kamu merasa tersakiti setiap tindakannya,"


"Aku siap harus bertarung atau melakukan perang dengan keluarga Aelfraed,"


"Tidak perlu berlebihan seperti itu,"


"Karena aku yakin dia memegang ucapannya,"

__ADS_1


Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée


__ADS_2