
Di pagi hari yang cerah, sebuah surat datang ke mansion Edelstein membuat sosok gadis yang baru bangun dan meraih surat itu langsung melebarkan matanya karena asal surat itu tidak lain berasal dari kerajaan yang memintanya untuk hadir ke dalam pesta musim dingin yang akan diadakan secara besar-besaran bulan depan dan selama dua hari berturut-turut. Setelah selesai membaca isi dari surat itu, dengan cepat dia langsung membuangnya ke tempat perapian dan membakarnya dengan sihirnya, karena dia tidak ingin orang tua atau pelayannya langsung menyeret dirinya untuk ke alun-alun kota membeli sebuah gaun atau menyeret sesosok laki-laki yang dicintainya dari akademi masih menempuh pendidikan ke mansion hanya demi mencocokkan pakaian yang dipakainya ke dalam pesta yang akan berlangsung selama dua hari.
Tapi Asha tidak mengetahui kalau semua siswa-siswi akademi akan dipulangkan besok dari akademi karena sebagiannya adalah murid yang berasal dari keluarga bangsawan atau pedagang yang ikut turut di undang ke dalam pesta besar yang diadakan oleh sang raja. Pada malam harinya keluarganya mendadak pulang ke mansion karena ada hal yang penting katanya perlu dibahas dengan putri kecilnya yang padahal sudah cukup untuk dibilang hampir dewasa dan karena tepat sekali kedua sosok orang tuanya pulang pada saat makan malam jadinya Asha harus makan malam bersama.
"Asha, apakah kamu tidak ingin menyampaikan sesuatu kepada ibumu ini? Atau kamu ingin ibu yang mengatakan kepadamu secara langsung karena ibu yakin surat itu sampai ke mansion keluarga duke kita," ucap sesosok perempuan yang telah tidak lagi muda dengan tatapan tajam ke arah sosok perempuan yang terlihat sangat pendiam saat makan malam berlangsung
"Apa yang sebenarnya ibu bicarakan? Banyak surat yang tiba ke mansion keluarga kita, mana aku tau surat yang mana yang pasti ibu bicarakan kepadaku,"
__ADS_1
"Jadi, tolong lebih spesifik mengatakannya kepadaku," ucap Asha dengan tatapan yang menghindar dari sang ibu yang sepertinya masih sangat tajam tersenyum ke arahnya
"Ibu yakin hanya ada satu surat undangan yang tiba di mansion ini karena itu adalah pesta besar yang memerlukan persiapan yang ekstra jadi tidak akan ada bangsawan yang akan mengirim surat ke mansion keluarga kita,"
"Dan kamu pasti sangat menghindari hal-hal seperti ini," ucap sang ibu dengan tatapan tajam dan senyuman yang dingin di atas meja makan itu
Asha menatap laki-laki yang duduk berada di sebelah ibunya untuk meminta pertolongan karena dia mungkin akan dimarahi setelah makan tapi laki-laki yang duduk di sebelah ibunya hanya bisa tersenyum yang memberikan isyarat untuk tetap bersemangat. Menghindar akan menjadi hal yang sangat buruk untuk Asha kali ini jadi mau tidak mau dengan senyuman dia mengatakan kalau dia telah selesai makan dan berlari meninggalkan piring yang masih penuh dengan makanan hampir tidak pernah tersentuh olehnya.
__ADS_1
"Asha, aku datang membawakan camilan untukmu, apakah mau merindukan aku?" ucap sosok laki-laki yang langsung memeluk sosok gadis yang berada di depannya yang lesu
"Hah.."
"Kamu penyelamatku, aku sangat lapar karena hanya makan dua sendok,"
"Itu semua sebab aku kabur dari ibu yang berada di ruang makan,"
__ADS_1
"Yang menatapku dengan tatapan yang begitu menyeramkan hingga aku tidak bisa makan dengan baik,"
Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée