
Di sisi lain dari cerita Ehan dan Asha yang telah bertunangan, terlihat Grace sangat tidak senang dengan sosok laki-laki yang menjadi tunangan Asha karena dia masih belum menerima fakta tentang sosok laki-laki itu membela karena perempuan yang telah dihukum mati itu adalah tamunya dan dia mau tidak mau harus melindunginya bukan mengatakan kebenarannya.
Darimana Grace tau kalau keduanya telah bertunangan tentu saja dari sebuah surat yang dikirimkan oleh Asha ke akademi, disaat dia membuka surat itu dan membacanya dia berteriak dengan keras karena merasa kesal dengan isinya tidak menerima kenyataan. Setelah selesai menerima surat dia langsung dengan cepat menceritakan kepada kedua temannya yaitu Dain dan Ian, keduanya mendengarkan dengan baik saat Grace memaki laki-laki yang tidak dia sukai berada di sisi Asha sahabatnya.
"Kamu tidak ada gunanya jika saat ini marah-marah Grace,"
"Memang keduanya telah saling mencintai juga sejak awal dan bukankah kamu sebenarnya senang Grace karena Asha telah tersenyum dan bahagia sekarang?" tanya Dain dengan tatapan serius ke arah sosok gadis dengan wajah emosi sejak tadi
"Walaupun memang benar tapi bukankah masih banyak laki-laki lain yang pantas untuk bersanding dengan Asha?" ucap Grace dengan tatapan kesal ke arah kedua orang yang di depannya
__ADS_1
"Grace, apakah penting memikirkan hubungan percintaan orang lain? Bagaimana kalau kamu mulai memikirkan hubungan antara kita berdua yang sama-sama memiliki perasaan kepadamu?" tanya Ian dengan blak-blakan dan tatapan serius ke arah sosok perempuan yang terdiam dan kebingungan setelah mendengarkan ucapan dari Ian
Sampai berapa menit kemudian tiba-tiba lonceng akademi berbunyi membuat Grace dengan cepat pergi meninggalkan kedua orang yang ada di depannya.
"Apakah tidak masalah jika kita mengatakannya?" tanya Dain dengan tatapan tajam ke arah Ian
"Tentu saja, lagipula kita harus bersaing secara adil untuk mendapatkan perasaannya jadi mengatakan langsung kalau kita juga menyukai dirinya itu setidaknya supaya kita tidak hanya dipandang sebagai seorang teman," ucap Ian dengan tatapan serius sambil melipat kedua tangannya
"Grace, sudah aku duga kamu akan bolos ke tempat ini," ucap sesosok laki-laki dengan suara yang tidak asing dari arah belakangnya membuat Grace merasa merinding
__ADS_1
"Ian, kenapa kamu bisa berada di tempat ini? Bukankah sekarang adalah jam pelajaran? kamu tidak bolos bukan?" tanya Grace dengan senyuman kaku hanya dijawab dengan senyuman dingin dan tatapan tajam dari sosok laki-laki itu sampai dia duduk disebelah perempuan itu
"Bukankah aku yang harusnya menanyakan itu kepada dirimu juga?"
"Grace, aku tau memang rasanya sangat sulit atau merasa terbebani untuk dirimu saat ini memilih antara kami berdua tapi tolong sadari keberadaan kami sebagai laki-laki yang memiliki alasan untuk mencintai dirimu,"
"Kalau kamu ingin mengatakan keberatan dengan sifat kami yang berlebihan kepada dirimu saat ini tidak masalah kami akan langsung bersikap seperti biasa, karena yang penting itu adalah kamu sudah tau tentang apa yang kami rasakan,"
"Ian, kenapa kamu menyukaiku?"
__ADS_1
Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée