Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée

Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée
Bab 43 Tidak layak di atas


__ADS_3

Dipukul, dicambuk dan di injak hingga Asha meringis kesakitan dan berdarah banyak dari luka yang dihasilkan dari penindasan dilakukan. Asha hanya bisa bertahan di tempat yang mengerikan ini dengan harapan ada orang-orang yang menolongnya dari sisi luar bangunan yang ada di hadapannya.


Di mansion semua orang panik termasuk kedua orang tua Asha yang mendadak pulang ke rumah karena informasi yang diberikan oleh kepala pelayan yang melayani rumah itu, kedua orang tuanya begitu shock dan terpukul karena putri satu-satunya mereka telah hilang entah dimana dan bagaimana keadaannya saat ini.


Ehan yang mendapatkan informasi dari pelayannya yang dia masukkan ke mansion Edelstein untuk melindungi Asha, kalau lokasi gadis yang dicintainya berada di tempat pulau yang tidak jauh dari wilayah Aelfraed yang dibeli dengan dana gelap milik perempuan itu sendiri.


Ehan memutuskan untuk kembali ke mansion untuk bersiap-siap, walaupun dia tidak akan membawa pasukan karena itu bisa menyebabkan Asha malah semakin dalam bahaya dan juga dia yang memutuskan untuk melindungi yang artinya dia akan rela mengorbankan nyawanya jika harus menggantikan Asha.


"Ehan, kamu yakin ingin berangkat sendirian untuk menyelamatkan dia? Bukankah lebih baik jangan terlalu nekat seperti ini?" ucap laki-laki yang berada tidak jauh dari mejanya berada dengan tatapan tajam ke arahnya


"Kalau bukan aku yang akan menyelamatkan dirinya, siapa lagi yang akan melakukannya?"


'Kalau kita membawa pasukan secara langsung maka itu akan membuat nyawa Asha berada dalam bahaya,"


"Kalau misalnya dalam dua jam aku tidak bisa kembali ke mansion maka kamu boleh membawa pasukan ke sana," ucap Ehan yang berjalan ke arah pintu dengan tatapan dingin di jawab anggukan mengerti oleh laki-laki yang tidak jauh dari dirinya


Hanya berbekalkan kemapuan sihir, senjata dan tekad yang kuat untuk menyelamatkan gadis yang dia cintai, dia berangkat ke tempat itu. Karena tidak mengetahui seperti apa tempat yang akan dia tuju, dia tidak bisa menggunakan sihir teleportasi secara langsung apalagi menggunakan kapal itu akan membuat dirinya diketahui dengan cepat. Jalan satu-satunya dia harus berenang dan menggunakan ramuan sihir tidak terlihat dan ramuan sihir penghangat badan supaya dia bisa menghemat penggunaan sihirnya dan suhu tubuhnya tetap sama seperti saat dia berada di darat. Karena sangat berbahaya jika dia terlalu lama berenang, suhu air yang dingin bisa menyebabkan dia mati di sana jika dia tidak menggunakan ramuan.


Setelah beberapa jam berlalu dia akhirnya berhasil sampai di pesisir pantai pulau itu. Dia mulai berpikir langkah yang tepat selanjutnya yaitu mengetahui denah dari lokasinya saat ini, dia teringat dengan sihir yang bisa mengendalikan para serangga dan bisa mengambil penglihatan serangga itu untuk melihat, dia mulai mencari serangga yang bisa terbang sambil mencari tempat untuk bermalam atau tempat yang bisa dijadikan tempat untuk dirinya bersembunyi di sekitar sana.


Karena persiapan yang matang ke tempat musuh, Ehan di sana menemukan serangga yang umum seperti lalat atau nyamuk untuk memudahkan kegiatannya.

__ADS_1


Di dalam mansion Asha seperti biasa masih saja di siksa oleh nona Bleistift seperti hewan yang sudah seharusnya diperlakukan olehnya, Asha tidak mengetahui apa yang sebenarnya dipikirkan oleh orang semacam perempuan yang sudah tidak waras lagi saat ini.


"Di lihat darimanapun orang seperti dirimu tidak layak untuk berada di atas dan bersinar,"


"Kamu harusnya Diperlakukan seperti budak seperti saat ini," ucap seorang perempuan dengan tatapan yang puas dengan apa yang dia lihat saat ini terhadap orang yang berada di depannya


"Bagaimana bisa kamu menggunakan sihir hitam dan berbuat seolah-olah tanpa perasaan bersalah seperti ini?" ucap Asha dengan terbata-bata karena menahan sakit yang luar biasa dan tatapan yang tetap tajam ke arah sosok gadis yang memperlakukannya sangat buruk


"Kamu bertanya mengapa? Pernahkah kamu berpikir setiap pandangan orang-orang kepadaku setelah aku diculik,"


"Semua orang ditempat penculikan begitu menganggap manusia itu tidak ada harga dirinya,"


"Begitu palsu perlakuan dan berpura-pura kasihan adalah cara mereka untuk memanfaatkan atau mengontrol orang lain melalui emosi yang ditimbulkan,"


"Aku sudah sangat sering melihatnya dan ketika aku melihat dirimu yang bertingkah palsu,"


"Melakukan tarik ulur kepada seseorang, bukankah itu sama saja seorang yang licik atau pembohong?"


"Kamu juga memiliki semua yang tidak aku miliki,"


"Layak untuk dirimu perlakukan saat ini kamu terima," ucap nona Bleistift dengan tatapan yang merendahkan kepada Asha yang saat ini tidak bisa berbuat apa-apa

__ADS_1


"Untuk sihir hitam memang sejak awal ibuku adalah seorang pengguna sihir hitam jadi tentu saja sangat mudah untuk diriku menggunakannya tanpa harus membuat kontrak dengan Iblis," ucap perempuan itu lagi dengan tatapan yang dingin


"Nona, ada yang berkunjung ke mansion kita, dia adalah seorang putra dari keluarga count karena merindukan anda," ucap seorang pelayan yang menghampiri perempuan yang akan melanjutkan memukul Asha lagi untuk bersenang-senang


"Oh, laki-laki yang selalu menempel kepadaku itu,"


"Aku akan segera kesana minta untuk menunggu sebentar lagi," ucap nona Bleistift yang kemudian memberikan isyarat kepada bawahannya untuk menutup kembali kurungan itu sambil berjalan pergi meninggalkan Asha yang terbaring terluka sendirian di tempat itu


Karena Nona Bleistift mungkin telah berjalan jauh penjaga yang tadinya di perintahkan dengan isyarat untuk menutup pintu penjara milik Asha malah membuka pintu jeruji itu kembali, Asha tentu kebingungan sebenarnya apa yang akan dilakukan oleh bawahan orang yang memperlakukannya dengan kejam saat ini.


"Aku tau mungkin sulit untuk dipercaya oleh anda nona Edelstein,"


"Tapi jika anda mengetahui sosok laki-laki berpakaian timur, berambut panjang dengan senyuman lembut, maka anda tau saya akan berada di pihak siapa,"


"Saya adalah asisten pribadi beliau dan beliau telah meramalkan bahwa kejadian ini akan terjadi jadinya beliau meminta saya dengan identitas ini masuk ke mansion ini sebagai pengawal dan terlebih lagi saya menguasai semua jenis bela diri dan cara menggunakan senjata," ucap penjaga penjara itu dengan tatapan serius dan senyuman lembut ke arah Asha yang telah lemas terbaring karena sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk berbicara ataupun bergerak


Pengawal itu kemudian mengambil barang-barang atau obat yang dibawanya dari timur untuk mengobati Asha yang terluka, pada saat itu juga Asha merasa lega kalau masih ada yang membantu dirinya walaupun dirinya tidak mengetahui siapa sosok laki-laki yang membantunya dengan begitu tulus.


"Terima kasih,"


Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée

__ADS_1


__ADS_2