Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée

Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée
Bab 65 Chapter special 5


__ADS_3

Suasana keduanya mendadak menjadi hening karena Asha langsung fokus ke camilan yang diberikan oleh Ehan pada saat sampai di dalam kamarnya, melihat ekspresi tunangannya yang begitu menikmati makanan tanpa memperdulikan dirinya yang berada di depannya membuat dia ingin menjahilinya.


"Sayangku, lihat di wajahmu banyak remahan dari kue kering,"


"Kamu segitunya lapar sampai tidak memperhatikannya?" tanya laki-laki itu dengan senyuman tipis ke arah sosok perempuan yang tiba-tiba mengelap mulutnya


"Apakah masih ada remahan kue keringnya? Kalau bukan karena ibuku yang marah-marah aku tidak akan rakus ataupun terburu-buru seperti ini," ucap Asha yang berusaha mengelak dari topik pembicaraan utama yang dibicarakan Ehan mengenai remahan kue kering yang berada di sekitaran mulutnya dengan hubungan orang tuanya


Ehan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dengan pelan melihat kelakuan tunangan kecilnya yang sangat lucu untuk tidak terlihat memiliki kekurangan di depannya, dengan membicarakan hal yang tidak ada hubungannya dengan remahan kue kering yang berada di bibirnya.


"Asha, di bibirmu masih ada remahan kue kering,"


"Mau aku bantu ambilkan?" tanya Ehan dengan senyuman lembut ke arah sosok gadis yang berada di depannya kemudian dijawab dengan anggukan pelan oleh sosok gadis itu tanpa tau kalau laki-laki di depannya berusaha membuat dirinya tersipu malu dengan mencium lembut bibirnya secara pelan-pelan


Asha terdiam sesaat karena tidak mengerti tiba-tiba yang dilakukan oleh Ehan. Tidak lama kemudian barulah mukanya memerah dan merasa malu.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan barusan Ehan Aelfraed?" tanya Asha dengan terkejut langsung berjalan mundur beberapa langkah.


"Mengambil remahan kue kering di bibirmu tentu saja, memangnya melakukan apa lagi? Asha kenapa wajahmu merah?" tanya Ehan dengan tatapan yang menggoda dan pura-pura tidak mengetahui keadaan yang terjadi kepada Asha


Asha kemudian mengambil sarung pedangnya dan memukul Ehan karena merasa di permainkan oleh sosok laki-laki yang ternyata hanya berkedok ingin mencium dirinya.


"Kamu mempermainkan aku," ucap Asha dengan lantang dan mulai memukul Ehan hanya bisa menghindar dan pasrah dirinya dipukuli oleh gadis yang dia cintai karena kelakuannya sendiri hingga membuat sosok perempuan itu salah tingkah saat ini


"Sudah maafkan aku lagipula sesuai dengan kontrak kalau aku harus menunjukkan perasaan cintaku kepadamu,"


Asha berpikir sejenak kemudian menurunkan kembali sarung pedangnya yang dia buat untuk memukul sosok laki-laki yang berada di depannya saat ini.


"Hump...".


"Baiklah kalau begitu kali ini aku akan memaafkan dirimu yang memanfaatkan kue kering untuk melakukannya tapi lain kali kalau kamu mempermainkan aku,"

__ADS_1


"Aku akan memukulmu dengan pedang sungguhan," ucap Asha yang melanjutkan makan kue keringnya


Suasana menjadi hening sejenak, teringat dengan yang di ucapkan oleh Asha dia kembali mengungkitnya.


"Jadi, kenapa ibumu marah kepadamu?"


"Kesalahan apa yang kamu lakukan hingga dia marah Asha?" tanya Ehan dengan tatapan penasaran


"Ah... itu karena aku membuang surat undangan pesta yang akan diadakan besar-besaran di kerajaan selama dua hari,"


"Aku rasa ibu tau karena dia mendengarkan gosip yang telah beredar dari istana,"


"Bagaimana kalau pergi sebagai pasanganku?"


"Baiklah, karena kita telah bertunangan juga,"

__ADS_1


Canceled Duke's Engagement With Contact Fiancée


__ADS_2