Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée

Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée
Bab 63 Chapter special 3


__ADS_3

Pertanyaan yang ditanyakan oleh Grace secara tiba-tiba membuat sosok wajah laki-laki di depannya menjadi terlihat gugup dan telinga yang memerah di tengah kesunyian antara keduanya. Grace sendiri memang selama ini tidak memperhatikan tentang perasaan cinta yang orang-orang berikan kepadanya karena semuanya adalah kepalsuan semata mengingat dia adalah calon pewaris keluarga duke yang suatu hari nanti akan duduk di atas kursi keluarga sebagai pemimpin keluarga oleh karena itu tidak heran banyak orang yang menaruh harapan kepadanya, tetapi ketika dia kabur dari mansion secara diam-diam dia melihat sesosok gadis kecil dan seorang laki-laki yang bertudung berkeliling kota.


Disana pertemuan pertamanya dengan Asha dan Ehan, walaupun mereka tidak terlalu ingat dengan kejadian itu tapi ketika itu Asha orang yang membantunya tanpa memandang siapa dirinya. Grace sejak itu selalu ingin melindungi sosok gadis yang pernah membantunya hingga dia bahagia, tetapi saat ini ada dua orang di depannya yang mengisi kekosongan dirinya secara tiba-tiba padahal dia hanya menganggapnya sebagai seorang teman.


"Setiap perasaan apakah memang butuh pembuktian Grace?"


"Aku tau kita adalah keluarga duke ucapan manis tidak akan bisa langsung makan atau diterima langsung, tetapi kamu bisa menilaiku dari semua yang aku lakukan tidak ada sebuah kebohongan sedikit pun untuk dirimu,"


"Dan mungkin akan terdengar konyol juga alasanku mencintaimu ini,"

__ADS_1


"Tapi aku mencintaimu karena kamu mengatakan orang yang kutu buku adalah orang yang menakjubkan dan sangat keren karena bisa mempelajari hal yang sangat sulit tidak seperti kebanyakan anak bangsawan yang seusia denganku yang mengatakan kalau itu adalah kegiatan yang membosankan atau tidak menyenangkan,"


"Saat itulah aku mulai menyukaimu, tapi jika kamu merasa kalau ini terlalu berat untuk menerimaku aku akan bersedia pergi karena kebahagiaanku ada terdapat pada senyumanmu," ucap Ian dengan senyuman tipis ke arah Grace yang ada di depannya


Grace tentu tidak serius untuk menanyakan kepada Ian karena dia belum siap dengan perasaan yang harus dia benar-benar pertimbangkan, antara nantinya dia harus menerima karena takut kehilangan atau dia harus melepaskannya ketika sosok itu telah pergi telat dia sadari perasaannya. Ian adalah orang yang selalu menemaninya setiap dirinya sulit begitu juga dengan sosok Dain tapi saat ini dia sudah mulai harus serius memilih kepada siapa dia menaruh hatinya.


"Terima kasih telah jujur dan aku akan mempertimbangkan dengan serius," ucap Grace dengan berusaha tetap tenang


Mendengarkan ucapan Grace yang begitu gagap, Ian langsung memberikan permen kepadanya karena dia langsung tau kalau Grace saat ini sedang bersikap malu kepadanya. Akan sangat buruk untuk dirinya juga jika terlibat pembicaraan yang canggung karena tidak bisa memulai pembicaraan di tengah-tengah kesunyian yang tiba-tiba kembali ini.

__ADS_1


"Teng... teng... teng..." suara lonceng telah berbunyi menandakan kalau istirahat telah tiba, semua siswa-siswi tentu langsung berpencar ke segala penjuru akademi untuk beristirahat, tidak terkecuali Dain yang baru saja sampai di gazebo tempat dia dan teman-temannya biasa berkumpul


"Kalian semua telah sampai di sini lebih dulu ya,"


"Tapi bukankah seingatku kalau kelas kalian berdua lebih jauh dari taman gazebo ini,"


"Jangan bilang kalian berdua bolos dari kelas dan tidak mengajakku,"


Canceled Duke'S Engagement With Contact Fiancée

__ADS_1


__ADS_2