
Di malam yang begitu sunyi seorang wanita tengah duduk di atas kasur nya dan menatap ke arah jendela yang terbuka untuk menghirup udara segar .
Zora adalah wanita yang sangat kuat di luar nya namun hati tidak bisa se kuat fisik mana pun , zora sekarang fikiran nya entah pergi kemana karna memikirkan kekasih hati serta keluarga yang pasti sangat terpukul mendengar kepalsuan kematian nya .
Namun apa daya zora tidak bisa apa apa karna tubuh nya juga masih dalam tahap penyembuhan .
"Ma , Pa , apa kabar kalian di sana zora rindu kalian , dan bagaimana dengan mu fier apa kamu akan menemukan wanita lain di saat kabar ini sampai di telinga mu "
kata zora sendu .
Askar yang di suruh kakek nya untuk mengantar kan makanan pada zora dan agar hubungan mereka menjadi akur dan rasa tegang .
"hush , kakek malah menyuruh ku untuk ke kamar gadis itu apa aku pelayan nya saat dia melihat ku membawa makanan dia pasti besar kepala dan mengejek ku dan aku akan bersikap sedingin dingin nya pada cucu mu kakek ku sayang "
kata askar .
"Tapi di fikir fikir aku memang orang yang dingin dan berwibawa , aku yakin dia akan tunduk pada mu askar hehehe , bagaimana kau ini askar dia itu ratu mafia sedangkan dirimu masih di bawah nya hahahaha , aku askar mulai sekarang kau harus berpositif tingking agar kau menjadi mafia terkuat dan terkenal "
kata askar yang kadang percaya dan tidak pada diri nya sendiri .
Setelah sampai di dalam kamar zora , askar melihat gadis yang sangat cantik bak bidadari dari langit namun askar juga melihat raut wajah gadis cantik di depan nya sangat sendu dan penuh kerinduan serta kesedihan .
"Makan lah "
kata askar dingin sesuai rencana nya tadi , dia akan bersikap sedingin dingin nya pada zora dan tidak tau apakah askar akan tetap dingin atau tidak di saat sikap bobrok nya kembali menghampiri nya .
Zora menatap pria di depan nya yang sedang membawa mapan yang berisi makanan dan air minum serta obat yang harus dia minum .
"Taruh saja aku tidak lapar "
kata zora dingin .
Askar terkejut karna wanita di depan nya ini bersikap dingin .
"Eeeeh , kenapa kau bersikap dingin seperti ini hah "
kata askar .
Zora menatap pria di depan nya ini dengan banyak pertanyaan .
"Pria ini gila ya , padahal diri nya tadi bersikap dingin tapi diri nya tidak terima saat diriku berkata dingin "
batin zora .
"Terserah diri ku dong , suka suka aku lah apa urusan nya dengan mu hah "
kata zora sambil melotot ke arah askar .
"Asal kau tau ya aku ini pemimpin mafia jadi kau jangan berkata dingin pada ku , dan hanya aku yang bisa berkata dingin "
kata askar dengan senyum bangga nya .
"Yeee, pemimpin aja belagu lu gue yang ratu mafia biasa aja "
kata zora .
"Gue tau lo ratu mafia tapi di sini gue berkuasa jadi lo harus bersikap sopan pada ASKAR GALAXY"
kata askar dengan bangga .
"Eeeeh , enak aja loh ngambil marga keluarga gue ingat gue cucu tersayang kakek jadi jangan harap lo bisa mengantikan gue jadi cucu tersayang nya ingat itu "
kata zora dengan menunjuk mata nya dengan dua jari dan setelah itu di arah kan pada askar .
Askar terdiam dan duduk di kursi dekat kasur zora menatap langit yang gelap di penuhi bintang .
"Ya lo bener , gue hanya cucu angkat "
__ADS_1
kata askar dengan raut wajah sedih .
Zora merasa bersalah karna diri nya telah membuat askar sedih dengan kata kata yang di ucapkan nya tadi .
"Hemm , maaf bukan gue menyinggung kok gue hanya bercanda doang gak serius "
kata zora dengan rasa bersalah .
"Lo gak salah kok itu bener dan gue sangat sedih ....., TAPI BOONG hahahahahahahah"
kata askar yang awal nya sedih secepat kilat jadi ceria .
Zora mengambil bantal dan ingin memukul askar tapi pria itu kabur dan langsung sembunyi di belakang sang kakek yang baru datang .
"Ada apa ini kenapa kalian bertengkar hemm "
kata kakek .
"Kakek lihat diri ku kek cucu wanita mu telah memukul ku kek "
kata askar di belakang sang kakek dan menjulurkan lidah nya pada zora arti nya askar sedang mengejek zora .
Zora melotot pada askar karna sudah berani mengejek dan berbohong pada kakek nya .
"Kek jangan percaya pada anak lucknut itu dia bohong kek , dia udah buat zora kesel "
kata zora pada sang kakek .
"Kakek tolong lah cucu mu ini "
kata askar dengan pura pura sedih .
Tapi bukan nya mendapat dukungan dari sang kakek melainkan askar mendapatkan jeweran di telinga nya membuat nya merintih .
"Aduh aduh sakit kek , kenapa askar yang di jewer kek seharus nya dia kek huhuhu"
Zora yang melihat nya tertawa karna dirinya melihat film yang sangat mengasyikkan di depan mata nya sendiri .
"HAHAHAHAHAAHA, wah akhir nya kakek membela ku juga hahahahah "
kata zora sangat senang melihat askar tersiksa .
"Kakek kira kakek akan percaya pada kamu yang pecicilan ini , kapan sifat Pecicilan mu hilang "
kata sang kakek langsung berhenti menjewer telinga askar .
"Kapan aku Pecicilan kek , aku melakukan apa yang kakek suruh huhuhuhu moran lihat lah kakek bilang aku Pecicilan "
kata askar .
Moran yang baru masuk terkejut melihat tuan nya langsung mengadu hal yang belum dia ketahui .
"Punya boss kok sifat nya begini yak "
batin moran .
Zora hanya geleng geleng kepala melihat apa yang ada di depan mata nya .
"Kata nya kau pemimpin mafia tapi sifat mu seperti anak yang mengadu pada ibu nya "
kata zora sambil tertawa pelan .
"Dan mengapa kakek bilang dia pecicilan "
tanya zora .
Zarvan tersenyum melihat cucu nya tersenyum karna tingkah cucu angkat nya yang memang rada rada bobrok itu .
__ADS_1
"Bagaimana kakek tidak bilang dia pecicilan cucuku , tugas yang selalu kakek berikan hanya dikerjakan separuh dan separuh nya nanti baru dia akan mengerjakan nya setelah dirinya merasa ingin mengerjakan nya "
kata kakek memegang jidat nya .
Zora tertawa begitu juga kakek , serta moran yang ada di dalam kamar .
'tertawalah , wanita secantik diri mu tidak pantas bersedih dan jika tingkah ku seperti ini membuat mu tertawa maka aku akan melakukan nya '
batin askar tersenyum melihat suasana kembali ceria .
Tujuan askar melakukan semua ini agar wanita yang tadi nya bersedih kembali ceria dan akhir nya rencana nya berhasil .
"Tertawalah sepuas kalian dan jangan harap aku memberitahukan kabar malam ini yang akan membuat kalian terkejut "
kata askar yang mulai dingin namun dingin nya malah membuat orang ingin tertawa .
"Jika kau ingin bersikap dingin yang benar hahaha "
kata zora sudah tidak tahan karna ulah askar .
"Ouh ayolah aku sedang bersikap dingin sekarang tapi kalian malah tertawa "
kata askar kesal .
"Sudah sudah , kalian seperti kucing dan tikus saja "
kata kakek.
"Kabar apa yang membuat kakek dan zora terkejut "
tanya kakek .
"Sudah ku bilang aku tidak akan memberitahukan kabar bahwa LORD KING OF THE DRAGON NIGHT sudah mulai melakukan balas dendam nya agar balas dendam nya atas kematian zora sang pujaan hati nya "
kata askar dan langsung kembali ngambek .
Zora terkejut begitu juga kakek dan moran .
"APAAAAA ....."
kata zora berteriak .
"Ternyata dia bergerak sangat cepat tanpa menunggu hari lagi setelah mengetahui siapa yang melakukan nya "
batin kakek.
"Tuan , anda ini terlalu bobrok sehingga anda tidak sadar bahwa anda telah mengatakan semua nya "
batin moran dan memukul jidat nya sendiri .
"Ouh tuhan seperti nya mulut ku kelepasan, sebaik nya aku pergi agar zora dan kakek tidak bertanya terlalu panjang"
batin askar dan mulai keluar dari kamar dengan perlahan .
"Zafier melakukan nya sangat cepat dan pantas saja aku merasakan seperti berada di zona yang sangat menyeramkan dan mengerikan .
batin zora .
Zora , kakek dan moran di sana terdiam dengan suasana yang sangat dingin seakan mereka merasakan aura yang sangat mengerikan dan menyeramkan di dekat mereka walau itu sangat jauh.
"Kau memang pantas mendampingi cucu ku dan dalam sekejap kau telah membuat ku sangat percaya akan keselamatan cucu ku zamora"
batin kakek dan tersenyum .
Bersambung ......
Jangan lupa like komen dan vote juga ya , karna dukungan kalian adalah semangat author .
__ADS_1
Papay..........