
Di situasi yang berbeda seorang gadis menangis dengan begitu pilu karena mengingat masa lalu yang begitu menyedihkan.
Hiks hiks hiks ......
tangisan itu hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri karena memang kamar itu kedap suara.
"Hiks hiks hiks..... Mengapa hiks hiks mengapa harus begini Tuhan hiks hiks hiks........ "
Amara menangis pilu.
"Jika dia bukan jodohku hiks hiks, mengapa harus kembali bertemu Tuhan hiks hiks.... "
Amara masih sangat mencintai Vegas dan itu akan tetap akan begitu selamanya, dan pertemuan singkat itu membuat nya tersiksa.
Amara bangkit dan mengambil bingkai foto Vegas yang dia simpan di kamar nya.
"Gas hiks hiks, andai lo tau gue menderita saat lo jauh begini dari gue Gas hiks hiks "
"Tapi apalah daya ku Gas hanya akan membuat mu mengingat masa lalu yang amat suram itu kembali hiks hiks hiks..... "
"Gue rindu ama lo Gas, sangat merindukan mu hiks hiks hiks..... "
Amara memeluk foto Vegas sambil berbaring di kasur nya.
Jika Amara tengah bersedih karena perjumpaan nya dengan Vegas , maka di sisi lain keluarga Angkasa tengah panik dan juga gelisah karena Zora yang akan melahirkan.
#Rumah Sakit
Setelah kejadian di rumah kosong Zafier langsung membawa istri nya ke rumah sakit dan sekarang tengah berada di ruang UGD.
Zafier menangis sambil menutup wajah nya dengan kedua tangan nya, Mama nya yang melihat anak nya kembali menangis untuk kedua kali nya membuat nya sangat sedih.
Orang tua Zafier langsung datang saat di telfon dan mengetahui keadaan Zora yang ingin melahirkan.
"Sayang, kamu harus kuat jangan menangis nak Mama tau Zora pasti bisa melewati semua "
kata mama Zafier langsung memeluk anak nya.
Zafier menangis di dalam pelukan mama nya, ayah nya yang melihat anak nya menangis langsung ikut menguatkan anak nya.
"Yakinlah Zora pasti bisa melewati semua ini nak "
kata ayah Zafier.
"Bunda, ayah hiks hiks hiks tau kalau Zafier sangat takut di saat seperti ini hiks hiks hiks "
kata Zafier pada kedua orang tua nya.
Zafier memang dari dulu sangat takut saat melihat orang melahirkan karena baginya itu pasti butuh perjuangan dan sakit yang di rasakan bukanlah main main.
Vegas dan Tio juga merasa sedih melihat Zafier yang menangis, karena baru kali ini mereka berdua melihat seorang raja mafia menangis .
' Ternyata orang sekuat apapun itu pasti bisa menangis '
batin Vegas.
' Setiap orang pasti ada saat nya untuk menangis'
batin Tio.
Di saat orang tengah sibuk dengan batin mereka dokter keluar dengan keringat yang bercucuran.
"Siapa suami pasien "
tanya dokter.
__ADS_1
Zafier yang mendengar nya langsung berdiri dan menghampiri sang dokter.
"Saya suaminya, apa terjadi sesuatu pada istri saya dok "
tanya zafier langsung karena dirinya sangat khawatir.
"Sebaik nya tuan menemani istri tuan untuk lahiran, karena dukungan suami mungkin bisa memperlancar proses melahirkan sang istri "
kata dokter.
Zafier yang mendengar nya masih berfikir, namun ada tangan yang memegang pundak Zafier membuat nya langsung menatap ke arah ayah nya.
"Temani istri mu nak, tapi kau harus kuat jangan sampai istri mu tau kalau kamu punya rasa takut karena itu bisa mengganggu nya "
kata Ayah Zafier.
"Tapi... Zafier takut yah "
kata Zafier masih dengan suara yang serak karena habis menangis.
"Hilangkan rasa takut mu demi istrimu nak, Zora membutuhkan mu "
kata ayah nya.
Zafier mengangguk dan mulai masuk kedalam, sebelum masuk kedalam ruangan Zafier menghapus air mata nya.
Dan diri langsung meraih tangan istri nya Zora yang sudah mandi dengan keringat dan juga wajah yang sedang merasakan sakit yang luar biasa.
"Mas hiks... hiks..... sakit... "
kata Zora terputus putus karena sakit yang ia rasakan sekarang.
Zafier menggenggam tangan sang istri dengan kuat dan mencium kening istrinya.
"Kamu harus kuat sayang, ingat anak kita akan datang kedunia ini dan kita akan merawat nya bersama "
Zora menggenggam erat tangan suaminya dengan air mata yang sudah mengalir sedari tadi.
Dokter menyuruh Zora untuk tarik nafas dan mengeluarkan nya dengan pelan setelah itu menyuruh Zora untuk berusaha agar anak yang di dalam perut nya keluar.
"Aaaaaaaaakh......... huhuhu"
Zora teriak dan kembali mengatur nafas nya.
Zafier terus mencium sang istri dan tak lupa membaca surah surah yang ia hafal agar istri nya tenang.
' Tuhan tolong selamatkan istri dan anak ku, aku mohon kepadamu hiks hiks hiks '
batin Zafier menangis dan tanpa sadar air mata nya mengalir .
Zora terus mencoba hingga di teriakan terakhir akhir nya anak Zora lahir kedunia ini.
"AAAAAAAAAKH................... "
teriak Zora dan langsung mengatur nafas nya kembali.
Oek..... Oek.... Oek....
(anggap aja tangisan bayi ya )
Zafier langsung memeluk istri nya dan menangis karna akhir nya anak nya sudah lahir.
"Hiks hiks hiks.... kamu berhasil sayang hiks hiks hiks "
kata Zafier lirih di telinga sang istri.
__ADS_1
Zora memeluk suaminya dengan lemah dan ikut menangis.
"Te.. rima.. ka... sih.... su... dah... ada... di... sam... ping... ku.... "
kata Zora terputus putus dan tangan yang tadi memeluk suaminya secara perlahan lepas.
Zafier yang merasakan pelukan Zora menjadi longgar langsung bangkit menatap istrinya sudah memejamkan mata.
"Sayang , bangun lah apa yang terjadi "
kata Zafier mulai panik karena istri nya tidak menunjukkan pergerakan sama sekali.
Dokter yang melihat itu langsung menyuruh suster untuk membawa anak Zora agar di bisa di mandikan.
Zafier masih berusaha membangunkan sang istri dan rasa takut nya yang tadi hilang kini datang kembali.
"Zora sayang bangun, ZORAAAAAA...... hiks hiks hiks, bangun sayang jangan seperti ini hiks hiks hiks..... "
Zafier memeluk istri nya dan air mata nya kini kembali deras.
Dokter menyuruh Zafier untuk keluar terlebih dahulu agar dokter bisa melakukan tindakan untuk Zora.
"Dokter tolong selamatkan istriku kumohon hiks hiks hiks..... "
kata Zafier pilu.
Semua orang yang tadi gembira karena mendengar suara anak Zora sudah lahir kini kembali khawatir.
"Tuan tenang saja, saya akan lakukan semampu saya, berdoalah tuan semoga istri anda baik baik saja "
kata dokter dan langsung masuk keruangan.
Zafier jatuh terduduk lemas sambil menangis pilu, orang tua nya, Vegas dan juga Tio langsung menghampiri Zafier yang menangis itu.
"Ada apa nak, apa semua baik baik saja, mengapa kamu menangis seperti ini "
kata Bunda dengan wajah yang khawatir.
"Zora Bun hiks hiks hiks.... Zora hiks hiks hiks....... "
Zafier hanya bisa menangis dan tak bisa melanjutkan kata kata nya.
Bunda nya langsung terdiam dan membisu, ayah , Vegas dan Tio juga diam membisu.
Hiks hiks hiks......
Hanya suara tangisan Zafier yang terdengar di rumah sakit itu dan bunda nya mulai menangis, ayah Zafier langsung memeluk istri nya, sedangkan vegas langsung memeluk saudara nya itu.
Zafier menangis di pelukan Vegas, Tio menangis dalam diam begitu juga Vegas semua hanya bisa pasrah dan menyerahkan keputusan pada yang maha Kuasa.
' Tuhan hiks hiks, tolong selamatkan lah Zora hiks hiks '
Tio menangis dalam hatinya.
' Hanya ada satu orang yang bisa memenangkan mu Fier yaitu kak Razkar '
batin Vegas.
' Tolong Tuhan selamatkan istriku, tanpa istriku hidup ku tidak berarti Tuhan hiks hiks hiks.... '
batin Zafier menangis pilu dan memeluk erat adik nya Vegas.
bersambung......
Aaaaaaa author jadi nangis yang buatππππ
__ADS_1
maaf ya author bisa up segini dulu karena author lagi bersedih dengan cerita yang author buat ππππ