CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Setiap Permintaan Pasti Ada Akibat Nya


__ADS_3

Di markas besar DRAGON NIGHT sekarang Vegas tengah duduk dengan gaya yang dingin dan penuh kewibawaan menunggu sang kekasih datang , dan akhir nya kekasih nya datang membuat nya sangat bahagia .


Setelah menempuh perjalanan sangat lama hingga malam hari mereka baru sampai .


Amara langsung berlari memeluk kekasih nya yang lama pergi dan menghilang dari diri nya .


"Hiks Hiks Hiks , mengapa hemm mengapa kau menghilang dari ku hiks hiks hiks "


kata Amara di dalam pelukan kekasih nya dengan tangisan pilu .


"Maaf karna telah membuat mu menderita , tapi percayalah aku melakukan nya agar kau tetap aman tanpa bahaya yang akan terjadi "


kata Vegas memeluk erat kekasih nya .


Aldrik yang melihat drama di depan nya memutar bola mata nya dengan malas dan memakan makanan ringan yang ada di m3ja ruang tengah .


"Sudah lah berhenti menangis , lagi pula sekarang kau sudah melihat ku jadi untuk apa menangis hemm "


kata Vegas menghapus air mata kekasih nya .


"Baiklah aku akan berhenti menangis tapi berjanjilah kau tak akan pergi lagi dan menghilang lagi dari ku "


kata Amara .


"Baiklah aku janji jika itu keinginan kekasih ku maka akan aku lakukan "


kata Vegas mencium pipi Amara .


"Apakah sudah drama nya mata ku jadi sakit melihat nya "


kata Aldrik sibuk dengan makanan nya .


"Heh tuan panda , harus nya kau bersyukur karna bisa melihat drama indah huh "


kata Amara kesal .


"Hahaha sudah lah sayang jangan mengurusi makhluk jones hahaha"


kata Vegas tertawa .


"Tertawalah selagi kalian bahagia karna aku yakin cepat atau lambat kau tidak bisa tertawa karna masalah yang akan datang "


kata Aldrik tanpa berfikir .


Vegas terdiam dan menatap Aldrik dengan tatapan membunuh , sedangkan Amara masih sibuk berfikir tentang perkataan orang yang di depan nya .


"Gas , apa maksud dari perkataan panda itu "


tanya Amara pada Vegas .


Vegas terdiam tanpa suara sedangkan Aldrik menelan ludah nya kasar karna mengucapkan kata kata terlarang .


"Mari gue , mengapa mulut ku ini sangat lancar berbicara kata yang seharus nya tidak ku katakan "


batin Aldrik merutuki kebodohan nya .


"Gas jawab Gas , apa maksud kata kata panda itu "


kata Amara menggoyangkan lengan Vegas .


Vegas menghela nafas dengan kasar dan memberi isyarat dengan tatapan nya pada Aldrik dan semua orang yang ada di ruangan .


Aldrik mengangguk dan meninggalkan Vegas dan Amara hanya berdua di ruangan tengah serta pintu ruangan di tutup agar tidak ada orang yang menganggu nya .


Vegas memegang kedua pundak Amara dan menatap nya lekat dengan penuh ketegangan .


"Dengarkan aku baik baik Ara , alasan aku pergi menghilang dari mu karna seseorang tidak setuju dengan hubungan kita jadi aku ingin kau pergi yang jauh sebelum dia menyerang ku "


kata Vegas .


"Tidak , Hiks aku tidak ingin pergi dari mu hiks tolong jangan menyuruhku untuk pergi hiks hiks "


Amara menangis dan memeluk Vegas .

__ADS_1


"Tolong Ra dengar kan aku kali ini saja jika kau terus bersama ku maka dia akan menyerang mu juga "


kata Vegas .


"Tidak aku tidak mau pergi inti nya hiks hiks "


kata Amara .


"Kumohon mengertilah , aku tidak ingin kamu celaka dan hidup mu dalam bahaya "


kata Vegas menghapus air mata yang mengalir di pipi kekasih nya .


"Hiks hiks kau ingin aku pergi kan baiklah tapi ada syarat yang harus kau lakukan untuk ku "


kata Ara menatap Vegas serius .


"Apapun syarat mu akan ku lakukan, asal kau aman dan mau pergi dari ku "


kata Vegas .


"Baiklah , jika kau ingin aku pergi berjanjilah jika musuh mu menyerang mu minta bantuan lah pada suami nya Zora"


kata Amara .


Vegas langsung berdiri dan menatap Amara dengan tatapan bingung dan penuh tanda tanya .


"Apa maksud nya dengan melibatkan Zafier dengan masalah ku "


kata Vegas nada bicara nya sudah berubah .


"Aku tidak tau siapa musuh mu dan apapun akan terjadi nanti nya jadi kau juga tau kalau suami Zora adalah pemimpin mafia yang sangat kuat , dan jika dia bersama mu aku yakin kau akan baik baik saja "


kata Amara .


"Tidak , masalah ku adalah masalah ku dan aku tidak akan melibatkan Zafier dalam masalah ku apalagi Zora sekarang tengah hamil dan bahaya yang akan terjadi aku tidak tau apa "


kata Vegas sedikit menaikkan nada bicara nya .


"Kau juga tidak tau bahaya yng akan datang seperti apa jadi apapun bisa terjadi dan aku tidak mau kehilangan mu hiks hiks hiks "


Vegas mengusap wajah nya kasar karna situasi yang rumit dan permintaan kekasih nya .


"Tolong hiks ajak lah Zafier bersama mu , aku tidak bisa jika harus kehilangan mu hiks hiks hanya ini permintaan ku padamu "


kata Amara menangis di kaki Vegas .


Vegas Langsung memeluk Amara dengan erat dan pikiran nya sekarang tengah tidak karuan .


"Tolong jangan menangis , tapi permintaan mu sangat lah mustahil bisa aku wujudkan "


kata Vegas .


"Aku mohon hanya ini saja , aku ungu kau pulang dalam keadaan selamat tanpa luka bersama Zafier aku yakin kalian akan berhasil hiks hiks hiks "


kata Amara memohon di hadapan Vegas .


Vegas menghela nafas nya kasar karna sangat sulit untuk mengambil keputusan .


"Baiklah jika ini permintaan mu akan aku lakukan , aku akan meminta bantuan Zafier dan mengajak nya bersama ku saat musuh menyerang tapi kau harus ingat satu hal "


kata Vegas terputus karna air mata nya sudah jatuh .


"Apa "


kata Amara .


"Jika nanti Zafier celaka maka aku akan sangat membenci mu dan jangan pernah menunjukkan wajah mu di depan ku "


kata Vegas dingin mental Amara sangat dalam .


Amara terkejut dengan perkataan Vegas namun diri nya juga tau jika permintaan nya belum tentu sesuai ekspektasi .


"Mengapa kau berkata seperti itu hiks hiks hiks "

__ADS_1


kata Amara memegang jas Vegas dengan erat .


"Setiap tindakan yang kau ambil maka akan ada akibat yang akan kau rasakan , kau meminta ku untuk membawa Zafier bukan dan jika terjadi sesuatu pada Zafier maka ini akibat yang akan kau alami "


kata Vegas memeluk Amara dengan erat .


"Hiks hiks hiks , kenapa kau memberi ku syarat sedikit itu Gas hiks hiks "


kata Amara menangis pilu di pelukan Vegas .


"Syarat mu sangat sulit bagi ku , jadi hanya ini yang aku bisa lakukan"


kata Vegas .


Amara menangis pilu karna permintaan nya akibat yang akan dia alami jika terjadi maka akan sangat menyakitkan bagi nya .


Sedangkan Vegas menangis karna berfikir jauh ke depan jika terjadi sesuatu pada Zafier karna musuh nya sendiri maka dia akan menyakiti hati wanita yang sedang hamil , dan tidak ada yang tau apa yang akan terjadi selanjutnya nya .


"Maaf Zora jika aku egois karna hanya demi kepentingan ku , tapi percayalah aku tidak bermaksud membuat suami mu dalam bahaya dan alasan ku memasukkan suami mu dalam masalah Vegas hanya agar Vegas baik baik saja tanpa luka karna aku juga sangat tidak rela jika nanti Vegas terluka "


batin Amara.


"Maaf Zora memasukkan suami mu dalam masalah ku nanti , tapi percayalah jika sesuatu terjadi pada Zafier maka aku tidak bisa memaafkan kesalahan ku dan aku janji tidak akan menemui Amara lagi dan aku akan memutuskan segala hubungan ini jika Zafier terluka "


batin Vegas .


Sedangkan Zafier yang sedang berbaring di atas kasur memeluk istri nya sedang tidur tidak tenang , seakan sesuatu akan terjadi entah apa itu .


"Kenapa perasaan ku menjadi aneh seperti ini , apa yang akan terjadi semoga saja semua baik baik saja dan anak ayah cepat lah besar ayah tidak sabar menunggu kedatangan mu di dunia ini "


batin Zafier .


"Apapun yang akan terjadi aku tidak akan membiarkan orang lain menyentuh keluarga ku apalagi istri ku serta saudara saudara ku "


batin Zafier dan memeluk erat suaminya .


Namun berbeda dengan pria yang tengah duduk dan memainkan pistol di tangan nya dengan sangat lihai .


"Tuan kapan kita akan menyerang Vegas Marvin"


kata Asisten nya .


"Tenang cepat atau lambat aku akan menyerang nya jadi kau hanya perlu mengumpulkan anak buah mu sebanyak mungkin agar aku bisa menghancurkan nya dalam satu kali serangan saja "


kata nya tersenyum sinis .


"Tapi tuan dari yang saya tau bukan kah DRAGON NIGHT memiliki pemimpin yang sangat kuat dan saya yakin Vegas Marvin akan meminta bantuan nya "


kata Asisten nya .


"Haaa kau benar dan aku merasa tidak yakin bisa mengalahkan nya dalam satu kali serangan jika pemimpin DRAGON NIGHT ikut serta dalam penyerangan ini "


kata nya berfikir keras .


"Sebaik nya kita menggunakan dua rencana tuan , setidak nya jika kita gagal dalam serangan pertama setidak nya serangan kedua kita akan mendapatkan hasil yang memuaskan tuan "


kata Asisten nya .


"Baiklah atur rencana nya sedangkan aku ingin mengrileks kan pikiran dulu sebelum menyerang nya "


kata nya dengan senyum mengerikan nya .


"Baik tuan , saya undur diri "


kata Asisten nya .


"Wah aku akan menjadi mafia terkuat jika berhasil mengalahkan pemimpin nya sungguh sangat fantastik "


kata nya dengan seringai ngeri nya .


bersambung .....


jangan lupa like Komen dan vote juga ya , dukungan kalian semangat author .

__ADS_1


maaf jika author gak up bukan berarti malas melainkan author mencari ide dulu untuk melanjutkan cerita selanjutnya .


papay ...,,


__ADS_2