
zafier yang kala itu berada di cafe menghabiskan waktu bersama sahabat sahabat nya terganggu dan langsung pulang karna asisten nya menelfon nya saat di pertengahan handphone nya zafier mati .
"aku pulang duluan "
kata zafier langsung keluar cafe , dan masuk dalam mobil dengan menancapkan gass nya dengan cepat .
"aku harus sampai di rumah , semoga ari ke rumah "
kata zafier dengan mengemudi mobil dengan kecepatan maksimal .
setelah sampai di rumah ari langsung menuju ke ruang kerja nya dan melihat ternyata ari sudah menunggu di ruang kerja nya , karna pembantu rumah zafier tau kalau ari datang pasti ada urusan pekerjaan dan zafier juga pernah bilang kalau ari datang langsung suruh ke ruang kerja nya dari itu zafier tau kalau ari pasti menunggu di ruang kerja nya .
"apa maksud mu tadi ri di telfon jelaskan "
perintah zafier pada ari langsung duduk di sofa yang ada di ruangan nya itu .
ari yang mendengar perintah tuan nya mengangguk dan mulai menceritakannya .
"begini tuan muda , saat mata mata kita yang mengikuti nona zora bersama sahabat nya itu yang saat itu ada di restaurant tiba tiba ada pria yang menghampiri nona zora tuan "
kata ari pada tuan nya .
zafier yang mendengar kan itu langsung bertanya saat ari menyebutkan pria .
"siapa pria itu ri "
tanya zafier pada ari .
namun saat ari ingin menjawab tiba tiba ayah nya zafier datang yaitu devon langsung masuk ke dalam ruang kerja devon dan ikut bergabung dengan ari .
__ADS_1
CEKLEK....
ari dan zafier langsung melihat arah pintu , dan ternyata itu adalah devon .
ari langsung berdiri memberi hormat sedangkan zafier langsung bertanya apa perihal ayah nya ke ruangan nya .
"ayah ada apa ayah ke sini "
tanya zafier pada orang tuanya itu .
devon yang sudah duduk di dekat zafier langsung menyerah kan handphone nya pada zafier supaya zafier tau apa alasan dirinya ke ruangan itu .
zafier yang menggenggam handphone ayah nya di tangan nya langsung membuka lock screen nya , zafier terkejut melihat di handphone ayah nya ada foto zora yang sedang berada di restaurant namun wajah nya dingin menatap ponsel ayah nya itu .
"apa ini yah kenapa ada foto zora di ponsel ayah "
"itu yang ingin ayah bicarakan padamu nak saat ayah sedang santai di taman belakang tiba tiba ayah terkejut saat melihat pesan dari orang yang tak di kenal , yang mengirim foto ini , ayah juga tidak tau maksud dari orang itu mengirim foto zora "
kata devon pada anak nya .
ari yang mendengar itu langsung memotong pembicaraan tuan devon dan tuan muda nya .
"maaf jika saya lancang memotong pembicaraan nya tuan "
kata ari dengan sopan .
zafier dan devon hanya mengangguk , ari langsung menjelaskan siapa pria dan apa hubungan nya dengan foto yang di kirimkan pada ponsel tuan nya devon .
"saya ingin memberitahukan tuan bahwasanya pria yang menghampiri nona zora tadi adalah tuan karan tuan , mungkin foto yang di kirimkan dari nomor tidak di kenal itu adalah no ponsel tuan karan , yang ingin memberitahukan bahwasanya diri nya sudah dekat dengan target nya tuan "
__ADS_1
jelas ari .
zafier dan devon terkejut karna karan sudah memulai rencana dan mulai mendekati zora secara langsung , zafier amat marah mendengar itu .
"berani sekali dia mendekati nya "
kata zafier dengan amarah yang sudah mulai panas .
sedangkan devon memikirkan bagaimana cara nya melindungi zora tanpa harus zora tau bahwa nyawa dalam bahaya .
"bagaimana caranya melindungi zora dari karan "
batin devon berfikir keras .
sedangkan ari langsung memberitahukan sesuatu hal tentang orang tua zora .
"dan saya mendapat info bahwasanya tuan zordan dan nyonya amor akan kembali ke kota ini nanti malam tuan "
kata ari pada tuan devon dan tuan muda nya .
zafier yang mendengar itu hanya mengangguk sedang kan devon berfikir ingin menemui zordan secepat nya karna ini menyangkut kehidupan anak nya .
"aku harus menemui zordan secepat mungkin untuk membahas masalah ini "
kata devi dalam pikiran nya langsung keluar dari ruang kerja zafier .
dukung author terus jangan lupa vote, Komen,dan like Juga ya .
2 eps nya nanti siang ya karna author mau nyusun cerita dulu di otak author buat lanjutin cerita ini ok papay .......
__ADS_1