
di kediaman keluarga galaxi , zordan dan amor masih setia menemani anak nya yang masih terbaring itu .
sudan semalaman zordan tidak tidur selalu menemani anak nya sedangkan amor ingin menemani nya namun tidak di diperbolehkan oleh suami nya dan amor hanya bisa menuruti perkataan suami nya itu .
hingga pagi tiba zordan tetap menemani anak nya itu , dan hari ini zordan tidak masuk kantor karna ingin menemani anak nya .
amor sangat senang karna suami nya sangat menyayangi kedua anak nya tanpa membeda bedakan nya .
tio juga semalaman tidak tidur karna menemani zordan untuk menemani zora .
mereka semua makan pagi bersama dan tio juga ikut .
sedangkan di kediaman angkasa seorang pria sekarang tengah bersiap siap untuk menemui pujaan hati nya itu , zafier memakai baju putih , celana jeans warna hitam dan topi serta kacamata .
dan sebelum itu mereka semua makan pagi bersama , devon yang melihat anak nya zafier hanya senyum vera dan razkar juga sudah turun untuk makan karna setelah makan pagi bersama vera dan razkar akan pindah kerumah baru nya.
"oh ya nak nanti setelah sampai di rumah baru kalian , jangan lupa mahadi bunda ya "
kata alfa.
vera hanya mengangguk dan tersenyum , zafier yang sudah selesai lebih dulu langsung berpamitan untuk pergi ke rumah zordan untuk menjenguk zora .
setelah itu zafier langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan maksimum , dan akhir nya dia sampai di rumah keluarga galaxi .
****
di dalam rumah galaxi mereka sudah sarapan pagi bersama dan mereka duduk di ruang tamu dan tak lama mereka mendengar pintu berbunyi , bik ira langsung menuju pintu untuk melihat siapa yang datang , bik ira langsung mengizinkan zafier masuk karna dia anak dari sahabat majikan nya .
amor yang melihat zafier yang datang , langsung berdiri zordan juga melihat zafier datang dan tersenyum .
"assalamualaikum tante om "
kata zafier .
"Waalaikumsalam nak "
kata amor .
"Waalaikumsalam nak , ayo duduk di sini "
kata zordan .
zafier langsung duduk di dekat zordan dan mata elang nya menangkap seorang pemuda yang tengah menatap nya dingin .
"pria itu lagi "
batin tio menatap zafier jengah .
"Ouh iya nak , ada apa kesini apa kamu mau menjenguk zora "
kata amor .
"benar tante , apakah zora sudah bangun "
__ADS_1
kata zafier .
amor yang mendengar itu menjadi sedih karna anak nya itu belum sadar , zafier yang melihat itu mengerti .
"hemm , apa zafier boleh menjenguk zora tante "
kata zafier .
"boleh nak ayo biar tante antar .
amor mengantar zafier ke kamar tamu di mana zora berada , saat zafier masuk , zafier melihat zora dengan sendu karna zora masih belum sadar .
"zora masih terbaring nak dan belum sadar tante harap dia cepat sadar "
kata amor .
zafier hanya mengangguk .
"bolehkah zafier di sini tante karna zafier ingin menemani zora "
kata zafier .
amor mengangguk tersenyum dan setelah itu meninggalkan zafier di kamar itu berdua dengan zora yang tertidur itu .
zafier duduk di dekat zora karna ada kursi dj kamar itu , dan setelah itu zafier menggenggam tangan zora dengan hangat .
"bangun lah ratu ku apa kau tak ingin bersama raja mu ini "
"aku tau kau mendengar ku , jadi aku hanya ingin bilang jika kau bangun maka aku akan selalu ada di sisi mu dan menjaga mu "
kata zafier .
dan tak lama tangan zora yang ada di genggaman zafier bergerak , zafier yang melihat tangan zora bergerak akhir nya memanggil kedua orang tua zora .
"tante amor , om zordan zora sadar"
teriak zafier .
amor dan zordan serta tio yang mendengar suara zafier dari dalam kamar zora langsung masuk dan setelah di dalam kamar zordan mendekati zora begitu juga amor dan tio .
zora mulai membuka mata nya perlahan yang membuat zordan dan amor sangat senang begitu juga tio dan zafier .
"pa ... ma ..."
kata zora sangat lemah dan pelan .
"jangan bicara dulu sayang , istirahat lah bik ira tolong telefon dokter darma suruh dia kemari "
kata zordan .
bik ira langsung pergi untuk menelfon dokter , di dalam kamar zora sudah sadar walau badan nya sangat lemah .
"akhir nya kamu bangun nak , mama sangat khawatir padamu nak "
__ADS_1
kata amor yang duduk di ujung kasur .
"iya benar kata mama mu nak , kamu istirahat dulu jangan bangun sebelum dokter darma datang "
kata zordan .
zora tersenyum lemah dan melihat kearah zafier yang masih menggenggam tangan nya .
zafier yang melihat tatapan mata zora menuju ketangan nya hanya tersenyum , bukan nya melepas nya tapi zafier malah menggenggam nya dengan erat dan hangat .
zordan dan amor yang melihat itu hanya tersenyum , tapi tidak dengan tio yang mungkin sekarang tengah kesal karna tidak ada yang bisa menyentuh Queen nya itu dengan sembarangan .
"awas saja kau pria aneh aku akan mencincang mu ,berani sekali dia menyentuh tangan ratu mafia ku dengan seenak nya "
batin tio mengumpat zafier .
sedangkan zafier hanya acuh ,karna dia tau bahwa tio kesal melihat apa yang di lakukan zafier .
"sudah ku bilang semalam itu waktu mu dan sisa nya aku yang akan merawat zora "
batin zafier tertawa karna kemenangan nya .
dan tak lama darma datang dan memeriksa zora , setelah di periksa dokter darma memberi tahukan bahwasanya zora harus banyak istirahat dan jangan banyak bergerak karna luka di bahu nya cukup dalam dan akan cukup lama untuk sembuh .
"anak mu sudah baik baik saja tapi dia harus banyak istirahat dan jangan membiarkan nya terlalu bergerak karna luka di bahu nya cukup dalam dan butuh waktu untuk bisa sembuh"
kata dokter darma .
zordan dan amor hanya mengangguk mengerti .
"ya sudah aku harus cepat pergi karna di rumah sakit masih banyak pasien "
kata darma .
"apa kau tak bisa di sini dulu dan mengobrol dulu , kita baru saja bertemu "
kata zordan .
"tidak sekarang zordan , tapi lain kali saja karna pasien ku terlalu banyak ok "
kata darma .
zordan hanya mengangguk dan setelah itu zordan dan amor mengantarkan darma ke depan pintu .
sedangkan di dalam kamar zora merasakan ada yang aneh dengan suasana nya.
"apa yang terjadi , kenapa suasana nya seperti ini dan kenapa tio dengan zafier kayak bersitegang ya "
batin zora .
sedangkan tio dan zafier sedang berperang dingin dengan tatapan nya .
bersambung ...
__ADS_1