
Hari demi hari telah Zafier lalui dengan Zora penuh kebahagian tanpa adanya gangguan , meski terkadang Vegas dan Xia lah yang sering menganggu masa berduaan nya .
Namun Zafier hanya membiarkan nya dan tidak menggubris nya malah Zafier menunjukkan keromantisan yang tiada tara .
Vegas sampai benar benar frustasi karna pemandangan yang ada di depan mata nya selama tiga hari ini membuat diri nya di bakar api cemburu .
Sedangkan Xia juga sama seperti kakak nya Vegas frustasi karna keromantisan sang kakak , tapi apalah daya diri nya yang jomblo hanya bisa menerima pemandangan indah yang amat nyata bukan di drama lagi yang biasa dia tonton .
Keluarga nya sekarang menuju ke rumah Zora dengan alasan mengantarkan Zora dengan aman dan selamat tanpa lecet sedikitpun .
Dan pengawasan keamanan kekasih nya tidak pernah lepas dari mata tajam Zafier yang tidak mau kejadian waktu lalu terulang kembali .
Devon dan Alfa sudah merencanakan sesuatu yang akan membuat dua pasangan tersebut terkejut dan juga akan bahagia .
Vegas dan adik nya Xia yang di ajak ke kediaman Galaxy menjadi heran karna tidak mungkin jika hanya mengantar Zora tapi sekeluarga ikut semua , namun mereka berdua hanya mengikuti alur nya saja .
Keluarga Angkasa telah sampai di Kediaman Galaxy yang telah di sambut oleh kedua orang tua Zora dan sang Kakek beserta Aska dan Moran .
Zora turun terlebih dahulu dan langsung memeluk sang Mama tercinta , Papa dan Kakek nya .
Setelah itu di susul oleh Devon dan istri nya, Vegas dan adik perempuan nya dan terakhir di susul oleh Zafier dan asisten nya Ari .
Zarvan masih bingung siapa yang Zafier kekasih cucu nya karna ada dua pria tampan yang turun dari mobil .
Aska bersikap dingin dan diri nya juga bingung yang mana seorang King Mafia , karna mereka hanya tau nama saja tapi tidak dengan wajah nya .
"Ran , kau tau siapa di antara dua pria itu yang Raja Mafia "
Tanya Aska lirih .
"Saya tidak tau tuan yang mana karna wajah nya memang tidak pernah di ketahui di dunia bawah "
kata Moran .
Aska hanya mengangguk , tapi tatapan nya masih menyelidiki dua pria yang ada di depan nya sekarang .
"Assalamualaikum Ayah , Zordan dan Amor "
kata Devon .
"Waalaikumsalam , Ayo silahkan masuk "
kata Zordan .
Dan mereka semua duduk di ruang tamu sambil berbincang bincang , Vegas menatap pria paruh baya yang duduk memegang tongkat dan di belakang ada dua pria yang berdiri seperti bodyguard .
"Fier , apakah kau tau siapa Kakek yang duduk di kursi tunggal itu "
tanya Vegas .
Zafier yang duduk di dekat Vegas langsung melihat ke arah Kakek yang duduk di kursi tunggal dan Zora duduk di dekat Kakek tua dengan kursi terpisah .
"Aku juga tidak tau siapa , tapi seperti nya dia bukan orang sembarangan "
kata Zafier .
Zora menatap Zafier dan Vegas dengan aneh karna menatap Kakek nya .
"Apa yang mereka lihat sampai segitu nya "
batin Zora .
Akhir nya Devon memulai perbincangan yang serius membuat Zora dan Zafier terkejut .
"Kami ke sini bukan hanya mengantarkan Zora tetapi kami ke sini juga ingin melamar putri mu untuk menjadi istri anak ku Zafier "
kata Devon .
"Apaaa.... "
teriak Zora sedangkan Zafier diam namun diri nya juga terkejut .
__ADS_1
"Kenapa Ayah Devon tidak bilang pada Zora "
Tanya Zora .
"Kami tidak memberi tau kalian berdua karna inu kejutan "
kata Alfa .
"Kami ingin menikahkan kalian agar kalian tidak berpisah lagi dan agar kalian bahagia nak"
kata Devon .
Zora berfikir juga begitu tapi dia juga belum siap menikah meski Wisuda kuliah nya seminggu lagi saat Zora di rumah Zafier saat melihat postingan amara di sosmed.
"Kakek tau kamu masih bimbang cucu ku, tapi bukan kah dengan begini kamu akan selalu bersama kekasih mu cucu ku dan tidak akan ada yang bisa memisahkan kalian "
kata Zarvan .
Zora mengangguk dan memeluk sang kakek dengan penuh cinta .
"Jadi bagaimana nak apa kamu menerima lamaran ini "
tanya Alfa.
"Aku menerima nya Bunda , Ayah "
kata Zora dan tersenyum bahagia .
Semua keluarga akhir nya bahagia karna Zora menerima lamaran nya , begitu juga Zafier lebih bahagia karna lamaran mendadak orang tua nya tidak sia sia.
"Tapi boleh kah aku bertanya , Zora akan jadi kakap ipar ku dan aku ingin tau siapa anda Tuan "
kata Vegas penasaran.
Zarvan tersenyum dan juga menatap pria yang seumuran dengan cucu nya Aska .
"Tapi siapa namamu nak baru aku akan menjawab pertanyaan mu "
kata Zarvan .
kata Xia dengan senyuman manis nya .
Vegas langsung memukul adik nya dengan bantal karna telah menyebut nya kurang .
"Apa maksud mu kurang hah , apa kau kira kakak mu yang tampan ini kurang tampan hemm "
kata Vegas .
"Kakak ku sayang kau bukan kurang tampan tapi kurang Waras hahahahahah "
kata Xia tertawa bahagia .
Vegas langsung menjewer telinga sang adik karna telah membuat nya kesal .
"Aduh aduh kak , sakit bundaaa lihat kak Vegas "
kata Xia sambil memegang telinga nya yang di jewer kakak nya .
"Kau bilang kakak mu kurang waras dan ini hukuman mu karna sudah membuat kakak kesal "
kata Vegas .
Semua orang tertawa melihat kelakuan Vegas dan Xia , dab akhir nya Devon memisahkan nya agar mereka tidak membuat keributan lagi .
Zarvan yang melihat nya tersenyum karna keluarga Devon yang sudah di anggap anak nya menjadi keluarga bahagia .
Aska ternganga saat tau bahwa King Mafia adalah Zafier Angkasa yang di lihat nya dingin dan mempunyai tatapan yang sangat tajam .
"Jadi kau King Mafia "
kata Aska langsung menuju ke arah Zafier dengan senyum bahagia nya .
__ADS_1
Zafier heran melihat nya karna dari tadi Zafier lihat pria yang sudah di samping nya ini sangat dingin tapi semua di luar ekspektasi .
"Akhir nya aku bertemu dengan mu , kau tau aku sangat bahagia bisa bertemu seorang Lord yang sulit di temui "
kata Aska dengan gembira .
Zarvan dan Moran hanya geleng geleng kepala melihat Aska yang tadi diam seperti patung sekarang kembali ke sifat Absurd nya .
"Tukang Pecicilan biasa saja jangan seperti gadis gadis di luar sana yang baru melihat pria tampan "
kata Zora tertawa pelan .
"Berhenti lah memanggil ku Pecicilan dan ingat aku sekarang Kakak mu jadi jangan memanggil kakak mu seperti itu mengerti "
kata Aska .
"Ya mau bagaimana lagi kalau Kakak seperti mu sudah Pecicilan dan sekarang bobrok mu kembali apa aku harus mengubah panggilan mu menajdi Kakak Borok "
kata Zora.
"Apa itu Borok "
tanya Aska .
"Borok itu pecicilan, bobrok dan agak kurang "
kata Zora tertawa pelan .
Aska melotot dan langsung menghampiri sang kakek untuk meminta dukungan .
"Kakek lihat lah Zora aku sudah menjadi kakak nya tapi dia masih saja mengejek ku "
kata Aska dan menatap Zora kesal .
"Hahaha , aku jadi penasaran jika Vegas dan Aska di satukan seperti apa ya kikikiki "
kata Zora.
"Aku masih normal dan waras jadi aku tau yang mana wanita cantik dan pria "
kata Vegas kesal .
"Sungguh keterlaluan , dasar adik lucknut ya kalik gue suka sama cowok sabar Aska ini ujian bagi mu "
batin Aska sambil bergidik ngeri Jika di bayangkan
Dan semua orang tertawa mendengar perdebatan kecil anak anak mereka .
Perbincangan pun du akhiri makan siang bersama , Zora dan Zafier menuju ke ruang makan bersama dan bergandengan tangan dengan mesra .
"Terima kasih karna telah menerima lamaran ini "
kata Zafier sambil menggenggam tangan Zora hangat .
"Aku harus menerima nya bukan jika tidak maka kau akan menjadi milik orang lain dan aku tidak akan membiarkan itu terjadi "
kata Zora tersenyum manis pada Zafier .
Zafier sangat bahagia karna pernikahan nya akan di adakan minggu depan dan dia ingin Razkar kakak tercinta dan kakak ipar nya Vera datang .
"Semoga awak ini di mulai dengan kebahagian dan du akhiri kebahagian juga "
batin Zafier .
bersambung ....
jangan lupa like Komen dan Vote juga ya , dukungan kalian adalah semangat author .
Papay ......
HAPPY READING 😘😘😘😘
__ADS_1