CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Musuh Misterius


__ADS_3

Setelah lima hari lamanya Zora berada di desa bersama suaminya dan tiba saat nya diri nya kembali ke kota .


"Jadi tuan dan nona muda akan pulang hari ini berarti saya juga akan pulang ke rumah nyonya Amor"


kata Bik ira .


"Iya bik , dan Lia harus ikut bersama bibik dengan kesepakatan kita waktu itu "


kata Zora tersenyum .


Tiga hari yang lalu Zora berdiskusi tentang Lia yang setelah lulus akan bekerja ikut ibunya , Bik ira awal nya menolak keinginan sang anak namun Lia menyakinkan ibunya agar bisa mengizinkan nya dan juga bapak nya .


Akhir nya Pak Asmat mengizinkan anak nya untuk ikut bersama istri nya karna Zora telah memberi janji di kota nanti Lia akan dia di sekolahkan di sekolahan SMA ternama .


Tania sangat kesal karna adik nya bisa ke kota sedangkan dirinya harus sekolah di desa, namun dirinya tidak bisa mengatakan kekesalan hati nya karna dia tidak mau sampai di permalukan lagi untuk kedua kalinya .


"Ya udah ayo kita berangkat agar kita sampai tidak terlalu malam "


kata Zafier .


Zora , bik ira dan lia mengangguk mereka berangkat setelah berpamitan pada Pak Asmat .


Di perjalanan Zora hanya diam tanpa suara membuat Zafier merasa heran apa yang terjadi pada istri nya .


"Ada apa hemm , mengapa istri ku ini menjadi pendiam sekarang "


kata Zafier .


"Aku merasa akan ada hal yang akan memisahkan kita berdua mas , dan aku tidak ingin itu terjadi "


kata Zora menatap sendu suami nya .


"Jangan memikirkan hal yang dapat membuat mu setres sayang nanti bayi kita akan merasakan nya , berpikirlah positif "


kata Zafier menenangkan istri nya .


"Aku tau tapi kan mas juga tau kalau firasat dari seorang Ratu Mafia tidak pernah salah , dan mas pasti merasakan apa yang aku rasakan "


kata Zora menunduk .


Zafier menghela nafas nya pelan karna ternyata bukan hanya diri nya yang mempunyai firasat yang entah membuat hati nya tidak tenang .


Zora tiga hari yang lalu merasa gelisah dan hati nya tak tenang memikirkan firasat hati nya .


Zora langsung menggenggam tangan suaminya dengan erat dan mencium tangan suaminya .


"Berjanjilah padaku jika seseorang meminta mu untuk kembali ke dunia bawah jangan pernah mau , berjanjilah "


kata Zora menatap suaminya dengan serius .


Zafier yang fokus menyetir melihat istri nya sekilas dan kembali fokus entah mengapa dirinya tak yakin tidak akan kembali ke dunia bawah .


"Mengapa Bunny diam , aku mohon berjanjilah "


kata Zora dan air mata nya mulai mengalir .


"Baiklah jika itu permintaan istri ku tapi aku tidak bisa berjanji , kamu tau suami mu adalah King Mafia dan sudah tugas ku untuk membantu anak buah ku jika ada hal yang sangat sulit "


kata Zafier dan mencium tangan istri nya .


"Baiklah tapi jangan sampai mas turun tangan biarkan anak buah mu saja yang turun tangan "


kata Zora .


Zafier tersenyum dan melajukan mobil nya agar cepat sampai dan istri nya pun juga tenang .


Setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya mereka sampai di kediaman keluarga Galaxy .


Zafier turun lebih dulu dan dia membukakan pintu mobil agar istri nya bisa turun .


Bik ira dan anak nya di belakang juga ikut turun karna mereka menuju taksi yang sudah di pesan .


Zora masuk dan langsung di sambut oleh mama nya dan juga papa nya .


"Selamat datang sayang , akhir nya kamu pulang juga ke sini nak "


kata Amor .


"Pasti dong ma , Ouh ya bik ira ikut Zora ke sini dan anak nya akan bekerja juga di sini "


kata Zora .


"Benarkah , baiklah tapi apakah dia tidak sekolah "


kata Zordan .


"Zora menyuruh bik ira mendaftar kan Lia di sekolahan di kota ini ma "


kata Zora .


"Hemm siapa nama mu sayang "


tanya Amor pada anak bik ira .


"Nama saya Talia Nyonya "


kata Lia sopan .

__ADS_1


"Hemm begitu jangan panggil nyonya panggil saja mama atau tante "


kata Amor tersenyum hangat .


"Tapi ...."


kata Lia terpotong .


"Turuti saja nak nyonya dan tuan baik kok mereka tidak pernah membeda bedakan status nak "


kata Bik ira .


"Baiklah tante "


kata Lia tersenyum pada Amor .


Zafier yang melihat interaksi keluarga nya dengan pembantu nya hanya tersenyum , dan tak lama ponsel nya bergetar yang berarti ada notif pesan .


Zafier melihat isi pesan di ponsel nya atas nama pengirim nama kontak di ponsel Zafier , Vegas Lucknut .


Vegas Lucknut


💌 : Fier jika kau pulang dari kota tolong pulang lah ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mu , dan ini sangat penting ku mohon .


Zafier yang sudah membaca nya langsung meminta izin istri nya dan mertua nya .


"Pa , Ma Zafier ingin izin pulang dulu ke rumah Ayah . Sayang Bunny pulang dulu ya "


kata Zafier .


"Kenapa menantu apa ada masalah yang terjadi di keluargamu nak "


kata Zordan .


"Tidak pa , Zafier hanya merindukan mereka saja . Jika Zafier mengajak Zora ikut serta maka itu pasti akan membuat nya semakin lelah setelah sekian lama menempuh perjalanan yang cukup jauh "


kata Zafier .


"Tapi Zora mau ikut mas "


rengek Zora .


"Sayang kamu masih lelah , dan mas tidak mau membuat bayi kita nanti makin lelah "


kata Zafier mencium kening istri nya .


"Baiklah tapi jangan lama lama pulang nya nanti Zora tidur nya sendirian "


kata Zora .


"Mas janji akan pulang nanti jam 7 malam "


kata Zafier .


Zora langsung masuk ke dalam kamar nya dan diri nya langsung mandi dan setelah itu istirahat karna tubuh nya sangat lelah .


Sedangkan Zafier menancapkan gas mobil nya dengan kecepatan maksimal .


*****


Di kediaman Angkasa Zafier telah sampai dan langsung masuk ke dalam rumah dan menemukan rumah yang sepi dan entah kemana orang rumah itu pergi .


"Ayah dan Bunda pergi ke luar kota untuk urusan kantor beberapa hari yang lalu saat kau tidak ada di sini "


kata Vegas yang baru keluar dari dapur membawa jus di tangan nya .


"Ouh begitu , bagaimana apakah perusahaan ada masalah "


tanya Zafier yang telah melepas jas dan hanya memakai baju kaos nya.


"Baik kok tenang saja karna ayah yang mengurus nya "


kata Vegas duduk di sofa yang berhadapan dengan Zafier dan hanya terhalang meja .


"Kenapa ayah yang mengurus nya kau kemana saja hah "


kata Zafier menatap tajam Vegas .


"Aku lagi banyak urusan dan aku menyuruh mu ke sini karna ada hal penting yang harus ku beri tau padamu "


kata Vegas .


"Bilang saja kau tidak mampu mengurus perusahaan sebesar itu heh"


kata Zafier mengejek .


"Ayolah bahkan seribu perusahaan pun akan ku tangani jika masalah ku tidak datang sebesar ini "


kata Vegas memutar bola mata nya malas.


Zafier menatap saudara nya serius dan mencari sesuatu di wajah nya apakah dia berbohong atau sungguhan .


"Sebesar apa masalah mu sampai kau tidak bisa mengurus perusahaan sama sekali "


tanya Zafier .


"Sangat besar Fier hingga hubungan ku dengan Amara menjadi rumit dan susah di ungkapkan dengan kata kata "

__ADS_1


kata Vegas menghela nafas nya pelan .


"Katakan apa masalah mu sehingga membuatku harus mendengar kan cerita dongeng mu itu hehe"


kata Zafier masih sempat bercanda .


"Huh aku serius dan kau malah bercanda"


kata Vegas kesal .


"Baiklah baiklah cepat katakan karna waktuku tak banyak aku harus pulang jam 7 malam ke rumah mertua ku "


kata Zafier .


Vegas hanya geleng geleng kepala melihat saudara plus sahabat karib nya .


"Musuh ku Fier , dia akan menyerang ku dan entah kapan terjadi setauku musuhku yang ini akan melakukan segala hal untuk membuat ku hancur "


kata Vegas .


"Dan apa hubungannya dengan Amara kekasih mu itu "


kata Zafier meminum air jus milik Vegas.


"Ada Fier , Amara dengan musuhku memiliki kedekatan yang hanya aku ketahui namun Amara tidak tau bahwa musuh nya sangat dekat dengan diri nya "


kata Vegas.


"Jadi apa rencana mu apakah kau akan menyerang nya dulu atau menunggu dia menyerang mu lebih dulu"


kata Zafier .


"Aku tidak tau Fier dan aku ingin kau ikut bersama ku di saat waktu itu tiba "


kata Vegas menatap Zafier .


Zafier terdiam karna dia ingat bahwa istrinya menyuruh nya untuk tidak turun ke dunia bawah .


"Mengapa kau tidak membawa Aldrik dan Ari saja , mereka sama kuat nya "


kata Zafier .


"Aku tau Fier tapi aku ingin kau yang ikut bersama ku "


kata Vegas .


"Mengapa harus aku apakah kau tidak bisa mengalahkan musuh mu hemm "


kata Zafier.


"Aku tidak tau Fier , aku bisa mengalahkan nya atau tidak tapi jika kau bersama ku aku yakin kita akan menang "


kata Vegas .


' Maaf Fier aku harus melibatkan mu dalam masalah ku hanya karna permintaan Amara '


batin Vegas .


Zafier berfikir dan sesekali melihat saudara nya , di sisi lain dirinya terikat dengan perkataan istri nya dan di sisi lain diri nya juga tidak bisa membiarkan saudara nya dalam bahaya .


"Bukan nya aku tidak mau Gas tapi ...."


kata Zafier tergantung ucapan nya .


"Aku mohon Fier tolong aku "


kata Vegas memeluk kaki Zafier .


"Baiklah aku akan ikut turun tangan untuk mengatasi masalah mu yang akan datang dan aku akan turut ikut dalam peperangan mu dan musuh mu "


kata Zafier .


Vegas langsung memeluk Zafier dengan rasa bersalah dan bahagia sedangkan Zafier ingin melepaskan pelukan yang sangat tidak ia sukai .


"Terima kasih Fier terima kaaaaasih karna mau membantu ku "


kata Vegas bahagia .


"Iya iya lepaskan pelukan mu , aku tidak menyukai nya kecuali istri ku "


kata Zafier berontak namun bukan melepas nya Vegas malah mengencangkan pelukan nya .


' Fier kau lah satu satu nya saudara yang sangat ku sayangi dan aku akan berusaha agar dirimu tidak celaka dalam peperangan ku dan musuh ku , jika itu terjadi maka aku tidak akan memaafkan diri ku lagi dan aku akan memutuskan hubungan ku dengan Amara saat itu juga '


batin Vegas .


' Maaf sayang karna aku tidak bisa menepati permintaan mu tapi aku juga tidak bisa membiarkan saudara ku dalam bahaya , aku akan berusaha melindungi keluarga kita dan diri mu serta bayi kita dari segala musuh itu janji ku '


batin Zafier .


' Tapi siapa musuh Vegas sehingga dirinya meminta bantuanku apakah dia lebih kuat dari ku , atau Vegas memang tidak mampu untuk mengalahkan nya dasar anak Mamy . Tapi musuh Vegas sungguh misterius '


batin Zafier .


bersambung ......


jangan lupa like Komen dan vote ya , di sini author mau bilang kalau author jarang up karna sudah mikirin ide jadi mohon partisipasi nya ya .

__ADS_1


Papay .......


__ADS_2