
Begitu terik nya matahari tidak membuat Zora gentar namun, melihat orang yang berbaju hitam membuat nya sedikit takut dan nyali nya seakan sedikit ciut.
Namun sebelum gerombolan itu datang, orang orang yang di suruh Zafier keluar dan mengelilingi Zora.
Zora bingung dan bertanya kepada orang orang yang sedang mengelilingi dirinya.
"Siapa kalian hah.. "
kata Zora.
"Maaf nona muda, kami adalah utusan tuan muda untuk menjaga nona dari orang orang yang tidak kami kenali "
kata orang tersebut pada Zora.
Zora termenung, dan tiba tiba seorang pria datang dengan wajah yang mulai panik.
"Zor, lo gak apa apa kan sebaik nya lo sekarang lari dari sini dan telfon suami lo agar jemput lo ya "
kata sang pemimpin pada Zora.
"Tio, maksud nya ini apaan kok gue pakek di awasi kayak begini sih "
kata Zora sedikit kesal, karena dirinya tidak suka jika ada orang yang mengawasi atau mengikuti nya.
Ya orang yang di urus oleh Zafier adalah Tio karena Zafier yakin, Tio mampu melindungi istri nya setelah sekian lama Tio bersama Istri nya dulu .
"Kita bahas nanti ya, sekarang gue ingin lo pergi dari sini dan hubungi Zafier atau siapapun itu karena ini menyangkut keselamatan lo dan kandungan mu "
kata Tio sedikit panik.
Zora mengangguk dan pergi, namun sebelum pergi Zora menatap Tio yang sudah dia anggap abang kandung nya sendiri sambil berbicara.
"Hati hati, ingat kembali lah dengan selamat "
kata Zora pada Tio, dan setelah itu Zora pergi menghilang dari hadapan Tio.
Tio menghela nafas nya kasar dan menatap para gerombolan itu dengan tatapan membunuh nya.
"Tak akan aku biarkan kalian menyentuh Zora yang sudah ku anggap adik ku sendiri "
kata Tio lirih namun penuh dengan penekanan.
Sedangkan di antara gerombolan berbaju hitam itu ada pria yang sedang tersenyum karena target yang ia cari tidak lah salah.
"Ternyata benar, gadis itulah istri dari Raja dunia bawah itu "
kata nya dengan sedikit menarik sudut bibir nya .
"Kalian urus para kurcaci itu, seperempat nya ikut aku menghabisi wanita hamil itu "
kata nya dengan tatapan membunuh nya.
segerombolan itu berpecah menjadi dua, satu gerombolan melawan anak buah urusan Zafier dan satu nya lagi pergi mengejar Zora.
Tio tidak tau bahwa kelompok itu terpecah menjadi dua karena dirinya masih memikirkan keadaan Zora.
Sedangkan Zora yang sudah sangat jauh dari Tio langsung menelfon suaminya dengan nafas yang sudah kelelahan.
__ADS_1
Tut... Tut... Tut...
"Ayo Bunny, angkat telfon nya "
kata Zora ketakutan sambil memegang perut nya.
Sedangkan di rumah kediaman keluarga Angkasa, Zafier tengah beristirahat karena sudah sebulan ini dirinya tidak tidur dengan nyenyak, dan sekarang tidur nya harus terganggu dengan suara ponsel milik nya yang berbunyi.
"Astaga, siapa lagi yang menelfon di saat aku ingin istirahat seperti ini "
kata Zafier langsung meraup wajah nya dengan lembut.
Zafier mengambil ponsel nya dan saat di lihat tertera nama istri nya ' My Sweety 💜 ' , membuat nya tanpa berfikir langsung mengangkat panggilan telfon tersebut.
Zafier 📲 : Hallo sayang, ada apa Hem? .
tanya Zafier.
Zora 📲 : Bunny, tolong cepat lah ke sini aku takut .
kata Zora dengan suara yang mulai gemetar.
Zafier yang mendengar suara istri nya gemetar langsung bangkit berdiri dan wajah nya mulai panik.
Zafier 📲 : Ada apa , kenapa suara mu gemetar sayang dan dimana Vegas.
Tanya Zafier yang sudah mulai tidak tenang.
Zora 📲 : Vegas marah padaku bunny dan dia pergi meninggalkan ku sendirian, dan sekarang ada sekelompok orang yang mengejar ku, cepat lah ke sini hiks "
kata Zora tanpa sadar dirinya menangis.
kata Zafier dingin dan langsung mematikan ponsel nya.
"S*** , Berani sekali Vegas meninggalkan istri ku lihat saja apa yang akan aku lakukan jika istri dan kandungan nya kenapa napa "
kata Zafier dingin dan langsung keluar dari kamar nya.
Youra yang baru keluar dari kamar tamu, bingung karena melihat wajah kakak nya Vegas sangat dingin dan aura yang mengerikan, membuat nya terdiam membisu.
' Aura apa ini mengapa sangat mengerikan seperti ini, apa yang sebenar nya terjadi '
batin youra.
Zafier masuk dalam mobil dan menancapkan gass nya dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan pekarangan rumah nya.
"Tuhan lindungilah istriku jangan sampai terjadi apa apa pada dirinya"
kata Zafier dengan wajah yang panik.
Sedangkan Vegas yang ingin tertidur tiba tiba terkejut, karena mengingat bahwa dirinya meninggalkan Zora di restoran itu sendirian.
"****.... Dasar bodoh lo Gas, ninggalin Zora sendirian di sana, bodoh bodoh bodoh "
kata Vegas langsung lari keluar dari markas dan ikut menancapkan gas mobil nya dengan kecepatan tinggi.
"Semoga nggak terjadi apa apa pada lo Zora, maaf udah ninggalin lo dan gue harus siap hukuman yang akan di berikan oleh Zafier pada gue "
__ADS_1
kata Vegas sambil memukul stir mobil karena kebodohan nya sendiri.
Di sisi lain, Zora sekarang sudah sangat kelelahan dan sudah tak kuat untuk berjalan membuat nya memilih sembunyi di rumah kosong yang ada di jalan tersebut.
"Sudah , aku sudah tidak kuat berjalan lagi sebaik nya aku sembunyi di rumah kosong itu sambil menunggu mas Zafier datang "
kata Zora dan langsung masuk ke dalam rumah tersebut.
Dan tak jauh dari itu, sekelompok orang berbaju hitam tadi datang dan mulai bingung karena wanita hamil seperti Zora bisa pergi begitu saja tanpa jejak .
"Cari wanita itu sampai dapat, aku yakin wanita itu tidak jauh dari sini karena dia sedang dalam keadaan hamil besar "
kata sang pemimpin.
"Tuan, seperti nya dia bersembunyi di rumah tua itu "
kata orang yang termasuk anggota nya.
"Hem, cari dia jangan sampai lolos karena kesempatan seperti ini tidak datang dua kali "
katanya dengan tegas.
Kelompok itu mulai berpencar untuk mencari Zora, sedangkan Zora bersembunyi di ruangan kamar yang kosong dan duduk untuk beristirahat.
"Mas, cepatlah datang aku sudah sangat takut hiks hiks hiks "
kata Zora tanpa sadar dirinya menangis.
"Hiks.. hiks... hiks maafkan mama karena mudah menangis ya nak, akhir akhir ini mama tidak sekuat dulu karena takut kamu kenapa napa nak, dan setiap keadaan genting seperti ini mala lemah tak bedaya, tapi mama akan melindungi mu dengan semua kemampuan mama, mama janji".
kata Zora menangis sambil memeluk perut nya itu.
Di saat parah musuh sudah masuk ke dalam rumah kosong itu, Zafier yang membawa mobil dengan kecepatan tinggi tiba tiba stop mendadak karena melihat mobil yang berhenti di depan rumah kosong .
Zafier memilih jalan lintas, sedangkan Vegas memilih jalan panjang yang biasa orang lewati.
" Aku yakin Zora ada di dalam, dan mobil ini mereka pasti juga berada di dalam "
kata Zafier turun dan memegang pistol nya dengan wajah yang tidak bersahabat dan aura membunuh yang amat kuat membuat sekelompok orang yang sedang mencari Zora itu merinding dan mulai merasa panik .
"Aura apa ini, kenapa aku bisa merasa takut dan gemetar seperti ini "
kata pemimpin kelompok itu.
" **Kalian telah membawa kematian kalian sendiri hari ini, maka jangan harap aku akan berbelas kasih pada kalian "
" Seutas rambut jika kalian menyentuh istriku maka kalian akan aku buat menderita seumur hidup atau bahkan nyawa kalian taruhan nya**"
kata Zafier dengan dingin dan mulai melangkah memasuki rumah kosong tersebut.
' *Apapun yang terjadi hari ini, aku akan melakukan segalanya untuk melindungi anak ku dan sekuat tenaga ku '
' WELCOME to the death BLUE DARK* '
bersambung........
jangan lupa ya dukung author, dan selamat membaca semoga kalian suka karena author udah lama hilang .
__ADS_1
papay.......