
Setelah sadar nya Zora dari masa koma nya, hidup zafier seakan kembali hidup setelah dirinya seperti mati rasa untuk berbuat hangat pada orang lain.
Namun kini senyuman nya kembali terpancar dan hari ini zora yang tengah duduk di atas kasur nya sambil mengendong anak nya di pangkuan nya yang tertidur , sangat bahagia dan tersenyum.
Dan zora melihat zafier yang tengah tertidur dengan sangat tenang setelah lama dirinya tidak tidur dengan tidur karna mengurus anak dan juga pekerjaan nya.
Membuat dirinya tidak terlalu sibuk menjaga kesehatan nya, zora sangat bersyukur karna memiliki suami yang sangat pengertian dan mampu untuk bertahan bersama diri nya setelah banyak rintangan yang mereka berdua lewati.
"Lihat lah nak, papamu pasti sangat kelelahan dan capek, karna mama belum bisa merawat mu jadi papamu yang mengurus semua nya ya nak, maaf kan mama ya nak mama telah bersalah membuat papamu menjadi memiliki mata panda dan badan nya mulai agak kurusan, tapi kenapa ya ketampanan papamu gak pernah ilang sama sekali ya nak, coba jelaskan sama mama nak "
kata zora berbicara pada anak nya yang hanya di tanggapi dengan tawa anak kecil yang masih belum tau apa".
Zora mencium kedua tangan mungil anak nya karna saking gemas nya.
"Uuuuh anak mama gemes, pengen mama makan rasa nya hehee"
kata zora sambil mencubit gemas pipi gembul anak nya.
"Itu anak kita sayang masa kamu ingin memakan nya hemm"
kata zafier lembut pada zora.
Zora yang mendengar suara suaminya langsung mengangkat kepala nya dan menatap suaminya dengan senyum manis nya.
"Kok udah bangun mas, kan mas baru aja tidur apa suara zora kebesaran ya hingga buat mas gak nyenyak tidur nya "
kata zora merasa bersalah.
Zafier langsung mengelus kepala istri nya dan ikut duduk di dekat bankar istri nya.
"Tidak sayang, tidak sama sekali aku hanya merindukan mu dan rasa nya aku baru bernafas setelah sekian lama mati"
kata zafier pada istri nya dan sambil menatap kearah putra kecil mereka .
Zora merasa sedih karna dia tau pasti suaminya merasa kesulitan dalam merawat anak dan juga di selingi pekerjaan nya.
"Mas.... "
kata zora menyentuh wajah suaminya .
Zafier menyentuh tangan istri nya yang berada di wajah nya dan mencium tangan istri nya.
"Tidak papa sayang jangan dipikirkan aku baik" saja, dan tolong jangan pernah pergi lagi dari ku, kau tau sayang tanpamu aku hanyalah butiran debu yang tidak bisa apa apa tanpa seorang yang sangat berharga sayang"
kata zafier mengelus tangan istri nya dan mencurahkan segala beban dan rasa sedih nya pada istri nya.
Zora sangat merasa sakit melihat suami nya yang dingin dan kuat, namun rapuh begitu saja karna dirinya.
"Maaf ya mas, membuat mu kesusahan dan aku janji tidak akan pergi lagi darimu itu janji ku dan mulai hari ini kita akan merawat anak kita bersama sama dan membantai musuh musuh yang akan menyulitkan anak kita nanti saat dewasa"
kata zora menatap anak nya yang tersenyum ke arah nya.
Zafier mengangguk dan juga menatap anak nya , yang sangat tampan itu.
__ADS_1
'Aku tidak akan membiarkan siapapun menyentuh anak ku, karna tidak sembarang orang bisa menyentuh pewaris dari keluarga Angkasa dan Galaxy '
batin Zora berkata.
'jangankan menyakiti atau melukai keluarga ku menyentuh sehelai rambut saja maka kematian untuk nya '
batin Zafier, sambil menatap anak dan istri nya.
SATU MINGGU BERLALU.........
satu minggu telah berlalu dan Zora telah berkumpul kembali dengan keluarga nya namun Zafier memutuskan untuk pindah ke mansion pribadi milik nya yang besar nya sudah tidak bisa di jelaskan dengan kata kata.
Zora sangat bahagia dan juga merasa sedih karna harus jauh dari orang tua nya, namun dengan demikian diri nya bisa belajar menjadi seorang ibu yang akan menghujani anak nya dengan beribu kasih sayang dari nya.
Seperti saat ini di tengah panas nya terik matahari Zora bermain dengan anak nya di ruang tamu, sebenarnya Zora ingin mengajak anak nya bermain di area kolam renang namun dengan cuaca yang terik ini membuat nya mengurungkan niat nya.
Zafier yang kala itu Baru keluar dari kamar nya karna kelelahan setelah lama tidak masuk kerja membuat pekerjaan nya menumpuk.
Dan akhir nya hari ini pekerjaan nya tidak terlalu banyak dan dilempar kan pada asisten nya untuk menyelesaikan sisa nya.
" Sayang , tumben ngajak baby boy kita main di ruang tamu biasa nya kamu ajak dia main di luar rumah " kata zafier, sambil duduk dekat istri nya.
" Tidak mas, cuaca nya sangat panas nanti Arbani kepanasan kalo main di luar niat nya si udah mau ngajak main di dekat kolam renang tapi ya karna cuaca jadi gagal deh hehehe,"
kata Zora sambil cengegesan menatap suami nya.
" Akhir nya setelah sekian lama kita kembali berkumpul dan bisa menata kembali rumah tangga dengan putra kita yang menambah kesan keluarga menjadi sangat bahagia "
kata Zafier .
kata Zora sambil mencium pipi anak nya.
Zafier hanya tersenyum melihat istri nya, dan diri nya juga ikut mencium putra nya.
Zora yang melihat suaminya hanya mencium anak nya tapi diri nya tidak membuat nya mengerutkan dahi nya.
Zafier yang sadar akan tatapan aneh dari istrinya lantas langsung menanyakan apa yang sedang isterinya pikirkan .
" Ada apa sayang hemm , kenapa seperti nya kamu tiba tiba aneh "
kata zafier.
" Mas tau ngak apa yang buat aku kayak gini "
kata Zora sambil menatap suaminya sinis.
Zafier hanya menggelengkan kepala nya tanda diri nya tidak mengerti apa yang membuat istri nya tiba tiba berubah seperti itu.
Zora memberikan anak nya pada babysitter yang dia sudah percayai dan menyuruh beby siter anak nya untuk membawa Arbani ke kamar nya.
Setelah anak nya pergi Zora langsung menatap suami nya dengan sinis.
' Kok perasaan saya ngak enak ya, karna Zora mandang saya seperti sedang mengintimidasi saya '
__ADS_1
batin Zafier.
" Ih Mas dasar ngak peka, masak cuman anak nya yang di beri kecupan hangat istri nya engak ih "
kata Zora sambil membuang muka nya ke arah lain agar menghilangkan rasa kesal nya pada suami kulkas nya itu .
Zafier awal nya tidak paham, tapi akhir nya dia tau kalau istri nya sedang ngambek pada diri nya.
Zafier menghela nafas dan kembali memandang istri nya tanpa mengucapkan sepatah katapun, Zora yang kesal dan merasa di tatap oleh suaminya langsung balik menatap suaminya.
' Ni laki emang agak gak denger atau pura pura gak denger dengan apa yang gue omongin ya '
batin Zora.
Namun Zora juga diem tanpa kata, tapi apalah daya diri nya tidak bisa diam saja karna suaminya memandang diri nya dengan tatapan yang penuh dengan rahasia, namun tiba tiba suaminya tersenyum dan senyuman itu membuat seketika Zora salah tingkah dibuat nya.
" Apa sih mas, Mandang mandang gak jelas gitu "
kata Zora sedikit gagap karna diri nya sudah tidak kuat dengan aura ketampanan suaminya.
Sedangkan Zafier hanya terus memandangi istri nya yang sedang salah tingkah.
" Mas, istri mu ini lagi ngomong lo bukan nya di tanggapin malah natap terus terusan emang ada yang aneh ya sama aku mas "
kata Zora masih coba menahan rasa salting nya.
Zafier diam dan kembali tersenyum membuat Zora sudah semakin salah tingkah .
' Dasar ni kutub udah buat gue kesel eh, tambah senyum lagi kan gue jadi meleleh dan gue kayak nya serasa mau pingsan karna senyuman mematikan dari nya '
batin Zora sambil menarik nafas nya berulang kali.
Zafier yang tadi nya diam, tiba tiba tanpa aba aba langsung memberi ciuman hangat di kening sangat istri tercinta.
Dan itu membuat Zora melongo dan sangat syok di buat nya, karna diri nya tidak pernah diperlakukan mendadak seperti ini sebelum nya sama suami es nya itu.
" Kamu itu adalah wanita tercantik di dunia ini setelah bunda ku, dan kamu tambah cantik kalo lagi salting "
kata zafier sambil melangkah meninggalkan istri nya di ruang tamu sendiri.
Zora menyentuh kening nya dan masih tidak percaya apa yang terjadi barusan.
" Aduhuub kok jantung ku udah mau keluar aja karna hal kecil kayak gini , apalagi kalo lain jua gimana , bisa mati berdiri mungkin gue mah " kata Zora.
" Tapi sejak kapan Kutub Utara kayak dia tiba tiba bisa menggombal seperti itu padahal awal nya dan saat aku hamil dia gak kayak gini " pikir Zora lagi.
" Tapi aku merasa sangat bahagia akhir nya suami ku yang kutub itu sudah tidak dingin kayak dulu ya setidak nya ada perubahan hehehe, malah sangat besar perubahan nya, dari tatapan nya, senyuman nya, dan kata kata nya membuat ku mati kutu tidak bisa berkata kata lagi, aneh nya aku merasa seperti anak abg aja padahal udah punya anak satu hehehe "
kata Zora sambil cekikikan.
Zafier yang masih mengawasi istri nya dari lantai dua hanya tersenyum melihat istri nya berbicara sendiri.
" Ini masih awal mulai sayang, akan kubuat dunia yang dulu membuat kita hampir berpisah dari dunia ini , akan seperti drama romantis yang sangat kamu inginkan, ya walau saya harus menurunkan sedikit sifat dingin saya "
__ADS_1
kata zafier sambil tersenyum.