CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Ternyata Cupu


__ADS_3

Siang yang begitu panas membuat Vegas tidak merasakan apapun karena rasa panik yang menyelimuti dirinya.


Vegas sampai di restoran yang tadi ia tinggalkan dan mulai mencari Zora, namun apakah daya hasil nya tetap lah tidak ada hasil karena Zora tidak ada di tempat itu.


"Zora, ello kemana si gue khawatir banget sama lo "


kata Vegas langsung masuk kedalam mobil nya dan menancapkan gass nya pelan sambil melihat lihat sekeliling takut nya ada orang yang ia cari.


Namun makin jauh ia mengemudi, Vegas malah menemukan kelompok orang yang sedang berkelahi.


Vegas turun dan melihat ada orang yang dirinya kenal, ya itu adalah orang orang utusan zafier.


DBUKKKK...... DBAK.......


Bunyi suara tonjokan dan saling membalas pukulan.


Vegas ikut membantai kelompok itu sampai kelompok berbaju hitam mundur.


Vegas lega akhir nya orang berbaju hitam itu mundur dan Vegas langsung menghampiri Tio yang sedang mengelap bibir nya karena terkena pukulan tadi.


"Tio lo gak apa-apa kan "


kata Vegas.


"Gue baik baik aja, sekarang ayo kita samperin Zora aku yakin dia dalam masalah ".


kata Tio cemas.


Vegas yang mendengar nama Zora langsung bertanya di mana keberadaan Zora.


" Di mana Zora sekarang, dia baik baik aja kan "


tanya Vegas dengan raut wajah cemas.


"Aku juga tidak tau, tapi mungkin kita harus cepat sebelum hal yang tak di inginkan terjadi "


kata Tio langsung pergi berlari ke arah Zora tadi berlari.


Vegas ikut berlari ke arah yang Tio tuju , namun di sisi yang berbeda Zora yang masih sembunyi di dalam kamar kosong itu mulai meraih kayu yang ada di situ untuk dijadikan senjata.


"Aku harus bertahan , demi melindungi anak dalam kandungan mu ".


kata Zora berdiri dan membelakangi pintu siap untuk menghajar lawan nya.


Di dalam rumah aura membunuh sudah semakin mencekam di mana semua orang orang yang tadi mengejar Zora mulai bergidik ngeri.


" Siapa yang memiliki aura yang sangat mengerikan ini, Tuan apa yang akan kita lakukan "


kata bawahan nya.


"Lain nya tetap mencari wanita itu dan jika ketemu langsung bunuh dia , aku akan pergi untuk mengurus sesuatu "


kata pimpinan nya dan orang kepercayaan nya ikut bersama tuan nya.


Namun saat ingin keluar betapa terkejut nya orang yang sangat mereka takuti ada di hadapan nya.

__ADS_1


"Jangan terburu buru pergi, sebelum bermain dengan ku "


kata orang itu dengan sangat dingin dan suara yang begitu dalam.


"BLUE DARK, Mafia yang baru menetes berani ingin menyentuh istri ku hem ".


kata nya sangat dingin.


Seluruh anggota Blue Dark mulai gentar akan kedatangan sang penguasa dunia bawah.


' S*** kenapa harus bertemu hari ini, sebaik nya aku harus pergi dulu hari ini karena tidak mungkin bisa menang melawan nya dengan anak buah ku yang hanya segini '


batin pemimpin itu.


Zafier memainkan pistol yang di tangan nya dan menatap orang orang di depan nya dengan bengis seolah ingin segera membantai mereka semua.


" Ayo kita bermain "


kata Zafier langsung menembak salah satu anggota BlueDark dengan satu tembakan.


Dorr.......


bunyi tembakan menggema di seluruh rumah kosong itu.


Mereka mulai adu tembakan, dan di saat itu pemimpin BlueDark pergi dan langsung masuk kedalam mobil meninggalkan anak buah nya.


"Bukan waktu nya melawan mu, aku tidak mau mati konyol karena melawan mu dengan pasukan ku yang hanya sedikit".


kata nya langsung menancapkan gass mobil nya dan pergi dari sana.


Krakkkkk.....


Aaaaaaaaa........


Teriakan anak buah BlueDark yang tangan nya sudah di patahkan oleh zafier.


" Kukira suhu ternyata cupu heh".


kata zafier sambil menarik sudut bibir nya.


Dbuk....


Zafier menghantam wajah musuh nya dengan tangan nya sendiri dan tangan kanan nya menembak musuh nya yang lain.


Dorr...... Dorr......


Bunyi tembakan makin menggema, Zora yang mendengar suara tembakan ingin keluar dan melihat apa yang terjadi namun perut nya tiba tiba nyeri membuat nya tidak bisa keluar.


"Aaah, perut ku mengapa nyeri seperti ini shhh "


kata Zora mencoba duduk sambil memegang perut nya.


Zora makin merasakan sakit hingga keringat kini membasahi tubuh nya.


"Hiks hiks hiks.... Sakit, Mas Zafier dimana kamu mas aku membutuhkan mu hiks hiks hiks.. "

__ADS_1


kata Zora mulai menangis karna sakit yang dia rasakan.


"SAKIT....... aaaaah hiks hiks hiks.... "


teriak Zora.


Zafier yang di luar sudah membantai semua anggota BlueDark, terkejut mendengar suara teriakan yang sangat ia kenali.


"Zora..... "


kata Zafier langsung berlari ke arah asal suara itu.


Saat sampai hati nya bagai tertusuk ribuan pisau yang menancap di tubuh nya melihat istri nya menangis menahan rasa sakit yang begitu mendalam.


"Sayang, ada apa hemm Mas ada di sini "


kata Zafier tenang karena tidak ingin istri nya tau betapa panik nya dirinya.


"Hiks hiks hiks... sakit Mas aaaaaaah hiks hiks hiks "


kata Zora langsung meremas lengan baju suaminya saat melihat nya.


Zafier menenangkan istri nya agar rasa sakit nya sedikit lumayan hilang.


"Tarik nafas sayang, buang perlahan tenang mas ada di sini bersama mu "


kata Zafier sambil mengelap keringat istri nya.


Zora melakukan apa yang suaminya suruh dan rasa sakit itu masih sangat ia rasakan.


"Hiks hiks, Sakit Mas aku tidak kuat hiks hiks.... "


kata Zora dengan air mata yang sangat deras.


Zafier sangat menderita melihat istri nya kesakitan seperti ini, dan tak lama Vegas dan Tio datang menghampiri mereka.


Vegas dan Tio sampai di mana dia mendengar suara tangisan wanita yang membuat nya yakin bahwa itu adalah orang yang mereka cari.


"Fier, sebaiknya kita bawa Zora ke rumah sakit "


kata Tio panik dan tidak tega melihat Zora yang kesakitan.


"Benar Fier, sebelum terlambat "


kata Vegas.


Zafier yang mendengar nya langsung menggendong istri nya al bride style.


' bertahan lah sayang, demi anak kita '


' *Jika bukan karena ku mungkin ini semua tidak akan terjadi '


bersambung.........


i'm back , dua episode nya nanti nyusul ea semoga kalian terhibur terimakasih masih dukung author.

__ADS_1


papay*......


__ADS_2