
Pasangan pasutri Zafier dan Zora sangat menjadi perbincangan hangat di desa bik ira tinggal sedangkan di kota lain pasangan Vegas dan Amara tengah berada di fase yang begitu rumit , Namun siapa sangka pasangan yang telah lama berpisah dan tak lama akan bertemu lagi .
Berbeda dengan pria dan wanita muda yang berada di kota yang berbeda , Alexia adalah wanita muda yang masih kuliah di luar negeri yaitu New York .
Alexia memilih ikut bersama kakek nya yaitu Zarvan Galaxy dengan alasan ingin menghabiskan masa liburan nya bersama sang kakek , namun di balik itu ada alasan yang sangat kuat membuat nya harus melakukan nya .
Aska pria yang di idam idamkan oleh Xia saat melihat Aska , Xia merasa jantung nya berdetak kencang seakan ingin keluar dari tempat nya .
Xia sudah lama berada di rumah sang kakek dan Aska hanya diam saja di saat wanita yang sudah diri nya anggap adik selalu mengikuti nya .
Seperti saat ini Aska memilih untuk bersantai di taman belakang rumah nya agar bisa menenangkan fikiran nya .
Xia yang saat itu memang ingin ke taman belakang rumah kakek nya untuk menyegarkan fikiran nya yang kusut karna sikap Aska yang seperti nya hanya biasa saja padanya , membuat nya pusing dan lelah dengan perjuangan yang tidak pernah mendapatkan hasil .
Xia sampai di kursi taman dan langsung mengeluarkan segala unek unek nya tentang masalah nya .
"AAAAAAAKH ..... kenapa hidup ku seperti ini , apakah aku tidak bisa mendapatkan cinta nya kak Aska "
kata Xia dengan wajah murung nya .
Aska yang berada di atas pohon terkejut mendengar teriakan wanita dan saat melihat ke bawah , Aska menemukan wanita imut yang sedang mengomel tentang nya .
"Apa sebegitu cinta nya Xia kepada ku sampai dia murung begini saat aku sama sekali tidak merespon nya "
batin Aska dan terus menatap Xia dari atas .
"Mungkin benar kata orang kalau cinta bertepuk sebelah kanan sangat menyakitkan aaaaa sungguh sakit "
kata Xia mengamuk imut di bawah .
Aska yang mendengar nya tertawa pelan agar Xia tidak mengetahui diri nya berada di atas dan mendengar segala ocehan nya .
"Apa benar kak Aska mencintai Kinara , tapi benar juga Kinara itu cantik dewasa dan juga berpendidikan yang sangat tinggi . Tapi aku kan jauh lebih cantik dan tambah imut dan sayang masih kuliah kalau saja aku udah lulus udah ku pinang kak Aska agar tidak ada yang merebut nya dari ku "
kata Xia dengan kekesalan yang tiada tara .
Di atas pohon Aska hanya tersenyum mendengar perkataan Xia yang memang sudah melebihi akal fikiran nya.
"Kau sungguh imut dan menggemaskan , apa ada wanita meminang pria ya ?"
kata Aska lirih dan sambil berfikir .
Xia sangat lelah dengan semua ini membuat nya sudah pasrah akan segala apa yang akan terjadi .
"Tidak ada cara lain lagi , aku sudah lelah fisik dan hati juga sebaik nya aku pulang ke New York dan menghabiskan waktu liburan ku saja dengan semua teman teman ku "
kata Xia sendu dan berdiri pergi dari taman untuk memberi tahu sang kakek bahwa diri nya ingin pulang ke New York .
Aska yang mendengar bahwa Xia akan kembali terkejut dan langsung turun dari pohon saat Xia sudah masuk ke dalam rumah .
"Apa dia akan kembali ke New York , tidak - tidak dia tidak boleh kembali ke sana jika dia kembali maka aku akan kesepian "
kata Aska panik langsung berlari masuk ke dalam rumah .
Xia yang mencari sang kakek dan akhir nya menemukan sang kakek yang berada di taman samping sambil meminum teh hangat .
"Kek "
kata Xia yang menghampiri kakek nya .
"Ada apa cucu ku , kemari duduk lah "
kata Zarvan menurun cucu nya Xia duduk di kursi di dekat nya .
"Kek ada yang ingin Xia bicarakan "
kata Xia to the point saat duduk di dekat kakek nya .
"Katakan saja cucu ku , kakek akan mengabulkan apapun keinginan mu "
kata kakek tersenyum hangat pada cucu nya .
"Xia ingin kembali ke New York kak "
kata Xia pada kakek nya .
Zarvan terkejut mendengar keinginan sang cucu yang tiba tiba ingin pulang .
"Ada apa nak , kenapa kamu ingin pulang secepat ini apa kamu sudah bosan tinggal di rumah kakek "
kakek "
kata Zarvan .
"Ngak kok kek , Xia bahagia banget bisa tinggal di sini cuman Xia merasa ingin menghabiskan liburan Xia di sana bersama teman teman Xia kek "
__ADS_1
kata Xia .
"Jika itu keinginan mu maka kakek tidak bisa melarang mu , tapi setidak nya katakan pada kakek apa yang membuat cucu ku tiba tiba ingin pulang "
kata Zarvan .
"Xia sebenar nya ...."
kata Xia terpotong saat mendengar suara pria yang cukup nyaring .
"TIDAAAAAAK KAKEEEEK"
teriak Aska .
Aska yang dari tadi mencari Xia namun tidak ketemu dan saat melihat ke arah taman samping rumah Aska terkejut saat mendengar bahwa kakek nya menyetujui kepulangan Xia ke New York .
Zarvan yang melihat cucu nya Aska lari ke arah nya dan berteriak aset ya dengan nafas yang ngos ngossan seperti sedang lomba kar marathon.
Xia yang menatap Aska yang ada di depan nya dengan penuh keringat hanya diam tanpa suara .
"Apa nya yang tidak Aska "
kata Zarvan pada cucu nya Aska .
"Tunggu kek huh huh biarkan Aska bernafas dulu "
kata Aska dan duduk di kursi yang masih kosong .
"Kakak ini bagaimana kakak kan selalu bernafas setiap detik nya , jika kakak tidak bernafas ya kakak berarti sudah mati "
kata Xia menatap Aska .
"Kakak memang bernafas setiap detik nya tapi jika tidak ada kamu di sini maka kakak akan berhenti bernafas "
kata Aska sambil mengedipkan sebelah mata nya .
Xia yang melihat Aska seperti itu hanya diam melongo , Zarvan hanya geleng geleng kepala pada cucu nya Aska yang tidak kenal tempat .
"Ehemmm "
Zarvan berdehem untuk menetralkan suasana kembali .
"Hehehe , tolong kek jangan izin kan Xia kembali ke New York kek "
kata Aska memohon pada kakek nya .
kata Zarvan .
Aska yang mendengar nya terkejut sedangkan Xia hanya diam mendengar keputusan kakek nya .
"Tolong kek jangan biarkan Xia pulang , Aska belum mengajak nya jalan jalan kek "
kata Aska merengek .
"Tanyakan itu pada Xia , jika Xia tidak ingin pergi maka kakek akan merubah keputusan kakek "
kata Zarvan .
"Xia tolong jangan pergi ya , kakak ingin membawa mu mengelilingi kota ini ya ya "
kata Aska dengan puppy eyes .
Xia yang menatap Aska sangat imut membuat nya tidak tega untuk pergi .
"Baiklah Xia tidak jadi pergi asal dengan satu syarat "
kata Xia .
"Apapun syarat mu akan kakak kabulkan "
kata Aska semangat .
"Baiklah deal"
kata Xia menjulurkan tangan nya .
"Deal"
kata Aska .
Zarvan hanya bisa tersenyum melihat kelakuan kedua cucu nya yang seperti anak kecil .
****
Di markas besar DRAGON NIGHT seorang pria sedang duduk di ruang tengah menunggu kedatangan seorang wanita yang telah lama dia rindukan .
__ADS_1
Dan tak lama akhir nya sebuah mobil datang dan turun lah Aldrik dengan baju tidur yang berkarakter panda .
Seluruh anak buah Vegas yang berada di luar ingin tertawa melihat asisten pribadi atasan nya berpakaian tidur dengan kartun yang begitu lucu .
"Hups , apakah dia tuan Aldrik "
bisik pria 1.
"Aku rasa iya hahahaa "
bisik pria 2 dan tertawa sepelan mungkin .
Aldrik hanya acuh melihat kedua anak buah nya menatap nya dengan penuh kelucuan pada diri nya .
"Awas saja kau Vegas karna mu aku menjadi bahan tertawaan di cafe itu "
kata Aldrik kesal sambil terus masuk ke dalam .
Amara turun dari Mobil dan mengikuti kemana pria yang menjemput nya tadi , namun Amara di belakang sedang tertawa pelan mengingat apa yag terjadi di cafe tadi .
FLASSBACK ON
Di cafe di mana Amara menunggu seseorang yang akan menjemput nya untuk bertemu kekasih nya dan saat Amara ingin pergi karna terlalu lama dia melihat mobil mewah yang berhenti di depan nya .
Saat melihat pria turun dengan setelan jaket mahal Amara biasa saja namun tak lama diri nya tidak bisa menahan tawa karna pria di depan nya memakai baju tidur berkarakter panda .
"Hahahahahahah"
Amara tertawa nyaring .
Semua orang juga ikut tertawa melihat pria yang berpakaian panda .
"Sungguh aku baru melihat panda setampan ini , aku jadi jatuh cinta "
kata Wanita 1.
"Jadi simpanan nya aku juga rela jika panda setampan dia "
kata Wanita 2.
Aldrik yang mendapat gelak tawa dari semua orang bingung apa penyebab semua orang tertawa .
"Apa yang kalian tertawakan apa kalian ingin ku musnah kan dari muka bumi ini "
kata Aldrik dingin .
Semua orang menjadi diam namun Amara yang mendengar nya langsung memukul lengan pria di depan nya dengan tas mahal nya .
"Aduh mengapa kau memukul ku "
kata Aldrik kesal karna wanita di depan nya memukul nya .
"Sudah lah sekarang aku ingin bertanya kau wanita apa pria hahahahah atau kau bancik hahahaha"
kata Amara sambil tertawa .
"Apa kau tidak bisa melihat pria setampan diri ku hingga kau menganggapku wanita hah "
kata Aldrik kesal .
"Yayaya jika kau pria tapi mengapa pakaian mu seperti wanita hahahah "
kata Amara sambil terus tertawa .
Aldrik yang mendengar nya langsung melihat pakaian nya dan diri nya terkejut karna diri nya masih memakai baju tidur kesayangan yaitu panda , karna desakan dari Vegas membuat diri nya lupa akan menganti pakaian nya .
"Vegaaaaas kau telah membuat ku di tertawakan "
batin Aldrik kesal .
"Sudah cepat masuk jika kau ingin menemui ke kasih mu jika tidak ya sudah "
kata Aldrik langsung masuk ke dalam mobil nya dengan wajah kesal .
Amara masuk ke dalam mobil sambil tertawa sampai perut nya sakit , sedangkan Aldrik memasang wajah kesal dan tidak bersahabat .
"Ya tuhan mengapa asisten Mafia pakaian nya seperti ini hahahah , apakah semua Mafia seperti orang hahahahah . Atau Vegas juga seperti orang ini hahahaha tidak kebayang jika Vegas seperti pria di depan ini hahahahaha "
"Hancur sudah ketampanan ku jatuh karna baju kesayangan ku Huhuhu "
batin Aldrik menangis .
Bersambung ......
jangan lupa dukung author terus ya , jangan lupa like Komen dan vote juga ,
__ADS_1
papay .........