
Sudah beberapa jam menunggu sadar nya zora namun belum juga sadar membuat keluarga hanya bisa bersabar lagi dan menahan rasa rindu mereka untuk melihat zora sadar kembali.
"zora sayang, kapan kamu bangun nak apa kamu tidak ingin melihat anak mu nak, lihatlah anak mu sudah 1 mulai tumbuh besar dan dia sangat tampan seperti ayah nya dan mata nya sangat mirip dengan mu ".
kata alfa yang setia menggendong cucu nya yang tertidur di dalam gendongan nya.
sedangkan orang tua zora pergi karna ada urusan mendadak yang membuat mereka terpaksa meninggalkan rumah sakit.
Amor sebenar nya bersih keras ingin tetap tinggal dan menunggu anak nya sadar, namun suaminya tidak bisa pergi jika istri nya tidak ikut, dan itu membuat Amor harus ikut suaminya dan meninggalkan anak nya pada besan nya.
Alfa melihat wajah zora yang pucat pasi karna sudah lama tidak terawat karna alat yang terpasang di bagian mulut nya.
Alfa hanya bisa menghela nafas nya dengan pelan, dan dirinya melihat anak nya yaitu zafier putra kesayangan nya yang amat dia sayangi meski dirinya tidak pernah membedakan rasa kasih sayang kepada kedua putra nya yang lain.
Alfa bisa melihat wajah lelah, sendu dan kesehatan anak nya tidak terjaga, karna mengurus putra nya seorang diri dan pelayanan di kediaman zafier hanya akan mengurus cucu nya nya jika zafier ada meeting yang memang sangat penting.
" Lihat lah zora sayang, suami mu sangat lah berbeda dari yang dulu dari dirinya yang gagah dan berisi sekarang kurus dan kegagahan nya sedikit berkurang nak, tapi ketampanan nya tidak lah pudar sama sekali meski sekarang dirinya harus mendapati lingkaran hitam di sekitaran matanya ".
kata alfa pada zora namun mata nya masih menatap zafier putra nya.
Alfa yang masih fokus melihat putra nya sehingga dia tidak tau bahwa zora mulai membuka mata nya.
Zora menggerakkan sedikit demi sedikit tangan nya, dan setelah itu dirinya mulai membuka mata secara perlahan .
Zora merasakan silau nya sinar matahari yang masuk melewati jendela membuat nya sulit untuk membuka matanya secara langsung.
Namun setelah mencoba berkali" akhir nya Zora bisa menyesuaikan mata nya untuk melihat apapun yang ada di sekitar nya.
Zora bisa melihat ibu mertua nya dan dirinya sangat tersentuh karna ibu mertua nya ada di samping nya menjaga nya.
"B.. u... n.. d... a... "
kata Zora lirih dan terputus karna dirinya masih sangat lemah.
Alfa yang mendengar suara langsung mengalihkan pandangan nya pada Zora yang sekarang menatap nya dengan sendu.
"Zora sayang akhir nya kamu bangun nak "
kata Alfa sangat senang.
"ZAFIER SAYANG ISTRI MU SUDAH BANGUN NAK..... "
teriak Alfa karna jarak mereka lumayan jauh.
Zafier yang masih ada dalam mimpi nya saat mendengar nama istri nya langsung membuka mata dan duduk, sambil mengumpulkan nyawa nya dirinya langsung melihat ke arah istri nya yang sekarang telah membuka mata.
Zafier langsung berlari ke arah istri nya dan mencium semua wajah istri nya dan langsung memencet tombol bantuan di dinding yang sudah tersedia.
"Hiks... hiks... hiks.... akhir nya kamu bangun sayang...hiks... hiks.... "
kata zafier lirih dan air mata nya mengalir karna sangat bahagia akhir nya penantian nya tidakah sia sia .
__ADS_1
Zora hanya bisa tersenyum melihat suaminya kembali setelah sekian lama diri ya tertidur.
Alfa juga ikut meneteskan air mata nya karna melihat menantu nya akan kembali lagi berkumpul bersama suami dan anak nya.
"Mas..... "
kata Zora lirih pada suaminya.
Zafier yang mendengar nya langsung menghapus air mata nya dan mengenggam erat tangan istri nya dengan erat dan mencium nya.
"Husssst..... jangan bicara dulu sayang, kamu masih lemah, tunggu sebentar lagi dokter akan datang ya "
kata zafier tersenyum, dan mengelus pucuk kepala istri nya.
Zora hanya mengangguk, dan tak lama dokter datang memeriksa Zora, setelah itu dokter mengatakan bahwa Zora harus istirahat dulu dan jangan terlalu banyak bergerak dulu karna badan nya masih sangat lah lemah.
Dan setelah itu dokter pergi dan tinggallah zafier, mama nya dan Zora.
Zora di bantu duduk di atas kasur nya oleh zafier.
Zora melihat suaminya sekarang sangat lah berbeda dari yang dulu, Zora sekarang melihat suaminya kurus dan dugaan Zora zafier pasti sudah lama tidak tidur dengan teratur.
"Mas, apa kamu baik baik saja mas "
kata Zora pada suaminya.
Zafier yang mendengar pertanyaan istri nya hanya tersenyum dan menggelus tangan istri nya.
"Mas gak papa kok sayang, yang penting sekarang kamu harus cepat sembuh dan apa kamu tidak ingin melihat putra kita hemm"
Zora langsung mengangguk, Alfa juga langsung memberikan cucu yang di gendong nya kepada Zora.
"hiks..... hiks.... hiks.... putra mama maaf ya mama gak bisa rawat kamu saat kamu lahir nak hiks hiks hiks..... "
kata Zora sambil memeluk anak nya yang ada di pelukan nya.
Alfa menangis melihat Zora yang baru bisa memeluk anak nya sendiri setelah koma selama 1 tahun mana nya.
Zafier ikut memeluk istri dan anak nya dan tidak lupa mencium kepala istri nya.
"Biarlah semua berlalu sekarang, kita akan merawat anak kita bersama sama ya sayang "
kata zafier pada Zora.
Zora mengangguk dan mencium wajah putra nya yang memang sangat mirip suaminya.
"Benar kata bunda, dia sangat mirip dengan mu mas "
kata Zora pada suaminya dan melihat anak nya yang masih tertidur di pelukan nya.
"Tak semua nya mirip denganku matanya sangat lah mirip dengan mu sayang "
__ADS_1
kata zafier pada Zora.
Zora hanya tersenyum dan masih setia memeluk anak nya.
"Maaf ya mas, karna ku kamu sekarang kurus dan tidak menjalani hidup dengan teratur karna merawat putra kita sendirian "
kata Zora sedih pada zafier.
"Untuk apa meminta maaf, kamu tidak perlu meminta maaf sayang dia adalah putra kita jangankan kesehatan ku nyawaku akan aku taruhkan yang penting anak kita tidak kekurangan kasih sayang "
kata zafier pada Zora.
Zora tersenyum dan sangat bersyukur karna mendapat suami yang sangat bertanggung jawab pada dirinya dan putra nya.
Dirinya tau zafier merawat anak nya sendiri di saat Alfa mencurahkan isi hati nya tadi pada dirinya nya yang masih belum sepenuh nya sadar.
"Sekarang kamu harus cepat sembuh ya menantu, agar putramu bisa merasakan pelukan hangat ibunya di setiap saat"
kata Alfa.
Zora mengangguk dan dirinya langsung mencium pipi suaminya.
"Terima kasih sudah mau menunggu ku mas"
kata Zora lembut pada suaminya.
"Aku akan selalu menunggu mu bahkan seribu tahun sekalipun "
kata zafier mencium kening istri nya.
Alfa tersenyum melihat putra nya kembali tersenyum setelah sekian lama dirinya tidak melihat senyum hangat putra nya saat Zora dalam keadaan koma di situ juga zafier kehilangan senyuman nya.
"Terus siapa nama anak kita mas "
kata Zora pada zafier.
"Namanya adalah ZAVRANT ARBANI AL_FARARIS G. A. "
kata zafier pada istri nya.
Zora sangat senang mendengar nama anak nya yang begitu sangat indah di dengar oleh dirinya.
"Anak kita ganteng kayak kamu mas "
kata Zora tersenyum .
"No Sweety, putra kita memang memiliki ketampanan papa nya namun dia juga memiliki senyuman mama nya yang sangat manis "
kata zafier pada istri nya.
Zora hanya mengangguk dan menatap putra nya yang berada di gendongan ibu mertua nya.
__ADS_1
bersambung......
maaf lama up author sbuk kerja di dunia nyata, gak sempat buat update secara lancar ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜