
Suasana hari sangat indah dengan matahari yang bersinar , namun tidak dengan seorang pria tampan yang hanya menghabiskan waktu di istana gelap nya.
Vegas Marvin yang terkenal humoris, ceria dan sifat nya sangat ramah pada orang lain kini berubah menjadi sangat dingin melebihi kutub utara.
Semenjak kejadian lalu di mana diri nya harus melepaskan kekasih tercinta nya karna saudara dari musuh nya, membuat diri nya menjadi dingin dan seakan tuli dengan keadaan yang begitu cerah dan indah.
Aldrik sahabat Vegas , selalu ada di sisi nya dan rela tidak menghabiskan waktu nya dengan wanita wanita nya demi memastikan kesehatan dan kehidupan sahabat nya.
Melihat keadaan Vegas yang berubah drastis membuat Aldrik menjadi sedih , karna sahabat nya tidak bisa di ajak untuk bercanda lagi seperti dulu.
Aldrik pernah memulai candaan nya namun Vegas hanya menghiraukan diri nya dan Aldrik merasa diri nya seperti orang gila berbicara sendiri dan berbicara dengan patung namun tidak ada patung yang setampan Vegas bagi Aldrik.
Aldrik menghampiri sahabat nya Vegas yang berada di balkon kamar nya dengan nuansa hitam seperti hati nya yang gelap gulita tanpa cahaya sedikit pun.
" Apa kau akan selalu mengurung diri Gas , di kamar gelap ini "
kata Aldrik.
Vegas yang mendengar suara sahabat nya tidak melihat kearah Aldrik tatapan nya masih fokus kedepan yang hanya di penuhi dengan pepohonan dan beragam macam lain nya.
"Apa kau tidak merindukan orang tua mu dan apa kau tau Zora selalu menghubungiku dan pertanyaan nya tetap sama, Zora bertanya tentang keadaan mu baik atau tidak nya "
" Setidak nya berfikir lah, Zora sedang hamil besar seharus nya dia tenang dan istirahat namun aku yakin Zora pasti memikirkan diri mu, bagaimanapun tidak ada kakak ipar yang tega melihat adik ipar nya seperti mu saat ini "
"Apa kau tidak berfikir jika Zora banyak fikiran maka itu berpengaruh besar pada kandungan nya "
kata Aldrik panjang lebar.
Vegas yang mendengar penjelasan panjang lebar sahabat nya hanya menghela nafas, diri nya berfikir bahwa yang dikatakan sahabat nya ada benar nya.
Semenjak kejadian silam lalu membuat Vegas malas untuk keluar kamar gelap nya dan memilih berdiam diri jauh dari keluarga dan semua hal yang berada di luar.
Vegas beralih menatap sahabat nya dan menatap sahabat nya dengan sendu.
" Huuuuu....... Maaf "
kata Vegas lirih.
Aldrik memeluk sahabat nya, Aldrik tau sahabat nya masih belum bisa melepaskan masa lalu yang awal nya indah berubah menjadi pahit.
"Sesedih apapun diri mu fikirkan lah orang yang di dekat mu Gas, lupakan masa lalu mu keluar lah dari mimpi buruk mu dan melangkah lah sesuai keinginan mu yang membuat mu bahagia, ingat masih banyak orang orang yang harus kamu bahagiakan dengan senyuman dan candamu termasuk orang tua dan kakak ipar kesayangan mu Zora "
kata Aldrik menasehati sahabat nya.
__ADS_1
Vegas yang mendengar nya mengangguk dan menatap kearah luar dengan senyuman yang sudah lama hilang dari diri nya.
"Aaaaaah kau benar Drik, seperti nya aku akan mencari hal baru dalam hidup ku dengan cara apapun itu, aku sudah muak dengan masa lalu ku yang sangat runyam "
"Terima kasih Drik, lo sahabat gue yang paling the best semua nasehat ello bakal gue lakukan tapi dengan satu syarat...... ? "
kata Vegas menatap Aldrik.
Aldrik yang awal nya senang melihat sahabat nya yang dingin kini kembali ceria meski tak terlalu ceria tapi diri nya yakin, Vegas bisa melewati semua nya.
Aldrik langsung menatap beda kearah Vegas dengan tatapan penuh tanda tanya.
' kok gue merasa syarat Vegas berat banget ya, duhhh mama bantu anak mu semoga syarat nya gak berat berat amat dah '
batin Aldrik cemas.
" Apa syarat lo "
tanya Aldrik.
Vegas menaikkan sedikit sudut bibir nya dan membisikkan sesuatu ke telinga sahabat nya.
Aldrik yang mendengar nya melotot dan tak percaya dengan permintaan sahabat nya.
"Bagaimana mau ngak, kalah lo gak mah nerima syarat gue akan ku pastikan gaji mu bulan ini potong 50% "
"Gila lo ya, yakali gue ngikutin syarat lo bisa jadi ayam Geprek gue sama mereka "
kata Aldrik tak Terima.
"Berarti gaji lo gue potong begitu kah "
kata Vegas makin membuat Aldrik bingung harus memilih yang mana.
"Apa gak ada yang lain gitu Gas, syarat lo mah bikin gue serangan jantung nih untung nya gue gak ada riwayat penyakit jantung ".
kata Aldrik menatap sinis Vegas.
" Ayolah Drik itu mudah kok, apa susah nya mutusin semua pacar pacar lo yang hanya gila harta itu "
kata Vegas tersenyum jahat.
Syarat yang Vegas ajukan adalah menyuruh Aldrik memutuskan segala hubungan nya dengan para gadis nya dan menjomblo bersama diri nya selama diri nya belum memiliki kekasih maka Aldrik tidak boleh memiliki kekasih.
__ADS_1
"Lo mah begitu Gas, asi potong gaji lagi aduhhh mamae "
kata Aldrik memegang kening nya .
"Ya sudah gue potong gaji lu ajah 50% sampai lo belum mutusin semua pacar matre lo itu "
kata Vegas pada Aldrik.
"Oke oke, gue bakal mutusin semua pacar gue tapi lo harus naikin gaji gue 2x lipat, gimana "
kata Aldrik menaikkan salah satu alis nya.
Vegas berfikir dan setelah itu akhir nya mereka sepakat dengan syarat masing masing.
"Oke gaji lo naik 2x lipat dan bonus nya bakal gue gandakan, putuskan semua pacar mu mari menjomblo bersama ku "
kata Vegas melangkah meninggalkan Aldrik di kamar nya.
Aldrik yang mendengar nya hanya geleng geleng kepala.
"Menjomblo kok ngajak ngajak, dasar tidak bisa melihat sahabat nya bahagia aja tu orang huuuh, sabar Drik yang penting gaji gue besar setidak nya gue bisa tu bisa beli mobil kekuatan terbaru yang udah limited edition "
kata Aldrik sangat senang dengan gaji yang makin besar.
' Alasan gue ngajak lo jomblo bareng gue Drik karna gue gak mau liat lo masuk ke jurang yang gue rasakan saat ini, cukup gue aja yang merasakan nya tidak dengan lo karna lo sahabat terbaik gue '
batin Vegas.
' Mulai sekarang gue bakal bikin orang di sekitar gue selalu tersenyum termasuk Zora, gue jadi rindu ama tu kakak ipar bumil gue gimana ya keadaan nya dan calon ponakan, calon ponakan tunggu uncle tampan mu datang '
batin Vegas sangat gembira jika mengingat keponakan yang hanya menunggu kapan akan keluar dari dunia yang sempit itu yaitu dalam janin ibu.
Namun Vegas belum menyadari jika selama ini diri nya sedang di amati oleh seorang wanita cantik yang bahkan anak orang terkaya nomor 3 di dunia bisnis.
"Sampai bertemu, Vegas Marvin aku sudah menunggu waktu yang cukup lama untuk bertemu dengan mu kuharap kau masih sama dengan orang yang ku kenal dulu ".
kata wanita itu.
bersambung,..........
maaf author jarang up, realita author sangat keras nrngust author kadang pening memikirkan nya.
sekali lagi maaf ya 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
jangan lupa like komen dan share
love para reader's ku 🥰🥰🥰🥰🥰