CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Emosi


__ADS_3

Setelah beberapa saat akhir nya dokter yang memeriksa zafier keluar .


"bagaimana darma anakku baik baik aja kan dar hiks ... hiks ..."


tanya alfa pada dokter darma dengan tangis yang masih belum reda .


"racun nya sudah hilang dari tubuh nya kamu tenang cuman ... "


kata dokter darma terputus.


"kenapa dar jawab darma anakku baik baik aja kan "


bentak alfa pada damar .


dokter damar hanya bisa menghembuskan nafas nya kasar karna alfa membentak nya , damar tau bagaimana khawatir nya seorang ibu yang melihat anak nya terbaring lemah di atas kasur dan sudah hampir seminggu lebih zafier masih belum sehat.


"DAMAAAR KENAPA DIAM MAAR KATAKAN ANAKKU BAIK BAIK SAJA KAN HIKS... HIKS...HIKS..."


alfa berteriak sampai semua yang ada di situ terkejut karna suara majikan mereka .


"zafier masih belum bisa sembuh untuk jangka waktu yang lama"


damar kasian melihat teman nya alfa yang menangis meratapi anak nya yang sedang sakit . tapi tiba tiba.......


BRAAAAAAK


suara pintu depan yang di dobrak sangat keras membuat mereka semua terkejut bagaimana tidak terkejut saat di depan kamar zafier seorang ibu menangis karna tak sanggup melihat anak nya menderita di dalam kamar nya tiba tiba dikejutkan dengan suara yang begitu nyaring di telinga.


"astargfirullah , suara apa itu "


kata bibik iis langsung menuju ke asal suara .


zora masih menenangkan mama zafier supaya tenang.


"tenang nyonya kita pasti bisa menyembuhkan tuan zafier nyonya"

__ADS_1


kata zora lembur pada alfa dan memeluk nya , karna zora tau jika zora berada di posisi zafier pasti orang tua nya juga tidak akan kuat membayangkan apa yang terjadi .


sedangkan di luar dua orang dengan aura yang mampu membuat lawan nya lemas seketika , mereka berdua sudah di penuhi dengan emosi yang amat panas .


"SIAPA YANG MERACUNI ANAKKU"


teriak devon ayah zafier yang sudah dipenuhi amarah yang amat mendalam .


alfa yang mendengar suara suami nya langsung turun kebawah dan di bantu oleh zora .


"suami ku hiks....hiks...hiks..."


kata alfa pada devon dengan menangis histeris, devon yang melihat istri nya menangis langsung memeluk nya dan bertanya.


"istri ku jawab aku siapa yang meracuni zafier"


kata devon sambil memeluk alfa .


alfa yang tidak tau apa apa hanya menangis dan menggelengkan kepala nya karna memang alfa tidak tau siapa yang meracuni anak nya


kata razkar sambil menahan emosi nya


semua pembantu hanya menunduk dan menggeleng namun tidak dengan zora, zora yang merasa sesuatu akhir nya membuka suara.


" maaf tuan razkar , tadi saat saya kesini saya melihat ada seorang dokter keluar dengan tergesa gesa , apakah dokter tadi adalah dokter gadungan "


kata zora pada orang yang ada di rumah itu.


bibik iis pun akhir nya ingat siapa dokter itu.


"ampuni saya tuan , saya melakukan kesalahan tadi saat nyonya kebelakang ada seorang dokter yang datang dan kata nya dia adalah suruhan anda tuan devon"


kata bibik iis sambil terduduk dan menangis .


"kenapa kau tak bilang padaku dulu bik "

__ADS_1


kata alfa masih dengan isakan tangis nya.


"ampun nyonya , pada saat saya ingin memanggil nyonya doktor tadi bilang bahwasanya dia telah menelfon nyonya jadi saya tadi ingin mengambilkan minuman untuk nya nyonya , setelah saya sampai di kamar tuan muda saya tidak melihat dokter itu hanya mulut tuan muda yang berbusa dan tangan nya yang membiru nyonya"


jelas iis pada majikan nya .


devon yang mengerti dari penjelasan bik iis pembantu nya akhir nya mengambil kesimpulan .


"sudah di pastikan dokter tadi adalah dokter gadungan yang di suruh seseorang untuk membuat anak ku lebih parah "


kata devon dengan aura yang bisa membunuh musuh yang ada di depan nya.


"tenang ayah kupastikan orang yang membuat zafier seperti ini akan menyesal seumur hidup nya .


"dan sekarang saya tidak bisa percaya pada orang lain untuk mengurus putra ku zafier karna kalian telah lalai menjaga anakku "


kata devon duduk di sofa.


"kau benar suami ku lebih baik kita mencari orang untuk menjaga zafier sampai sembuh "


kata alfa yang sedikit mulai tenang.


"untuk apa susah susah mencari nya ayah kalau dia sudah di depan mata "


kata razkar sambil tersenyum devil .


devon,alfa,dan darma langsung melihat zora yang memang hanya dia yang si maksud razkar.


"apa apaan ini kenapa melihat ku "


batin zora bingung .


sedangkan razkar menarik sedikit sudut bibir nya.


author up semampu nya aja ya al nya otak author terkadang timbul ide dan terkadang tidak maaf ya author hanya al insan.

__ADS_1


semoga kalian suka ama novel author ya .


__ADS_2