CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Di Balik Sebuah Rencana


__ADS_3

Siang hari yang begitu panas di tambah dengan panas nya hawa amarah yang berada di dalam diri seorang wanita yang hanyalah anak dari pembantu kesayangan Zora .


Tania sedari tadi menatap iri pada pasangan uwu di depan nya membuat amarah hati nya menggebu gebu .


Sedangkan Zora wanita yang memang sudah membaca gerak gerik anak sulung pembantu nya yang menginginkan suaminya membuat diri nya tertantang , setelah sekian lama nya diri nya tidak menemukan lawan untuk menjadi lawan nya .


Zora selalu menempel pada suaminya dan bersikap manja sambil tersenyum menyeringai melihat wajah kesal lawan yang berada di depan nya .


Di ruang tamu yang tidak terlalu besar dan kursi kayu yang harga nya cukup mahal membuat rumah itu menjadi indah .


"Nona muda dan tuan muda jika kalian lelah mari saya antarkan ke kamar yang telah ibu ku siapkan "


kata Lia dengan senyum ramah .


"Terima kasih cantik tapi aku rasa aku masih ingin memakan jeruk nipis sebelum tidur "


kata Zora sangat imut pada suaminya .


Zafier yang melihat istri nya sangat imut hanya tersenyum dan Tania yang melihat senyuman dari tuan muda Zafier menjadi sangat terpikat .


"Senyuman nya sangat indah dan tampan aku tidak sabar ingin dia menjadi suami ku "


batin Nia sambil senyam senyum .


Bik ira dan suaminya menatap anak sulung nya senyam senyum hanya menghela nafas karna mereka tau apa yang di fikirkan anak nya .


Zora melihat wanita di depan nya senyam senyum seperti orang gila hanya menarik sudut bibir nya .


"Menarik , lihat sampai kapan kau akan bertahan melawan ku "


batin Zora .


"Bik ira kata mama di sini banyak pohon jeruk apakah aku boleh meminta nya karna aku sangat mengirimkan nya "


kata Zora .


"Ada nona biar saya ambilkan "


kata Bik ira namun terhenti karna Zora menghentikan nya .


"Tunggu bik biar suami ku saja yang mengambil nya , aku ingin tau seberapa besar dia mencintai ku "


kata Zora mengedipkan beberapa kali kedua mata nya .


"Apapun yang istri ku inginkan aku akan melakukan nya bahkan jika Sweety menyuruh ku membeli seluruh kebun jeruk di dunia maka akan aku laksanakan "


kata Zafier mencium kening istri nya .


Zora tersenyum dan mencium pipi suaminya dan sekilas menatap wajah kesal waNita di depan nya .


'Mamam tu keuwuuaan gue yang ngak kan pernah lo miliki '


batin Zora bahagia .


"Ya sudah ayo "


kata Zora langsung menarik tangan suaminya dengan penuh semangat .


"Lia temani tuan muda dan nona muda sedangkan ibu ingin memasak "


kata Bik ira .


"Baik bu "


kata Lia langsung menuju ke belakang rumah nya yang memang tempat nya kebun jeruk .


Sedangkan Tania kesal akan keromantisan yang ada di depan nya langsung pergi ke kamar nya dan menutup pintu dengan cukup keras .


BRAAK ...


Pak Asmat ayah nya Tania hanya menghela nafas melihat anak nya yang kesal .


"Berpikirlah dua kali nak jika ingin melakukan sesuatu jangan menggunakan ego mu , karna itu akan membuat mu dalam kesulitan Tania "


kata Pak Asmat .


Pak Asmat tau sedari tadi anak majikan istri nya datang dengan suaminya , putri nya sulung nya sangat terpesona pada nya dan dalam sekejap menyukai lelaki yang takkan pernah bisa anak nya miliki .


Namun pak asmat akan tetap bersikap adil jika nanti anak sulung nya membuat masalah dengan anak majikan nya .


Di dalam kamar Tania langsung berbaring dengan wajah yang merah menahan marah .


"Dasar tidak tau malu berani nya dia melakukan itu di depan ku , dia kira dia cantik apa lihat saja akan aku pikat Tuan muda dengan kecantikan yang tiada tara ini "

__ADS_1


kata Nia langsung memasang muke up agar diri nya menjadi cantik .


Secantik apapun diri nya dia tidak akan mampu mengalahkan pesona Zamora Galaxy yang sudah di kenal cantik dari masa sekolah dan menjadi idola kampus , serta senyuman yang sangat indah membuat para kaum adam terpikat .


#Di Halaman Belakang Rumah Bik Ira


Di belakang rumah sekarang dua pasutri sedang berjalan dan memilih buah jeruk mana yang akan istri nya inginkan .


Talia yang melihat kesabaran dan keromantisan tuan muda nya pada istri nya sangat takjub .


"Nona muda sangat beruntung bisa memilki suami yang sangat perhatian , tampan , dan juga romantis "


kata Lia lirih .


Zora langsung berhenti dan menoleh kebelakang tanpa melepas bergandengan tangan nya pada lengan suaminya .


Zora mendengar apa yang dikatakan anak bungsu bik ira membuat nya langsung tersenyum .


"Siapa nama mu hemm , maaf aku lupa bertanya "


kata Zora basa basi .


"Talia nona muda anda bisa memanggil saya Lia saja "


kata Lia tersenyum ramah .


"Lia ok , Bunny ambilkan aku jeruk yang berada di sana tapi yang matang nya pas ya "


kata Zora menunjuk pohon jeruk yang berada di depan nya .


"Berapa yang kamu inginkan sayang "


tanya Zafier .


"Ambil saja yang banyak karna aku juga ingin membuat nya jus jeruk nipis "


kata Zora sangat senang .


Zafier tersenyum dan langsung pergi untuk memetik buah jeruk nipis dan membawa keranjang yang berukuran sedang .


Setelah suaminya pergi untuk memetik buah , Zora langsung menghampiri Lia dan duduk di atas tikar yang sudah di siapkan oleh Lia .


"Lia duduk kah di sini "


Lia awal nya ingin menolak namun dia ingat bahwa kata ibu nya jangan pernah membuat nona muda nya kecewa , apalagi kesal .


"Baik nona muda "


kata Lia langsung duduk di samping Zora.


"Umur mu berapa hemm "


tanya Zora .


"18 tahun nona dan saya masih kelas 3 smp "


kata Lia lembut .


"Terus kakak mu nama nya siapa dan sekarang dia sekolah apa "


kata Zora.


"Nama kakak saya Tania nona dan dia kelas 1 sma "


kata Lia .


"Ouh begitu , setelah lulus kau akan melanjutkan sekolah di mana "


kata Zora .


"Saya seperti nya tidak melanjutkan sekolah kak karna biaya nya pasti sangat mahal , lulus dari smp saja saya sangat bersyukur nona "


kata Lia sendu .


"Mengapa begitu bukan kah kamu sangat muda dan gapai segala ke inginan mu , mengapa putus asa seperti ini "


kata Zora .


"Keluarga kami sedang mengalami perekonomian yang buruk nona dan apalagi kakak yang selalu membuat ibuk susah "


kata Lia .


"Emang kenapa dengan kakak mu "

__ADS_1


kata Zora .


"Hemm sebenar nya saya tidak bisa memberitahukan nya sifat kakak saya karna itu aib kakak saya "


kata Lia .


"Jika kamu katakan maka mungkin aku bisa memberi solusi yang bisa membuat keluarga mu baik baik saja , jangan panggil aku nona panggil saja kakak ya "


kata Zora .


"Baik nona maksud nya kak , Kakak saya Tania selalu meminta sesuatu yang tak mungkin bisa di beli begitu saja kak dan kakak meminta barang barang mahal dalam waktu sekejap harus ada ,apalagi kakak orang nya sangat boros "


kata Lia .


"Jika keinginan nya tidak di wujudkan maka dia akan melakukan hal yang di luar nalar kak "


kata Lia .


Zora mengangguk mengerti , dan diri nya kesal karna Tania kakak nya lia sangat angkuh .


"Dari itu kamu mau berhenti melanjutkan sekolah "


kata Zora .


"Iya kak , Lia ingin membantu ibuk saja dan kondisi kesehatan bapak yang menurun membuat ibuk sulit mendapatkan uang "


kata Lia .


Zora tersenyum seakan memilki ide yang sangat cemerlang di otak nya .


"Kamu kerja saja di rumah kakak dan kakak juga akan menyekolahkan mu di sana"


kata Zora bahagia .


"Apa kakak serius tapi saya harus minta ijin bapak dulu kak , setidak nya dengan saya bekerja bapak dan ibuk tidak terlalu susah mendapatkan uang dan juga keperluan kakak yang aneh aneh "


kata Lia .


"Biar nanti kakak yang akan bicarakan ini pada orang tua mu , tapi kapan kamu lulus hem "


tanya Zora .


"3 hari lagi saya akan lulus kak dan setelah itu saya akan ikut ibuk ke kota untuk bekerja "


kata Lia .


"Masalah sudah selesai dan sekarang kamu tenang saja urusan kesehatan bapak mu kakak yang akan menjamin nya "


kata Zora tersenyum tulus .


Lia mengangguk dan menangis sambil memeluk Zora dengan erat .


"Terima kasih kak hiks , Lia janji akan turuti segala yang kakak katakan "


kata Lia .


"Sudah lah ayo kembali ke dalam suami ku sudah memetik buah jeruk nya "


kata Zora berdiri dan memeluk suaminya yang datang menghampiri nya .


"Ayo masuk nanti kamu sakit jika terlalu lama terkena matahari "


kata Zafier .


Zora mengangguk dan memeluk manja lengan berotot suaminya , di tengah perjalanan Zora sangat senang karna rencana nya berhasil.


Sebenar nya Zora memiliki rencana lain untuk Lia , bukan hanya akan menjadi asisten pribadi du rumah nya namun dia akan menjadikan Lia sebagai istri dari seseorang yang dia sayangi .


'Lia sayang , sebentar lagi kamu akan menemukan jodoh mu dan buat kakak mu yang angkuh dan mayer itu iri akan keberhasilan yang akan kau dapatkan nanti . Uuuh ngak sabar nya mempertemukan Lia dengan nya '


batin Zora bahagia .


' Terima kasih ya tuhan karna telah memberi ku pekerjaan yang bahkan belum aku bisa bayangkan seperti apa , tapi aku bersyukur akhir nya aku bisa mengurangi beban bapak dan ibuk '


batin Lia sangat bahagia .


Maaf author jarang up karna author masih memikirkan ide untuk melanjutkan cerita ini mohon maaf ya jika membuat para readers kecewa karna menunggu up yang begitu lama .


🙏🙏🙏🙏


Sekali lagi maaf , jangan lupa dukung author ya like Komen dan vote juga ya .


papay ......

__ADS_1


__ADS_2