CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Memerah


__ADS_3

saat tiba di kediaman angkasa vera merasakan gugup meski ini bukan pertama kali nya vera menginjakkan kaki nya di rumah angkasa .


alfa dan devon menyuruh anak nya untuk membawa vera ke kamar razkar tapi razkar masih mendapat telepon dari kantor dan razkar menyuruh bik iis untuk mengantar vera ke kamar nya , vera hanya mengikuti bik iis dan setelah sampai vera langsung membersihkan badan nya dan vera bingung harus memakai pakaian apa tapi saat melihat ruangan pakaian razkar vera terkejut karna sudah ada pakaian wanita .


"ibu mertua mungkin sudah menyiapkan ini dari awal , tapi aku tidak menyangka bahwa aku akan menjadi istri dari seorang ceo yang seperti kulkas 5 pintu itu , mungkin aku hanya harus bersabar menghadapi hidup yang akan aku lalui kedepan nya "


kata vera langsung berpakaian dan setelah itu duduk di sofa yang ada di kamar itu .


"kamar nya sangat besar tapi nuansa nya menandakan sepeti orang nya yaitu dingin "


kata vera .


razkar yang baru masuk melihat vera duduk di sofa kamar nya namun dia hanya menghiraukan beres yang sudah berstatus istri nya itu , razkar langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dan setelah itu razkar langsung menuju ke ruang pakaian nya dan memakai baju santai dan langsung tidur , razkar bukan nya tidak peduli pada istri nya itu tapi dia sangat lelah sehingga dia memilih istirahat dari pada istri nya .


razkar tau vera kesal karna diri nya tapi dia tetap acuh , vera langsung tidur di sofa karna tak ingin tidur di dekat suami dingin nya itu .


sedangkan zafier dan vegas baru sampai di rumah dan langsung masuk ke kamar nya untuk beristirahat , devon melihat kedua anak nya sudah pulang membuat nya menjadi tenang dan ikut menyusul istri nya yang istirahat di kamar nya .


***


malam mulai tiba di mana setelah sholat isya razkar dan vera langsung turun ke bawah untuk makan malam bersama keluarga nya dan ternyata di ruang makan keluarga nya sudah menunggu .


mereka berdua duduk berdekatan tapi tanpa suara , membuat alfa pusing dengan sikap dingin anak nya itu pada istri ya .


"kar , apa kamu akan selalu dingin pada istri mu nak "


kata alfa .


"tidak bun hanya saja razkar ingin menyampaikan bahwa besok razkar ingin pindah ke rumah yang sudah razkar beli serangan bulan lalu agar razkar bisa hidup mandiri dan mendidik istri razkar dengan baik "


kata razkar .


semua orang yang ada di situ terkejut karna mereka tidak tau kapan razkar membeli rumah , dan vera yang sedang makan mendengar itu tersedak .


"uhuk uhuk uhuk ... "


vera tersedak .


razkar yang melihat vera tersedak langsung memberi nya air , dan vera langsung meminum nya , alfa khawatir karna melihat menantu nya tersedak begitu juga devon .


"kamu tidak kenapa napa kan nak "


kata alfa .


"tidak papa bun vera hanya terkejut saja "


kata vera .

__ADS_1


"jika keputasan mu begitu maka ayah akan setuju "


kata devon .


vera membatin karna mendengar apa yang dikatakan razkar .


"huuuh di depan orang tua nya dia sangat hangat tapi kenapa saat padaku dia dingin dasar freezer "


batin vera .


"ouh aku tau kak , kau pasti ingin cepat cepat punya debay kan "


kata vegas dengan senyum merekah nya .


razkar yang mendengar itu langsung melempar sendok di tangan nya ke kepala vegas dan vegas melihat itu langsung menghindar .


sedangkan vera wajah nya sudah merah karna malu .


"hahahah gak kena kakak ku sayang "


kata vegas langsung lari ke arah bunda nya , karna razkar ingin mengejar nya tapi terhenti karna suara bunda nya itu .


"sudah sudah kalian seperti anak kecil saja , lihat menantu dan kakak ipar mu gas wajah nya memerah karna ucapan mu itu "


kata alfa tertawa pelan .


"maaf kan aku kakak ipar vera , tapi jangan lupa ya beri aku keponakan yang tampan seperti diriku ya "


kata vegas langsung berlari ke kamar nya karna dia sudah makam dari tadi .


"awas saja , akan ku beri pelajaran kau ANAK LUCKNUT "


kata razkar dan berteriak saat mengucapkan kata panggilan nya untuk vegas .


devon dan alfa melihat tingkah anak nya hanya geleng kepala , dan devon langsung melihat zafier yang tidak bersuara dari tadi .


"fier , apa tadi baik baik saja "


kata devon .


zafier hanya mengangguk , devon hanya mengangguk melihat anak nya yang seperti itu .


****


selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu tapi hanya ada devon alfa dan zafier razkar saja karna lain nya sudah masuk ke kamar masing masing .


"oh ya bun zafier besok ingin ke rumah om zordan "

__ADS_1


kata zafier .


"emang kamu mau apa ke sana fier "


kata alfa .


"ya apa lagi bun palingan zafier ke rumah om zordan untuk menjenguk pujaan hati nya "


kata razkar .


devon dan alfa yang tau maksud perkataan anak nya tersenyum karna akhir nya anak nya bisa dekat dengan wanita .


"apa kamu dengan zora punya hubungan nak "


kata alfa .


zafier yang mendengar ucapan razkar ingin memotong nya tapi keburu bunda nya bertanya .


"tidak bun dia bohong zafier hanya menjenguk nya saja tidak lebih "


kata zafier dan menatap tajam razkar .


razkar yang mendapat tatapan itu hanya tersenyum simpul .


"aku pastikan kau akan juga di jodohkan , supaya aku punya teman yang sudah menikah "


batin razkar .


"jika memang begitu biarlah vegas atau razkar yang mengurus perusahaan besok , dan besok jangan lupa bawa buah tangan ya "


kata alfa .


zafier tersenyum bahagia ,devon yang melihat itu juga tersenyum .


"ayah harap zora bisa meluluhkan hati mu yang beku itu nak "


batin devon .


dan setelah itu mereka memilih untuk tidur ke kamar !masing masing .


di dalam kamar razkar melihat vera tidur di sofa dan razkar langsung menggendong vera ala bride style dan menidurkan vera di kasur nya .


"tidurlah dengan nyenyak "


kata razkar dan menarik selimut untuk menyelimuti badan vera .


sebelum itu razkar mengelus kepala vera dengan lembur , dan setelah itu dia ikut berbaring di kasur nya yang sudah di beri batas batas bantal guling itu .

__ADS_1


bersambung .........


__ADS_2