CEO MUDA PUJAAN HATI

CEO MUDA PUJAAN HATI
Usaha Tak Mengkhianati Hasil


__ADS_3

1 Tahun Kemudian .


Angin yanh sejuk tengah menerpa wajah pria tampan yang sekarang tengah menggendong seorang anak yang ketampanan nya sama dengan zafier.


Ya Zafier merawat anak nya sendiri selama setahun ini karena mengingat istri nya yang masih belum sadar dari koma nya


Namun itu tidak membuat zafier lemah, malahan Zafier sangat bekerja keras selama ini, merawat anak nya sendiri tanpa campur tangan siapapun, bahkan orang tua nya hanya bisa menjenguk cucu mereka dan jika ingin merawat cucu nya mana Zafier melarang nya, zafier takut nya jika anak nya di rawat oleh orang tua nya itu membuat orang tua nya repot dan takut nya bahaya lain akan mengincar keluarga nya itu yang membuat Zafier ingin membesarkan anak nya seorang diri.


Sulit, jawaban nya sangat lah sulit untuk Zafier merawat anak nya yang masih bayi karena zafier adalah pria yang tidak terlalu suka bayi sewaktu masih remaja, diri nya kadang di bantu oleh Vegas untuk menjaga anak nya dikala dirinya harus pergi meeting di luar.


Zafier selalu membawa anak nya kemanapun dirinya pergi, bahkan kekantor pun zafier membawa baby kecil nya yang dia beri nama ZAVRANT RABANI AL FARARIS G. A , nama itu adalah nama yang sudah dirinya dan istri nya rencanakan di saya Zora masih hamil.


Zafier sangat sabar dan telaten merawat anak nya, bahkan diri nya sempat bermain dengan putra kecil nya dikala waktu senggang.


Zafier selalu melamun di saat anak nya tidur, dan menatap wajah putra nya yang sangat tampan itu, dan tanpa diri nya sadari air mata nya jatuh begitu saja jika teringat akan istri nya yang masih koma sesudah melahirkan putra nya.


Terkadang zafier merutuki dirinya sendiri mengingat dirinya tidak bisa melindungi istri nya, dan terkadang dirinya memiliki rasa marah karena melahirkan putra nya dirinya harus melihat keadaan istri nya koma sampai saat ini .


Namun pikiran itu hanya ada di dalam benak nya saja tak pernah dia ungkapkan , karena pikiran itu akan datang di saat diri nya marah dan banyak pekerjaan.


Zafier sekarang menatap putra nya yang sedang tertidur di pangkuan nya, dan senyuman zafier tak pernah luntur saat memandang anak nya, karena bibir dan hidung nya mirip dengan istri nya Zora.


"Zora lihat lah bibir dan hidung nya sangat lah mirip denganmu, kapan kamu bangun sayang akau sangat merindukan mu "


kata zafier sendu dan terus menatap wajah putra nya.


Jujur saja Zafier sudah sangat merindukan istri nya dan diri nya sangat lelah dengan semua yang dia rasakan saat ini, namun jika teringat akan putra nya diri nya kembali kuat dan harus bisa menjadi ayah yang serba bisa dan anak nya juga harus mendapatkan kasih sayang yang utuh meski istri nya tidak di sisi nya.


Zafier berdiri dan membawa putra nya yang di gendong nya masuk ke kediaman nya yang sangat besar bak istana itu namun hanya di huni oleh zafier, putra nya dan beberapa pelayan saja.


Zafier menyuruh pelayan untuk mengambilkan peralatan bayi nya karna zafier baru teringat bahwa dirinya akan menemui istri nya di rumah sakit.


" Tidurlah putra ayah, dan sekarang kita akan jenguk bunda mu di rumah sakit ".


kata zafier dan mencium pipi putra nya yang sedang tertidur di dalam gendongan nya.


" Ini tuan, semua kebutuhan putra tuan muda ada di sini "


kata bik uti yang sekarang jadi kepala pelayan di rumah Zafier.


"Makasih bik, saya berangkat dulu "


kata zafier dan pergi menuju ke rumah sakit.


Setelah sampai di rumah sakit Zafier langsung menuju ke kamar rawat di mana istri nya berada.


Setelah sampai Zafier menidurkan anak nya di ranjang bayi yang sudah dia siapkan dari satu tahun lalu, agar dirinya bisa menjaga istri dan juga anak dalam waktu yang sana.


Zafier menghampiri brankar istri dan duduk di dekat istri nya , sambil menggenggam tangan istri nya dan mencium kening istri nya.


"Sayang, aku datang apakah kamu tidak merindukan ku dan aku juga membawa putra kita dia di sana sedang tidur, apakah kamu tidak bosan tidur terus hem, dan apa kamu tega melihat ku selalu merindukan mu "


kata zafier sambil mengelus tangan istri nya.


Zafier menghela nafas nya dengan berat, dan tiba tiba dia merasakan tangan istri nya bergerak, dan itu membuat Zafier langsung senang dan memencet tombol untuk memanggil dokter.


"Sayang, kamu sadar makasih ya Allah telah mengabulkan setiap doa ku "


kata zafier mencium tangan istri nya.


Tak lama dokter masuk dan memeriksa zora, dan dokter sangat terkejut karna keadaan zora tiba tiba kembali membaik walau masih belum membuka matanya setidak nya keadaan nya mulai stabil.

__ADS_1


"Alhamdulillah tuan, istri anda sudah kembali siuman namun istri Anda masih lemah dari itu dia belum membuka matanya "


kata dokter.


"Terima kasih dok, Tuhan mengabulkan segala keinginanku Terima kasih Tuhan "


kaya zafier sambil bersujud di lantai rumah sakit itu.


Dokter terharu melihat orang yang menjadi ibu serta ayah yang merawat bayi nya seorang diri namun kasih sayang nya seolah lengkap tanpa kekurangan untuk bayi nya.


Zafier mencium kening istri nya dan tanpa sadar air mata jatuh di atas mata istri nya yang masih setia tertutup.


Zafier segera menghubungi kedua orang tua nya dan juga mertua nya.


Dan tak lama Orang tua zafier dan juga mertua nya datang bersamaan masuk dan langsung menanyakan keadaan zora pada zafier.


"Nak zafier apa yang kamu katakan di telfon benar nak, dan bagaimana keadaan zora sekarang nak "


kata mama zora dan langsung mengelus kepala putri nya dengan air mata yang jatuh dengan sendiri nya .


"Keadaan Zora sudah membaik ma, dan tinggal menunggu Zora sadar saja ma"


kata zafier pada mama mertua nya.


"Syukurlah akhir nya Zora akan kembali berkumpul bersama kita ".


kata ayah nya Zafier.


Dan semua orang yang ada di situ mengangguk setuju, ibu zafier langsung mengendong cucu nya yang sudah bangun.


" Uuuh cucu nenek, makin hari makin tampan seperti papa nya "


kata mama zafier dan langsung membawa anak nya ketengah orang orang yang sedang menunggu Zora sadar.


Amor mama nya Zora langsung menghampiri besan nya alfa dan juga berdiri di dekat cucu nya.


"Fa, Aku juga ingin mengendong cucu ku bolehkan "


kata Amor pada alfa.


Alfa hanya menghela nafas nya pelan karna dirinya juga baru mengendong cucu nya, namun Alfa tetap memberikan cucu nya pada alfa karna dia juga nenek dari putra Zora dan Zafier.


"Aaah cucu ku sayang, oma sangat merindukan mu dan cucu oma makin tampan aja, papamu pasti sangat menjaga mu nak hingga pipimu kayak kue apam seperti ini ".


kata Amor, dan itu membuat keluarga Zafier dan suami Amor hanya tersenyum.


" Kamu adalah ayah terhebat nak, dan juga ibu bagi anak mu selama istri mu belum sadar dari koma nya, ayah bangga padamu "


kaya Devan pada Zafier.


"Semua ini juga ada usaha kerasa kalian yang selalu mendukung dan selalu menyemangati Zafier hingga Zafier bisa merawat anak Zafier sendiri meski Zafier harus menghadapi banyak rintangan untuk membuat anak Zafier meras tidak kekurangan kasih sayang dari kedua orang tua nya meski mama nya Zora belum sadar "


kata Zafier sendu mengingat perjuangan nya, yang merawat anak nya sendiri.


"Papa yakin semua usaha mu tidak akan pernah sia sia, bukti nya Tuhan telah mengabulkan doa doa mu dan juga kami semua, dengan membuat Zora sebentar lagi bisa berkumpul dan bisa kembali ke sisi mu nak "


kata Zordan papa Zora pada menantu nya Zafier.


Zafier hanya tersenyum dan mencium tangan istri nya, semua orang tersenyum melihat anak nya seakan jiwa nya baru kembali dari dunia lain.


Alfa menatap anak nya sedih dan juga bahagia, jika mengingat saat cucu nya sakit dan Zafier tidak tidur semalaman demi menenangkan anak nya yang sedang menangis karna demam , namun Zafier selalu sabar dan justru dirinya mengorbankan waktu penting nya dengan para investor nya demi anak nya, terkadang Zafier juga kurang memperhatikan dirinya sendiri demi merawat putra nya .

__ADS_1


Alfa sempat ingin merawat putra Zafier yang lagi sakit karna dirinya tidak tega melihat anak nya Zafier menanggung semua nya.


Namun Zafier tidak mengizinkan orang tua nya merawat anak nya yang lagi sakit, Zafier berkata bahwa itu akan merepotkan orang tua nya lebih baik diri nya yang akan merawat anak nya agar tidak merepotkan orang lain c itulah kata zafier.


Dan setiap perkataan zafier Alfa tidak bisa membantah karna itu akan membuat putra nya zafier merasa diri nya tidak berguna menjadi seorang ayah .


'Akhir nya kamu akan merasa bahagia nak jika Zora istri mu sudah kembali ke sisi mu , separuh jiwa mu akan kembali nak, dan kamu bisa kembali menjaga stamina tubuh mu kembali nak '


batin Alfa sambil menatap putra dengan senyuman nya.


Devan langsung menyentuh bahu istri nya untuk memberi kekuatan pada istri nya.


"Tidak usah khawatir sebentar lagi keluarga kita akan kembali berkumpul semula "


kata Devan pada istri nya.


Alfa tersenyum dan menghapus air mata nya yang tiba tiba jatuh begitu saja.


Zafier yang melihat bunda nya menangis langsung menghampiri bunda nya.


"Kenapa bunda menangis hemm"


kata Zafier langsung menghapus air mata Alfa ibunya.


"Hiks.. Bunda hanya sedih mengingat kamu merawat putra mu sendirian hingga hiks... kamu lupa dengan kesehatan mu sendiri nak hiks.... "


kata Alfa di pelukan Zafier putra ny.


Zafier memeluk ibunya dengan erat dan sambil mengelus punggung belakang ibunya agar berhenti menangis.


"Lihatlah nak hiks... hiks... kamu sekarang kurusan dan bunda sangat tersiksa melihat mu seperti ini hiks hiks....."


kata Alfa semakin menangis melihat keadaan anak nya saat ini.


Amor yang melihat menantu nya juga kasihan karna semua yang dikatakan oleh Alfa besan nya memang benar Zafier sekarang agak kurusan dan juga terdapat lingkaran hitam dibawah mata nya seperti mata panda.


"Bunda setidak nya semua usaha Zafier tidak membuat putra Zafier kekurangan kasih sayang bunda, bunda jangan khawatir Zafier baik baik saja jadi berhenti menangis ya bunda "


kata Zafier kembali menghapus air mata orang tua nya.


Devan memeluk putra nya dan juga diri nya merasa kasihan melihat putra nya yang dulu sehat dan gagah kini menjadi kurusan dan mata panda itu membuat aura gagah nya sedikit memudar, namun ketampanan dan kerupawanan Zafier tidak hilang sedikitpun dari putra nya itu.


"istirahatlah nak, ayah lihat kamu kurang tidur dan biarkan kami para orang tua yang akan menjaga anak mu di sini dan ayah harap kamu tidak menolak keinginan ayah yang sederhana ini nak "


kata Devan pada Zafier.


"Benar, kamu istirahatlah nak biar kami yang akan menjaga anak mu dan juga akan menjaga Zora sampai dia siuman, setidak nya biarkan tubuh mu memulihkan tenaga mu yang sudah lama terkuras nak "


kata Zordan pada Zafier.


Zafier awal nya ingin menolak namun melihat mertua dan orang tua nya seakan memohon padanya membuat nya menuruti keinginan mereka.


Zafier mengangguk dan pergi ke arah kasur yang lumayan besar yang ada di tempat rawat istri nya, fasilitas di kamar rawat Zora sangatlah lengkap karna ruangan VIP itu milik keluarga Angkasa.


Zafier merebahkan diri nya di kasur itu dan sebelum dirinya terlelap zafier masih menatap istri nya yang masih belum sadar dan putra nya yang tertawa di gendongan mertua nya sekarang.


' Benar yang dikatakan ayah dan papa mertua, tapi aku tidak merasa itu membebaniku malah aku sangat senang, sebaiknya aku istirahat untuk merilekskan badanku yang selama ini mulai kaku'


batin zafier dan mulai memejamkan matanya, dan tak lama dirinya menyambut alam mimpi.


bersambung........

__ADS_1


maaf lama, author nya baru nemu ide buat lanjutin cerita sekali lagi maaf ya para readers๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


papay........


__ADS_2